Dahulu di jawa timur, khususnya kota Gresik, terdapat suatu tradisi unik pada setiap bulan ramadhan, yakni blanggur. Tradisi blanggur sendiri menggunakan alat berbentuk seperti meriam yang terbuat dari bambu, suara dentuman keras yang dihasilkannya merupakan penanda bahwa waktu berbuka telah tiba.
Tradisi ini dilakukan menjelang waktu berbuka puasa untuk menandakan waktu adzan maghrib telah tiba. Tradisi ini menjadi daya tarik sendiri bagi orang tua maupun anak anak untuk ikut berkumpul di alun-alun menyaksikan tradisi blanggur sambil membawa ta'jil dan bersama-sama menantikan waktu berbuka.
Kata blanggur sendiri berasal dari suara ledakan yang terjadi sebanyak dua kali. Yang pertama terjadi sesaat setelah bambu disulut dan akan terpental ke atas yang terdengar bunyi "blang" dan yang kedua saat terjadi ledakan di udara yang berbunyi "gurrr..". Karena itulah tradisi ini disebut blanggur.
Tradisi blanggur ini bertujuan sebagai isyarat bahwa waktu maghrib telah tiba bagi masyarakat sekitar sehingga beberapa saat setelahnya akan diikuti suara adzan maghrib yang bersautan yang berasal dari masjid masjid karena mendengar suara ledakan dari blanggur tersebut. Hal ini dikarenakan karena masih kurangnya media penanda masuknya waktu maghrib dan tidak semua orang mempunyai radio untuk mendengarkan adzan maghrib, sehingga digunakanlah suara ledakan blanggur sebagai penanda.
Namun, tradisi ini perlahan lahan mulai hilang seiring dengan perkembangan zaman. Dimana makin banyak alat elektronik seperti penggunaan sirine dan televisi yang menyiarkan waktu adzan maghrib sehingga penanda dengan suara ledakan sudah tidak lagi dibutuhkan. Selain itu, blanggur tidak digunakan lagi karena terlalu berbahaya. Banyak kecelakaan terjadi saat tradisi banggur dilaksanakan. Blanggur seringkali tidak meledak saat di udara, melainkan meledak ketika sudah jatuh di tanah dan lain sebagainya. Oleh karena itu, tradisi blanggur tidak digunakan lagi dan kini penanda buka puasa beralih menggunakan media televisi, radio, toa dan alat elektronik lainnya.
Cara Menghapus akun GO-PAY pinjam Anda hubungi pelanggan gopay~(62812_2862=OO58) atau WhatsApp .) melalui live chat, dan siapkan data diri Anda seperti (KTP)
GoPay memiliki WhatsApp 085211655933 resmi dihubungi digunakan untuk keperluan promosi dan informasi marketing.
Jika akun GoPay kamu terkunci sementara, itu dikarenakan kami tidak menemukan transaksi menggunakan metode pembayaran apa pun selama 360 hari terakhir di akun kamu. Namun tidak perlu khawatir, akun GoPay-mu dapat diaktifkan kembali sehingga kamu bisa bertransaksi menggunakan GoPay. Bisa menghubungi 62 0852"1165"5933 layanan call center
Untuk membuka blokir ATM BRImo atau hubungi Customer Service BRI di Nomor WhatsApp+: {62858..7413..1418}. atau Anda Bisa lakukan lupa username atau password" pada halaman login aplikasi {BRImo}.
Upgrade GoPay kamu hanya bisa dilakukan menggunakan eKTP, bukan KTP biasa, walaupun data KTP biasa kamu sudah dikonfirmasi oleh Dukcapil. layanan menghubungi melalui Wa 62 0852=1165=5933