Kemerdekaan Indonesia
102 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Kesayangan Bung Karno
Makanan Minuman Makanan Minuman
Kepulauan Bangka Belitung

Penganan Pelite. Nama ini mungkin asing di telinga kita. Namun, siapa sangka. Dua kata ini merupakan kesayangan Bung Karno saat pengasingannya di Pulau Bangka. Penganan Pelite atau yang bisa disebut Kue Pelite merupakan kue tradisional Bangka, tepatnya daerah Muntok, Bangka Barat. Berdasarkan catatan sejarah, pada tahun 1949 Soekarno bersama Moh. Hatta, Haji Agus Salim, dan Moh. Roem pernah diasingkan ke pulau Bangka tepatnya di Muntok, Bangka Barat. Selama kurang lebih satu minggu, Bung Karno menempati rumah pengasingan Wisma Menumbing yang terletak di Bukit Menumbing. Setelah itu, beliau dipindahkan ke rumah pengasingan Wisma Ranggam. Menurut informasi yang diperoleh, diketahui saat itu Bung Karno sangat gemar mengonsumsi kue lezat ini. Selain bertekstur lembut dan memiliki rasa manis, penganan pelite memiliki ciri khas yaitu memiliki wadah berbentuk sampan dari daun pandan.  Berikut resep cara membuat Penganan Pelite. Bahan : 300 ml santan 50 ml air...

avatar
OSKM18_16018237_Dyah Isyafira
Gambar Entri
Kemplang Belacan
Makanan Minuman Makanan Minuman
Kepulauan Bangka Belitung

Kemplang Belacan Kebanyakan makanan khas Pulau Bangka berbahan baku ikan laut. Salah satunya Kemplang Belacan. Kemplang sendiri adalah suatu jenis kerupuk yang dibakar menggunakan pasir dan berbahan baku sagu dan ikan yang dilengkapi dengan sambal atau terasi. Kemplang sendiri sebenarnya sangat populer bukan hanya di Pulau Bangka tapi juga sampe ke pulau-pulau lainnnya. Bahan-bahan yang diperlukan :  1. 500 gr tepung tapioka 2. 200 ml air 3. 3 siung bawang putih 4. 1 sdt ketumbar 5. 3 sdt garam 6. 2 sdt terasi goreng   Langkah-langkah atau cara membuat kerupuk kemplang khas palembang: 1. Membuat adonan: Pertama-tama, ikan disiangi, kemudian di cuci hingga bersih, lalu pisahkan daging ikan dari tulang, dan kulitnya.  1 kg daging ikan ditambah air 2 liter, kemudian digiling hingga halus. Setelah itu tuang tepung tapioka diatas meja ulen. Bisa dibentuk berupa seperti sumur, kemudian tuangka...

avatar
OSKM18_16518377_Rifaldy Aristya Kelana
Gambar Entri
Perayaan Imlek di Indonesia
Ritual Ritual
Kepulauan Bangka Belitung

Ketika Anda berjalan di tengah keramaian kota dan melihat banyak orang berpakaian merah dan kuning dengan frekuensi yang lebih sering dari biasanya, maka selain daripada rombongan turis yang memakai pakaian yang sama, mungkin hari itu adalah hari Imlek, perayaan tahun baru masyarakat Tionghua yang dilaksanakan berdasarkan perhitungan kalender China. Selain perbedaan kalender yang digunakan dengan masyarakat internasional, perbedaan yang mendasar pada perayaan ini adalah durasi keseluruhan perayaan. Selagi masyarakat internasional merayakan tahun baru hanya dalam 1 hari, Imlek dirayakan selama 15 hari terhitung dari malam sebelum tahun baru (ChúxÄ« 除夕 / malam pergantian tahun) hingga perayaan Cap Go Meh 十äº"冥 Ã¥...Æ'&Ati...

avatar
OSKM_19818013_Angelica Wiliana
Gambar Entri
Sambal Tauco
Makanan Minuman Makanan Minuman
Kepulauan Bangka Belitung

