"Kotak pos belum diisi. Mari kita isi dengan isi-isian pak (nama) minta huruf apa ?" Mungkin kata-kata tersebut terdengar asing bagi anak-anak masa ini. Kotak pos merupakan salah satu permainan tradisional.Kotak pos memerlukan minimal 2 pemain agar dapat dimainkan. Namun, semakin banyak pemain, permainan ini akan lebih menyenangkan. Langkah bermain : 1. Kumpulkan pemain dan duduk melingkar 2. Letakkan tangan kiri di bawah tangan pemain di kiri dan letakkan tangan kanan di atas tangan pemain di kanan. Lakukan hingga membuat alur tangan tertutup. 3. Tentukan tema bermain (cth: Binatang) 4. Tunjuk 1 orang sebagai titik awal 5. Ucapkan kata "Kotak pos belum diisi. Mari kita isi dengan isi-isian pak (nama) minta huruf apa ?" sambil menepuk tangan kanan pemain kiri dengan tangan kanan. Orang yg ditepuk menepuk orang di sebelah kirinya lagi hingga kalimat "Kotak pos belum diisi. Mari kita isi dengan isi-isian pak (nama) minta huruf apa ?" berakhir. Setiap 1 suku kata mewakili 1 tepukan...
Indonesia memiliki berbagai macam suku bangsa yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Salah satu suku bangsa tersebut adalah Suku Batak. Adapun dengan semua keanekaragaman tersebut, terdapat implementasi budaya yang diungkapkan melalui komunikasi verbal. Salah satu bentuk komunikasi verbal yang pasti kita gunakan sehari hari adalah panggilan sapaan. Dalam artikel ini akan dibahas lebih lanjut dan terperinci mengenai panggilan sapaan Suku Batak atau lebih khusus lagi panggilan kerabat. Panggilan kerabat dalam bahasa Batak memang cukup rumit dan sangat banyak jikalau dibandingkan dengan suku lain, ini menjadi ciri khas tersendiri. Adapun beberapa literatur dan kamus bahasa Batak yang menyajikan mengenai panggilan kerabat Suku Batak ini. Berikut adalah panggilan kerabat Suku Batak yang telah dirangkum dari berbagai literatur dan narasumber : Lae Panggilan sesama pria : – Saudara laki-laki dari istri / saudara ipar laki-laki. – Suami dari saudara peremp...
Pada zaman dahulu kala, hiduplah sebuah keluarga kecil, yang terdiri dari pasangan suami istri dan dikaruniai dua orang anak. Karunia anak pertama di beri nama Kopong,dan yang bungsu diberi nama Barek. Kehidupan dari keluarga ini sangatlah berkekurangan. Ayah dari Kopong dan Barek bernama Demon yang bekerja sebagai pemungut kayu bakar dan hasil pungutan dijual untuk menghasilkan uang,sedangkan ibu mereka bernama Benga, yang bekerja sebagai pengurus rumah tangga. Disuatu ketika tepatnya malam hari,duduklah suami istri beserta dua orang anaknya untuk makan malam bersama. Disela makan malam,terlintas dipikiran Demo yang ingin mengatakan sesuatu kepada sang istri. Dan seusai makan malam, Demon memerintah Kopong dan Barek untuk segera tidur, karena ada sesuatu yang ingin dibicarakan kepada sang istri, yang mana tidak boleh diketahui oleh Kopong dan Barek. Sesuai perintah, akhirnya keduanya pun beranjak bangun dari tempat duduk dan tidur. Disela perbincangan sang suami dan istrinya, s...
Penyakit flu, batuk, ataupun pilek seringkali melanda dikalangan masyarakat. Penyebaran virus dan bakteri melalui udara mempercepat penularannya. Semua kalangan dapat tertular tak terkecuali pada anak-anak maupun bayi. Saat anak bayi sakit flu, mereka akan menjadi sangat rewel karena merasa tidak nyaman dan akibatnya mereka juga akan susah untuk tidur. Orangtua pun pasti akan merasa kebingungan dan tidak tega juga melihat anaknya menangis terus, untuk itu orang indonesia khususnya pada zaman dahulu menggunakan parutan biji pala untuk menjadi solusinya. Cara memakai parutan biji pala untuk flu anak dan bayi adalah dengan cara memarut biji pala lalu beri air sedikit. Setelah itu ramuan biji pala bisa ditaruh di dahi ataupun di ubun-ubun anak dan bayi yang sedang terkena flu. Parutan pala memberikan aroma dan sensasi hangat jika ditaruh di dahi atau kepala bayi dan anak yang sedang terkena flu sehingga mereka akan merasa relax dan nyaman untuk tidur. Berdasarkan pengalaman sa...
