HARI PAHLAWAN
7.966 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Lumpia Duleg Khas Delanggu
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Lumpia duleg merupakan makanan yang berasal dari Delanggu, Klaten. Sekitar 10-12 tahun silam, makanan ini masih dapat dengan mudah dijumpai di Delanggu dan sekitarnya. Masih banyak penjual yang berkeliling menggunakan sepeda maupun sepeda motor untuk menjajakan lumpia duleg ini. Namun kini, makanan ini semakin sulit untuk dijumpai. Hanya pada tempat-tempat tertentu saja dan sudah jarang penjualnya berkeliling. Dilansir dari Jawapos, lumpia duleg ini sudah eksis sejak tahun 1950-an. Pembuatan lumpia duleg ini dipelopori oleh Mbah Karto Purno yang mengadopsi dari lumpia Semarang. Perbedaanya hanya terletak pada ukurannya yang lebih kecil. Keunikan lain yang dapat ditemui adalah banyak dari penjual lumpia ini berkeliling pada malam hari. Selain itu, kebanyakan dari penjual lumpia ini akan membawa lilin. Lilin tersebut diletakkan di dalam etalase atau tempat lumpia duleg dijual yang berada pada boncengan sepeda. Lilin ini berguna untuk menerangi penjual ketika melayani pembeli. Baha...

avatar
Haha_nadhifa_21
Gambar Entri
Mengenal Buras, Makanan Khas Suku Bugis
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sulawesi Selatan

Pada perayaan hari raya pasti terdapat jenis makanan yang harus disajikan di meja makan. Setiap daerah memiliki makanan/hidangan khas yang berbeda-beda, seperti lepet pada masyarakat Jawa, ayam woku pada masyarakat Manado, Rendang pada masyarakat Padang, dan masih banyak hidangan khas lainnya. Salah satu makanan yang tidak boleh terlewatkan ketika hari-hari spesial masyarakat Bugis ialah Buras. Buras atau burasa' merupakan makanan khas Sulawesi Selatan yang berbahan dasar beras. Rasanya yang gurih menjadikan makanan ini sebagai hidangan khas dari Suku Bugis yang selalu dinantikan setiap tahun. Pengerjaannya cukup menghabiskan waktu dan tenaga, oleh karena itu para anggota keluarga biasanya akan bekerja sama dalam proses pembuatan buras. Momen inilah yang membuat ma'burasa' atau proses membuat buras menjadi hal yang spesial. Buras berbeda dengan lontong dan ketupat. Meskipun bahan dasarnya sama, bentuk, rasa, dan proses pembuatannya berbeda. Bentuk buras cenderung pipih dan lebih...

avatar
Haha_mustika_21
Gambar Entri
Tradisi Balon Udara Wonosobo
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Tengah

Sejak tahun 1900-an beberapa daerah di Jawa Tengah memiliki tradisi menerbangkan balon udara pada waktu-waktu tertentu, termasuk Idul Fitri, atau hari raya Islam. Peluncuran balon udara ini merupakan salah satu tradisi yang dimaknai sebagai momen kemenangan umat Islam saat Idul Fitri dan Idul Adha. Salah satu peluncuran balon udara yang terkenal di Jawa Tengah saat ini ada di Kabupaten Wonosobo yaitu Festival Balon Udara atau Cultural Balloon Festival (BCF). Balon tradisional Wonosobo ditemukan oleh Atmo Goper (1898-1978) pada pertengahan tahun 1920-an. Balon udara kreasi Pak Atmo sendiri terinspirasi dari balon udara yang mendarat bersama penumpang yang dilihatnya di Alun-alun Wonosobo saat masih muda. Balon Atmo Goper pertama dibuat dari kertas pilus (penduduk setempat menyebutnya kertas renyah) yang dipadukan dengan kertas payung.  Penerbangan balon pertama Pak Atmo dilakukan di depan Masjid Krakal Tamanani dan disaksikan oleh rombongan warga sekitar. Tahun-tahun berikutnya, ki...

