Apakah ada yang belum mengenal salah satu tradisi sunda satu ini? Suku sunda sendiri memiliki adat istiadat yang telah diwariskan turun-temurun. Mulai dari upacara adat pernikahan, kehamilan, kelahiran, masa kanak-kanak, kematian dan lain-lain. Salah satu keunikan adat istiadat sunda adalah tradisi babangkongan. Tradisi yang satu ini dilaksanakan pada saat musim kemarau berkepanjangan melanda daerah tersebut. Tradisi babangkongan bisa kita temukan di sebuah desa bernama Cigarukgak, kecamatan Ciawigebang kabupaten Kuningan Jawa Barat. Tradisi ini yang bertujuan untuk meminta hujan agar sawah-sawah tidak gagal panen pada musim kemarau. Biasanya waktu pelaksanaannya dimulai sejak terbenam matahari ( ba’da maghrib ) hingga pukul dua belas malam. Tradisi ini melibatkan seorang pawang, seorang anak yatim laki-laki yang berusia 8-11 tahun, empat orang laki-laki dewasa yang cukup kuat untuk mengangkat anak yatim lalu di arak. Biasanya acara dimula...
Perayaan Pehcun sudah lama diselenggarakan secara rutin di Indonesia. Menurut sejarahnya, perayaan ini digelar rutin oleh perkumpulan Boen Tek Bio sejak tahun 1910. Namun, perayaan ini sempat terhenti di jaman Orde Baru karena dilarang oleh pemerintah. Kemudian sejak reformasi, mulai tahun 2000, kegiatan ini mulai diselenggarakan kembali hingga sekarang dan selalu diisi oleh berbagai ritual dan tradisi unik. Tradisi unik tersebut berupa melempar bakcang dan bebek kemudian perlombaan perahu naga. Tradisi ini dapat diikuti oleh masyarakat umum. Warga yang ikut berpartisipasi dapat menjadi panitia acara maupun ikut dalam perlombaan. Seiring berjalannya waktu, perayaan Peh Cun mengakar di masyarakat Kota Tangerang sehingga selalu dinanti oleh masyarakat. Menurut Erika Shafira, warga sekitar Sungai Cisadane, balapan perahu naga menjadi salah satu daya tarik pengunjung dikarenakan ini merupakan perayaan yang jarang dilihat. Selain itu, terdapat bazar, jajanan kuliner, dan terdapat konser...
Setiap tanggal 12 Rabiul Awal kita memperingati Maulid Nabi. Di Kota Cirebon, Maulid Nabi sendiri lebih populer dengan sebutan Muludan. Peringatan Muludan di Kota Cirebon terpusat di beberapa tempat di antaranya Keraton Kasepuhan dan Keraton Kanoman. Di kedua keraton tersebut pada bulan maulid banyak sekali dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah, yang tentunya juga menarik para pedagang untuk berdagang di sekitar keraton tersebut. Sehingga selama ini atmosfer tradisi Muludan lebih identik dengan suasana pasar tahunan. Tradisi yang sudah berlangsung ratusan tahun silam ini agaknya terlanjur memiliki daya tarik ekonomi yang lebih kuat dibanding daya tarik religiusnya. Sehingga makna Muludan seakan telah mengalami pergeseran dari ritus keagamaan menjadi sekadar pasar tahunan yang dikemas dalam tradisi budaya. Ibarat pepatah ada gula ada semut, di mana masyarakat berkumpul maka daya tarik ekonomi akan berkembang pula di sana. Di wilayah Cirebon sendiri sebenarnya keramaia...
Manghabia adalah tradisi suku Batak Toba yang jarang diketahui oleh masyarakat Indonesia. Tradisi ini masih dijalankan sampai sekarang. Manghabia adalah salah satu bentuk perkawinan yg dianut pada suku Batak Toba, dimana jika suaminya meninggal dunia dan dari suaminya tersebut masih ada adik laki-laki yg belum menikah, maka untuk menjaga agar istri siangnya tersebut tidak menikah lagi dengan laki-laki lain yang berakibat berpindahnya harta peninggalan suami yang meninggal tersebut dan anak-anak yang ditinggalkan ayahnya akan mempunyai ayah tiri dari kerabat marga lain, maka adik laki laki nya tersebut akan dikawinkan dengan istri abangnya. Secara singkat, M anghabia = Adik laki-laki mengawini istri abangnya yang sudah meninggal dunia. #OSKMITB2018
KUBUR ARI-ARI Ari-ari atau biasa dikenal plasenta merupakan bagian penting bagi janin yang sedang dikandung oleh seorang Ibu.Ari-ari ini berfungsi sebagai penyalur makanan dari induk/ibu.Namun, setelah kelahiran janin tersebut, ari-ari ini tidak memiliki fungsi sama sekali. Namun di beberapa Kota terdapat beberapa ritual mengenai hal tersebut,salah satunya Kota Depok yang masih terdapat ritual/tradisi menguburkan ari-ari bayi yang baru lahir.Dipercaya bagi sebagian masyarakat Depok bahwa ritual ini dapat berpengaruh terhadap masa depan bayi tersebut dll.Nama dari ritual tersebut adalah Kubur ari-ari. Kubur Ari – Ari adalah upacara tradisional dimana setelah seorang anak dilahirkan oleh ibunya lewat persalinan, maka placenta atau ari – ari dari si bayi akan dikuburkan.Ari-ari dari bayi yang baru lahir akan dibungkus dengan kain putih lalu dikuburkan diikuti dengan menggunakan pelita atau lampu.Lokasi yang sering digunakan dalam ritual ini berada disekitar...
