Makanan Minuman
Makanan Minuman
Kue Sulawesi Utara Manado
Sambiki
- 5 Februari 2018

Tart labu kuning atau dalam bahasa Manado disebut Sambiki Taart. Ya, labu kuning bahasa Manadonya adalah "Sambiki". Untuk selanjutnya si labu kuning ini disebut dengan "sambiki", agar efek Manadonya lebih terasa. Panganan Sambiki taart ini sering ditemui dalam kehidupan kaum Borgo di Manado. Sedangkan yang dimaksud dengan "kaum Borgo" ini adalah masyarakat keturunan Portugis, Spanyol dan Belanda yang mendiami area pesisir pantai sepanjang Tanah Minahasa.

Kaum Borgo ini memiliki budaya unik yang terpengaruh dengan nenek moyang mereka yang berasal dari Eropa. 

Kembali ke Sambiki Taart. Panganan ini dulu sering ditemui sebagai teman minum kopi oma oma, opa opa, tanta (tante) tanta dan Oom oom, nona nona dan nyong nyong kaum Borgo. Namun itu dulu. Sekarang sudah jarang muncul, bahkan nyaris tenggelam. Entahlah, apa mungkin tergilas panganan kekinian dan kalah pamor sama Klappertaart.

Secara fisik, sambiki taart ini mirip Klappertaart, hanya ini lebih padat, karena dibuatnya dari sambiki kukus yang dilumatkan. Cita rasanya menjadi mantap ketika sudah bercampur dengan kismis. 

 

Bahan:

  1. 500 gr labu kuning, kukus dan haluskan
  2. 250 gr tepung terigu
  3. 2 telur
  4. 100 gr gula halus. Pakai gula putih juga bisa, hanya saja kocoknya lebih lama
  5. 100 gr butter dilelehkan. Pakai margarine juga bisa, tapi tentu saja akan berpengaruh terhadap cita rasanya
  6. 1/2 sdt baking powder
  7. 250 ml susu evaporated
  8. 1/2 sdt vanila powder
  9. Kismis - menurut selera. bisa pakai 200 gr - 125 gruntuk dicampur di adonan, 75 gr untuk topping
  10. Keju chedar - menurut selera. Bisa pakai 250 gr keju chedar. 175 gr campur di adonan, 75 gr diparut untuk topping
  11. Sedikit margarine untuk dioleskan pada loyang sebelum memanggang
  12. Rhum (jika suka)

 

Cara membuat:

  1. Tahap persiapan
  2. Kukus labu kuning sampai empuk, haluskan dan sisihkan
  3. Cairkan margarine, sisihkan
  4. Siapkan campuran bahan padat (semuanya dicampur rata) yang terdiri dari: Tepung terigu vanila baking powder
  5. Sekarang kita mulai membuat Kocok gula dan telur hingga gula larut dalam tepung.
  6. Ciri khasnya sudah berwarna memutih dan mengental.
  7. biasanya kocok sekitar 6 - 7 menit
  8. Masukkan berturut turut: butter yang sudah dicairkan, susu evaporated dan rhum (jika suka). Aduk hingga rata.
  9. Masukkan kismis dan keju.
  10. Lagi lagi aduk hingga rata.
  11. Masukkan labu kuning, aduk rata. Masukkan sedikit sedikit.
  12. Selanjutnya masukkan campuran bahan padat lainnya. Campurkan hingga rata.
  13. Masukkan adonan ke dalam loyang yang sudah dioleskan margarine terlebih dahulu.
  14. Panggang sekitar 15 menit.
  15. Keluarkan adonan dari oven.
  16. Tambahkan topping (75 gr kismis dan 75 gr keju parut).
  17. Panggang hingga matang.
  18. Dinginkan, kemudian masukkan ke dalam kulkas.
  19. Nikmat disantap dalam keadaan dingin. 

 

 

Sumber:

https://aneka-resep-masakan-online.blogspot.co.id/2018/02/resep-tart-labu-kuning-sambiki-taart.html

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Candi Miri: Peninggalan Arsitektur Hindu Kerajaan Mataram Kuno
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Daerah Istimewa Yogyakarta

