Bangka Belitung memiliki kekayaan laut yang berlimpah. Salah satunya hasil laut tersebut adalah ikan. Dan ikan bagi masyarakat Bangka Belitung dapat menjadi bahan dasar utama dari lempah kuning, baik lempah kuning ikan, ayam, maupun iga. Lempah kuning merupakan salah satu khas makanan dari Bangka Belitung. Ia dicirikan, di antaranya, oleh terasi yang berbahan dasar udang halus. Terasi adalah hasil buatan masyarakat Bangka Belitung, khususnya di daerah Toboali, Kabupaten Bangka Selatan. Toboali juga penghasil udang terbesar di provinsi ini. Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat lempah kuning khas Bangka Belitung : 3 ekor Ikan Kerapu 3 sendok makan Air Jeruk Nipis 1 buah Nanas 2 buah Tomat Merah 1 liter Air Bumbu halus yang dibutuhkan : 8 buah Cabai Merah Keriting 2 buah Cabai Rawit Hijau 5 siung Bawang Merah 4 siung Bawang Putih 1 ruas Kunyit 1 ruas Jahe 1 batang Serai 1 sendok makan T...
Betelok dalam bahasa Indonesia berarti bertelur. Dan jika mendengar nama ikan kembung betelok, pasti pikiran kita langsung membayangkan bahwa ikan kembung yang diolah menjadi masakan adalah ikan kembung yang sedang bertelur. Persepsi itu tak melulu salah. Hanya saja, masakan ikan kembung betelok ala Bangka Belitung memiliki perbedaan. Telur ( telok ) yang ada di dalamnya terbuat dari daging ikan itu sendiri. Dan di Bangka Belitung, daging ikannya dihancurkan, ditambahi bumbu, kemudian dicampur dengan sedikit santan kelapa dan telur untuk membuatnya lebih gurih dan gemuk. Ikan kembung memiliki isi yang enak dan rasanya lebih manis dibanding ikan-ikan lainnya. Bahan: 6 ekor ( 1 kg) ikan kembung 2 butir telur ayam 250 ml santan kental Bumbu, haluskan: 6 siung bawang putih 6 siung bawang merah 1 ruas jempol jahe 1 sdm lada putih 1 sdm ketumbar Cara membuat: Bersihkan ikan, buang isi...
[caption caption="Upacara Nujuh Jerami - radarbangka.co.id"] [/caption]Nujuh Jerami atau nuju jerami ( Nujuh – Tujuh dan Jerami – Batang Padi) adalah upacara adat sebagai wujud rasa syukur atas hasil panen padi (beras merah) dan permohonan atas perlindungan pada musim tanam berikutnya. Acara tahunan yang diselenggarakan oleh Suku Lom di beberapa dusun yaitu Dusun Air Abik - Desa Gunung Muda, Dusun Pejem - Desa Gunung Pelawan, dan Dusun Bukit Tulang-Desa Riding Panjang, berada di Kecamatan Belinyu - Kabupaten Bangka. Upacara ini sekaligus sebagai penanda musim panen telah berakhir. Peta Kecamatan Belinyu - alramadona.blog.ugm.ac.id images Perjalanan dari Pangkalpinang- Ibukota Provinsi Bangka Belitung, melewati Belinyu lalu terus ke Desa Pejem memerlukan jarak tempuh sekitar 117 km. Dengan jalan yang masih berupa tanah ketika akan ke Desa Pejem. Upacara ini diadakan pada tanggal 13, 14 dan 15 bulan ke- 3 penanggala...
Peneliti sejarah banyak menemukan kemungkinan asal-usul penamaan Bangka, diantaranya adalah : Berasal dari legenda dan bahasa sansakerta "VANCA", VANCA=WANGKA=TIMAH Sejauh ini para pengamat dan peneliti cenderung mempercayai bahwa penamaan Pulau Bangka berasal dari kata Wangka ( Vanca ), bahasa sansakerta yang berarti timah ( timah hitam maupun timah putih -unsur kimia yang berumus kimia Pb ataupun Sn). Nama Wangka untuk pertamakali muncul bersama dengan nama Swarnabhumi dalam buku sastera India _Milindrapantha, _dan dalam Kitab Suci Budha dalam bahasa Pali (Niddesa) yang ditulis pada abad ke 1 SM; penyebutan ini terulang lagi dalam Mahaniddessa yang ditulis pada abad 3 M. Teori ini dikuatkan dengan pendapat George Coedes bahwa sejak dini Pulau Bangka sudah dikunjungi pelayar-pelayar India yang datang karena tertarik pada keterdapatan timah, yang disebutnya Vanca . Dan hingga saat ini penghasilan terbesar Pulau Bangka adalah pertambangan timahnya. B...
Serimbang merupakan tarian yang menggambarkan burung Cebuk. Burung Cebuk memiliki daya pikat yang membuat burung-burung hutan lainnya tertarik untuk melihat dan mengelilinginya, yaitu pada saat burung Cebuk tersebut berkicau dan mengepak-ngepakkan sayapnya seperti sedang menari. Arti dari Serimbang memang pasa dasarnya mengacu dari keberadaan burung Cebuk itu sendiri. Burung Cebuk seperti “seri” – dalam bahasa Tempilang, yang mengandung arti “permaisuri” (ratu) sebagai tokoh utama; sementara kata “mbang” diambil dari akhiran kata “tembang”, yang diartikan sebagai tembang berupa nyanyian yang dilantukan pada saat tarian ini dipertunjukan. Dalam hal ini, pantun yang ditembangkan disesuaikan dengan tema acara yang sedang berlangsung. Tari ini sudah ada di masyarakat Tempilang pada abad ke 17, sekitar tahun 1670–1680, sebagai tari penyambutan para pahlawan Kota Tempilang yang pulang dari peperangan melawan Lanun (perompak a...
