Apa itu Peuyeum? [ Gambar 1. Peuyeum Ketan] [ Gambar 2. Peuyeum Singkong ] Peuyeum, atau biasa disebut juga Tapai (Tape), adalah sebuah makanan khas beberapa daerah di asia yang dihasilkan dari proses fermentasi makanan berkarbohidrat sebagai subtrat untuk raginya. Secara umum di Indonesia, subtrat untuk peuyeum ini biasanya merupakan umbi singkong dan beras ketan. Ragi peuyeum ini merupakan campuran beberapa mikroorganisme, terutama fungi, seperti Saccharomyces Cervisiae, Rhizopus Oryzae, Endomycopsis Burtonii, Mucor sp., Candida Utilis, Saccharomycopsis Fibuligera, dan Pediococcus sp.. Jenis peuyeum yang paling sering ditemui merupakan hasil fermentasi dengan ragi yand didominasi S. Cerevisae . Peuyeum hasil fermentasi ini umumnya berbentuk semi-cair, lunak, berasa manis keasaman, mengandung alcohol, dan memiliki tekstur lengket. Peueyum di berbagai daerah Tapai (Tape) sendiri bukanlah sebuah makanan yang khas hanya di Indo...
Wayang Suket adalah sebuah permainan tradisional yang tidak banyak diketahui oleh masyarakat luas pada masa kini. Permainan tradisional ini sebenarnya sudah ada sejak zaman nenek moyang. Tetapi seiring perkembangan zaman, permainan tradisional tersebut sudah mulai ditinggalkan oleh anak-anak karena banyaknya teknologi canggih yang dijual di pasar dunia dengan berbagai macam jangkauan harga untuk masyarakat dari latar belakang ekonomi yang berbeda. Jadi, masyarakat Indonesia khususnya kalangan anak-anak tentunya lebih tertarik untuk memilih menggunakan handphone, laptop atau televisi sebagai sarana hiburan mereka setiap hari karena permainannya lebih mudah dioperasikan dan menyenangkan dibandingkan bermain sesuatu yang sudah kuno. Hal ini karena adanya efek globalisasi dari budaya asing juga sifat manusia yang tidak ingin merasa ketinggalan zaman dimana teknologi sudah berkembang secara pesat. Pada dasarnya, Wayang Suket ini terbuat dari bahan-bahan yang sangat mudah ditemui di s...
Apa itu Cedhak Sinten? dalam bahasa Indonesia sering dikenal dengan sebutan turun tanah, yang merupakan budaya warisan leluhur masyarakat Jawa, untuk bayi yang berusia tujuh bulan dalam kalender Jawa atau delapan bulan dalam kalender masehi. Budaya turun tanah ini sendiri juga memiliki ciri khas yang berbeda-beda di setiap daerah. Namun, di Jawa Timur biasa dikenal dengan cedhak sinten atau nginjek tetel. Upacara cedhak sinten ini dilakukan sebagai rangkaian acara yang bertujuan agar anak tumbuh menjadi anak mandiri. Selain itu juga diiringi dengan do'a-do'a orang tua dan sesepuh sebagai pengharapan agar anaknya kelak menjadi sukses menjalani kehidupannya. Ciri Khas: -Tradisi ini dijalankan saat anak berusia hitungan ke tujuh bulan dari hari kelahirannya dalam hitungan pasaran Jawa -Sebagai penghormatan kepada bumi tempat anak mulai belajar menginjakkan kakinya ke tanah -Menyediakan sebuah tetel atau jadah yang memiliki warna yang bervariasi, beserta makanan yaitu tumpeng dan ayam...
Taur-taur Musik Vokal Masyarakat Simalungun Salah satu kekayaan kesenian tradisional masyarakat Simalungun adalah musik vokal (nyanyian), di mana hampir semua aktivitas kehidupannya memiliki nyanyian. Dengan kata lain hampir seluruh peristiwa penting dalam siklus kehidupan masyarakat Simalungun ada nyanyiannya. Bermain dengan anak (lullaby songs), nyanyian bermain (game songs), nyanyian yang berhubungan dengan perkawinan, nyanyian yang berhubungan dengan kematian (lament), dan juga nyanyian yang berhubungan dengan kegembiraan serta hiburan yang dapat dinyanyikan oleh siapa saja. Dalam hal menyajikan musik vokal tersebut, memiliki gaya yang berbeda-beda, ada yang secara solo, grup satu suara (homophoni), bersahut-sahutan (call and respon), dan seperti gaya orang berbicara . Sedang berdasarkan instrumen pengiring, ada yang tanpa iringan alat musik (accapella) dan ada yang mempergunakan iringan alat musik, di antaranya sulim(seruling), tulila (sejenis recorder), sordam(ketig...
