monedas para FC 26 Visité Buyfc26coins.com. La mejor experiencia de compra de monedas ever..m71u
297 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Babad Nitik - Yogyakarta
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Daerah Istimewa Yogyakarta

Naskah asli Babad Nitik tersimpan di Perpustakaan (Widyabudaya) keraton Yogyakarta. Babad ini ditulis di atas kertas berukuran folio, dengan tinda hitam, berhuruf Jawa dengan bahasa Jawa Bercampur Kawi, digubah dalam bentuk tembang macapat. Penulisnya tidak diketahui, tetapi diterangkan bahwa ditulis atas perintah Sultan Hamengku Buwono VII. Waktu penulisannya disebutkan dengan Sengkalan “Resi nembah ngesthi tunggal” (1867 Jw/1936 M).   Babad Nitik (Sultan Agung) yang seluruhnya terdiri dari tiga puluh lima pupuh tembang itu berisikan pengalaman Sultan Agung sejak masih menjadi putera mahkota, pelantikannya sebagai Sultan dan masa pemerintahannya yang berpusat di keraton Kerto. Diceritakan bahwa sewaktu masih menjadi putera mahkota, beliau mengadakan perjalanan ke seluruh Jawa, Asia Tenggara, Timur Tengah, bahkan ke dasar laut dan alam kedewataan. Semua perjalanan itu dilaksanakan secara gaib.   Seperti kita ketahui pada zaman dahulu...

avatar
Ressy vemialita
Gambar Entri
Sangga Buwana - Makanan Priyayi dari Keraton Yogyakarta
Makanan Minuman Makanan Minuman
Daerah Istimewa Yogyakarta

“Mencintai kuliner Indonesia, menginspirasi dunia!” Oleh: Yolanda Victoria Rajagukguk, Marcellus Arnold, Tri Oktaviani, Emely, dan Rio Lawandra Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Ilmu Hayati, Universitas Surya, Tangerang 15810 Jika Anda berkunjung ke Yogyakarta, ada salah satu kuliner yang menarik yang harus Anda coba, yaitu Sangga Buwana. Sangga Buwana ini menjadi salah satu makanan favorit Sri Sultan Hamengkubuwono VIII (HB VIII). Makanan yang biasanya disantap sebagai makanan pembuka ini terdiri dari kue sus, rogut daging, telur ayam rebus, selada, mayones, dan acar. Sangga Buwana terdiri dari kata “Sangga” yang artinya menyangga, dan “Buwana” yang artinya bumi/alam semesta. Secara harafiah makanan ini dapat diartikan sebagai simbol penyangga dunia beserta segala isinya. Bahan makanan yang menyusun makanan ini memiliki arti tersendiri, misalnya kue sus sebagai simbol bumi, selada sebagai simbol tanaman yang menyangga bumi, dan r...

avatar
Marcellus Arnold
Gambar Entri
Roro Jonggrang
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Daerah Istimewa Yogyakarta

Menurut legenda yogyakarta , pada zaman dahulu terdapat dua buah kerajaan sama besar yang saling bertetangga, kerajaan Prambanan & kerajaan Pengging. Kerajaan Prambanan dipimpin oleh Raja Boko yang memiliki putri sangat cantik bernama Roro Jonggrang. Sedangkan kerajaan Pengging dipimpin oleh raja Pengging. Raja Pengging terkenal sangat haus kekuasaan.   Suatu ketika, Raja Pengging yang terkenal sombong dan haus kekuasaan, memerintahkan pada ksatria perkasa bernama Bandung Bondowoso untuk menyerang kerajaan Prambanan. "Hai Bondowoso, kau pergilah ke kerajaan Prambanan kemudian taklukan kerajaan tersebut agar mau tunduk pada kerajaan kita." kata Raja Pengging pada Bandung Bondowoso. "Baik raja. Hamba akan segera berangkat. Hamba berjanji akan menaklukan kerajaan Prambanan." Bandung Bondowoso menerima perintah raja. Segerasaja pasukan Bandung Bondowoso pergi menyerang kerajaan Prambanan. Dalam waktu singkat mereka berhasil memas...

avatar
Bangindsoft
Gambar Entri
Aksara Jawa - Sekilas Sejarah Awal Mula Munculnya
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Daerah Istimewa Yogyakarta

Sekilas Sejarah Awal Mula Munculnya Aksara Jawa Aksara jawa merupakan aksara turunan dari aksara Kawi (aksara Jawa Kuno),  dimana aksara Kawi adalah turunan dari aksara Pallawa. Meskipun aksara Jawa turunan dari aksara Kawi tetapi mempunyai ciri khas tersendiri yang berbeda dengan aksara sebelumnya, antara lain dalam hal bentuk dan urutan. Di jawa, khususnya di Jawa Tengah, ada dua aksara turunan Kawi, yaitu aksara Budha di wilayang sekitar gunung merapi-Merbabu yang mempunyai bentuk yang relatif hampir tak berubah banyak dari aksara Kawi, dan aksara Jawa di wilayah Demak-Pajang-Mataram-Kartosura-Surakarta-Yogyakarta yang mempunyai bentuk yang sudah berubah banyak dari aksara Kawi. Aksara Budha mempunyai urutan 'kaganga' seperti Kawi, sedangkan aksara jawa mempunyai urutan 'hanacaraka' sehingga sering disebut juga 'carakan'. Setelah pudarnya kejayaan majapahit maka pusat budaya juga bergeser ke kerajaan baru yaitu Demak yang dibidani oleh para Wa...

avatar
Iqrahanacaraka
Gambar Entri
Aksara Jawa dalam motif kain Kaos Kaligrafijawa Ajur Ajer
Motif Kain Motif Kain
Daerah Istimewa Yogyakarta

