Ngambabekha Ngambabekha termasuk kedalam upacara adat yang berasal dari daerah Lampung. Tradisi ini dilaksanakan saat hendak Ngusi Pulan [membuka hutan] untuk dijadikan Pemekonan [Perkampungan] dan perkebunan, karena diyakini Pulan Tuha [hutan rimba] memiliki penunggunya sendiri. Upacara tersebut dimaksudkan untuk mengadakan perdamaian dan ungkapan selamat datang agar tidak saling mengganggu. https://www.silontong.com/2018/10/30/upacara-adat-lampung/
Ngumbai Lawok Ngumbai Lawok adalah upacara adat Lampung yang bertujuan atau bentuk ungkapan syukur masyarakat pesisir atas hasil laut dan juga untuk memohon keselamatan kepada sang pencipta agar diberikan keselamatan saat melaut. Saat pelaksanannya dikorbankan kepala kerbau sebagai simbol pengorbanan dan ungkapan terima kasih kepada laut yang telah memberikan hasil lautnya kepada nelayan. https://www.silontong.com/2018/10/30/upacara-adat-lampung/
Balimau Balimau adalah upacara adat Lampung yang berupa mandi yang dilakukan menjelang datangnya bulan ramadhan. Biasanya masyarakat Lampung akan menggunakan berbagai wangi-wangian alami dan campuran limau untuk membersihkan diri. Konon, upacara ini diangggap membersihkan diri menjelang masuknya bulan suci ramadhan. https://www.silontong.com/2018/10/30/upacara-adat-lampung/
Turun Mandi Upacara Turun Mandi merupakan upacara adat yang sangat mendarah daging di Sumatera Barat sampai saat ini. Berdasarkan keyakinan masyarakat setempat, upacara Turun Mandi adalah bentuk ucapan rasa syukur kepada Allah SWT. Upacara ini adalah ritual untuk mensyukuri nikmat Allah berupa bayi yang baru lahir dan memperkenalkan kepada masyarakat bahwa telah lahir keturunan baru dari sebuah suku atau keluarga tertentu. Pada pelaksanaan upacara ini harus memperhatikan syarat-syarat yang telah kental di masyarakat Minangkabau. https://www.silontong.com/2018/11/02/upacara-adat-sumatera-barat/
Pacu Itiak Pacu Itiak termasuk upacara yang berasal dari daerah Sumatera Barat. Pacu Itiak atau dalam bahasa Indonesianya Pacu bebek (duck race) ini adalah salah satu event anak nagari yang bisa dibilang event satu-satunya didunia yang turun temurun sejak tahun 1928, bertepatan dengan tahun hari lahirnya Sumpah Pemuda. https://www.silontong.com/2018/11/02/upacara-adat-sumatera-barat/
Tabuik Tabuik adalah sebuah upacara adat Sumatera Barat yang biasa dilaksanakan setial tanggal 10 Muharam. Upacara ini memperingati wafatnya Husein, cucu dari Nabi Muhammad SAW dan lebih dikenal dengan sebutan hari Asyura. Berdasarkan sejarahnya, Tabuik pertama kali dikenalkan oleh tentara Tamil muslim yang berasal dari India pada tahun 1831. Pengertian dari Tabuik sendiri merupakan pengusungan jenazah. Awalnya, upacara ini merupakan adat Syi’ah namun kini tak sedikit penganut Sunni latah melaksanakan upacara Tabuik ini. Peringatan Asyura meliputi upacara pelabuhan tabuik ke laut lepas. Bagi sebagain masyarakat Minang, Tabuik sangat penting untuk menghormati keluarga Nabi Muhammad SAW. Banyak warga desa yang berbondong-bondong ke pantai untuk melakukan upacara atau sekedar menyaksikan hiruk pikuknya pelaksanaan tersebut. https://www.silontong.com/2018/11/02/upacara-adat-sumatera-barat/
Makan Bajamba Makan Bajamba adalah upacara adat Sumatera Barat yaitu berupa kegiatan makan masyarakat Minang dengan cara duduk bersama-sama di sebuah tempat yang sudah ditentukan. Tujuan dari tradisi ini untuk mendekatkan diri satu sama lain tanpa memandang kelas sosial seseorang. Hari-hari libur biasanya jadi waktu untuk melaksanakan upacra ini atau ketika sedang ada pesta adat. Makan Bajamba juga sering diadakan saat sedang ada pertemuan penting. Selain sebagai budaya lokal, pertujuakan ini sering mendapat perhatian dari wisatawan manca negara yang penasaran terhadap Makan Bajamba. Meja yang panjang dan alas seadanya menjadi tempat perjamuan berlangsung. https://www.silontong.com/2018/11/02/upacara-adat-sumatera-barat/
Batagak Kudo – Kudo Upacara adat Sumatera Barat yang bernama Batagak Kudo-Kudo merupkan salah satu rangkaian panjang dari Tradisi masyarakat Minangkabau dalam membangun rumah. Upacara ini dilakukan saat sebuah rumah baru akan baru dipasan kuda-kuda. Biasanya tradisi kuno mirip dengan ‘Baralek’ dengan mengundang orang kampung dan sanak famili. Kado yang umunya dibawakan oleh tamu undangan adalah seng atau atap untuk rumah. https://www.silontong.com/2018/11/02/upacara-adat-sumatera-barat/
Baburu Babi Baburu Babi (Berburu Babi) merupakan tradisi yang sudah turun temurun ada di kalangan masyarakat Minangkabau. Tradisi ini pada umumnya dilakukan oleh kaum muda. Berburu babi di Sumatera Barat memiliki perbedaan dengan cara berburu babi pada umumnya. Di Padang masyarakat yang berburu babi menggunakan hewa anjing untuk menangkap babi-babi hutan yang merusak tanaman para petani. Waktu yang digunakan untuk kegiatan berburu babi ini biasanya setiap akhir pekan dan berpindah dari satu daerah ke daerah lainnya. Dan hasil tangkapan berupa babi-babi liar tersebut biasanya cuma dijadikan makanan anjing peliharaan mereka, karena bagi masyarakat Minang yang mayoritas menganut agama Islam mengkonsumsi babi adalah haram. https://www.silontong.com/2018/11/02/upacara-adat-sumatera-barat/