Candi Miri: Peninggalan Arsitektur Hindu Kerajaan Mataram Kuno Candi Miri merupakan salah satu situs candi Hindu yang menjadi bagian dari warisan arsitektur religius Kerajaan Mataram Kuno di Pulau Jawa. Keberadaannya di wilayah Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menunjukkan penyebaran pusat-pusat keagamaan yang strategis pada periode klasik Jawa. Sebagai candi Hindu, Candi Miri mencerminkan adaptasi tradisi arsitektur India yang dikembangkan dengan karakteristik lokal Jawa Kuno, berdiri sebagai saksi bisu kejayaan peradaban Hindu-Buddha di Nusantara. Sejarah & Latar Belakang Candi Miri didentifikasi sebagai peninggalan Kerajaan Mataram Kuno (Sumber 4). Letaknya berada di wilayah administratif Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, yang merupakan salah satu kawasan terpenting dalam sejarah peradaban Jawa klasik. Terdapat variasi dalam pencatatan lokasi spesifik candi ini. Beberapa sumber merujuk lokasi Candi Miri di Dusun Nguwot, Desa Sambirejo (Sumber 1, Sumber 2, Sumber...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Babi Panggang Karo: Simfoni Rasa dari Tanah Batak
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Babi Panggang Karo: Simfoni Rasa dari Tanah Batak Di tengah kekayaan kuliner Indonesia yang tak terhingga, Babi Panggang Karo (BPK) muncul sebagai sebuah mahakarya rasa yang menghadirkan jejak budaya dan tradisi dari tanah Sumatera Utara. Lebih dari sekadar hidangan, BPK adalah manifestasi dari identitas masyarakat Karo, sebuah sajian yang kaya akan aroma, rempah, dan cerita. Mengapa BPK begitu istimewa, dan bagaimana ia menjadi simbol kebanggaan kuliner bagi suku Karo? Mari kita telusuri keunikan dan daya pikatnya. Andaliman: Jantung Rasa BPK Rahasia di balik kelezatan BPK terletak pada penggunaan rempah-rempah khas, dan yang paling menonjol adalah andaliman . Dikenal juga sebagai "merica Batak" atau "sichuan pepper"-nya Indonesia, andaliman memberikan sensasi rasa yang unik dan tak tertandingi: pedas, sedikit asam, dan efek kebas atau "getar" di lidah (Sumber 2). Rasa yang identik dan aroma yang kuat dari andaliman inilah yang membuat BPK berbeda dari hid...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Batik Kamoro: Mengenal Keindahan Seni Batik dari Papua Batik Kamoro merupakan salah satu jenis
Motif Kain Motif Kain
Papua

Batik Kamoro: Mengenal Keindahan Seni Batik dari Papua Batik Kamoro merupakan salah satu jenis batik khas Papua yang dikenal dengan corak unik dan makna mendalam. Berbeda dengan batik dari daerah lain di Indonesia, batik Papua, termasuk Kamoro, memiliki ciri khas motif yang terinspirasi dari kekayaan alam dan budaya suku asli di sana (Sumber 1, Sumber 3). Batik ini secara spesifik menampilkan corak khas Timika, yang terinspirasi dari suku Kamoro dan keindahan alam sekitarnya (Sumber 1). Batik Kamoro tidak hanya sekadar kain bermotif, tetapi juga merupakan representasi semangat dan keberanian penduduk asli Papua (Sumber 2). Simbol-simbol yang terkandung di dalamnya merefleksikan kehidupan masyarakat adat, menjadikannya salah satu warisan budaya yang patut dilestarikan. Motif dan Makna Batik Kamoro Motif utama batik Kamoro sangat khas dan mudah dikenali. Corak yang sering ditemukan pada batik ini meliputi: Simbol Patung Salah satu motif yang paling menon...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Dendam Rajo sang Manusia Harimau Putih
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Aceh

Karya: Mahlil Azmi Di sebuah perkampungan kecil bernama Desa Pucok Krueng, di Aceh bagian barat selatan, hiduplah sebuah keluarga kecil yang damai dan bahagia. Mereka berjumlah empat orang: sang ayah bernama Uda Bintang Puteh berumur 40 tahun, ibu Nyak Bulan berumur 30 tahun, anak pertama Rajo Puteh berumur 10 tahun, dan adik perempuannya bernama Nyak Puteh yang berumur 5 tahun.Kedua orang tua mereka adalah petani dan pekebun pala. Sementara itu, Rajo adalah anak yang nakal dan sering berkelahi dengan teman-temannya hingga meresahkan orang tuanya. Walaupun begitu, ia sangat menyayangi keluarganya, terutama adiknya. Nyak Puteh adalah anak yang ceria, patuh, rajin mengaji, dan suka membantu orang tua mencuci piring. Setiap menjelang pagi, ayah dan ibu berpamitan untuk bekerja di ladang memetik buah pala, dan terkadang menjadi buruh tani di sawah milik saudagar kampung. Walaupun upah yang mereka dapatkan sedikit, mereka tetap bersyukur.Beberapa tahun kemudian, saat Rajo berumur 17 tahun,...

avatar
Mahlil Azmi
Gambar Entri
Candi Miri: Peninggalan Sejarah di Yogyakarta
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Daerah Istimewa Yogyakarta

Candi Miri: Peninggalan Sejarah di Yogyakarta Sejarah & Latar Belakang Candi Miri adalah salah satu candi Hindu yang terletak di Dusun Nguwot, Desa Sambirejo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Diperkirakan dibangun pada abad ke-9, Candi Miri merupakan bagian dari warisan budaya Kerajaan Mataram Kuno. Candi ini berdiri tidak jauh dari beberapa candi lain yang juga bersejarah, seperti Candi Banyunibo dan Candi Barong, menjadikannya sebagai bagian penting dari kompleks candi yang memiliki nilai arkeologis yang tinggi (Sumber 2, 4, 14). Candi Miri, yang terletak di bukit karst dengan ketinggian sekitar 300 meter, menjadi lokasi yang strategis untuk aktivitas keagamaan dan pemujaan. Meskipun saat ini kondisinya mengalami kerusakan dan belum dilakukan pemugaran, keberadaannya tetap menarik perhatian para peneliti dan wisatawan yang ingin menyelami sejarah kekayaan budaya Indonesia (Sumber 1, 8, 14). Karakteristik Arsitektur Candi Miri memiliki...

avatar
Kianasarayu