Kuah Pliek U adalah makanan khas Aceh. Pliek U kadang disebut patarana . Ia terbuat dari dari kelapa yang sudah diperam hingga membusuk dan kemudian diperas hingga mengeluarkan minyak kelapa. Ampasnya kemudian dijemur hingga kering dan berwarna merah kecoklatan. Di Aceh, Pliek U kerap digunakan untuk sejumlah upacara. Sebutlah ketika orang menggelar kenduri untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, pesta perkawinan, hajatan orang meninggal, kenduri thon (kenduri tahunan untuk orang meninggal) atau kenduri blang (kenduri saat hendak turun ke sawah atau sesudah panen). Tradisi lain adalah memasak Pliek U secara bersama-sama untuk kemudian membagikannya kepada tetangga terdekat; selain untuk dimakan sendiri. Meski posisi kuah Pliek U cukup kuat di Aceh, hanya saja kuah Pliek U disebut-sebut berasal dari Gujarat india. Orang Gujarat sudah ada di Aceh sejak jaman dulu, bahkan ada yang menyebutnya sebagai nenek moyang orang Aceh. Konon, rempah-rempah...
Melayu adalah etnis asli dan mayoritas di Kota Medan, Sumatera Utara. Ia hidup berdampingan dengan etnis lain, seperti Cina, India, Mandailing, Batak, Minang, atau Jawa. Sebagai sebuah komunitas etnis, Melayu memiliki makanan khas yang sangat terkenal, yakni Nasi Lemak. Nasi Lemak ini sebeutulnya juga dikenal di banyak tempat lain di Indonesia. Hanya saja, penyebarannya berbeda-beda.. Di Jakarta atau daerah-daerah lain di Indonesia, meski ada perbedaan di sana sini, nasi lemak biasanya juga dikenal sebagai nasi uduk. Namun, di Malaysia dan Singapura, makanan ini tetap dikenal sebagai nasi lemak. Tapi, apa nasi lemak? Nasi Lemak adalah nasii yang dibuat dengan campuran santan dan beberapa pengharum lain, seperti daun salam dan daun pandan. Campuran ini membuat nasi menjadi lebih gurih dan renyah di mulut. Karena kegurihan inilah, maka ia kemudian disebut sebagai lemak oleh orang Melayu. Dan ia kemudian menjadi makanan favorit untuk sarapan selain lontong sayur. Selain itu, ciri n...
Secara kebudayaan, Sumatera Utara memiliki 5 etnis besar, yakni Melayu, Batak Selatan/Mandailing, Batak Utara/Tapanuli Utara, Cina, dan India. Masing-masing kebudayaan atau wilayah yang berhimpun di Sumatera Utara ini menyimpan kekhasan kuliner yang berbeda. Salah satu daerah tersebut adalah Tapanuli Utara atau Batak. Di sini, Ikan Arsik, atau na ni arsik, menjadi identitas kuliner bagi masyarakat. Setiap suku Batak sudah familiar dengan makanan yang satu ini. Hanya saja, penyebutan nama arsik ikan mas berbeda-beda di masing-masing daerahnya. Ikan yang biasanya digunakan untuk arsik adalah ikan mas, ikan mujair, atau ikan lele. Namun demikian, yang lebih sering digunakan oleh masyarakat adalah ikan mas. Salah satu kekhasan ikan arsik terletak pada bumbunya. Bumbu ikan arsik umumnya hanya didapat dari pegunungan di Sumatera Utara. Oleh orang Tapanuli Utara, makanan khas Batak yang resepnya sudah turun-temurun diwariskan ini hanya bisa diberikan oleh pihak saudara laki-laki...
Jika Tapanuli Utara memiliki makanan khas seperti ikan mas arsik, maka Mandailing, Tapanuli Selatan, juga punya makanan khas Daun Ubi Tumbuk, begitu namanya; unik dan mengundang rasa penasaran. Orang Mandailing mengisitilahkannya dengan silalat . Dilihat dari namanya, daun ubi tumbuk sudah menjelaskan dirinya sendiri. Ia adalah daun ubi atau daun singkong yang ditumbuk atau dihaluskan. Dalam proses pembuatannya, daun ubi ini ditumbuk atau digiling dengan menggunakan alu atau lesung, kemudian diberi santan dan ditambah beberapa bumbu khas. Bumbu khas yang dimaksud adalah kincung dan rimbang. Bahan yang diperlukan: Daun singkong/ubi 1 ikat 1 buah kincong/honje/kecombrang 10 butir takokak/terung pipit Laos/lengkuas 1 ruas 10 buah cabai rawit (sesuaikan selera) 1 batang serai 1 lembar daun salam 2 siung bawang putih 5 butir bawang merah 1 ruas jahe Ebi, garam, tomat secukupnya Santan 500 ml Cara Memb...
