Makanan Minuman
Makanan Minuman
Kuliner Kalimantan Selatan Kalimantan Selatan
Kue Binka (Wadai Bingka)
- 14 Desember 2017

SEKILAS

=======

Wadai Bingka, kerap masyarakat Banjar (Kalimantan Selatan) menyebutnya, wadai dalam bahasa Indonesia berarti kue.

Wadai Bingka sendiri mempunyai banyak varian bentuk dan jenis, diantaranya:

1. Wadai Bingka Besar

2. Wadai Bingka Barandam

3. Wadai Bingka kecil

pada tulisan kali ini kita akan mengupas tentan Wadai Bingka yang sering menjadi buah tangan bagi para pelancong, yakni Wadai Bingka Besar, sebenarnya Wadai Binka Besar ini nama aslinya adalah Wadai Bingka, penulis tambahkan kata "Besar" ini agar membedakan ciri dari macam-macam jenis wadai bingka.

Biasanya wadai Bingka ini mempunya dua varian rasa, yaitu kentang dan tapai (tape), bentuknya pun lumayan besar. untuk membuat wadai bingka perlu ketelitian yang lebih, karena kalau tidak hati-hati kue ini akan menyusut hampir separo adonan. saat ini di Kalimantan Selatan khusunya Banjarmasin, wadai bingka sedikit sulit ditemukan pada hari-hari biasa, hanya sebagai kecil pedang kue saja yang menjual. hari biasa wadai bingka dapat ditemui di pasar tradisional, rumah penduduk (penjual kue rumahan, biasanya kita pesan), atau tempat oleh-oleh. akan tetapi pada bulan Ramadan (bulan puasa) wadai bingka ada dimana-mana, bahkan hampir disepanjang jalan banyak para pedagang yang menjualnya.

seiring berkembangnya zaman, wadai bingka tidak hanya terfokus pada dua varian rasa, kentang dan tapai, akan tetapi sudah mulai dikembangkan dengan memasukan aneka rasa yang terbuat dari buah-buahan dan campuran-campuran lainnya.

 

Bahan Membuat Wadai Bingka Kentang: (boleh kalian ganti dengan varian rasa yang lain seperi tape, pisang, atau rasa yang kalian sukai)

=============================================================================================================

  • 250 gr kentang, direbus, dikupas, dan dilunakkan.
  • 250 gr gula pasir.
  • 75 gr tepung terigu.
  • 1000 ml santan
  • 3 btr telur ayam.
  • 1 lbr daun pandan.
  • 1/2 sdt vanili.
  • 1/2 sdt garam.
 
Cara Membuat Wadai Binka Kentang
==============================
  1. Rebus santan, garam, daun pandan, dan vanili di api kecil sampai mendidih. Lalu angkat, saring dan dinginkan. Santan yang tersisa usahakan sekitar 600 ml.
  2. Kocok telur dan gula pasir hingga setengah mengembang.
  3. Masukkan kentang yang sudah lunak dan terigu, aduk hingga rata.
  4. Lalu masukkan santan dengan adonan telur kentang, aduk hingga kalis.
  5. Masukkan adonan ke dalam cetakan yang telah dilumuri mentega dan dialasi kertas roti.
  6. Kemudian masukkan ke dalam oven, panggang dalam suhu 180 C selama 45 menit.
  7. Sajikan.

 

Foto-Foto

=========

 

Lokasi Penjual:
 
Kurnia Rasa
Alamat: Jalan Mayjen Sutoyo S No.06, RT.17/RW.02, Antasan Besar, Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70111
Telepon: (0511) 4365390
 
Oleh-Oleh Khas Banjarmasin, Wadai Banjar
Alamat: Jl. A. Yani KM.2 No 83A Kecamatan Banjarmasin Timur, Sungai Baru, Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70122
Telepon: 0851-0020-8887
 
Bingka Iva
Alamat: jln jahri saleh kompleks pandan arum blok B jalur 3, Surgi Mufti, Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70122
Telepon: 0821-5121-3900
 
Bingka Bunda  
Alamat: Sungai Bilu, Kec. Banjarmasin Tim., Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70239
Telepon: (0511) 325881
 
Bingka Borneo Ibu HJ. Masturiah
Alamat: Komplek Arjuna, Jl. Dewi Kunti No.9, RT.10, Kebun Bunga, Kec. Banjarmasin Tim., Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70236
Telepon: (0511) 3257326

 

