Musik dan Lagu
Musik dan Lagu
Seni Sumatera Utara Simalungun
Taur-taur

Taur-taur Musik Vokal Masyarakat Simalungun

Salah satu kekayaan kesenian tradisional masyarakat Simalungun adalah musik vokal (nyanyian), di mana hampir semua aktivitas kehidupannya memiliki nyanyian. Dengan kata lain hampir seluruh peristiwa penting dalam siklus kehidupan masyarakat Simalungun ada nyanyiannya. Bermain dengan anak (lullaby songs), nyanyian bermain (game songs), nyanyian yang berhubungan dengan perkawinan, nyanyian yang berhubungan dengan kematian (lament), dan juga nyanyian yang berhubungan dengan kegembiraan serta hiburan yang dapat dinyanyikan oleh siapa saja. Dalam hal menyajikan musik vokal tersebut, memiliki gaya yang berbeda-beda, ada yang secara solo, grup satu suara (homophoni), bersahut-sahutan (call and respon), dan seperti gaya orang berbicara .

Sedang berdasarkan instrumen pengiring, ada yang tanpa iringan alat musik (accapella) dan ada yang mempergunakan iringan alat musik, di antaranya sulim(seruling), tulila (sejenis recorder), sordam(ketiganya aerofon), dan gondrang(ensambel musik tradisional masyarakat Simalungun). Berdasarkan kelompok usia yang menyanyikannya, ada yang dinyanyikan anak-anak, ada yang dinyanyikan oleh remaja/anak muda, dan yang dinyanyikan oleh orang tua. Namun suatu hal yang tidak lazim, bila nyanyian yang biasanya dinyanyikan orang tua tapi dinyanyikan oleh anak-anak atau sebaliknya. Demikian juga bila nyanyian anak muda, dinyanyikan oleh orang tua atau anak-anak, merupakan suatu hal yang dianggap tidak cocok. Walaupun ada juga nyanyian yang dapat dinyanyikan semua lapisan usia.

Pengertian dan Penaman Taur-taur

Salah satu dari berbagai musik vokal yang terdapat pada masyarakat Simalungun adalah taur-taur. Taur-taur berasal dari kata “taur” yang artinya memanggil,kemudian diulang menjadi taur-taur yang berarti dilakukan secara berulang-ulang. Kata “taur” secara harfiah artinya “panggil”, kemudian diulang menjadi taur-taur yang berarti memanggil yang dilakukan secara berulang-ulang atau bisa juga saling memanggil (bersahut-sahutan). Namun ada juga pemakain kata taur ini pada masyarakat Simalungun yang artinya menyampaikan pesan, maksud, tujuan, ataupun berita. Seseorang yang hendak menyampaikan suatu pesan, maksud, tujuan ataupunberita kepada orang lain yang jaraknya tidak mungkin untuk melakukanpembicaraan seperti biasanya, maka dilakukanlah martaur.

Menyajikan taur-taur disebut martaur taur, dapat dikatakan pengertiannya adalah menyampaikan pesan, maksud, tujuan, dan berita yang dilakukan secara berulang-ulang oleh seseorang atau secara berbalas-balasan (dua orang) dengan jarak yang tidak mungkin melakukan pembicaraan seperti biasanya. Adapun hal-hal yang biasanya diungkapkan melalui taur-taur ini adalah berupa perasaan sedih, sayang, rindu, cinta, identitas, latar belakang kehidupan, tujuan, maksud, keinginan, dan lain sebagainya. Dengan kata lain cukup banyak hal yang dapat dikomunikasikan melalui taur-taur, terutama yang berhubungan dengan kehidupan muda-mudi. Hal ini karena taur-taur adalah musik vokal yang umumnya disajikan oleh muda-mudi.

Ada beberapa hal yang menjadi dasar penamaan taur-taur, yaitu: tempat yang umum untuk penyajian; latar belakang sejarah atau daerah asal taur-taur; dan aktivitas yang dilakukan pada saat menyajikan taur-taur yang diberi nama sesuai dengan latar belakang sejarah atau daerah asal taur-taur misalnya adalahTaur-taur Simbandar.

Taur-taur Simbandar awalnya disajikan dan berkembang pada masyarakat Simalungun yang berada si daerah Bandar, kemudian menyebar ke wilayah Simalungun yang lain. Sehingga walaupun disajikan di mana saja, taur-taur ini tetap disebut Taur-taur Simbandar. Hal yang hampir sama ditemukan pada nama Taur-taur Rantou Alim, yang disebut juga Taur-taur Sitarak Galunggung atau Taur-taur Sitarak Lingga Talun.

#OSKMITB2018

 

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Bekam Bali
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Bali

Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...

avatar
Marco20
Gambar Entri
Bekam Bali
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Bali

Pengenalan Bekam, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai hijamah, adalah terapi tradisional yang sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Terapi ini dilakukan dengan cara mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh melalui pemvakuman kulit. Di Bali, bekam menjadi salah satu metode pengobatan alternatif yang populer, dengan berbagai manfaat kesehatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Terapi ini bukan hanya dianggap sebagai metode penyembuhan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dalam. Sejarah Sejarah bekam dapat ditelusuri hingga ke zaman Mesir Kuno, namun penggunaannya telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Asia Tenggara. Di Indonesia, termasuk Bali, bekam telah menjadi bagian dari praktik pengobatan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam konteks masyarakat Bali, bekam sering kali dipadukan dengan spiritualitas dan ritual adat, menjadikannya lebih dari sekadar terapi fisik. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terapi bekam telah digunakan di Bali s...

avatar
Marco20
Gambar Entri
Negeri antara: Jejak Putro aloh dan Manusia Harimau
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Aceh

NEGERI ANTARA: JEJAK PUTRO ALOH dan MANUSIA HARIMAU Karya: Mahlil Azmi Di pagi yang cerah, saat embun masih menempel di daun-daun dan suara burung hutan bersahut-sahutan, aku bersama seorang teman bernama Jupri memulai perjalanan menuju Gunung Alue Laseh, tujuan kami sederhana menangkap si kicau, burung cempala yang terkenal lincah dan bernilai mahal di kampung kami. Bekal kami pun tak seberapa: nasi, sedikit ikan asin, dan air secukupnya. Namun jarak yang jauh dan medan yang berat tak membuat semangat kami luntur. “Lil, kalau dapat cempala besar, kau traktir kopi ya,” kata Jupri sambil tertawa, memikul tasnya yang tampak lebih besar dari isinya. “Kau tenang saja, asal jangan kau makan burungnya duluan,” balasku. Kami tertawa, tawa ringan khas dua pemuda kampung yang belum tahu apa yang menanti di depan. Gunung kami memang bukan gunung biasa. Ia bagian dari hutan pegunungan Leuser di barat selatan Aceh. Di sana hidup binatang buas, termasuk sang raja hutan—harimau. Tapi ba...

avatar
Mahlilazmi_02
Gambar Entri
Genggong
Alat Musik Alat Musik
Bali

Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.

avatar
Yogaxd
Gambar Entri
Dari Rendang Hingga Gudeg: 10 Mahakarya Kuliner Indonesia yang Mengguncang Lidah
Makanan Minuman Makanan Minuman
DKI Jakarta

1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...

avatar
Umikulsum