Dahulu di jawa timur, khususnya kota Gresik, terdapat suatu tradisi unik pada setiap bulan ramadhan, yakni blanggur. Tradisi blanggur sendiri menggunakan alat berbentuk seperti meriam yang terbuat dari bambu, suara dentuman keras yang dihasilkannya merupakan penanda bahwa waktu berbuka telah tiba. Tradisi ini dilakukan menjelang waktu berbuka puasa untuk menandakan waktu adzan maghrib telah tiba. Tradisi ini menjadi daya tarik sendiri bagi orang tua maupun anak anak untuk ikut berkumpul di alun-alun menyaksikan tradisi blanggur sambil membawa ta'jil dan bersama-sama menantikan waktu berbuka. Kata blanggur sendiri berasal dari suara ledakan yang terjadi sebanyak dua kali. Yang pertama terjadi sesaat setelah bambu disulut dan akan terpental ke atas yang terdengar bunyi "blang" dan yang kedua saat terjadi ledakan di udara yang berbunyi "gurrr..". Karena itulah tradisi ini disebut blanggur. Tradisi blanggur ini bertujuan sebagai isyarat bahwa waktu maghrib telah tiba bagi masya...
Tari Topeng Endel Pada sekitar 1950-1960 Tari Topeng Endel mengalami masa puncak kejayaan, yang kemudian surut kembali. Pada tahun 2004 oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Tegal dibuat iringan dan rekaman gambar yang dibuat dalam bentuk VCD berbagi tari topeng Tegal dan kemudian disahkan oleh bupati Tegal sebagian tarian khas Kab. Tegal, salah satunya adalah Tari Topeng Endel yang merupakan kekayaan khasanah budaya nasional. Tari topeng Tegal yang dikenal pada saat ini dan yang dapat ditarikan oleh ibu Sawirti sebagai pewaris dan pelatih dari topeng Tegal yaitu tari topeng Endel dengan warna topeng putih, berkarakter kenes dan menggunakan gendhing Ombak Banyu dan Ilo-ilo Itek, tari topeng Kresna dengan warna topeng merahm berkarakter gagah tapi branyak dengan gendhing Praliman, dan tari topeng lainnya. Dalam pewa...
       Wak wak gung, apa itu? Apa hal yang pertama kali muncul di benak kalian ketika mendengar kalimat Wak Wak Gung? Pastinya kalimat "Nasinye nasi jagung" muncul di benak anda. Wak wak gung adalah permainan tradisional yang berasal dari Ibukota negara Indonesia, yaitu DKI Jakarta yang juga merupakan asal dari kebudayaan Betawi. Permainan ini merupakan permainan massal yang dimainkan oleh banyak pemain dan diiringi dengan nyanyian. Permainan ini sudah dikenal masyarakat Betawi sejak zaman penjajajahan Belanda. Permainan yang biasa dikenal dengan permainan ular naga ini biasa dimainkan oleh anak-anak, baik perempuan ataupun laki-laki. Menurut sumber yang saya baca, cara bermain permainan wak wak gung berbeda dengan ular naga yang akan saya jelaskan nanti lebih lanjutnya. Permainan ini tentu ba...
Majalengka merupakan suatu daerah yang terletak di Provinsi Jawa Barat, tepatnya diantara kota Sumedang dan Cirebon. Banyak hal yang menjadi daya tarik kota ini, salah satunya adalah makanan. Majalengka memiliki sejumlah makanan khas yang tak jarang menjadi oleh-oleh jika berkunjung, salah satunya yang terkenal adalah kecapnya. Seperti kecap pada umumnya, kecap majalengka terbuat dari kedelai hitam yang kemudian di proses sedemikian rupa hingga menjadi kecap yang dapat kita nikmati. Kecap ini memiliki rasa yang tajam dan gurih, konsistensinya lebih pekat, serta rasa kedelainya lebih terasa daripada kecap biasa, perbedaan rasa ini disebabkan oleh bedanya proses fermentasi selama pembuatannya. Rasanya yang unik membuat kecap khas Majalengka ini banyak dicari sebagai oleh-oleh Majalengka, dan uniknya lagi pembuatan kecap Majalengka ini tidak menggunakan pengawet. Di Kabupaten Majalengka sendiri terdapat puluhan pabrik kecap berbagai merk yang sudah berkembang sejak puluha...
Silek Harimau merupakan salah satu macam jenis pencak silat yang berasal dari Minangkabau, silek harimau ini digunakan untuk berperang pada masa kerajaan di Indonesia. Tujuan dari beladiri ini adalah menyelesaikan pertarungan secepat-cepatnya dengan cara membunuh lawan dengan cepat atau melumpuhkannya hingga iya tidak bisa menyerang lagi. Dinamakan Silek Harimau karena hampir semua gerakannya meniru karakteristik harimau, cara kuda-kudanya yang meniru bentuk tubuh harimau, pola penyerangannya juga mengadopsi gerakan harimau yang sedang memangsa hewan lain yaitu dengan menggunakan kedua tangan menggenggam bagian fatal tubuh seperti muka, ulu hati, leher, hingga di bagian alat vital, setelah berhasil mencengkram lawan, pengguna beladiri ini langsung melumpuhkannya hingga lawan terjatuh ke tanah. Untuk menghindari serangan lawan, pengguna beladiri ini menggunakan manuver yang membuat lawan kebingungan, seperti menggunakan front roll untuk menjaga jarak, atau melompati lawan...