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
KIDUNG LAKBOK
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Naskah Nusantara • Sunda Kuno Kidung Lakbok Kisah Kerajaan Banjarpatroman, Ramalan Abadi, dan Kelahiran Wayang Kila Kidung Lakbok adalah sebuah karya sastra lama berbentuk prosa naratif atau puisi naratif dalam bahasa Sunda yang menceritakan tentang sejarah dan legenda Kerajaan Banjarpatroman. Kerajaan tersebut dipercaya pernah berdiri di wilayah yang kini dikenal sebagai Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Naskah ini sempat nyaris hilang, kemudian ditulis ulang dan dilestarikan kembali pada tahun 2013 melalui publikasi daring.   📜 Sejarah dan asal-usul Menurut naskah Kidung Lakbok, Kerajaan Banjarpatroman mengalami masa kejayaan sebelum akhirnya runtuh akibat perang saudara atau perebutan kekuasaan. Peristiwa tersebut dianggap sebagai dosa besar yang menimbulkan kutukan. Akibat perbuatan tersebut, turunlah azab berupa bencana alam besar, seperti gempa bumi, letusan gunung berapi, dan banjir bandang. Kerajaan yang dahsyat itu akhirnya tenggelam dan berubah menja...

avatar
Gulamerah
Gambar Entri
Kidung Lakbok
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

📜 KIDUNG LAKBOK & WAYANG KILA Kidung Lakbok Kidung Lakbok adalah sebuah karya sastra lama berbentuk prosa naratif atau puisi naratif dalam bahasa Sunda yang menceritakan tentang sejarah dan legenda Kerajaan Banjarpatroman. Kerajaan tersebut dipercaya pernah berdiri di wilayah yang kini dikenal sebagai Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Naskah ini sempat nyaris hilang, kemudian ditulis ulang dan dilestarikan kembali pada tahun 2013 melalui publikasi daring. Sejarah dan Asal-Usul Menurut naskah Kidung Lakbok, Kerajaan Banjarpatroman mengalami masa kejayaan sebelum akhirnya runtuh akibat perang saudara atau perebutan kekuasaan. Peristiwa tersebut dianggap sebagai dosa besar yang menimbulkan kutukan. Akibat perbuatan tersebut, turunlah azab berupa bencana alam besar, seperti gempa bumi, letusan gunung berapi, dan banjir bandang. Kerajaan yang dahsyat itu akhirnya tenggelam dan berubah menjadi rawa-rawa luas yang dikenal sebagai Rawa Lakbok hingga saat ini. Rama...

avatar
Gulamerah
Gambar Entri
Rasa Sayange: Filsafat Kebersamaan dalam Senandung Anak-Anak Maluku
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Maluku

Rasa Sayange: Filsafat Kebersamaan dalam Senandung Anak-Anak Maluku Bagaimana mungkin sebuah lagu yang kerap dinyanyikan anak-anak sambil bertepuk tangan dan bersantai di pekarangan rumah bisa mengandung cetak biru lengkap tentang etika lingkungan dan tata krama bermasyarakat? Rasa Sayange , warisan lisan dari Kepulauan Maluku (Sumber 1, Sumber 2, Sumber 3), ternyata bukan sekadar lagu permainan tradisional dengan melodi ceria yang mudah dihafal. Di balik bait-baitnya yang singkat, tersimpan sistem pengetahuan tentang hubungan manusia dengan sesama dan alam—sebuah bukti bahwa pendidikan karakter di Nusantara tidak selalu memerlukan kelas formal, melainkan bisa tumbuh dari ruang-ruang bersantai yang penuh keakraban. Warisan Lisan dan Ritual Penyambutan Di Maluku, Rasa Sayange bukan lagu asing yang hanya muncul dalam buku teks pelajaran seni budaya. Lagu ini telah diwariskan secara turun-temurun dalam kehidupan masyarakat, menjadi bagian tak terpisahkan dari ritus sosial seha...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
#cara membatalkan pinjaman (artha niaga)
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sulawesi Selatan

Langkah Awal Hubungi Costumer Service Melalui WhatsApp Di Nomor📲(0813•3056•2323) Atau (0821•1212•730). Siapkan Ktp, Jelaskan Alasan Pembatalan Pinjaman Lalu Ikuti Instruksi Yg Diberikan Oleh Costumer Service Untuk Proses Pembatalan Pinjaman.

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Pamali:
Ritual Ritual
Jawa Barat

Pamali: Ketika Larangan Tak Tertulis Mengatur Kehidupan Mengapa sebagian masyarakat Indonesia yang telah mengenyam pendidikan modern dan hidup di tengah kemajuan teknologi masih enggan memotong kuku di malam hari, bersiul saat senja tiba, atau menanam pohon kelapa di depan rumah? Fenomena ini bukan sekadar sisa primitivisme yang tertinggal, melainkan manifestasi dari pamali —sistem norma yang secara mengejutkan masih eksis sebagai pengatur sosial yang efektif. Pada titik tertentu, pamali menghadirkan paradoks budaya yang menarik: ia adalah "hukum" tanpa tulisan, "polisi" tanpa seragam, namun memiliki kekuatan mengikat yang seringkali lebih efektif dari peraturan tertulis. Kearifan Ekologis dalam Selubung Larangan Di tataran praktis, pamali seringkali berfungsi sebagai mekanisme pelestarian alam yang diselimuti narasi mistis. Masyarakat Sunda, misalnya, mengenal berbagai bentuk pamali yang sejatinya merupakan bentuk adaptasi terhadap lingkungan dan ekosiste...

avatar
Kianasarayu