Gratifikasi
- 30 Desember 2011 - direvisi ke 2 oleh Vande Leonardo pada 1 Agustus 2020

Dalam rangka Gerakan Sejuta Data Budaya (GSDB), kepengurusan IACI telah urun kontribusi dana untuk merangsang pendataan data budaya tradisional di kepulauan Indonesia dengan menyiapkan kenang-kenangan dan cenderamata bagi kontributor Sobat Budaya Indonesia.

Pada Gelombang Pertama ini (hingga 31 Januari 2012), keping skor yang didapatkan oleh Kontributor Sobat Budaya dalam setiap kali partisipasi unggah data ke Perpustakaan Digital Budaya Indonesia ini, akan dapat ditukarkan dengan cenderamata/hadiah sebagaimana berikut ini:


  1. Komputer Tablet untuk lancarkan kontribusi ke www.budaya-indonesia.org (senilai 100.000 keping poin)
  2. Kamera Digital untuk teruskan dokumentasi data (senilai 40.000 keping poin)
  3. Telepon Selular berkamera (senilai 16.000 keping poin)
  4. Tas Budaya Indonesia dengan aksen motif Fisika Batik (senilai 4.000 keping poin)
  5. Sweater Budaya Indonesia dengan aksen motif Fisika Batik (senilai 3.000 keping poin)
  6. Batik/Kemeja Fisika Batik (senilai 2.000 keping poin)
  7. Kaos Budaya Indonesia (senilai 1.000 keping poin)
  8. Poster Budaya Indonesia berisikan infografik Penelitian Budaya Indonesia dari Bandung Fe Institute (senilai 500 keping poin)
  9. Slayer Budaya Indonesia (senilai 200 keping poin)
    1. Stiker Budaya Indonesia (senilai 100 keping poin)
    2. Buku Solusi Untuk Indonesia (senilai 75 keping poin)
    3. Pembatas Buku Budaya Indonesia (senilai 50 keping poin)

Tentang etiket penghitungan total keping yang dimiliki oleh Kontributor Sobat Budaya, dapat dilihat di halaman Etiket Sobat Budaya. Untuk Gelombang Pertama ini, Kontributor Sobat Budaya akan dihubungi via e-mail per tanggal 31 Januari 2012 untuk kesempatan menukarkan keping yang dimilikinya sesuai hadiah yang sesuai.

Perlu diingat bahwa jika keping telah ditukarkan maka keping yang telah dimiliki akan dikurangi dengan harga dari item, yang otomatis berpeluang menurunkan level/gelar dari Kontributor Sobat Budaya yang bersangkutan.
Tentu saja, kontributor Sobat Budaya juga boleh memilih untuk tidak menukarkan kepingnya pada gelombang pertama ini, dan boleh menukarkannya pada Gelombang berikutnya (akan diumumkan kemudian). Keping yang dimiliki oleh Kontributor Sobat Budaya akan terus diakumulasi tiap waktu dan jika tidak ditukarkan, maka posisi level/gelar yang dimiliki otomatis tidak akan berubah pula.

Ayo, tingkatkan kontribusi data, segera dokumentasikan berbagai elemen Budaya Indonesia.
Kita sukseskan bersama Perpustakaan Digital Budaya Indonesia!

-Panitia Gerakan Sejuta Data Budaya-


Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Timun Mas: Bukan Sekadar Gadis Pemberani, Tapi...
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Timun Mas: Bukan Sekadar Gadis Pemberani, Tapi... Lead Kisah Di sebuah kampung di Jawa Tengah, hiduplah seorang janda paruh baya bernama Mbok Srini [C5]. Ia memiliki seorang putri cantik, baik hati, cerdas, dan pemberani bernama Timun Mas [C1]. Kecerdasan dan kebaikan hati Timun Mas membuatnya sangat disayangi oleh ibunya [C2]. Namun, kebahagiaan mereka terusik ketika sesosok raksasa jahat muncul dengan niat mengerikan: menyantap Timun Mas [C3]. Berkat keberanian luar biasa yang dimilikinya, Timun Mas bersama ibunya berhasil menghadapi dan melumpuhkan raksasa tersebut [C4]. Legenda Timun Mas adalah salah satu cerita rakyat yang kaya akan nilai-nilai kehidupan [S2, S3, S4]. Cerita ini, yang berasal dari Jawa Tengah, mengisahkan perjuangan seorang gadis muda melawan ancaman yang datang [S1]. Keberanian Timun Mas dalam menghadapi raksasa jahat bukan sekadar kisah fiksi, melainkan cerminan dari kekuatan yang dapat dimiliki oleh setiap individu ketika dihadapkan pada kesulitan [C4]....