Aksara Jawa dalam motif kain Kaos Kaligrafijawa Ajur Ajer model kufi, yang berarti senantiasa berbaur dan beradaptasi dengan lingkungan atau alam dimana dia berada dalam hubungan yang selalu harmoni.   Salam Aksara jawa http://kaligrafijawa.com Kaligrafijawa OLShop

avatar
Iqrahanacaraka
Gambar Entri
Tari Sekar Pudyastuti
Tarian Tarian
Daerah Istimewa Yogyakarta

Rujak nangka rujake para sarjana , aja ngaya dimen lestari widhadha (Rujak nangka rujaknya para sarjana, jangan berebihan jika ingin hidup lestari dan selamat) Kutipan berikut adalah salah satu parikan 1 yang mengiringi tari Sekar Pudyastuti, sebuah tarian yang ditampilkan dalam pembukaan Lawatan Sejarah Nasional. Tarian tersebut merupakan salah satu tari klasik asal Yogyakarta. Seperti pada kutipan diatas, tarian ini sarat akan rasa syukur terhadap Tuhan. Gerak lemah lembut, tenang dan anggun adalah salah satu bentuk pujian untuk Sang Pencipta. Penamaan “Sekar Pudyastuti” tentu memiliki arti tersendiri. Secara etimologi, sekar artinya  bunga dan Pudyastuti dapat diartikan memuja dan memuji. Dalam budaya Jawa konteks sekar juga dapat digambarkan untuk seorang gadis yang beranjak dewasa. Oleh karena itu tari ini dibawakan oleh sekelompok perempuan yang masih gadis. Selain itu, tari Sekar Pudyastuti biasanya ditampilkan untuk penyambutan tamu kar...

avatar
Sulistiani
Gambar Entri
Brongkos
Makanan Minuman Makanan Minuman
Daerah Istimewa Yogyakarta

Selain Gudeg, ternyata Yogyakarta mempunyai satu lagi makanan khas yang mampu menggoyang lidah para pecinta kuliner. Brongkos atau orang Jawa biasa menyebutnya "Jangan Brongkos" adalah salah satu jenis makanan olahan sayur khas bagi masyarakat daerah Yogyakarta. Hal ini dikarenakan Brongkos ini merupakan menu tradisional khas yang merupakan warisan leluhur masyarakat Yogyakarta. Pembuatan Brongkos ini pun tidaklah terlalu sulit sehingga siapa saja bisa membuatnya. Berikut adalah cara membuat Brongkos. Resep Brongkos Bahan-bahan: 5sdm minyak goreng 250gr daging tetelan, dipotong-potong ukuran 3x3cm 1 batang serai, dimemarkan 1 lembar daun salam 1 lembar daun jeruk purut 750cc santan cair dan 500cc santan kental dari 1 butir kelapa 150gr kacang tolo, direbus sampai lunak kemudian tiriskan 3 buah labu siam, dipotong-potong ukuran 2x2cm 50gr cabai rawit Bumbu yang Dihaluskan: 6 butir bawang merah 3 siung bawang putih 6 buah keluwak yang tua, diambil isinya 3 cabai merah 2cm kencu...

avatar
Dhika
Gambar Entri
Brongkos
Makanan Minuman Makanan Minuman
Daerah Istimewa Yogyakarta

Selain Gudeg, ternyata Yogyakarta mempunyai satu lagi makanan khas yang mampu menggoyang lidah para pecinta kuliner. Brongkos atau orang Jawa biasa menyebutnya "Jangan Brongkos" adalah salah satu jenis makanan olahan sayur khas bagi masyarakat daerah Yogyakarta. Hal ini dikarenakan Brongkos ini merupakan menu tradisional khas yang merupakan warisan leluhur masyarakat Yogyakarta. Pembuatan Brongkos ini pun tidaklah terlalu sulit sehingga siapa saja bisa membuatnya. Berikut adalah cara membuat Brongkos. Resep Brongkos Bahan-bahan: 5sdm minyak goreng 250gr daging tetelan, dipotong-potong ukuran 3x3cm 1 batang serai, dimemarkan 1 lembar daun salam 1 lembar daun jeruk purut 750cc santan cair dan 500cc santan kental dari 1 butir kelapa 150gr kacang tolo, direbus sampai lunak kemudian tiriskan 3 buah labu siam, dipotong-potong ukuran 2x2cm 50gr cabai rawit Bumbu yang Dihaluskan: 6 butir bawang merah 3 siung bawang putih 6 buah keluwak yang tua, diambil isinya 3 cabai merah 2cm kencu...

avatar
Dhika
Gambar Entri
Endog Abang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Daerah Istimewa Yogyakarta

Endog abang  merupakan kuliner yang sudah sejak dulu mengiringi acara sekaten.  Endog Abang  adalah telur ayam biasa yang sudah direbus dan kulitnya dicat warna merah. Telur merah ini kemudian di tusuk dengan sehelai ruas bambu dan dihias agar terlihat cantik. Para penjual  endog abang  berada di sudut- sudut acara sekaten. Kebanyakan penjual kuliner yang merupakan khas Sekaten ini di dominasi perempuan lanjut usia dan paruh baya, biasanya dijual dengan kinang juga. Salah satu penjualnya yaitu Mbah Budi yang sudah berusia 74 tahun, dia sudah mulai berjualan endog abang ini sejak tahun 1960. Dia bercerita bahwa waktu masih muda, ia sering diberi pesan oleh orang-orang tua penjual  endog abang  supaya ketika mereka sudah tidak berjualan lagi, Mbah Budi mau meneruskan jualan  endog abang  dengan harapan agar tradisi ini tidak hilang. Endog abang  ini merupakan kuliner yang langka, karena hanya dijual saat acara se...

avatar
Oase