Indonesia merupakan negara terkaya jika kita membahas soal budaya. Hal ini disebabkan oleh beragamnya suku bangsa yang terdapat di Indonesia, dan karena hal itu pula kita memiliki berbagai macam jenis makanan. Selain kebudayaan, negara kita ini juga memiliki rempah-rempah yang sangat beragam sehingga tiap-tiap daerah di Indonesia memiliki makanan khas daerah masing-masing. Ada daerah yang rasa masakannya condong ke asin, gurih, manis, masam, bahkan pedas. Makanan yang pedas biasa bahan utamanya adalah sambal. Sambal di Indonesia pun beragam jenisnya, mulai dari sambal goreng, sambal petai, sambal rujak, sambal terasi, dan masih banyak lainnya termasuk Samball Tauco. Pada kesempatan kali ini saya ingin membagikan salah satu sambal terenak yang ada di Indonesia nih, tepatnya di Belitung. Yup, sambal yang merupakan salah satu resep warisan keluarga ini disebut Sambal Tauco. Sambal ini disebut sebagai Sambal Tauco karena bahan dasarnya yang merupakan Cabai dan Tauco. Rasanya yang unik m...

avatar
OSKM18_16418166_Rico Fernanda
Gambar Entri
Cara Membuat Ulen-ulen Belitung
Makanan Minuman Makanan Minuman
Kepulauan Bangka Belitung

Cara Membuat Ulen-ulen Belitung   Ulen- ulen belitung adalah salah satu kue tradisional khas dari Pulau Belitung. Kue tradisional ini berbeda dengan ulen ketan . Ulen- ulen belitung berwarna coklat, memiliki tekstur yang kenyal dan lengket, rasanya manis dan gurih. Di zaman milenium seperti sekarang semakin sulit rasanya menemukan kue tradisional tersebut, termasuk di daerah Belitung sendiri. Oleh karena  itu, mari kita coba untuk melestarikan kuliner Indonesia dengan membuat salah satu kue tradisional lezat yang sudah jarang kita jumpai. Bahan yang diperlukan : 1 bungkus tepung  ketan 6 sdm terigu ¼ kg gula pasir ¼ kg gula merah 4 sdm santan instan 200 cc air garam secukupnya kelapa parut minyak Cara membuat : Campurkan gula merah, gula pasir, dan air. Didihkan campuran gula dan air tersebut hingga gula mencair. Biarkan dingin pada suhu kamar. Sambil menunggu dingi...

avatar
OSKM18_19918091_Janitra Fridadestia
Gambar Entri
Asal Usul Nama Bandara Pangkal Pinang, Depati Amir
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kepulauan Bangka Belitung

Di kota Pangkal Pinang, terdapat bandara yang dulunya mungil bernama Bandar Udara Depati Amir. Bandara tersebut dulu merupakan bandara mungil yang sederhana. Namun sejak dibangunnya terminal baru, maka sejak Januari 2017, Bandara Depati Amir resmi memindahkan operasional ke gedung terminal baru yang lebih modern walaupun ukurannya tidak terlalu besar. Namun, beberapa orang masih belum mengetahui mengapa Bandara di Pangkal Pinang tersebut diberi nama Depati Amir. Kali ini saya akan menjelaskan sejarah mengapa Bandara ini diberi nama Depati Amir. Depati Amir adalah salah satu pahlawan yang berjasa di Indonesia. Depati Amir merupakan putra sulung dari Depati Bahrin dan Depati Amir memiliki adik bernama Hamzah. Ia mendapatkan gelar Depati dari Belanda. Awalnya ia menolak namun lama kelamaan nama Depati pun melekat baik bagi Depati Amir maupun Depati Hamzah. Depati Bahrin merupakan pemimpin dari gerakan perlawanan rakyat Bangka terhadap penjajahan Belanda. Amir dan Hamzah pun jug...

avatar
OSKM18_16818011_Ricky
Gambar Entri
Pempek Udang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Kepulauan Bangka Belitung

