Wah kalau yang ini memang Manado banget. Ikan cakalang fufu atau yang suka disebut juga cakalang asap adalah produk olahan ikan Cakalang khas Manado. Ciri khas dari ikan cakalang fufu garo rica ini adalah rasa pedasnya dan sangat cocok dihidangkan dengan nasi panas. Makanan rakyat Manado ini memang sangat familiar dari berbagai lapisan masyarakat. Bahan untuk ikan gorengnya: ½ ikan cakalang fufu kecil (lihat gambar untuk ukurannya) 1 sdm air perasan jeruk nipis ¼ sdt garam Sejumput gula pasir Minyak untuk menggoreng Bahan untuk sausnya 5 cabe keriting (jumlah cabe tergantung selera), haluskan 3 cabe rawit (jumlah cabe tergantung selera) - haluskan 3 siung bawang putih - haluskan 3 butir bawang merah – haluskan 3 butir kemiri – haluskan 1 tomat sedang Sejumput gula Garam secukupnya ½ sdt air perasan jeruk nipis Penyedap (jika suka)...
Tart labu kuning atau dalam bahasa Manado disebut Sambiki Taart. Ya, labu kuning bahasa Manadonya adalah "Sambiki". Untuk selanjutnya si labu kuning ini disebut dengan "sambiki", agar efek Manadonya lebih terasa. Panganan Sambiki taart ini sering ditemui dalam kehidupan kaum Borgo di Manado. Sedangkan yang dimaksud dengan "kaum Borgo" ini adalah masyarakat keturunan Portugis, Spanyol dan Belanda yang mendiami area pesisir pantai sepanjang Tanah Minahasa. Kaum Borgo ini memiliki budaya unik yang terpengaruh dengan nenek moyang mereka yang berasal dari Eropa. Kembali ke Sambiki Taart. Panganan ini dulu sering ditemui sebagai teman minum kopi oma oma, opa opa, tanta (tante) tanta dan Oom oom, nona nona dan nyong nyong kaum Borgo. Namun itu dulu. Sekarang sudah jarang muncul, bahkan nyaris tenggelam. Entahlah, apa mungkin tergilas panganan kekinian dan kalah pamor sama Klappertaart. Secara fisik, sambiki taart ini mirip Klappertaart, hanya ini lebih padat, karena dibua...
Bebek Bumbu Kawok. Sesungguhnya kawok itu adalah binatang hutan atau lebih jelas adalah “tikus hutan”. Binatang hutan yang secara fisik memang mirip sekali dengan tikus rumah. Tapi ini BUKAN TIKUS RUMAH ataupun tikus sawah, Kawok hidup di hutan. Di pohon pohon besar. Makannya buah buahan. Bentuk kuku kaki melengkung, lebih panjang dan lebih kokoh dibanding tikus rumah atau tikus sawah. Karena bentuk kuku kakinya yang seperti itu membuat hewan ini sulit untuk berjalan di tanah. Perbedaan fisik lainnya yang sangat kasat mata dibanding tikus rumah, adalah warna ekornya. Dimana tikus hutan ekornya berwarna putih dengan struktur yang lebih liat dari tikus rumah. Sebetulnya banyak lagi perbedaannya, hanya saja yang ini memang sangat menyolok. Mengolah hewan kawok ini memerlukan racikan bumbu khas, walaupun tidak mesti sama pada setiap daerah di Tanah Minahasa (Minahasa adalah etnisnya orang Manado). Sebagaimana diketahui etnis Minahasa juga memiliki beberapa sub etnis yang...
Sayur Gedi? Itu nama dalam “kamus” bahasa Manado. Sayur dengan daun berbentuk menjari dan berlendir ini memang banyak ditemukan di pekarangan rumah masyarakat Tanah Minahasa (Minahasa adalah etnisnya orang Manado). Sayur yang memiliki khasiat tinggi, dan konon bagi masyarakat Manado diyakini bahwa sayur ini sangat berkhasiat untuk kecantikan kulit, juga berkhasiat untuk membantu para ibu hamil agar persalinannya lancar dan lain sebagainya. Tumis sayur gedi merupakan masakan khas rakyat Tanah Minahasa (Minahasa itu etnisnya orang Manado). Sayur yang berlendir ini, memang memerlukan sedikit treatment untuk menghilangkan lendirnya. Jadi, setelah dipetik (masih dengan tangkainya), cuci daun gedi ini, kibas kibaskan dan gantung secara terbalik sambil ditiriskan airnya. Jika sudah kering, baru petik daun dari tangkainya. Nah itu persiapan awal sayur gedinya. Kemudian, kebiasaan saya kalau memasak sayur gedi ini, saya menggunakan sereh yang di haluskan. Bisa dihalus...
Babi Babi Saus Garo? Apa pula itu? Dari namanya sih bernuansa Manado. .. Ya betul, ini masakan berbumbu Manado. Awal terciptanya resep ini terinspirasi dari Ikan Sous (Saus). Sejenis bumbu Balado yang sangat merakyat bagi masyarakat Manado. Ya saya tertarik aja untuk mengaplikasikan bumbunya pada daging babi. Sedikit saya cerita tentang ikan sous ini. Ikan sous sebetulnya adalah ikan goreng yang diguyur bumbu sejenis balado. Sebegitu merakyatnya ikan sous ini, hampir semua lapisan masyarakat mengenalnya. Bumbu sous inipun dapat diterapkan pada berbagai jenis ikan baik ikan fresh ataupun ikan kering. Menu ini juga sering dijadikan sebagai makanan untuk para pekerja di kebun, terutama saat panen cengkeh. Dimana pada jaman sekitar 30 tahun yang lalu, pekerja itu makan di dalam. Sekarang saja yang peraturannya sudah berubah. Ya menu yang sering disajikan ya sous ini, walaupun sederhana namun banyak orang yang suka dengan bumbunya. Ahaa bahkan termasuk saya paling doyan yang namanya sous...