Hadrah gendang empat terdiri dari 4 buah gendang hadrah, dengan masingmasing gendang memiliki ukuran yang berbeda. Wapaupun berbeda, keempat gendang hadrah tadi memiliki ciri dan bentuk yang sama, yaitu memiliki giring atau Kerincing yang berjumlah 6 (enam) buah, yang terdiri dari 2 (dua) buah pada masingmasing lubang. Hadrah menggunakan kayu yang keras dan tidak mudah pecah, seperti kayu pohon nangka, kayu ulin dan pakel. Sedangkan kulit gendang berasal dari kulit kambing yang berusia tidak terlalu tua. Penggunaan kulit kambing yang tidak terlalu tua agar memudahkan dalam pemasangan, serta suara yang lebih nyaring jika dibandingkan dengan menggunakan kulit sapi. Hadrah gendang empat memiliki beberapa fungsi, yaitu: Fungsi Kesenian digunakan untuk Ngarak penganten atau meramaikan arak-arakan pengatin, Media untuk menyebarluaskan informasi keagamaan.hal ini didasari pada penggunaan beragai syair hadrah yang memuat berbagai unsur-unsur keagamaan, yaitu Tauhid dan mem...
Sepen adalah jenis tari pergaulan yang tumbuh dan berkembang di lingkungan masyarakat Kabupaten Belitung Timur. Tari Sepen ditarikan minimal oleh enam orang secara berpasangan, laki-laki dan perempuan; atau lak-laki saja atau perempuan saja. Sejarah tari Sepen pada awalnya dibawa oleh seorang yang yang bernama Sudin. Setelah Sudin meninggal dunia di usia 58 tahun pada tahun 1922, tari ini diteruskan oleh asistennya yang bernama Domra. Tari Sepen merupakan tari tradisional yang mengandung unsur pencak silat sebagai dasar pijakannya, dan gerakan tari Sepen dominan pada kelincahan gerak kaki. Dasar gerakannya adalah gerakan kaki seperti menyilang, melopat dan menjinjit. Ciri khas dari tari ini terdapat pada tepuk tangan dan kiasan kaki. Tari Sepen berfungsi sebagai tari pergaulan atau hiburan bagi masyarakat, yang ditarikan pada acara syukuran, perkawinan dan lain sebagainya, yang menggambarkan rasa kebersamaan dan kegembiraan masyarakat. Sumber : Buku Pentapan WBTB 2018 &n...
Bakmie Ayam Bangka Homemade Sudah dua hari ini si bayik kesayangan minta dibuatkan mie warna pink, gara-gara dia melihat buku resep kumpulan...selengkapnya Nana Lukita Sari Nana Lukita Sari Makassar Bahan-bahan 2 porsi Bahan ayam kecap: 150 gr daging ayam (potong dadu) 3 butir bawang putih (haluskan) 1/2 ruas jahe (ulek halus bersama bawang putih) 100 gr jamur merang (saya tidak pakai) 1 sdm minyak wijen 2 sdm saus tiram 2 sdm kecap manis 2 sdm kecap asin (saya tidak punya maka saya ganti 1 sdt garam) 1 sdt lada halus 150 ml air Minyak ayam: 200 ml minyak goreng bersih 100 gr kulit ayam 15 gr bawang putih (kehabisan saya 1 sdm penuh garlic powder) 10 gr bawang merah (rajang) 10 gr ketumbar (ulek halus, boleh bubuk) 1 buah kemiri (ulek bersama ketumbar) 1/2 sdt lada halus atau merica yg dihaluskan Kaldu ayam: Lihat resep saya : 67.2019.Bubur Ayam Lezat Mie ayam homemade: 200 gr tepung protein tinggi 75 ml jus bit Langkah Persiapkan bahan membuat ayam kecap. Tumis terlebih dahulu bawang...
Pandekok (Martabak bangka) Untuk cemilan sore, lihat2 buku lama saya temukan resep martabak bangka. Bahan2 lengkap langsung saja saya buat....selengkapnya Betty G Y Betty G Y Medan Bahan-bahan 450 gr tepung terigu serba guna 50 gram tepung tapioca 1 bungkus ragi instant 150 gram gula pasir 1 sdt garam 1/2 sdt baking soda 1 sdt vanilla bubuk 3 butir telur Bahan tambahkan secukupnya Gula pasir secukupnya Susu kental manis secukupnya Coklat meisis Keju parut sekucupnya Margarin secukupnya untuk olesan Langkah Campurkan tepung terigu serba guna, tepung tapioca, ragi instant, 50 gram gula pasir, dan garam. Aduk sampai rata. Tuang sedikit sedikit santan ke campuran tepung aduk perlahan sampai tercampur rata dan santan habis. Tambahkan kocokan telur aduk sampai adonan kalis dan biarkan adonan hingga berbuih. Kurang lebih 30 menit Tambahkan baking soda, 100 gula pasir dan vanilla aduk rata. Biarkan kembali adonan kurang lebih 20 menit Panaskan wajan dan olesi margarin gunakan api se...