Toraja memiliki banyak acara adat yang unik dan istimewa, diantaranya adalah Ma'Bugi, Ma'Badong, dan Ma'Gandang. Ma'Bugi adalah suatu tarian pengucapan syukur seusai panen. Tarian pengucapan syukur ini memiliki lagu yang berisi syair - syair yang penuh rasa syukur. Ma'Bugi ini dilaksanakan di tempat yang lapang serta luas seperti sawah. Tarian ini dilakukan ramai - ramai dan menggunakan baju adat. Adat ini biasanya berlangsung selama enam (6) bulan setelah panen. Ma'Badong adalah adat dimana masyarakat Toraja menangis namun ada nadanya seperti orang menyanyi. Kebalikannya dengan Ma'Bugi, nyanyian Ma'Badong berisi syair - syair belasungkawa atau kesedihan. Ma'Badong dilaksanakan saat berlangsungnya ritual Rambu 'Solo, yaitu upacara kematian atau penguburan orang meninggal. Masyarakat Toraja memiliki lambang tersendiri untuk Rambu 'Solo. Ma'Gandang adalah bermain gendang yang dimainkan oleh para pria untuk mengatur irama dan...
Upacara pernikahan merupakan sesuatu yang sakral. Mengikat dua insan dalam perjanjian suci. Suku Mbaham merupakan suatu suku yang mendiami Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat. Dalam upacara pernikahan suku Mbaham ada beberapa prosesi. Yang pertama adalah Nahahara atau dikenal juga ramah tamah yang bertujuan untuk saling mengenal antara keluarga mempelai laki-laki dan mempelai perempuan. Dalam acara ramah tamah ini, pihak laki-lakilah yang mengunjungi kediaman perempuan. Setelah Nahahara, maka mempelai laki-laki akan menyiapkan undangan, yang dikenal juga sebagai Mahi Ngkoja. Undangan ini dibungkus oleh tembakau (Mahi Tuni) yang diolah sendiri oleh mama-mama dari keluarga laki-laki serta daun nipah (Pandoki). Undangan ini dibagikan kepada seluruh kerabat dan keluarga untuk menentukan tempat dan waktu pernikahan. Setelah seluruh keluarga menerima undangan dalam bentuk bungkus tembakau serta mengetahui tempat dan waktu pernikahan, gong (Mongmongka) akan dipukul untuk menanda...
Krasikan atau Jenang Krasikan merupakan salah satu makanan khas dari Kota Muntilan, Magelang, Jawa Tengah. Selain sebagai makanan khas yang sering disajikan pada acara kenduri, Krasikan juga merupakan jajanan oleh- oleh khas dari Kota Muntilan. Jenang Krasikan adalah makanan yang terbuat dari beras ketan yang ditumbuk halus lalu disangrai dan dicampur dengan tepung ketan dan gula jawa. Makanan ini berwarna cokelat muda dan bertotol- totol serta rasanya yang sangat menggugah selera. Saat dilidah Krasikan akan terasa kasar inilah yang menjadi ciri khas dari makanan ini. Bahan- Bahan : Beras ketan Air kapur sirih Kelapa diparut Gula jawa Santan Cara membuat : Rendam beras ketan dengan air kapur sirih selama kurang lebih 1 jam Setelah terendam selama kurang lebih 1 jam, angkat dan kemudian tiriskan Kemudian sangrai beras ketan tersebut hingga kecokelatan Lalu tumbuk sampai halus dan sisihkan beras...
Jawa Barat memliki berbgai macam kebudayaan yang layak untuk dilirik dan dikembangkan serta dijaga kelestariannya, baik itu budaya yang berupa ornamen maupun yang berupa sebuah kekayaan alam. Salah satunya yang menarik adalah budaya yang terdapat di daerah Cangkuang, Kabupaten Garut. Jika berkunjung ke daerah tersebut, teman-teman akan disambut dengan sebuah danau luas yang mengitari pulau kecil di bagian tengahnya. Danau dengan kedalaman mecapai dua meter dengan kadaaan lingkungannya yang bersih, tenang, dan pemandangannya yang indah tersebut bernama Situ Cangkuang. Untuk mengarumi danau tersebut pihak pengelola sudah memperkerjakan penduduk sekitar untuk mengayuh rakit. Rakit ini terbuat dari bambu yang sangat panjang yang disatukan menjadi satu bagian berbentuk seperti perahu dengan tempat duduk beratap pada tengahnya. Rakit ini benar-benar sangat nyaman dan aman. Kita dapat pula berkunjung ke pulau kecil di tengah danau dengan membayar sebesar Rp 5.000 saja atau me...