Layaknya prosesi pernikahan pada adat lain, prosesi pernikahan dalam adat Sunda pun memiliki banyak tahapan. Setiap tahapannya pasti memiliki maknanya tersendiri. Dari sekian tahapan, nyawér adalah salah satunya. Namun, sawér di sini tidak hanya sekedar memberikan uang. Pada Upacara Sawér, ada beberapa benda-benda kecil yang ditaburkan oleh kedua orang tua mempelai pada payung yang menaungi kedua mempelai diiringi dengan lantunan kidung nasihat. Benda-benda kecil yang ditaburkan tidaklah sembarangan karena masing-masing memiliki maknanya sendiri, yakni Beras , sebagai lambang kebahagiaan dan kesejahteraan, supaya kedua mempelai selalu hidup berkecukupan. Kunyit dalam bahasa Sunda adalah konéng (kuning) dan diibaratkan sebagai emas. Layaknya emas yang bernilai tinggi, kedua mempelai diharapkan memiliki rezeki yang lebih atau tidak kekurangan. Bunga , sebagai harapan supaya kedua mempelai memiliki tingkah laku y...
Sejarah Upacara Adat Daduai Upacara adat Daduai tercipta karena adanya pernikahan sebambangan . Pernikahan sebambangan adalah adat Lampung yang mengatur pelarian gadis oleh bujang ke rumah kepala adat untuk meminta persetujuan dari orang tua si gadis, melalui musyawarah adat antara kepala adat dengan kedua orang tua bujang dan gadis, sehingga diambil kesepakatan dan persetujuan antara kedua orang tua tersebut. Upacara adat Daduai dilakukan apabila sebambangan ini tidak disetujui oleh pihak keluarga gadis yang tidak rela gadisnya dinikahkan oleh bujang. Hal ini dapat menimbulkan konflik amarah antara kedua belah pihak, baik pihak gadis maupun pihak bujang. Sejak dulu sekali, Sebambangan ini sudah terjadi dalam kehidupan suku Lampung. Hal ini selalu menimbulkan konflik yang berkepanjangan. Suatu ketika sekitar 200-300 tahun lalu, Sebambangan ini terjadi di anak buah kepala adat. Sang kepala adat ingin membantu mendamaikan anak buahnya yang sed...
Upacara pernikahan merupakan salah satu hal yang lumrah dan sering diadakan di berbagai daerah. Namun, berbeda dengan upacara pernikahan Cio Tau yang mungkin terdengar asing di telinga kebanyakan orang karena upacara pernikahan Cio Tau ini sudah jarang dilakukan. Upacara pernikahan Cio Tau ini sendiri berasal dari daerah Tangerang, Banten lebih tepatnya upacara pernikahan Cio Tau ini biasa dilakukan oleh suku Tionghoa Benteng yang merupakan masyarakat asli di wilayah Tangerang. Pada upacara pernikahan Cio Tau ini mula-mula pasangan pengantin diharuskan untuk melakukan sembahyang di meja samkai sebagai simbol penghormatan kepada leluhur. Kemudian, orangtua dari kedua mempelai diharuskan melakukan penyalaan lilin besar yang berada di meja samkai sebagai simbol dari memberi penerangan bagi anak-anaknya sebelum menikah. Setelah itu, pasangan pengantin melakukan sembahyang di tempat penghormatan kepada Thien atau Tuhan yang biasanya terletak di depan rumah dan dilanjutkan dengan...
Adat Manungkus adalah suatu adat/budaya batak Mandailing atau biasa disebut suku Mandailing. Bagi yang belum tahu, suku Batak sendiri ada bermacam jenisnya, yaitu batak Mandailing, Angkola, Toba, Karo, dan Simalungun. Suku Mandailing sendiri adalah suku yang mayoritasnya beragama islam dan banyak tersebar di Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Padang Lawas, Kabupaten Padang Lawas Utara, dan biasanya daerah yang ditempati oleh suku Mandailing itu berbatasan dengan Provinsi Sumatera Barat. Jika dibagi lagi, terdapat 15 marga sah yang diakui dari suku Mandailing. Dikutip dari Wikipedia, 15 marga itu adalah yaitu Pulungan, Nasution, Lubis, Matondang, Rangkuti, Batubara,Marbun, Harahap, Dalimunthe, Hutasuhut, Siregar, Hasibuan, Daulay, Pane, dan Pohan. Kembali ke bahasan, adat Manungkus adalah adat dari suku Mandailing untuk merayakan kelahiran seorang anak yang dihadiri keluarga besar/sanak saudara. Adat Manungkus sendiri juga berarti menunjukkan bahwa kita ikut bergembira dan senang...
