Batang pisang, emang dikonsumsi ya? Nah bingung kan? Namun bagi kami masyarakat Tanah Minahasa (baca: Manado), ini sudah hal yang lumrah… Enak loh, tetapi harus dicampur dengan daging, baik daging babi atau daging ayam. Masakan Manado yang satu ini dikenal juga dengan nama Sa’ut, ada juga yang menyebutnya dengan kotei, tergantung yang menyebutnya berasal dari desa mana.
Menu eksotis Batang Pisang masak Manado ini sering juga ditemui di pesta pesta. Tetapi untuk yang disajikan di pesta biasanya mereka memasak dengan (saya menyebutnya) “gaya klasik”. Ya, karena cara memasaknya memang klasik. Dimana batang pisang yang sudah dibumbu, dimasukkan dalam bambu (orang Manado menyebutnya: bulu), bambunya kemudian dibakar pada nyala api yang berkobar kobar hingga isinya matang. Wow kebayang ya, jika memasak seperti ini di kota besar. Kalo gak diamuk sama tetangga, asapnya itu loh.
Dalam memasak batang pisang gaya klasik ini juga biasanya digunakan daging babi dan karena juga mencampurkannya dengan darah babi. Selain dimasak dengan dibakar, bisa juga dikukus seperti pepes, namun rasanya tentu akan berbeda.
Batang pisang yang dipakai untuk menghidangkan masakan Manado jenis ini yang direkomendasikan adalah batang pisang mas, bisa juga batang pisang kepok. Jenis pisang lain tidak saya rekomendasikan.
Batang pisang diambil yang masih muda, ya pohon pisangnya kurang lebih masih setinggi 1.5 meter. Batang pisang dibersihkan dengan mengeluarkan pelepahnya yang kotor dan akhirnya yang layak dikonsumsi mungkin hanya sekitar 50 cm saja dengan penampang berdiameter sekitar 10 -12 cm.
Bahan:
Bumbu daun:
Bumbu yang dihaluskan
Cara membuat:
Persiapan:
Memasak versi klasik
Memasak versi pepes
Sumber:
https://aneka-resep-masakan-online.blogspot.co.id/2015/08/resep-batang-pisang-masak-manado.html
cara hapus akun/data (#KrediOne) secara permanen kamu bisa hubungi pelanggan layanan resmi via WA di (+62.821-7553-746 atau 0898.4440.241). Jelaskan alasan permintaan penghapusan data atau akunnya lalu siapkan identitas diri seperti (KTP) untuk proses verifikasi dan ikuti instruksi petugas customer service untuk menyelesaikan laporan Anda.
Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.
Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.
Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.
Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...