Pempek adalah makanan yang sudah terkenal di Indonesia. Masyarakat umum mengetahui pempek berasal dari Palembang. Fakta ini tidak sepenuhnya salah, tetapi seperti banyak budaya lainnya, daerah yang berdekatan secara geografis memilki budaya yang mirip. Ternyata pempek juga merupakan salah satu makanan tradisional Bangka Belitung. Kedua provinsi ini memang cukup berdekatan. Pempek yang biasa dijumpai adalah pempek yang terbuat dari ikan tenggiri atau belida. Namun, terdapat variasi-variasi pempek lain yang tetap berbahan dasar binatang laut. Artikel ini akan secara khusus membahas pempek udang. Beginilah rupa pempek udang. Bentuk pempek udang seperti pempek lenjer, yaitu memanjang. Warna pempek udang berbeda dengan pempek ikan. Pempek udang berwarna merah muda. Jangan terkejut dengan warnanya. Warna ini bukan warna buatan, melainkan berasal dari udang. Penyajian pempek udang sama dengan pempek biasa, dapat digoreng atau dikukus dan dimakan dengan cuka (cuko kalau di Pal...

avatar
OSKM18_16518300_Andhita Zirly
Gambar Entri
Gangan, Sup Ikan Asal Belitung
Makanan Minuman Makanan Minuman
Kepulauan Bangka Belitung

Jika mendengar kata Belitung, mungkin sebagian dari kita akan langsung teringat novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata yang legendaris itu. Pulau Belitung menjadi latar tempat cerita fiksi tersebut yang kemudian menjadi tempat syuting ketika novel Laskar Pelangi diangkat menjadi sebuah film layar lebar. Film tersebut banyak menyorot keindahan Pulau Belitung yang belum terekspos layaknya Pulau Bali. Kala itu, Belitung masih sepi dan belum ramai pengunjung. Sejak adanya film Laskar Pelangi, masyakarat Indonesia pun mulai melirik pesona pulau yang berada di provinsi Bangka Belitung tersebut. Selain keindahan pantai, keanekaragaman tambang, dan banyaknya rawa-rawa, penduduk Belitung pun memiliki ciri khas tradisional mereka. Penduduk Belitung mayoritas adalah dari suku Melayu. Bahasa yang digunakan sehari-hari adalah bahasa Melayu dan tentunya bahasa Indonesia. Selain itu, Belitung pun punya makanan khasnya sendiri. Kalau Bandung punya peuyeum, Yogyakarta punya gudeg, dan Jakarta...

avatar
OSKM_16118023_Nissa
Gambar Entri
Batu Satam, oleh-oleh perhiasan khas Pulau Belitung
Ornamen Ornamen
Kepulauan Bangka Belitung

Batu Satam adalah sebuah cinderamata ciri khas Pulau Belitung. Batu ini berasal dari meteorit yang bertabrakan dengan lempeng Bumi berjuta-juta tahun yang lalu. Serpihan meteorit ini lalu bercampur dengan timah yang terkandung di dalam Bumi. Sebagai informasi, timah merupakan hasil tambang utama dari Pulau Belitung. Oleh karena itu, dari seluruh wilayah Indonesia, Batu Satam ini hanya dapat ditemukan di Pulau Belitung saja. Batu Satam memiliki warna hitam sebagai hasil reaksi antara batu meteorit dengan timah. Batu Satam seperti ini dapat ditemukan di pusat kota Tanjung Pandan, yaitu di Tugu Batu Satam. Setelah diolah, batu ini dapat berubah warna menjadi hijau atau coklat kehijauan, dengan bentuk kaca yang tidak beraturan dan memiliki ukiran - ukiran yang terbentuk secara alami. Batu Satam yang sudah diolah para pengrajin biasanya digunakan sebagai perhiasan, seperti layaknya batu akik atau batu mulia lainnya. Batu yang berukuran kecil biasanya dijual dengan harga kurang lebih...

avatar
OSKM18_16518380_Morgen Sudyanto