Kue sikaporo bugis merupakan kue khas dari Indonesia dengan cirri khasnya terdiri dari dua lapisan warna. Kue sikaporo bugis menjadi salah satu varian jenis kue yang berasal dari bugis. Kue sikaporo bugis memiliki rasa yang nikmat dan enak. Proses pembuatan kue sikaporo bugis ini pun sangat mudah karena bahan yang diperlukan dapat diperoleh dengan sangat mudah. Kue sikaporo ini terbuat dari bahan seperti tepung beras, santan, agar – agar, telur, dan sebagainya yang dicampurkan menjadi satu dan kemudian dimasak dengan cara dikukus. Menu kue ini biasanya disajikan untuk camilan atau suguhan bagi para tamu. Kue sikaporo bugis ini pun dapat dijadikan sebagai bahan untuk menjalankan usaha karena menu kue sikaporo bugis begitu lezat dan disukai. Sikaporo adalah doa dan simbolisasi kelembutan juga kesederhanaan yang yang terbina dalam hubungan rumah tangga. Sebab, sikap lembut dan kasih sayang adalah pilar utama keberlangsungan sebuah keluarga dalam keyakinan orang Makassar K...
ASAL USUL COBAN BAUNG Pada suatu malam, bulan nampak bundar di langit. Cahayanya yang keemasan menambah keelokan malam. Seorang putri jelita terbangun dari semadinya. Cahaya bulan yang masuk ke dalam gua, tempatnya bertapa, menyilaukan matanya. Sementara itu, gemuruh suara air terjun di hadapannya terdengar merdu. Gua, tempat putri itu bertapa memang terletak di balik air terjun itu. "Ah indah sekali malam ini. Tak terasa sudah sepurnama aku bersemadi," ujar putri itu sambil memandang keindahan bulan dari balik air terjun. Putri itu mengalihkan pandang matanya ke desa di bawah sana. Desa itu nampak indah sekali. Sang putri tiba-tiba merasa kesepian. Sejak tadi cuma gemuruh air terjun yang terdengar. Tiba-tiba, timbul keinginan Putri itu untuk bercengkrama dengan seseorang. Lalu, ia mengamati desa itu. Berkat kesaktiannya, ia bisa melihat seluruh wajah desa itu. Tatapannya terhenti pada seorang...
Tahu jelotot merupakan makanan khas Indonesia yang merupakan hasil dari pengembangan kreasi jajanan Indonesia sebelumnya yaitu tahu isi. Kesukaan orang Indonesia terhadap rasa pedas khususnya pada zaman 2000an membuat makanan ini populer di kalangan masyarakat luas. Rasanya yang ringan dan mudah ditemukan di berbagai tempat menjadikan tahu jelotot ini jajanan favorit bagi berbagai kalangan. Walaupun bentuknya mirip seperti tahu goreng pada umumnya, namun tahu jelotot memberikan sensasi cemilan yang berbeda. Komponen dari tahu jelotot ini sederhana. Seperti halnya tahu goreng lainnya, tahu jelotot dibuat dari tahu, tepung terigu, sayuran, dan yang membuat spesial adalah cabe atau bubuk cabe. Cabe dan bubuk cabe ini tentunya diolah dengan bumbu-bumbu dapur lainnya yang membuat rasa dari tahu jelotot ini berbeda dari tahu-tahu goreng lainnya. Cara pembuatannya juga cukup mudah hanya mengisi tahu dengan sayuran dan bumbu serta menggorengnya dengan dilumuri adonan tepung sebelu...
Upai Samaring adalah leluhur bagi kaum Dayak Lun Dayeh – kisah legenda ini menjelaskan asal-usul Dayak Lun Dayeh yang ada di Serawak dan Sabah adalah merupakan migrasi dari daerah Krayan Kalimantan Utara. Upai Semaring ini menurut legenda adalah seorang yang memiliki tubuh yang besar – mirip kisah tetek tatum Dayak Ngaju . Upai Semaring ini dikenal sebagai orang yang hebat berburu dan pandia menangkap ikan karena keahliannya membuat bubu. Bantu Angan – Tempat Upai Semaring memasak Suatu ketika terjadilah peristiwa yang amat menyedihkan bagi Upai Semaring, yaitu isteri tercintanya meninggal dunia. Kejadi ini membuat dirinya selalu larut didalam kesedihan. Kemudian ia memutuskan untuk menghilangkan rasa sedih ini, ia memutuskan untuk hijrah dari Krayan menuju kawasan baru. Pada perjalanan pertamanya dia tiba di sebuah gunung didaerang Long Bawan. Di atas gunung itu, dia menemui satu gua yang dirasakan sangat sesuai untuk dijadikan tempat ting...
Ini adalah rumah panjang yang menjadi pusat kehidupan social masyarakat Dayak Ngaju. Orang Dayak pada masa lalu hidup secara komunal, dimana didalam satu Ruman Betang ini akan tinggal beberapa keluarga, bahkan ketika kepercayaan Islam & Kristen masuk, maka ada juga keluarga yang berlainan kepercayaan dengan kepercayaan nenek moyang tinggal disana. Namun mereka akan tetap diikat oleh aturan-aturan adat, taboo, dan etika-etika moral. Jika ada salah satu keluarga yang melakukan tindakan yang melanggar norma hidup rumah betang maka biasanya akan diberikan hukuman atau bahkan diusir keluar dari komunitas. Umumnya JIHI atau tiang rumah betang akan dibangun sepanjang 5 meter dari atas tanah, tujuannya ialah untuk menghindari serangan binatang, banjir dan bahkan para asang – kayau (head hunter) pada masa lalu. Misal saja dahulu di Desa Tangkahen, konon ada Rumah Betang yang bertingkat tiga. Ketika para asang datang untuk menyerang kampong, maka HEJAN (Tangga rumah) akan dia...