Mandoa pusaro secara bahasa terdiri dari dua kata yaitu ‘ Mandoa ’ artinya bedo’a dan ‘ Pusaro ’ artinya makam. Mandoa pusaro adalah sebuah tradisi dimana suatu keluarga atau kaum akan mengundang urang siak ( imam ) untuk memimpin do’a yang bertujuan untuk mendo’akan keluarga mereka yang telah mendahului mereka agar dilapanggkan kuburnya dan terhindar dari siksa kubur. Jika sebuah keluarga yang melakukan tradisi mandoa pusaro, maka tradisi ini akan berlangsung dirumah keluarga tersebut. Namun, jika kaum yang melakukan tradisi ini, maka tradisi ini akan belangsung dekat kuburan atau makam kaum. Tata cara penyelenggaraan tradisi ini yaitu : Kaum atau keluarga menyediakan ataupun membawa makanan yang ditutup a...
Pada awal hidupnya Sang Penguasa pantai Selatan, Nyi Roro Kidul, merupakan seorang gadis biasa yang terlahir dengan paras cantik. Dengan parasnya tersebut, Nyi Roro Kidul menjadi primadona yang kerap dirayu oleh kaum Adam pada saat itu. Alih-alih merasa tersanjung, Nyi Roro Kidul merasa risih dan menganggap bahwa kecantikan yang ia miliki adalah sebuah kutukan. Hingga pada akhirnya ia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan meloncat dari sebuah jurang di Karanghawu. Akibat aksinya tersebut rupanya Nyi Roro Kidul dikutuk oleh Dewa laut karena tidak bersyukur atas apa yang telah ia miliki. Maka dari itu, ia bangkit dari kematian untuk menguasai kerajaannya di laut selatan. Setiap Hari Nelayan, para nelayan akan melepas kepala kerbau yang diikat pada sebuah balok kayu ke laut lepas. Setelah beberapa ombak, kepala kerbau tersebut akan hilang dan hanya menyisakan balok kayu dan bunga. Ritual yang dilakukan di Kampung Nelayan Pajagan, Pelabuhan Ratu, ini merupakan persembahan para nel...
Pada awal hidupnya Sang Penguasa pantai Selatan, Nyi Roro Kidul, merupakan seorang gadis biasa yang terlahir dengan paras cantik. Dengan parasnya tersebut, Nyi Roro Kidul menjadi primadona yang kerap dirayu oleh kaum Adam pada saat itu. Alih-alih merasa tersanjung, Nyi Roro Kidul merasa risih dan menganggap bahwa kecantikan yang ia miliki adalah sebuah kutukan. Hingga pada akhirnya ia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan meloncat dari sebuah jurang di Karanghawu. Akibat aksinya tersebut rupanya Nyi Roro Kidul dikutuk oleh Dewa laut karena tidak bersyukur atas apa yang telah ia miliki. Maka dari itu, ia bangkit dari kematian untuk menguasai kerajaannya di laut selatan. Setiap Hari Nelayan, para nelayan akan melepas kepala kerbau yang diikat pada sebuah balok kayu ke laut lepas. Setelah beberapa ombak, kepala kerbau tersebut akan hilang dan hanya menyisakan balok kayu dan bunga. Ritual yang dilakukan di Kampung Nelayan Pajagan, Pelabuhan Ratu, ini merupakan persembahan para nel...
        Ketika berada dirumah makan padang, kita pasti sering melihat tempat mencuci tangan diletakkan diatas meja makan kita. Dalam bahasa minang, ini dinamakan aia basuah . Kita menggunakan ini untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah makan. Hal ini tentu lumrah ditemukan dimana saja. Namun, yang menjadi ciri khas dari kebiasaan urang minang ini adalah cara menggunakannya. Adat makan di minangkabau, setelah makan biasanya orang minang manonyong (menyiram) tangan di piring makan. Kemudian baru dicampuangan (dicemplung) ke tempat aia basuah, sehingga tangan yang dibilas dua kali lebih bersih. Bagi orang minang menjadi hal biasa menyuci tangan sesudah makan langsung di piring bekas makan kita dan malah hal itu dianjurkan dengan pameo: biar ndak kariang rasaki (susah rezeki). Hal ini bermaksud untuk memudahkan orang untuk mencuci piring yang sudah basah....
