Makanan Minuman
Makanan Minuman
Kue Jawa Barat Bandung
Pisang Molen
- 6 Juli 2015
 

    Resep-Pisang-Molen.jpg

      Sebagian besar teman-teman pasti sudah tahu dong bagaimana kelezatan pisang molen, resep molen dengan isi pisang di dalamnya itu memang sangat terkenal sekali. Tidak hanya di pulau Jawa, pisang molen bandung ini bahkan sampai ke luar daerah pun banyak yang suka. Dengan balutan kulit pisang molen dipadu dengan pisang yang manis, rasa yang dihasilkan benar benar enak di lidah kita. Tetapi tahukah teman teman cara membuat pisang molen yang benar dan bahan bahan apa saja yang dibutuhkan?

      Sesuai namanya, resep molen kali ini menggunakan bahan pisang sebagai bahan utamanya dan dipadu dengan kulit pisang molen. Untuk itu, salah satu kunci utama untuk membuat resep pisang molen yang enak dan lezat terletak di pemilihan bahan pisang yang akan digunakan. Untuk hasil terbaik, teman teman bisa menggunakan Pisang Raja yang sudah masak tetapi jangan terlalu matang daging pisangnya supaya tidak lembek.

      Tetapi kalau tidak ada, teman teman juga bisa mengganti pisang raja dengan jenis pisang yang lain, seperti pisang uli, pisang kepok kuning atau jenis pisang lain yang tersedia di tempat anda. Tentu saja, selain pisangnya, adonan kulit pisang molennya juga berpengaruh. untuk lebih jelasnya, silahkan melihat cara membuat dan bahan bahan Resep Pisang Molen di bawah ya.

Bahan bahan Resep Pisang Molen Enak

  • Sesuai namanya, bahan utama yang dibutuhkan adalah pisang raja kualitas bagus kurang lebih sebanyak 16 buah. Gunakan pisang yang sudah masak, tetapi jangan terlalu matang. Pisang bisa diganti dengan pisang kepok kuning, pisang uli atau jenis pisang lainnya sesuai selera anda.
  • Tepung Terigu halus kurang lebih sebanyak 500 gram. Gunakan tepung merek yang bagus dan berkualitas supaya hasilnya lebih enak. Sebelum digunakan, tepung sebaiknya di ayak terlebih dahulu.
  • Baking powder atau pengempang kue kualitas bagus kurang lebih sebanyak 2 sendok kecil.
  • Gula halus atau disebut juga gula bubuk kurang lebih sebanyak 120-140 gram.
  • Telur ayam ukuran sedang besar kurang lebih sebanyak 2-3 butir.
  • Air matang dingin secukupnya (kurang lebih yang dibutuhkan cuma 2 sendok makan).
  • Margarin kualitas bagus kurang lebih sebanyak 130-140 gram.
  • Minyak goreng baru secukupnya untuk menggoreng.

Cara Membuat Pisang Molen Sederhana ala Bandung

  1. Langkah pertama adalah siapkan satu wadah yang cukup besar untuk tempat adonan utama.
  2. Masukkan tepung terigu, dua sendok pengembang kue dan gula bubuk yang sudah dipersiapkan. Aduk aduk sebentar memakai spatula supaya semua bahan tercampur rata.
  3. Ayak ketiga bahan tersebut supaya kotoran yang mungkin menempel bisa hilang.
  4. Tambahkan telur ayam yang dan margarin yang sudah disiapkan sebelumnya ke dalam adonan diatas. Campur dan aduk aduk semua bahan diatas sampai bergumpal.
  5. Masukkan air matang dingin yang sudah dipersiapkan sedikit demi sedikit sampail di aduk. Uleni dengan tangan sampai semua bahan tercampur rata dan kalis.
  6. Langkah berikutnya adalah membentuk adonan kulit pisang molen nya.
  7. Siapkan gilingan yang baisa untuk membuat mie atau roller pin. Bisa juga menggunakan botol tetapi agak sudah untuk mendapatkan ukuran yang diinginkan.
  8. Masukkan adonan ke dalam penggilingan lalu giling adonan mulai dari tebal sampai di dapat tingkat kulit pisang molen yang diinginkan.
  9. Setelah ketebalan adonan didapat, potong dengan lebar sesuai yang diinginkan atau kurang lebih selebar 1-1.5 cm.
  10. Kupas kulit pasang dan potong sedikit bagian ujung pasang yang akan digunakan. Teman teman bisa memotong pisang menjadi dua dengan potongan menyerong apabila dirasa terlalu besar.
  11. Tutupi dan selimuti pisang dengan kulit molen diatas sampai semua bagian tertutup rata. Ulangi sampai pisang habis.
  12. Siapkan penggorengan dan beri minyak agak banyak supaya hasil gorengan rata dan warnanya cantik.
  13. Tunggu sampai minyak benar benar panas.
  14. Masukkan pisang molen ke dalamnya setelah minyak benar benar panas. Sekali kali bolak balik supaya kulit molen nya tidak gosong dan matang merata.
  15. Angkat setelah matang dan warnanya kuning kecoklatan.

Bagaimana menurut teman teman cara membuat pisang molen di atas? Sangat mudah sekali bukan. Apabila menurut teman teman 16 pisang molen terlalu banyak, teman teman bisa mengurangi pisang yang digunakan dan menyimpan kulit pisang molennya sampai 20 hari di lemari pendingin dan dalam keadaan tertutup rapat. terimakasih semoga bermanfaat buat teman-teman.

