Bubur kacang hijau merupakan makanan manis khas Banjar atau Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Sama seperti bubur kacang hijau pada umumnya, bahan yang digunakan dalam menu ini sudah pasti kacang hijau, santan, jahe, gula merah dan lainnya. Yang menjadi pembedanya adalah bubur kacang hijau ini menggunakan susu dan telur didalam proses pembuatannya. Penasaran? Berikut bahan-bahan yang kalian butuhkan untuk membuat kuliner ini beserta langkah pembuatannya : Bahan-bahan : 250 gram kacang hijau 1500 ml santan 1 gelas gula pasir 50 gram gula merah, disisir/ hancurkan (bisa ditambahkan lagi) 1 siung bawang putih, haluskan 1/2 sdt garam 1 butir telur ayam 1 bungkus susu kental manis 1 ruas jempol jahe, kupas lalu keprek 3 lembar daun pandan Secukupnya air Langkah pembuatannya : Rendam kacang hijau beberapa jam / semalaman, setelah itu bilas dan cuci bersih, kemudian tiriskan....
Salah satu bubur khas Kalimantan Selatan ini termasuk #jajanantempodoeloe. Terbuat dari bahan unik yg banyak di jumpai di pasar - pasar tradisional di seluruh kawasan Kalimantan Selatan, yaitu 'sagu randang'. Belum ada yg tau? Bahan ini asalnya dari saripati tanaman sagu rumbia yg menghasilkan tepung sagu basah kemudian diolah atau diproses kembali sehingga menghasilkan produk olahan baru yg disebut 'sagu randang' tadi. Bentuknya mirip sagu mutiara tp butiran-butirannya lebih kasar. Rasanya hambar. Warnanya sedikit kusam. Ketika di masak dia cepat matangnya, beda dgn sagu mutiara. Bahan-bahan 8 porsi 250 gram 'sagu randang' 6 cangkir air 100 ml santan instant (pake yg kemasan 200 ml, nanti dibagi 2 utk saus) 1/4 sdt garam Seperlunya &nbs...
Kue Ipau belakangan mulai populer dengan sebutan pizza banjar, khas ada di Kalimantan Selatan. Memang dari sisi bahan baku yang digunakan ada banyak perbedaan, namun ada kesamaan kue ipau dan pizza modern, yakni aneka bahan baku yang dicampur menjadi kudapan lezat. Kesannya memang maksa banget, tapi boleh dong mimin sedikit mempolesnya biar kuliner khas Banjar ini bisa populer sepopuler pizza. Menelusuri asal mula yang mempopulerkan kue Ipau sangat tidak mudah. Beberapa pembuat kue yang mimin temui mengaku tak tahu siapa yang mempopulerkan kuliner ini pada awalnya. Namun yang pasti, kue Ipau adalah kue khas Arab yang umumnya hanya ada pada saat bulan puasa ramadan saja. Tak heran, kue ini juga sering disebut kue khas ramadan. Keberadaan orang-orang Arab yang tinggal di Kota Banjarmasin disinyalir menjadi asal-muasal kuliner pizzanya orang Banjar ini ada. Tak bisa ditampik memang, keberadaan orang Timur Tengah di tanah Banjar sedikit banyak memberi pengaruh terhadap bu...
Sesumapan merupakan kue talam versi banjar. Bahan-Bahan Menu "sesumapan" Kue Talam Versi Banjar 1. Air daun suji dan pandan 30 ml. 2. Santan sedang, dari 1 butir kelapa dua mangkok. 3. Tepung beras satu mangkok. 4. Air 100 ml. 5. Gula merah 250 gram. 6. Air kapur sirih satu sendok teh. 7. Santan kental, dari 1/2 butir kelapa 100 ml. 8. Garam 1/2 sendok teh. 9. Telur satu butir. Langkah-Langkah Membuat "sesumapan" Kue Talam Versi Banjar 1. Didihkan santan sedang tapi santan jgn sampai pecah. Biarkan hangat. Masak santan kental sampai jadi areh. Masak gula merah dan 100 ml air sampai gula merah cair. 2. Campur tepung beras, garam dan air kapur sirih, masukan sedikit demi sedikit santan sampai adonan jadi licin. 3. Bagi 2 adonan. 1 bagian tambahkan air daun suji dan air pandan, apabila kurang hijau bisa ditambahkan pasta pandan. Aduk rata. 4. 1 bagian adonan lagi ditambahkan ai...
Iwak Baubar artinya ikan dibakar/panggang. Paling sip membakarnya menggunakan arang dicampur sabut kelapa supaya menghasilkan asap yang banyak... RESEP : Bahan-bahan 2 porsi 250 gram Ikan Sungai Segar (haruan, pepuyu, sepat atau biawan) 1 buah Mangga Muda (jawa : mangga pencit) 1 @ 2 buah Pisang Kepok Mentah 4 butir Bawang Merah secukupnya Cabe Rawit secukupnya Garam secukupnya Gula Pasir secukupnya Air Panas Langkah 20 menit Ikan dibersihkan. Bumbui dengan garam + asam jawa....