Tradisi Gowok merupakan tradisi lama Jawa berupa pengajaran yang bertujuan untuk mengajarkan para perjaka supaya menjadi Laki-Laki yang Jantan untuk mempersiapkan masa pernikahannya nanti. Tradisi ini pada dasarnya cukup tabu sehingga tak banyak orang yang mau terbuka tentang tradisi ini. Tradisi ini dibawa oleh Goo Wook Niang, wanita asal tiongkok. Pengajaran ini bernama "Nyantrik" yang diajarkan oleh seorang Gowok, Gowok bertugas untuk memperkenalkan selak-beluk wanita kepada siswanya. Seorang gowok mengajarkan siswanya dari mulai hal-hal kecil seperti cara-cara bagaimana memahami pasangan, bagaimana memperlakukan istri dengan baik, bagaimana cara membuat wanita bahagia, sampai hal ranjang. Tradisi ini bisa dibilang merupakan edukasi seks pada masanya. #OSKMITB2018
Tradisi “ Beas Perelek” Tradisi ini adalah tradisi yang berasal dari suku sunda, tradisi ini masih tersebar dan berlangsung sampai saat ini dibeberapa daerah salah satunya di daerah Rancakalong, Sumedang. Walaupun dari segi tradisi mulai luntur dan beberapa sistem telah berubah namun fungsi dan tujuan awal dari tradisi ini masih tetap terjaga. Tapi tau kah anda, apa tradisi beas perelek ini? Yups, tradisi Beas Peralek adalah tradisi pengumpulan beras secara sukarela bagi kaum yang mampu, dan hasil dari pengumpulan ini akan di alokasikan kepada masyarakat sekitar yang kurang mampu dan bagi masyarakat korban bencana dsb. Hal unik dari tradisi ini adalah dari cara pengumpulannya dan hal ini juga yang...
Taman Nasional pun Memiliki Sejarah ! Taman Nasional Kelimutu adalah taman nasional yang berada di pulau Flores, kabupaten Ende, kecamatan Kelimutu, Moni. Di sebut Taman Nasional Kelimutu karena, didalamnya terdapat berbagai macam keanekaragaman hayati, dan yang lebih khususnya lagi terdapat danau tiga warna yang biasa di sebut KELIMUTU. Di lihat dari segi sosial-budaya dipercaya bahwa terjadinya danau kelimutu akibat pertengkaran yang terjadi antara ata bupu dan ata polo. Dulunya ata bupu dan nua muri saling bersatu karena ata polo marah sehingga nua muri dan ata bupu terpisah, itu karena ata bupu ingin melindungi nua muri dari ata polo. Dalama pembagiannya, Danau Kelimutu di bagi menjadi tiga bagian, yaitu Tiwu Ata Bupu (Danau Orang Tua), merupakan danau yang diyakini bahwa jika ada orang tua yang meninggal akan pergi dan bersemayam di danau ini. Kondisinya ialah luas 4,5 hektar dengan kedalaman 67 meter, selain itu danau ini berwarna biru langit. Selanjutnya, ada Tiwu Nuwa M...
Setiap daerah pasti memiliki tradisi dalam menyambut kepulangan jamaah haji ke kampung halamannya, termasuk di Betawi. Orang Betawi mengucapkan kata "haji" dengan "aji". Sampai saat ini, tradisi ini masih ada dan dijalankan di beberapa tempat di daerah DKI Jakarta yang masih kental adat dan budayanya. Menurut beberapa sumber yang saya kutip, seminggu setelah Lebaran Aji, suasana kampung akan ramai. Keluarga yang anggotanya menunaikan ibadah haji, akan sibuk mempersiapkan rumah mereka dalam rangka menyambut kepulangan jemaah haji tersebut. Warga kampung pun tak terkecuali ikut dalam hingar-bingar kepulangan jamaah haji tersebut. Di ruang tengah, ruang tamu, sudah digelar tikar atau karpet dan disiapkan kasur di atasnya. Disiapkan juga masakan khas Betawi, terutama sayur asem, pecak ikan gurami, dan sebagainya. Saat rumah dibersihkan dan disiapkan, sebagian keluarga yang lain akan pergi menjemput keluarganya yang tiba dari Tanah Suci. Kemudian, begitu jamaah haji sampa...
Marsiadapari adalah budaya gotong royong dalam suku Batak. Rasa saling mempunyai hal-hal secara bersama (terutama sawah) dan rasa syukur terhadap tanah pemberian Tuhan adalah rasa yang mendasari gotong royong bangsa Batak ini. Pada zaman dahulu kala, biasanya di tiap desa, semua penduduk saling membantu tetangganya di desa tersebut contohnya dalam bercocok tanam. Misalnya, di desa tersebut ada 6 rumah beserta keluarga. Mereka akan membagi waktu dan jadwal agar dapat membantu persawahan rumah 1 dahulu bersama-sama, lalu dianjutkan ke rumah ke-2 keesokan harinya dan seterusnya hingga semua rumah dan sawah dapat panen dan menghasilkan hasil yang baik. Kerjasama ini pun membuat kehidupan di desa seimbang dan teratur. Saat saya berbicara dengan ayah saya, beliau berkata, "dahulu, belum ada transaksi uang seperti sekarang. Orang tidak dibayar karena mengerjakan sawah tetangganya, karena itulah yang harus ia lakukan. Kebutuhan rakyat pun semua nya tercukupi, hidup berjalan dengan t...