Ada banyak ras yang hidup di Medan, Sumatera Utara. Salah satunya adalah India. Sebagai suatu ras yang memiliki kebudayaan tersendiri, India pun punya makanan khas. Salah satunya adalah nasi briyani atau biryani. Nasi ini sangat terkenal di Medan, bahkan di Malaysia dan Arab. Makanan khas India ini terbuat dari nasi yang dicampur dengan aneka rempah-rempah khas masakan India dan potongan daging kambing. Nasi ini biasanya disajikan bersama sambar atau dalca dan pajri nanas. Sambar bentuknya mirip dengan bumbu kari. Sementara pajri nanas adalah suwiran buah nanas yang dimasak dengan gula dan cabai. Jika sudah dipadukan dengan nasi briyani, rasanya mirip manisan -- sebuah perpaduan rasa yang unik. Nasi yang terasa kental oleh bumbu-bumbu ini lalu dicampur dengan sambar dan pajri nanas. Kalau dilihat dari bentuknya, nasi briyani hampir mirip dengan nasi goreng. Hanya saja, nasi briyani lebih berwarna kekuningan. Ia lebih mirip dengan warna nasi tumpeng. Namun demikian, sebenarnya da...
Bangka Belitung memiliki kekayaan laut yang berlimpah. Salah satunya hasil laut tersebut adalah ikan. Dan ikan bagi masyarakat Bangka Belitung dapat menjadi bahan dasar utama dari lempah kuning, baik lempah kuning ikan, ayam, maupun iga. Lempah kuning merupakan salah satu khas makanan dari Bangka Belitung. Ia dicirikan, di antaranya, oleh terasi yang berbahan dasar udang halus. Terasi adalah hasil buatan masyarakat Bangka Belitung, khususnya di daerah Toboali, Kabupaten Bangka Selatan. Toboali juga penghasil udang terbesar di provinsi ini. Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat lempah kuning khas Bangka Belitung : 3 ekor Ikan Kerapu 3 sendok makan Air Jeruk Nipis 1 buah Nanas 2 buah Tomat Merah 1 liter Air Bumbu halus yang dibutuhkan : 8 buah Cabai Merah Keriting 2 buah Cabai Rawit Hijau 5 siung Bawang Merah 4 siung Bawang Putih 1 ruas Kunyit 1 ruas Jahe 1 batang Serai 1 sendok makan T...
Betelok dalam bahasa Indonesia berarti bertelur. Dan jika mendengar nama ikan kembung betelok, pasti pikiran kita langsung membayangkan bahwa ikan kembung yang diolah menjadi masakan adalah ikan kembung yang sedang bertelur. Persepsi itu tak melulu salah. Hanya saja, masakan ikan kembung betelok ala Bangka Belitung memiliki perbedaan. Telur ( telok ) yang ada di dalamnya terbuat dari daging ikan itu sendiri. Dan di Bangka Belitung, daging ikannya dihancurkan, ditambahi bumbu, kemudian dicampur dengan sedikit santan kelapa dan telur untuk membuatnya lebih gurih dan gemuk. Ikan kembung memiliki isi yang enak dan rasanya lebih manis dibanding ikan-ikan lainnya. Bahan: 6 ekor ( 1 kg) ikan kembung 2 butir telur ayam 250 ml santan kental Bumbu, haluskan: 6 siung bawang putih 6 siung bawang merah 1 ruas jempol jahe 1 sdm lada putih 1 sdm ketumbar Cara membuat: Bersihkan ikan, buang isi...
Oleh banyak kalangan, Banten dikenal sebagai daerah para jawara. Jawara adalah jagoan atau pesilat yang disegani oleh masyarakat. Mereka adalah orang-orang yang siap mempertahankan tanah tumpah darahnya. Dan dalam tradisinya, aktivitas pencak silat ini diikuti oleh jenis kuliner tertentu, yakni Rabeg. Selain aktivitas pencak silat, Rabeg juga populer kala ada acara tontonan tradisional warga, seperti Ubrug, Wayang, dan Jaipongan. Tak hanya itu, ia juga menjadi konsumsi saat ada perjamuan ritus peralihan yang dilakukan masyarakat, seperti perkawinan atau sunatan. Beberapa pedagang berspekulasi bahwa masakan ini berasal dari pengaruh Arab yang biasanya menggunakan daging kambing sebagai bahan dasar olahan. Dugaan ini diperkuat dengan penggunaan rempah-rempah yang menimbulkan rasa yang tajam. Konon, di daerah Arab juga ada sebuah kota yang bernama Rabeg. Tetapi, jika melihat pemakaian jeroan sebagai bahannya, masakan Rabeg ini juga identik dengan gulai khas Betawi ataupun ton...
Pepes Nasi Sumsum merupakan makanan khas Banten. Ia memiliki bahan dasar dari nasi dan sumsum tulang kerbau yang mudah diperoleh dari tukang jagal. Dibanding sapi, masyarakat Banten memang lebih menyukai daging kerbau. Pada kerbau, dagingnya dimakan, kulitnya dijadikan bedug, tulangnya dijual ke pedagang golok untuk menguji kekuatan, dan sumsumnya dimanfaatkan untuk diolah menjadi pepes nasi sumsum. Pepes sumsum ini biasanya disajikan bersama dengan mentimun dan teh tawar hangat. Paduan mentimun dan teh tawar merupakan penawar dari efek sumsum yang dapat menetralisir akibat dari kolesterol low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat. BAHAN : 500 gram beras 150 gr sumsum sapi / kambing, potong dadu. 800 ml Air 2 butir telur ayam, kocok 2 Batang Daun bawang 1 sdt garam 1 sdt gula merah iris 1/4 sdt bumbu penyedap / kaldu bubuk ( lebih baik pilih Kaldu bubuk non MSG ) 3 sdm minyak sayur untuk menumis daun pis...