Bakasang adalah sejenis cairan kental dapat juga disebut 'bumbu' untuk sambal dan gohu (sejenis asinan pepaya atau ketimun khas Manado). Bakasang ini adalah hasil fermentasi dari telur ikan atau ikan kecil sejenis teri (sering disebut ikan putih oleh masyarakat pesisir pantai) ataupun udang. Memang, bahan dasar bakasang yang lazim adalah telur ikan. Baiklah saya membahas bakasang yang terbuat dari telur ikan dulu ya. Pembuatan bakasang secara garis besarnya adalah : Telur ikan dicuci bersih, dicampurkan garam (mungkin juga bumbu lain) dimasukkan dalam botol dan dijemur pada terik matahari. Lama penjemuran bervariasi, tergantung seberapa besar terik mataharinya. Bisa saja jika cuaca panas terik, 3 haripun proses penjemurannya dinyatakan sudah selesai. Tetapi dalam kesempatan lain juga bisa memakan waktu sekitar 4- 5 hari. Proses penjemuran dianggap selesai jika bakasang ini sudah berbentuk cairan yang berwarna agak kekuningan (jika bahan dasarnya telur ikan). Setelah...
Bakasang merupukan bumbu khas masyarakat Sulut dan memiliki beberapa varian di masing-masing tempat. Di daerah pegunungan (daerah Kakas) juga ada bakasang khasnya. Terbuat dari udang kecil hasil dari danau Tondano. Dalam bahasa daerah lebih dikenal dengan nama wiko' osem (wiko dalam bahasa Kakas berarti udang kecil). Wiko osem ini punya rasa yang sangat khas.. walaupun baunya lebih menyengat dibandingan dengan bakasang telur ikan ataupun bakasang ikan putih. Tetapi menurut saya, wiko osem lebih enak rasanya Sayangnya wiko osem ini sudah hampir punah. Agak susah mencarinya walaupun ke daerah Kakas sekalipun. Kalau toh ada itupun harus dipesan dengan harga yang cukup mahal. Ciri khas wiko osem ini berwarna orange muda Lepas dari semua bahan dasarnya. Cara pembuatannya juga sama. walaupun dalam penampilan warna yang berbeda. Tapi satu hal yang menjadi persamaan dari semua bakasang ini adalah : bau .... Jangan kaget jika tutup botol bakasang dibuka, akan keluar bau yang menyenga...
Batang pisang, emang dikonsumsi ya? Nah bingung kan? Namun bagi kami masyarakat Tanah Minahasa (baca: Manado), ini sudah hal yang lumrah… Enak loh, tetapi harus dicampur dengan daging, baik daging babi atau daging ayam. Masakan Manado yang satu ini dikenal juga dengan nama Sa’ut, ada juga yang menyebutnya dengan kotei, tergantung yang menyebutnya berasal dari desa mana. Menu eksotis Batang Pisang masak Manado ini sering juga ditemui di pesta pesta. Tetapi untuk yang disajikan di pesta biasanya mereka memasak dengan (saya menyebutnya) “gaya klasik”. Ya, karena cara memasaknya memang klasik. Dimana batang pisang yang sudah dibumbu, dimasukkan dalam bambu (orang Manado menyebutnya: bulu), bambunya kemudian dibakar pada nyala api yang berkobar kobar hingga isinya matang. Wow kebayang ya, jika memasak seperti ini di kota besar. Kalo gak diamuk sama tetangga, asapnya itu loh. Dalam memasak batang pisang gaya klasik ini juga biasanya digunakan daging babi d...
Sebagian besar masyarakat mungkin akan merinding jika mendengar orang mengkonsumsi babi hutan (celeng). Ya wajar saja. Namun hal itu tidak berlaku bagi masyarakat Tanah Minahasa (baca: Manado). Dalam masyarakat Manado sah sah saja menkonsumsi celeng. Kitapun tidak perlu takut memburu satwa liar ini, karena selain celeng ini populasiya banyak dan bukan merupakan satwa liar yang dilindungi sesuai undang undang. Celeng inipun juga merupakan hama yang dapat merusak tetanaman. Hal lain lagi, celeng juga bukan hewan yang menjijikan. Jadi sah sah saja jika dikonsumsi. Celeng ini biasanya ditangkap dengan cara ditembak ataupun menggunakan jerat. Dan biasanya setelah celeng ini masuk perangkap ataupun kena tembak, bagian tubuh yang dikonsumsi hanyalah 4 buah kaki hingga pahanya. Bagian perut biasanya tidak dikonsumsi. Daging celeng ini sebetulnya lezat, warna daging berbeda dengan daging babi. Kandungan lemak dibawah kulit juga berbeda dimana lapisan lemak pada daging celeng lebih tipis...