avatar
Haha_sahda_21
Gambar Entri
Soto Plok Pyar Pak Abu Cilacap
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Soto Sokaraja sendiri berasal dari suatu daerah dekat dengan Purwokerto, Jawa Tengah. Meski berasal dari Sokaraja tapi produk ini tersebar di hampir seluruh wilayah Jawa Tenha dengab berbagai merk. Salah satujya Soto Plok Pyar yang ada di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Menurut salah satu warga lokal menyatakan bahwa soto ini sudah ada sejak tahun 1990an. Namun, lokasi warungnya berbeda dengan yang sekarang. Beliau juga mengatakan warung soto ini sudah beberapa kali berganti lokasi dagang. Soto Plok Pyar sekarang berada di Jalan Kalimantan. Lokasi soto ini sangat strategis karena dekat dengan tempat wisata yaitu Pantai Teluk Penyu. Selain itu dekat juga dengan Terminal Cilacap Kota. Letak persisnya ada di ujung jalan besar dekat perempatan yang menuju ke pantai. Warungnya masih tradisional dan tidak terlalu besar. Sehingga tidak mampu menampung banyak pelanggan. Soto ini disajikan dengan ketupat yang dipotong kecil-kecil. Ciri khas soto ini adalah menggunakan sambal kacang da...

avatar
Haha_sahda_21
Gambar Entri
Kain Jarik : Bagian dari Budaya Jawa
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Jawa Tengah

Kain jarik merupakan salah satu pakaian tradisional Indonesia yang sangat berkaitan dengan kebudayaan masyarakat Pulau Jawa. Jarik sendiri merupakan istilah penyebutan kain batik dalam bahasa Jawa. Dulunya kain jarik memiliki peran sebagai simbol tingkatan hidup dan status sosial seseorang berdasarkan corak yang digunakan. Selain itu, kain jarik juga dapat menggambarkan tempat asal seseorang, karena setiap daerah memiliki ciri dan motif yang berbeda-beda. Kain jarik berasal dari kata jarik dalam bahasa Jawa yang memiliki makna “aja gampang sirik” . Artinya dalam bahasa Indonesia yaitu jangan mudah iri. Kain jarik yang digunakan oleh wanita juga memiliki makna bahwa wanita harus menjaga kehormatannya. Pada umumnya kain jarik memiliki motif yang berbeda-beda tergantung pada maksud pemakaiannya. Berikut penggunaan kain jarik sesuai dengan simbol dan makna yang terkandung di dalamnya.  Upacara pernikahan Terdapat beberapa prosesi yang dilakukan dalam upacara pernikahan. Prosesi pert...

avatar
Haha_ardhini_21
Gambar Entri
Kue Apem, Representasi Ritual Makanan Saat Lebaran
Makanan Minuman Makanan Minuman
Daerah Istimewa Yogyakarta

Apem (apam) merupakan hidangan kue tradisional yang dimasak dengan pemanggang atau penggorengan. Bentuknya mirip serabi, tetapi lebih besar dan tebal. Warna apem pun beragam, ada yang memberi warna merah muda hingga hijau sesuai selera. Apem digunakan dalam berbagai kenduri dalam masyarakat Jawa. Istilah apem diyakini berasal dari kata bahasa Arab, yaitu afwan atau affuwun. Maknanya adalah maaf atau ampunan. Karena masyarakat Jawa kesusahan untuk menyebutkan kata dalam bahasa Arab itu, mereka pun menyebutnya apem. Apem merupakan simbol permohonan ampun kepada Tuhan atas berbagai kesalahan. Hal itulah yang menjadikan apem sebagai representasi ritual saat lebaran pada masyarakat Desa Sumberejo, Gunung Kidul. Mereka meyakini bahwa apem sebagai lambang makanan untuk membersihkan hati dari perbuatan salah maupun khilaf dengan saling bersilaturahmi maaf memaafkan saat hari raya tiba. Biasanya di penghujung Ramadhan atau saat malam takbiran, masyarakat di sana membuat hidangan apem untuk d...