Tironan adalah tradisi masyarakat Jawa dalam memperingati hari lahirnya setiap bulan atau disebut weton jawa. Tradisi ini dilaksanakan dengan cara membuat jenang merah dan putih. Jenang ini dibacakan doa dan diletakkan dan jangan dimakan atau buang sampai hari berganti. OSKMITB2018
Banyak jenis mantra berasal dari tanah sunda. Mantra lebih erat kaitannya dengan seni pantun jika dilihat dari segi kebahasaannya. Pantun tersebut memiliki nilai-nilai magis yang dipercaya dapat mendatangkan khasiat tertentu. Rajah terbagi atas enam jenis : jampe, asihan, jajangwokan, singlar, ajian, dan rajah. Jampe adalah mantra dibaca ketika ingin menyembuhkan penyakit. Asihan digunakan untuk menarik lawan jenis, atau yang biasa disebut pelet. Jajangwokan jika dibaca dipercaya dapat melancarkan rezeki. Ajian digunakan ketika seseorang ingin mendapatkan kekuatan. Singlar pada masa lalu dipakai untuk mengusir makhluk halus. Dan yang terakhir adalah rajah. Rajah merupakan doa doa yang dibacakan dalam bahasa sunda untuk memulai sesuatu agar acara tersebuy lancar. Mantra-mantra tersebut bila ditilik isinya merupakan doa-doa untuk meminta sesuatu yang dipanjatkan kepada tuhan. Pada saat ini, mantra tersebut jarang dibacakan ketiga menggelar acara tertentu. Maka dari itu kita haru...
Batagak Kudo-Kudo berasal dari Provinsi Sumatera Barat, atau dengan kata lain merupakan adatnya orang minang. Frasa 'batagak kudo-kudo' sendiri dalam bahasa minangkabau secara bahasa berarti 'menegakkan kuda-kuda'. Sedangkan secara istilah, Batagak Kudo-kudo merupakan salah satu bagian dalam masyarakat minang saat proses pendirian bangunan yang berupa upacara, di mana masyarakat mengambil bagian dalam upacara tersebut saat proses pendirian bangunan tersebut masih dalam pemasangan kuda-kuda. Dari sinilah istilah 'Batagak kudo-kudo' tersebut berasal. Bangunan yang dibuat dapat berupa rumah pribadi, ataupun fasilitas umum seperti rumah ibadah dan jalan raya. Pada dasarnya, masyarakat yang mengikuti upacara Batagak Kudo-Kudo adalah tetangga sekitar dan sanak famili, sehingga upacara ini terkesan mirip dengan pernikahan, atau yang oleh orang minang disebut sebagai baralek. Selain itu, ada salah satu kesamaan lain yang cukup mencolok antara tradisi Batag...
GREBEG TENGGER TIRTO AJI Grebeg Tengger Tirto Aji, mungkin banyak dari kita, atau bahkan yang sudah lama tinggal di Malang yang tidak mengetahui upacara adat ini. Hal ini mungkin adalah hal yang wajar karena walaupun upacara ini sudah lama dilakukan, upacara ini baru dipublikasi ke masyarakat luas 5 tahun lalu, atau tepatnya Tahun 2013. Upacara Grebeg Tirto Aji merupakan upacara pengambilan air suci yang dilaksanakan masyarakat Suku Tengger. Upacara ini biasa dilakukan ketika selesai musim panen. Setiap tahunnya upacara ini dilakukan di tempat yang sama, yaitu di Pemandian Mendit, Kabupaten Malang. Prosesi upacara ini dimulai dengan kirab hasil bumi dan dua buah gunungan besar, kemudian didoakan oleh dukun adat. Kemudian dilanjut dengan tari 7 Bidadari sebagai perlambang untuk mengambil air. Setelah tarian selesai, Bupati Kabupaten Malang akan mengambil air suci untuk warga yang disaksikan ketua adat Suku Tengger. Setelah itu, dilanjutkan dengan syukuran yang diisi denga...