Sekilas ======= Di tengah serbuan berbagai macam jenis kosmetik modern dan berbagai cara perawatan kesehatan dan kecantikan di salon-salon, ada satu adat budaya di Kalimantan Selatan yang sampai sekarang masih dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Batimung, membuang keringat dari badan dengan cara diasapi serta ditambahkan bunga-bungaan dan ramuan alami untuk memberi keharuman kepada badan orang yang ditimung tadi. Batimung salah satu syarat bagi calon pengantin untuk menghadapi pesta perkawinannya nanti. Tujuannya agar mempelai laki-laki dan perempuan saat acara berlangsung tidak mengeluarkan bau keringat biasa tetapi berganti menjadi bau harum yang menambah pesona. Proses batimung biasanya dilakukan pada malam hari, dilaksanakan oleh para wanita dari keluarga orang yang batimung. Rempah-Rempah Batimung ======================== Bedak atau wadak, yang sering disebut mangir wangi. Terbuat dari beras kencur ditambah dengan bahan alami lainnya yan...
Kalambin pisang atau kelemben pisang merupakan penyebutan lokal Kalimantan Selatan untuk bolu pisang yang semua bahannya bercita rasa lokal pula. Adapun bahan utamanya adalah pisang mahuli (pisang muli) yang berukuran kecil namun matang sempurna. Kalambin pisang menjadi hidangan keluarga di saat santai karena mudah dibuat dan murah. Bahan: 350 gr pisang mahuli (sekitar 10 buah) 250 gr tepung terigu 3 butir telur 125 gr gulapasir 1 sdm susu bubuk full cream ½ sdm soda kue 150 ml minyak goreng Cara Membuat: Haluskan pisang dengan garpu, campur dengan terigu, susu bubuk dan soda kue, aduk hingga merata, sisihkan Kocok telur dan gula pasir, tambahkan campuran pisang, aduk rata Masukkan minyak goreng hingga merata dan adonan menjadi licin Oles loyang dengan minyak goreng, tuang adonan ke dalam loyang Bakar sekitar 40 menit atau hingga matang kecoklatan Angkat, keluarkan dari loyang dan sajikan de...
Lalampar adalah penyebutan untuk kue lemper khas Kalimantan Selatan. Penganan ini terbuat dari ketan dengan isi yang beragam, mula dari parutan kelapa dan udang hingga ikan suwir dan dibungkus dengan daun pisang. Para penjual menjajakan lalampar pada pagi hari sebagai alternatif menu sarapan, namun sejatinya lalampar bisa dinikmati kapan saja. Bahan: 500 gr beras ketan putih, rendam semalam, tiriskan 450 ml santan kental 250 gr ikan tongkol/pindang, ambil dagingnya, suwir halus 2 sdm minyak untuk menumis 2 batang serai, memarkan 5 lembar daun pandan, simpulkan 50 gr daun kemangi 1 sdt garam Daun pisang untuk membungkus Bumbu Halus: 3 buah tomat merah 5 buah cabai merah besar 3 siung bawang putih 2 cm jahe, bakar 1 sdt garam 1 sdt gula pasir Cara Membuat: Kukus beras ketan hingga setengah matang, angkat Campur beras ketan dengan santan dan garam, aduk hingga rata dan...
SEKILAS ======= Wadai Bingka, kerap masyarakat Banjar (Kalimantan Selatan) menyebutnya, wadai dalam bahasa Indonesia berarti kue. Wadai Bingka sendiri mempunyai banyak varian bentuk dan jenis, diantaranya: 1. Wadai Bingka Besar 2. Wadai Bingka Barandam 3. Wadai Bingka kecil pada tulisan kali ini kita akan mengupas tentan Wadai Bingka yang sering menjadi buah tangan bagi para pelancong, yakni Wadai Bingka Besar, sebenarnya Wadai Binka Besar ini nama aslinya adalah Wadai Bingka, penulis tambahkan kata "Besar" ini agar membedakan ciri dari macam-macam jenis wadai bingka. Biasanya wadai Bingka ini mempunya dua varian rasa, yaitu kentang dan tapai (tape), bentuknya pun lumayan besar. untuk membuat wadai bingka perlu ketelitian yang lebih, karena kalau tidak hati-hati kue ini akan menyusut hampir separo adonan. saat ini di Kalimantan Selatan khusunya Banjarmasin, wadai bingka sedikit sulit ditemukan pada hari-hari biasa, hanya sebagai kecil pedang kue saja...