Ngaliwon Orok Upacara Adat dari Tanah Pasundan Upacara adat merupakan upacara yang dilakukan secara turun temurun. Contohnya upacara adat bagi wanita yang sedang mengandung, upacara adat bagi anak kecil yang hendak dikhitan, maupun upacara adat dalam pernikahan. Dalam artikel ini, saya akan mengulas salah satu keunikan budaya dari suku Sunda. Sekilas info tentang suku Sunda, suku ini terletak di Provinsi Jawa Barat. Nah sobat...keunikan dari suku ini, memiliki segudang budaya leluhur yang berharga untuk dilestarikan. Nah, sekarang saya akan membahas tradisi atau upacara khas Sunda yang disebut “ Ngaliwon Orok ”. Apa itu Ngaliwon Orok ??? Mari baca artikel di bawah ini, baca dengan cermat ya Sobat Budaya! Ngaliwon Orok termasuk salah satu upacara adat untuk bayi yang baru lahir, namun ada beberapa pendapat yang menuturkan pelaksaanaan dari upacar...
Di seluruh permukaan bumi, pernikahan selalu diartikan sebagai suatu rangkaian kegiatan yang sakral. Pernikahan dinilai sebagai momen yang sangat penting karena merupakan cikal penyatuan dua insan berbeda jenis kelamin. Begitu pula pengartian pernikahan di antara masyarakat Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Penduduk di Blitar selalu menjunjung tinggi kesakralan dari pernikahan itu sendiri. Namun jikalau dilihat lebih dalam, ada beberapa hal yang menjadi ciri khas dari prosesi pernikahan yang terjadi di Kabupaten Blitar. Salah satu aspek pembeda dalam upacara tersebut adalah peraturan — peraturannya yang harus ditaati. Peraturan utama yang harus diperhatikan sebelum suatu pernikahan disetujui adalah tentang permasalahan arah rumah kedua belah pihak, yaitu pihak laki — laki dan perempuan. Ada beberapa pantangan menyangkut hal ini yang tidak boleh dilanggar. Pertama, rumah sala...
Banca'an Banca'an adalah suatu kegiatan muslim kelompok di daerah Mojokerto yang berisikan do'a dan makan bersama sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT . Biasanya masyarakat mengadakan banca'an untuk merayakan ulang tahun, khatam Al Qur'an, atau hal-hal membahagiakan lainya. Banca'an diadakan oleh pihak perseorangan atau kelompok di rumah, Masjid, atau tempat luas yang dapat memuat orang banyak . Undangan yang ditujukan untuk masyarakat yang terundang berupa lisan dari seorang suruhan untuk mendatangi setiap rumah warga yang ingin di undang dan bersifat spontan. Pihak yang mengadakan banca'an menyediakan makanan , minuman, atau camilan lain dan diletakkan di bagian tengah , dan para undangan memutarinya . Bancaan dipimpin oleh tokoh masyarakat yang paham tentang agama. Dimulai dari baca'an surat Al Fatihah, dzikir, dan ditutup dengan do'a . Setelah itu, para undangan dipersilahkan men...
Hajat Bumi Kampung Nyenang adalah sebuah acara yang rutin dilakukan oleh masyarakat Kampung Nyenang, Kecamatan Cipeundeuy.Sebagai bentuk rasa syukur atas hasil alam yang dipanen. Tak hanya itu, hajat bumi sebagai bentuk memperlihatkan bahwa Kampung Nyenang masih mempertahankan kebudayaan dan kesenian yang ada. Hal yang membedakan Hajat Bumi Kampung Nyenang dengan hajat bumi daerah lain adalah hiasan atau ranggeuyan dalam tenda atau panggung. Di daerah lain, di Jawa Barat khususnya hiasan tenda berupa olahan makanan seperti opak, rangginang, kicimpring, dan lainnya. Tapi di Kampung Nyenang ranggeyan berupa hasil sawah dan kebun berupa ikatan padi, rambutan, kelapa, durian, manggis, kecapi, nanas, sirsak, dan lainnya. Sedangkan umbi berupa singkong, talas, ubi, gadung, dan lainnya. Hal unik lain yang membedakan Hajat Bumi Kampung Nyenang dengan Hajat Bumi daerah lain adalah dalam prosesi tradisi maupun kesenian yang mendukungnya. Di Hajat Bumi Kampung Nyenang tidak ada hiburan kesenian...
Suku Lampung memiliki pesta budaya yang unik, namanya sekuraan. Sekuraan merupakan pesta topeng yang dihelat pada awal bulan Syawal atau dimulai pada Hari Kedua Idul Fitri oleh bujang atau Meghanai . Sekura berasal dari kata “Sekukha ”, dalam bahasa Lampung berarti menutupi wajah dengan topeng. Biasanya sekura memakai pakaian jelek, compang-camping, atau kostum dari barang-barang bekas dan dedaunan. . Dalam pesta sekuraan, sekura berperan sebagai penghibur. Mereka bebas berekspresi. Kadang menari-nari, bermain pencak silat, atau menggoda penonton dengan gerakan-gerakan yang lucu. Siapa saja boleh menjadi sekura, asal bisa menghibur penonton. S ekura akan berkeliling pekon (kampung) untuk berziarah (mengunjungi) rumah-rumah sambil mengumpulkan makanan. Setelah makanan terkumpul dan cukup, acara dilanjutkan dengan panjat pinang. Meskipun acara ini dilakukan pada awal bulan Syawal atau pada saat Lebaran,...