139 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Cerita La Bango
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Barat

La Bango adalah seorang pemuda dari sebuah perkampungan di dekat kaki pegunungan. Dia ingin melamar seorang gadis kaya yang tinggal di kampung tengah. Setelah lamarannya di terima oleh kedua orang tua si gadis, La Bango harus mengabdi (ngge’e nuru) sebagai persyaratan meminang si gadis.   Setelah lima hari La Bango tinggal di rumah si gadis, tiba-tiba hujan lebat turun, kemudian ayah si gadis menyuruh La Bango untuk menambal alang-alang atap rumah yang  bocor. La Bango pun naik ke atap rumah untuk menambal atap tersebut, tanpa sengaja La Bango menengok ke bawah, tanpa sengaja ia melihat calon kekasihnya sedang mengoles lulur ke seluruh tubuhnya, semua tubuhnya kelihatan, termasuk buah dadanya.   La bango langsung turun dari atap dan berlari pulang kerumahnya untuk menemui ibunya. Sesampainya di rumah ia memarahi ibunya mengapa tak memberitahunya tentang dua buah bisul sebesar cangkir yang dimiliki oleh calon kekasihnya tersebut....

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Legenda Dae La Minga
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Barat

Di Kerajaan Sanggar, hidup seorang putri cantik. Namanya Dae La Minga. Aura kecantikannya tergambar dari julukannya “ Oha ra ngaha ninu oi nono “, maksudnya tenggorokannya bening, sehingga makanan dan minuman yang ditelan terlihat dengan jelas. Tiap hari sang putri mandi di  Sori Sabu  atau Sungai Sabu dekat istana. Rupanya kesempatan sang putri pergi mandi dimanfaatkan oleh banyak pangeran yang berebut ingin melihatnya. Sampai suatu ketika muncul tragedi, perkelahian antar pangeran yang berusaha menatap wajah sang putri. Salah satu pangeran terbunuh. Putri sangat terpukul. Oleh orang tuanya, dia disembunyikan di lumbung padi, untuk menghindari fitnah. Rupanya perang tanding antar pangeran berlanjut. Mereka bahkan membuat kesepakatan, siapa yang menang akan menikahi sang putri. Sampai ada satu pangeran yang keluar sebagai juara duel  Sori Sabu . Dia datang menemui putri dan melamarnya. Raja dan permaisuri menerima pemuda itu dengan baik namun...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Legenda Meletusnya Gunung Tambora
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Barat

Meletusnya Gunung Tambora 200 tahun yang lalu ternyata menyimpan berjuta cerita. Salah satu cerita yang beredar di masyarakat adalah legenda mengenai Raja di Tambora yang berbuat jahat kepada seorang ulama hingga menyebabkan gunung setinggi 4.300 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu meletus. Putri keturunan terakhir Sultan Bima, Siti Maryam Salahuddin atau yang biasa disapa Ina Kau Mary (Ibu Besar Maryam) menceritakan kisah itu saat detikcom dan Tim Ekspedisi NKRI 2015 berkunjung ke kediamannya di Kota Bima. Konon lebih dari 2 abad yang lalu, ada seorang ulama yang membawa ajaran Islam ke daerah Tambora. Ia selalu melarang warga setempat makan daging babi dan anjing karena diharamkan dalam ajaran Islam. Raja Tambora kala itu tak tahan dengan larangan tersebut. Ia kemudian 'mengerjai' sang ulama dengan mengundang makan daging anjing. Namun sang Raja menipu ulama dengan memberitahukan bahwa daging jamuannya adalah daging kambing.     "Ra...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Legenda Asal Nama Teluk Saleh
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Barat

Dulu, Kerajaan Pekat dan Tambora makmur. Raja dan rakyat di kerajaan tersebut masih percaya pada roh-roh halus. Kerajaan Dompu, Bima dan Sanggar sudah Islam. Seorang da’i kelana asal Bagdad datang ke Kerajaan Pekat dan Tambora. Namanya Syekh Saleh Al-Bagdadi. Dia bermaksud mengislamkan masyarakat setempat. Caranya sangat santun. Ajaran agama disampaikan dengan lemah lembut. Syekh mengajarkan Sahadat dan Sholat. Juga memberi tahu soal perbuatan halal dan haram. Antara lain yang tergolong haram adalah memakan bangkai, anjing dan babi. Mulanya Syekh diterima baik. Tapi ternyata itu hanya sikap berpura-pura. Sebagian mereka tidak ingin Syekh mengubah kepercayaan mereka. Sekali waktu masyarakat Tambora menjamu Syekh. Aneka makanan lezat seperti gulai dihidangkan. Syekh menikmati makan tersebut. Usai makan, masyarakat bertanya, “Bagaimana Syekh, apakah masakan kami enak?”. Syekh menjawab, “Alhamdulillah, sangat enak”. “Gulai yang enak tadi adala...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Legenda Putri Nila Fatirah
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Barat

Permaisuri Raja Dompu, Putri Nila Fatirah, dikutuk oleh seorang nenek sihir. Penyihir tersebut iri dengan kecantikan dan kebaikan permaisuri. Permaisuri kemudian diubah menjadi seekor kerbau. Karena malu permaisuri yang sudah menjadi kerbau tersebut lalu mengasingkan diri ke hutan belantara di  Doro Londa  (Gunung Londa), Bima. Ikut serta dua putrinya yang masih kecil, Nurul Patindah dan Nurtindah. Cukup lama sang permaisuri di  Doro Londa , hingga kedua putrinya menjadi gadis. Kendati berujud kerbau, sang permaisuri mendidik anak-anaknya tata krama dan sopan santun serta keterampilan. Termasuk mengajarkan sholat dan mengaji. Tak lupa pula membekali kedua putrinya dengan keterampilan menari dan menyanyi. Sampai suatu waktu, seorang pangeran dari Bima berburu menjangan ke  Doro Londa . Pangeran secara tidak sengaja menemukan tempat permaisuri dengan kedua putrinya. Ketika itu permaisuri tidak ada di tempat karena sedang mencari makan. Demi meliha...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Gunung Hitam "Doro Ompu Me'e Sape"
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Barat