 

RM/Toko yang Menyediakan:
 
Kartika Sari
Cake Shop
Address: Jalan Haji Akbar No.4, Pasir Kaliki, Cicendo, Pasir Kaliki, Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat 40171
Phone: (022) 4231355

 

Sumber: http://resepcaramemasak.info/resep-pisang-molen-sederhana-dan-cara-membuatnya/

 

 
 
 

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
PELARIAN MAJAPAHIT DI PACITAN
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

GELOMBANG EKSODUS I. Pelarian Di Pacitan Ketika panji-panji emas Majapahit tercabik oleh perang perebutan warisan dinasti, sejarah arus utama seolah menoleh ke arah lain. Yang tercatat kemudian hanyalah runtuhnya tiga pusat kekuasaan besar secara beruntun: Wilwatikta-Trowulan yang ambruk pada 1478 M, Kediri di bawah Girindrawardhana yang tumbang dua dasawarsa kemudian, serta: Lenyapnya benteng pertahanan terakhir Patih Mahodara pada 1527 M. Di balik kronik pergantian rezim itu, tersimpan kisah lain yang jauh lebih megah dan tragis: kisah manusia-manusia yang terseret arus perubahan kekuasaan baru, Demak Bintoro. Seusai kemenangan Ranawijaya atas kubu Bhre Kertabhumi, muncul kebutuhan mendesak untuk membangun dasar legitimasi baru. Upaya itu dijalankan melalui jejaring brahmana, penetapan tanah-tanah sima yang dibebaskan dari kewajiban pajak, penguatan tradisi Buddha-Siwa, serta pembentukan identitas Keling yang berpusat di Daha. Dalam pandangan para pendukungnya, ide...

avatar
Kangnurofficial
Gambar Entri
SENJAKALA MAJAPAHIT II (Keling Daha Kediri)
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Sejarah Senjakala Majapahit-Daha II. Patih Udara/Mahodara Berkuasa (1498 M) A. Krisis Demi mempertahankan kekuasaan di tengah impitan ekonomi dan bayang-bayang kehancuran, Ranawijaya memperlakukan rakyat kecil pedalaman sebagai sapi perah guna mendanai prajurit yang butuh logistik besar menghadapi kelompok pembangkang yang mulai tumbuh kembali. Pembangunan Kedaton baru beserta sistem pertahanan militer di Daha dalam waktu delapan tahun membawa kesengsaraan yang luar biasa bagi kaum tani di sepanjang aliran Sungai Brantas yang subur. Dinasti Girindrawardhana memberlakukan sistem kerja paksa, yang dikenal sebagai kerja gaga, secara militeristik demi mendirikan kompleks istana bata merah yang megah serta jaringan perbentengan baru. Di sisi lain, ribuan petani dipaksa meletakkan bajak dan cangkul mereka untuk mengangkut batu kapur dari perbukitan selatan, menebang pohon jati di belantara, serta mencetak jutaan bata merah untuk dinding pertahanan. Kesengsaraan ini kian mencekik...

avatar
Kangnurofficial
Gambar Entri
SENJAKALA MAJAPAHIT I (Brawijaya V - Trowulan)
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

SENJAKALA MAJAPAHIT I (1478 M) > Senjakala Majapahit bukanlah sebuah cerita tentang kelanjutan kemaharajaan yang tenang di bawah asuhan para resi yang bijaksana. Sebaliknya, ia merupakan sebuah panggung sejarah yang rapuh, berdarah, dan diperebutkan oleh kelompok-kelompok politik yang haus akan pengakuan kekuasaan. Demi melunasi dendam masa lalu, menegakkan kehormatan keluarga, dan mengejar ego dinasti, faksi-faksi pemberontak ini tanpa sadar telah memeras keringat rakyat, merampas hak atas tanah perdikan, dan mengirim ribuan rakyat jelata (kawula) Jawa ke lubang kematian yang sia-sia. I. Senjakala Pertama Majapahit Trowulan (1478 M) A. Pemberontakan Ranawijaya (Keling-Daha) Brawijaya IV saat bertakhta sebagai Maharaja Majapahit bergelar Sri Adi Suraprabhawa Singhawikramawardhana Singhawikramawardhana terpaksa mundur ke basis pertahanan keluarganya di Kediri. Setelah terusir dari Trowulan oleh kudeta Bhre Kertabhumi (Brawijaya V) pada tahun 1468 M, Brawijaya IV menyelamat...

avatar
Kangnurofficial
Gambar Entri
HUTING-HUTING
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...

avatar
Hokker
Gambar Entri
SALE-SALEAN
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Di rumah adat Batak tradisional, terdapat sebuah bagian penting yang disebut Sale-salean. Sale-salean merupakan rak atau ukiran berbentuk segi empat yang digantung di atas tungku perapian (tataring). Fungsinya sangat praktis sekaligus mencerminkan kearifan leluhur dalam memanfaatkan ruang di dalam rumah. Di tempat inilah masyarakat Batak dahulu mengeringkan ikan, daging, hasil pertanian, hingga kayu bakar. Asap dari tungku yang terus menyala membantu proses pengeringan sekaligus membuat bahan makanan lebih awet untuk disimpan. Bagi masyarakat Batak masa lalu, dapur bukan sekadar tempat memasak. Dapur adalah pusat kehidupan keluarga, tempat berkumpul, berbagi cerita, dan menjaga persediaan pangan. Sale-salean menjadi bukti bahwa arsitektur tradisional Batak dibangun berdasarkan pengalaman, kebutuhan hidup, dan pengetahuan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Warisan budaya tidak selalu berupa benda mewah. Kadang ia hadir dalam benda sederhana yang menjadi bagian dari kehidu...

avatar
Hokker