avatar
Haha_akbarsyafanugraha_21
Gambar Entri
TRADISI PEMAKAMAN MUSLIM DI JAWA
Ritual Ritual
Jawa Timur

Pemakaman merupakan bagian dari proses berduka dan meratapi kematian seseorang. Dalam pemakaman itu terdapat serangkaian prosesi yang sudah menjadi tradisi di setiap pemakaman. Tradisi pemakaman umumnya berbentuk suatu rangkaian kegiatan atau upacara yang dilakukan untuk mempersiapkan, menyucikan, dan menguburkan jenazah seseorang yang telah meninggal dunia. Tradisi pemakaman berbeda-beda tergantung pada agama, budaya, dan adat istiadat di suatu daerah atau negara. Sebagai contoh yaitu pemakaman muslim di Jawa. Tradisi adat pemakaman muslim di Jawa memiliki beberapa keunikan dan sarat akan nilai serta makna yang perlu dipahami khususnya bagi anak muda saat ini. Di daerah Jawa, setelah pengumuman kematian diumumkan, warga umumnya datang melayat memberikan santunan duka kepada keluarga yang ditinggalkan. Santunan duka ini berupa beras, uang, atau bahan makanan seperti mie, dsb. Menurut Sholikhin (2010), beras atau bahan makanan diberikan sebagai bentuk dukungan moral bagi keluarga/pih...

avatar
Haha_evinacahyani_21
Gambar Entri
CANDI LOR NGANJUK
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Timur

Nganjuk Kota Angin merupakan salah satu kabupaten yang terletak di Provinsi Jawa Timur. Pada zaman Kerajaan Medang, Nganjuk dikenal dengan nama Anjuk Ladang, yaitu tanah kemenangan. Sejarah Kabupaten Nganjuk hingga menyandang sebutan "Tanah Kemenangan" diduga berhubungan erat dengan Candi Lor. Candi Lor merupakan bangunan yang diyakini sebagai monumen atau tugu peringatan cikal bakal berdirinya Kabupaten Nganjuk. Candi ini terletak di Desa Candirejo, Loceret, kurang lebih 4 km selatan Kota Nganjuk. Candi Lor sering juga disebut sebagai Candi Boto, hal tersebut karena candi ini nampak tersusun dari tumpukan batu bata merah. Di tengah candi, tumbuh kokoh pohon Kepuh berusia ratusan tahun yang menjulang tinggi seakan-akan memperkokoh bangunan. Komponen lain dari candi ini adalah pecahan yoni dan ambang pintu. Selain itu, ditemukan prasasti yang disebut sebagai prasasti Anjuk Ladang. Pada prasasti itulah sumber sejarah Puncak Nganjuk dalam rantai sejarah Indonesia dijelaskan...

avatar
Haha_evinacahyani_21
Gambar Entri
Tradisi Syawalan
Ritual Ritual
Daerah Istimewa Yogyakarta

Syawalan memiliki makna sebagai pertemuan yang direncanakan oleh suatu kelompok masyarakat atau oleh beberapa orang. Dimana mereka akan melakukan silaturahmi berisi ikrar saling memaafkan dan memulai kehidupan baru yang lebih baik untuk tujuan masa depan yang lebih tentram. Pada umumnya masyarakat Indonesia menyelenggarakan syawalan H+7 dari hari raya Idul Fitri. Tradisi ini juga akrab dikenal dengan istilah Lebaran Ketupat yang berarti bentuk menyucikan diri atau menghapus dosa-dosa yang berhubungan dengan sesama manusia. Dalam momen ini masyarakat Indonesia akan saling berkunjung ke rumah sanak saudara atau teman untuk saling meminta dan memberi maaf. Tradisi itu bukan lagi milik umat Islam dan masyarakat Jawa saja, tetapi menjadi milik segenap Bangsa Indonesia. Tradisi ini juga kaya dengan kearifan dan kesalehan yang relevan dengan konteks kekinian. Yang terlibat dalam acara Syawalan, biasanya anggota keluarga ataupun kerabat terdekat ikut dalam acara syawalan. Tradisi ini biasa di...

avatar
Haha_tegar_21