Pada zaman dahulu, di bumi Sari (sekarang di Desa Sari Kecematan Sape Kabupaten Bima), tinggalah sepasang suami-istri yang sudah menjadi kakek dan nenek. Mereka bekerja sebagai petani, mengembala kerbau, dan senang bertapa. Setiap hari mereka mengembala ternaknya di suatu tempat yang tidak jauh dari gubuk sederhananya, yaitu tempat mereka berpuluh-puluh tahun berteduh dari teriknya matahari dan derasnya rinai hujan. Sayangnya, kebahagiaan mereka tidak lengkap tanpa kehadiran sang buah hati. Pasangan ini sangat menginginkan seorang anak untuk mewarisi kehidupannya. Merekapun terus berdoa dan berusaha untuk mendapatkan seorang anak, tapi belum juga terwujud. Pada suatu hari, pasangan ini pergi ke gunung untuk mengembala kerbau miliknya. Tiba-tiba sang kakek membuang air kecil di sebuah sungai, lalu air sungai tersebut diminum oleh salah satu kerbau berwarna yang  mereka miliki. Hari berganti hari kerbau  yang meminum air tersebut pun hamil dan melahi...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Asal Usul Masyarakat Desa Sangiang
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Barat

Tidak banyak yang tau tentang Asal-usul Masyarakat Desa Sangiang, sesungguhnya masyarakat Desa Sangiang adalah asli pendatang dari pulau sangiang. Masyarakat adat yang hidup dan berkembang di pulau Sangiang (Gunung Sangiang Api). Selasa, (01/08/17) Menurut keterangan saksi Halidah (91) tahun. Pada saat itu masyarakat Pulau Sangiang terpaksa pindah dari kampung halaman (Imigrasi) akibat meletusnya Gunung Sangiang sekitar 70 tahun yang lalu. "Masyarakat Desa Sangiang berasal dari pulau Sangiang, Kami terpaksa Pindah dari sana karna meletusnya Gunung" tuturnya menceritakan sejarah perpindahan penduduk pulau Sangiang kepada Indikator Bima. Halidah mengatakan bahwa Perpindahan tersebut dilakukan oleh pemerintah, masyarakat desa sangiang di angkut oleh beberapa kapal besar (sekitar 3 kapal). Awalnya masyarakat pulau sangiang di angkut dan di bawa ke kota bima. Namun karna wilayah/tempat di kota Bima tidak cukup maka di bawalah kembali ke pesisir wera yang sekarang me...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Asal Usul Bima
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Barat

Setiap daerah pasti memiliki asal usul yang menggambarkan perjalanan kisah suatu daerah, kali ini saya akan coba memaparkan sejarah daerah bima. Bima pada jaman dahulu berada diwilayah kekuasaan kesultanan bima yang berkuasa sekitar lima atau enam abad,sebelum merdeka ataupun berdirinya republik Indonesia.sejarah kerajaan bima yang masih dangkal, dikarnakan belanda yang tidak terlalu minat terhadap daerah bima sehingga dijadikan sebuah jalan untuk menuju wilayah timur seperti maluku dan papua pada saat itu, asalkan keamanan dan ktertiban tidak terganggu. Ada juga dari sumber lain yang menjelaskan perkembangan sejarah bima. Yang pertama adalah ilmu arkeologi hanya mengungkap segelintir peninggal yang tidak utuh. Namun kita pun tidak bisa memungkiri bahwasanya arkeologi itulah yang memberikan sedikit kisah tentang peradaban dan masuknya islam diwilaya bima pada saat itu. Kedua adalah adalah sejarah dokumen dalam Bahasa melayu yang ditulis diantara abad ke 17 sampai dengan abad...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Legenda Ncuhi Bolo
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Barat

Hutan Rora bagai surga. Sungai mengalir melintasi hutan. Seperti sudah digambar Tuhan, sungai tersebut membelah perbatasan Kerajaan Dompu dan Bima. Dua Ncuhi yakni Ncuhi Dompu dan Ncuhi Bolo menjaga sungai tersebut. Mereka mengatur aliran air yang ke Dompu dan Bima secara adil. Karena terbuai oleh angin dingin, Ncuhi Bolo tertidur. Ncuhi Dompu yang tak kurang selera humornya, bermaksud menggoda temannya. “ Ando mambani ja nggomi ” (Toh, Bung nggak bakal marah), ujarnya dalam hati seraya beranjak dari  santawo  tempat mereka duduk. Ncuhi Dompu bergegas ke aliran sungai yang ke Bima. Dia membendung aliran airnya. Air pun mengalir semua ke Dompu. Seraya terkekeh-kekeh, Ncuhi Dompu mengendap-ngendap kembali ke  santawo  dan pura-pura tidur. Beberapa saat kemudian, Ncuhi Bolo bangun. Dilihatnya Ncuhi Dompu masih tidur. Namun ketika melihat aliran air sungai ke Bima terbendung, dia kaget setengah mati. “ Hah.. tio pu rawi cinaku ke &rdquo...

avatar
Arum Tunjung