masyarakat adat
12.552 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Parhapuran
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Terbuat dari logam kuningan, dulunya digunakan orang tua masyarakat batak untuk menghaluskan kapur sirih

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Alat Pertanian Tradisional Batak
Ritual Ritual
Sumatera Utara

Alat pertanian tradisional masyarakat Batak ini umumnya menggunakan bahan kayu Pakko (Enau) dan material besi. Terdiri dari: Luku, Ansa, dan Rogo: berfungsi untuk meratakan tanah dan menyiapkan lahan pertanian. Sisir dan Teal-teal: digunakan saat membajak atau menggemburkan tanah dengan memanfaatkan Kerbau. Sasap/ Panasapi, dan Ordang: digunakan untuk melubangi tanah dan membersihkan pematang sawah. Gair-gair Si Dua Raja

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Ruma Adat Batak
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sumatera Utara

Hal pertama untuk pendirian Rumah adat Batak adalah proses yang dalam bahasa Batak Toba disebut "mangarade". Ini adalah pengumpulan bahan penyusun bangunan seperti tiang, tustus (pasak), pandingdingan, parhongkom, urur, ninggor, ture-ture, sijongjongi, sitindangi, songsong boltok dan ijuk sebagai bahan atap. Juga bahan kelengkapan bangunan seperti singa-singa, ulu paung dan sebagainya yang diperlukan. Prosesnya dilaksanakan dengan gotong royong yang dalam bahasa Batak toba dikenal sebagai "marsirumpa" suatu bentuk kerja sama tanpa pamrih antar penduduk sekampung. Arsitektur Batak Toba terdiri atas ruma dan sopo (lumbung) yang saling berhadapan. Ruma dan sopo dipisahkan oleh pelataran luas yang berfungsi sebagai ruang bersama warga huta. Ada beberapa sebutan untuk rumah Batak, sesuai dengan kondisi rumahnya. Rumah adat dengan banyak hiasan (gorga), disebut Ruma Gorga Sarimunggu atau Jabu Batara Guru. Sedangkan rumah adat yang tidak berukir, disebut Jabu Ereng atau Jabu Batara Siang...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Hajut
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Tempat sirih orang tua masyarakat Batak pada zaman dahulu yang terbuat dari pandan.

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Hujur
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Sumatera Utara

Hujur merupakan senjata tradisional berupa tombak yang biasa digunakan oleh masyarakat. Mata tombaknya pipih terbuat dari logam, panjang sekitar 25 cm dan lebarnya 5,5 cm. Tangkai hujar terbuat dari kayu yang panjangnya sekitar 2 meter. Digunakan Suku Batak untuk berperang ketika melawan musuh dan penjajah.   Sumber:  https://gpswisataindonesia.info/2014/06/senjata-tradisional-sumatera-utara/

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Pintu Jambur Rumah Adat Suku Karo
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Pintu yang berengsel ini merupakan penutup pintu masuk ke sapo (gudang yang digunakan orang Karo untuk menyimpan beras di ladang) pada zaman dahulu. Semua pintu terdapat ukiran cicak kecil. Dalam mitos, cicak biasanya dihubungkan dengan dewa ( Beraspati Juma ), tapi ada juga yang menghungkannya dengan penjaga rumah. Dewa lain yang juga sering dihubungkan adalah Beraspati Taneh yang melambangkan kesuburan.

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Katambung
Alat Musik Alat Musik
Kalimantan Tengah

Katambung adalah alat musik perkusi sejenis gendang yang biasa digunakan dalam upacara - upacara adat seperti dalam upacara Tiwah agama Kaharingan. Katambung berarti PUKUL. Bentuknya hampir menyerupai intrumen musik Tifa dari Papua. Ukuran panjang kurang lebih 75cm terbuat dari kayu ulin dan bagian yang dipukul dengan telapak tangan terbuat dari kulit ikan Buntal (sejenis ikan yang kulitnya dapat menggembang apabila terancam atau terkena rangsangan/gesekan) yang telah dikeringkan ber-diameter kurang lebih 10 - 18 cm. Jenis instrumen ini diperkirakan sudah ada sebelum abad ke X Masehi, banyak terdapat di wilayah suku Dayak Ngaju. Katambung dapat dikategorikan menjadi dua, yaitu: (1) katambung untuk orang dewasa dan (2) katambung untuk anak-anak. Katambung yang pertama (terbuat dari kayu) umumnya berukuran panjang lebih kurang 70 sampai 75 cm dengan garis tengah (tempat melekatkan kulit membran) antara 15--18 cm. Sedangkan, katambung yang kedua (terbuat dari bambu) umumnya beru...

avatar
hokky saavedra
Gambar Entri
Manari Manasai
Tarian Tarian
Kalimantan Tengah

Tari Manasai adalah tarian tradisional dari Kalimantan Tengah yang memberikan perlambangan sukacita dan kegembiraan. Tarian ini biasanya ditampilkan dalam rangka penyambutan tamu yang datang. Tari Manasai biasanya ditarikan dalam pagelaran-pagelaran atau kegiatan sehari-hari masyarakat Kalimantan Tengah baik oleh yang tua maupun yang muda. Tarian ini ditampilkan oleh beberapa peserta tari, laki-laki dan perempuan yang berdiri dalam selang-seling laki-laki dan perempuan dalam bentuk melingkar. Berawal dari semuanya menghadap ke dalam lingkaran dan bergerak memutar ke arah kanan sambil bergerak maju berlawanan dengna arah jarum jam. Kemudian bergerak menghadap ke arah luar lingkaran, mumutar ke arah kiri, sambil terus bergerak maju sesuai alunan irama musik. Demikian seterusnya sambil sesekali gerakan memutarnya dikombinasikan memutar searah jarum jam. Gerakan kaki dari tarian ini serupa dengan irama tari Cha-cha. Tak ada batasan usia dalam tarian ini, siapapun dapat ikut serta d...

avatar
hokky saavedra
Gambar Entri
Ritual Kelahiran Masyarakat Dayak
Ritual Ritual
Kalimantan Tengah

Masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah memiliki tradisi yang unik dalam proses melahirkan, yaitu posisi ibu ketika berbaring. Posisi tubuh ibu pada proses persalinan, yaitu tubuh miring, kepalanya dibagian atas dan kakinya di bagian bawah. ibu dibaringkan di suatu tempat yang disebut sangguhan. Petugas yang biasanya menolong ibu melahirkan biasanya bidan kampung atau dukun. Kelengkapan prose melahirkan berupa tempat ari-ari (kusak tabuni), pemotong tali pusar (sembilu), tempat bersalin (sangguhan manak), tempat pakaian (saak), tempat menyimpan air panas ( botol), parafin, tempat air untuk mencuci atau memandikan bayi (kandarah), dan lain-lain.

avatar
hokky saavedra