Upacara Nyalawean Tanggal 12 Rabiul Awal telah menjadi salah satu hari istimewa bagi sebagian kaum muslimin. Hari ini dianggap sebagai hari kelahiran Nabi akhir zaman, sang pembawa risalah penyempurna, Nabi agung Muhammad shallallahu alaihi wa ‘alaa alihi wa sahbihi wa sallam . Perayaan dengan berbagai acara dari mulai pengajian dan dzikir jamaah sampai permainan dan perlombaan digelar untuk memeriahkan peringatan hari yang dianggap istimewa ini. Bahkan ada di antara kelompok tarekat yang memperingati maulid dengan dzikir dan syair-syair yang isinya pujian-pujian berlebihan kepada Nabi shallallahu ‘alahi wa sallam . Mereka meyakini bahwa roh Nabi shallallahu ‘alahi wa sallam yang mulia akan datang di puncak acara maulid. Oleh karena itu, pada saat puncak acara pemimpin tarekat tersebut memberikan komando kepada peserta dzikir untuk berdiri dalam rangka menyambut kedatangan roh Nabi shallallahu ‘alahi wa sallam yang han...
Dahulu kala dalam lingkungan bertetangga budaya ruwahan dengan membagikan makanan berlangsung rutin di lingkungan keluarga orangtua saya terutama di rumah Eyang kakung dan putri.Kegiatan ini menyuguhkan masakan khusus tertentu seperti ibu saya membantu eyang saya menyiapkan menu : Nasi ketan putih, Kolak pisang, dan Apem.Yang nantinya akan dibagikan kepada tetangga-tetangga.Adapun makna membagikan makanan ini adalah sebagai pengingat bagi anak dan cucu terhadap para sesepuh yang sudah berpulang.Hal ini bisa dicerminkan dari makanan yang dibuat yaitu : -Pisang : Digambarkan sebagai tongkat bahwa orangtua selalu berjuang untuk anak-anak nya hingga fisik nya tua tertopang oleh tongkat untuk berjalan.Hal ini juga menggambarkan sifat rela berkorban yang diperlihatkan orangtua kepada anak-anaknya selain itu perjuangan berat maupun segala rintangan mau ditempuh oleh orangtua kita dalam mendidik kita selama ini. -Ketan : Bahwa ingatan kita tidak boleh lupa terhadap jasa-jasa orangtu...
Dodol merupakan salah satu oleh-oleh makanan khas dari Garut. Dodol merupakan oleh oleh yang wajib dibeli para wisatawan ketika berkunjung ke Garut. Akibat makanan yang manis legit ini Garut mendapat julukan kota dodol. Kini sebagian Dodol yang bermetamorfosis menjadi Chocodot ini terkenal hingga ke berbagai negara seperti Eropa Berkat tangan kreatif dan pemikiran yang inovatif, seorang pengusaha muda bernama Kiki Gumelar, membuat inovasi baru yang asalnya dodol biasa saja menjadi makanan yang lebih menarik dan mewah serta memiliki citarasa tinggi. Kiki Gumelar mengabungkan antara cokelat dan dodol serta mengemasnya semenarik mungkin hinga terciptanya Chocodot. Chocodot kini menjadi salah satu makanan khas dari Garut dan merupakan oleh-oleh yang paling banyak dibeli oleh pengunjung terutama anak muda. Kemunculan Chocodot sukses membuat para penikmat kuliner penasaran dengan balutan cokelat isi dodol ini. Tidah butuh waktu lama kehadiran Chocodot langsung diminati masyarakat. Selain Ch...
Sappele Sappele adalah salah satu nyanyian permainan anak di masyarakat Batak Toba. Nyanyiannya berfungsi untuk menghibur, mengedukasi, dan menekankan norma sosial, serta menguatkan ikatan persaudaraan. NIlai lokal yang ada dalam nyanyian permainan anak adalah berbagi, menjaga kesehatan, mengeratkan persaudaraan, dan memelihara lingkungan. Salah satu nyanyian permainan anak, yaitu Sappele Sappele, mempunyai nilai lokal yang disampaikan secara turun temurun dan perlu dipertahankan sebagai tradisi lisan di masyarakat Batak Toba. LIRIK: Sappele sappele siria ria mangakkat jarum bosi toho tu bariba tungkot jom amani mallotom nabibi namalamun takkup gaol natata anggikku menteng etteng, ibotokku martata. Talu au marjuji sayang getep, ise pataluhon si ganjang mise Sadia ganjangna sahat tu bariba SUMBER: Silaban, Demak M.P., 2016, Tradisi Lisan Nyanyian Rakyat Anak-anak Pada Masyarakat Batak Toba Di...
Dahulu di jawa timur, khususnya kota Gresik, terdapat suatu tradisi unik pada setiap bulan ramadhan, yakni blanggur. Tradisi blanggur sendiri menggunakan alat berbentuk seperti meriam yang terbuat dari bambu, suara dentuman keras yang dihasilkannya merupakan penanda bahwa waktu berbuka telah tiba. Tradisi ini dilakukan menjelang waktu berbuka puasa untuk menandakan waktu adzan maghrib telah tiba. Tradisi ini menjadi daya tarik sendiri bagi orang tua maupun anak anak untuk ikut berkumpul di alun-alun menyaksikan tradisi blanggur sambil membawa ta'jil dan bersama-sama menantikan waktu berbuka. Kata blanggur sendiri berasal dari suara ledakan yang terjadi sebanyak dua kali. Yang pertama terjadi sesaat setelah bambu disulut dan akan terpental ke atas yang terdengar bunyi "blang" dan yang kedua saat terjadi ledakan di udara yang berbunyi "gurrr..". Karena itulah tradisi ini disebut blanggur. Tradisi blanggur ini bertujuan sebagai isyarat bahwa waktu maghrib telah tiba bagi masya...