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Celempung Sunda: Melodi Tatar Sunda yang Terlupakan?
Alat Musik Alat Musik
Jawa Barat

Celempung Sunda: Melodi Tatar Sunda yang Terlupakan? Identitas dan Asal-Usul Provinsi Jawa Barat, yang dalam bahasa Sunda dikenal sebagai Tatar Sunda, merupakan wilayah dengan identitas budaya yang kuat dan memiliki sejarah panjang dalam pengembangan kesenian daerah [S1]. Wilayah ini sering disebut sebagai Tanah Sunda, yang mencerminkan akar budaya masyarakat Sunda yang mendominasi demografi dan adat istiadat di wilayah tersebut [S2]. Kesenian daerah di Jawa Barat, khususnya dalam ranah alat musik, menjadi salah satu ciri khas utama yang membedakan identitas budaya lokal dibandingkan daerah lain di Indonesia [S3]. Warisan alat musik tradisional di Jawa Barat sangat beragam, mencakup berbagai jenis instrumen yang telah menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat [S2]. Beberapa sumber mencatat bahwa kesenian daerah terkenal di setiap wilayah, dengan alat musik menjadi elemen utama yang menonjol dalam ekspresi budaya [S5]. Keberagaman ini mencakup instrumen dari yang sederhan...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Batik: Lebih dari Sekadar Motif, Warisan Luhur Bangsa
Motif Kain Motif Kain
Daerah Istimewa Yogyakarta

Batik: Lebih dari Sekadar Motif, Warisan Luhur Bangsa Identitas dan Asal-Usul Batik motif Parang merupakan salah satu ragam hias batik paling ikonik di Indonesia yang memiliki akar sejarah kuat dalam tradisi kerajaan [S5], [S6]. Sebagai bagian dari kekayaan wastra Nusantara, motif ini tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika, tetapi juga menyimpan nilai filosofis, sejarah, dan identitas bangsa yang mendalam [C2], [S1]. Pengakuan internasional terhadap batik sebagai Masterpiece of the Oral and Intangible Heritage of Humanity oleh UNESCO pada 2 Oktober 2009 mempertegas posisi motif Parang sebagai warisan budaya takbenda yang diakui dunia [C4], [C10]. Secara historis, motif Parang berkembang dari lingkungan keraton, di mana penggunaannya pada masa lalu sering kali dibatasi oleh aturan adat yang ketat [S6]. Motif ini dikategorikan sebagai pola yang memiliki simbol sakral, sehingga pada masa tertentu, pemakaiannya tidak dapat dilakukan secara sembarangan dan sering kali mencer...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Papeda: Lebih dari Sekadar Bubur Sagu Papua
Makanan Minuman Makanan Minuman
Papua

Papeda: Lebih dari Sekadar Bubur Sagu Papua Identitas Kuliner Papeda adalah makanan khas yang berasal dari Kepulauan Maluku dan pesisir barat Papua, serta memiliki penyebutan lokal 'Dao' dalam bahasa Inanwatan, yang mencerminkan identitas budaya masyarakat Papua [S3][S5]. Hidangan ini terbuat dari sagu, yang merupakan bahan utama yang sangat penting dalam kuliner daerah tersebut, dan menjadi simbol dari warisan kuliner Indonesia yang unik [S4][S5]. Papeda tidak hanya dikenal di Indonesia, tetapi juga mulai mendunia, menunjukkan daya tariknya yang melampaui batas geografis [S5]. Tekstur papeda kental dan rasanya cenderung hambar, namun menjadi nikmat saat dipadukan dengan lauk seperti ikan kuah kuning atau ikan bakar [S5][S5]. Hidangan ini sering disajikan dalam konteks tradisional, menciptakan pengalaman kuliner yang kaya akan makna dan simbolisme, serta mencerminkan budaya masyarakat Papua dan Maluku [S5][S4]. Papeda juga memiliki nilai gizi yang baik, dengan kandungan energi s...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Kebaya Kutubaru: Bef di Dada, Sejarah di Setiap Jahitan
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Daerah Istimewa Yogyakarta

Kebaya Kutubaru: Bef di Dada, Sejarah di Setiap Jahitan Identitas dan Asal-Usul Kebaya merupakan pakaian tradisional perempuan Indonesia yang memiliki sejarah panjang dan tersebar luas di berbagai wilayah Nusantara [C1][C8]. Kebaya dikenal sebagai busana bagian atas dengan karakteristik terbuka di bagian depan, dibuat secara tradisional, dan umumnya dipadukan dengan kain batik, songket, atau kain lainnya sebagai bawahan [S3][C7]. Secara etimologi, istilah "kebaya" berasal dari kata abaya yang berarti jubah atau pakaian, menunjukkan pengaruh budaya luar yang telah diadaptasi dalam perkembangan busana lokal [C9]. Kebaya telah digunakan sejak abad ke-15 atau ke-16, menjadikannya salah satu warisan budaya yang menyaksikan perkembangan sejarah Indonesia hingga saat ini [C1][C8]. Keberadaannya tidak hanya sebagai pakaian adat, tetapi juga simbol keanggunan, kesederhanaan, kelembutan, dan keteguhan perempuan Indonesia [C10][S4]. Beberapa sumber menyebutkan bahwa kebaya mula...

avatar
Kianasarayu