Apakah para pembaca pernah mendengar Kampung Naga? Kalau belum pernah, pasti bertanya-tanya, Kampung Naga? kampung yang isinya banyak naga? jawabannya bukan. Kampung Naga adalah suatu pemukiman penduduk yang sangat memegang kuat adat istiadat leluhurnya, yaitu adat Sunda. Lalu, pasti ada yang bertanya lagi, kenapa dinamakan Kampung Naga? Dinamakan Kampung Naga karena jalan yang terdapat disana itu berkelok-kelok seperti ular dan terletak di sisi-sisi gawir atau masyarakat menyebutnya dengan kata "Nagawir" maka dari itu dibuatlah nama "Kampung Naga". Kampung yang terletak di Tasikmalaya ini sangat menarik perhatian banyak wisatawan karena penataan rumahnya yang bertingkat-tingkat seperti terasering. Rumah-rumah di Kampung Naga berjumlah 105 buah...
Bleketek hmm pasti kalian jarang mendengarnya tapi pasti kalian tahu kalau sudah melihat wujudnya. Walaupun memiliki sebutan yang aneh tetapi rasanya enak dan selalu ditunggu tunggu oleh masyarakat Sukabumi dipenghujung lebaran. Yap Bleketek Sukabumi merupakan campuran makanan seusai lebaran yang dicampurkan seluruhnya lalu ‘dioseng’. Bleketek biasanya terdiri dari sambal goreng kentang, daging dan sayuran yang sengaja dibuat dengan bahan bahan sisa makanan lebarang agar tidak cepat basi. Dikampung halamanku, Bleketek kerap dinanti nanti kehadirannya walaupun bisa dibuat dengan bahan-bahan yang masih segar tetapi lebih sedap rasanya jika dibuat dengan makanan sisa lebaran. Dengan campuran makanan sisa dari berbagai olahan tersebut membuat Bleketek memiliki sejuta rasa yang mengunggah selera. Tak sedikit orang yang memilih untuk membuat Bleketek daripada menghabiskan seluruh makanan lebarannya. &nb...
Docang Cirebon, kota yang mempunyai banyak sekali nilai budayanya. Mulai dari makanan, minuman dan sampai pakaian, Cirebon memiliki semua budaya itu. Saya di sini hanya akan menjelaskan salah satunya saja yaitu Docang. Docang merupakan makanan khas Cirebon. Makanan ini sangatlah unik. Mengapa unik ? Karena komposisi, rasa dan sajiannya yang sangat unik. Docang terdiri dari berbagai macam bahan, yaitu : lontong, daun singkong, toge, krupuk, Oncom Dage dan parutan kelapan. Semua bahan itu dicampur dengan air yang panas. Dengan banyaknya bahan tersebut Docang menyajikan rasa yang unik, gurih dan renyah. Walaupun makanan ini menyajikan keunikan dan rasa yang enak tapi harga Docang sendiri relative murah. Tapi sayang di zaman sekarang saya sulit menemukan makanan ini karena sudah tersisihkan oleh makanan-makanan cepat saji. Dengan adanya artikel ini saya berharap masyarakat mulai memahami arti dari budaya kita dan tidak meninggalkan budaya kita ini. Mari selamatkan budaya I...
-artikel terlampir dalam berkas pdf-
Sejarah keberadaan Batik Cianjur sudah ada sejak tahun 1920. Ketika itu, pernah ada pengrajin batik yang berada di Kelurahan Bojongherang dan kain Poleng yang terkenal di daerah Sindanglaka, Karangtengah.Karena kehidupan masyarakat Cianjur yang agraris, maka tak heran apabila motif batiknya banyak menggambarkan hasil pertanian. Motif dan warna-warna kainnya bernuansa tumbuhan yang ada di sekitar Cianjur. Umumnya mendekati warna tanah, daun atau bulir padi. Umumnya bahan-bahan pewarna tersebut didapat dari tanaman-tanaman, seperti buah Arben, Jambu Biji, Pohon Ketapang, Kulit Manggis, Mengkudu, Kulit Ekstrak mahoni, dan Ekstrak Kunyit, bahkan bagian-bagian dari tumbuhan pun dapat digunakan untuk warna batik, seperti Kulit Kayu, Batang kayu, Akar Kayu, Bunga, Biji dan Getah KayuAda juga motif batik yang terinspirasi dari budaya dan keseharian masyarakat Cianjur. Batik Cianjur secara garis besar bisa digolongkan menjadi empat jenis motif yaitu: motif padi atau Beasan,  ...
Ucing Kub adalah sebuah permainan tradisional anak-anak di kawasan Jawa Barat,Di Era ini mungkin sudah jarang sekali yang memainkan permainan ini,realitanya anak-anak sekarang lebih memilih untuk bermain gadget dibandingkan bermain bersama teman-teman disore hari seperti dahulu kala. Ucing dalam bahasa sunda artinya adalah kucing sedangkan kub bisa diartikan dengan meletakan tangan di dada dengan posisi menyilang,permainan sunda biasanya banyak menggunakan kata ucing,misalnya ucing-ucingan,biasanya penggunaan kata ucing ini didefinisikan dengan permainan yang berlari-lari.Permainan ucing kub dimainkan oleh paling sedikit 3 orang,semakin banyak orangnya akan semakin seru.Teknis permainan ini adalah diawali dengan hom pim pa,yaitu menentukan siapa yang menjadi ucing nya(yang mengejarnya) lalu pemain langsung berlarian tetapi ucing tidak bisa menangkap pemain yang meneriakan "kub" sembari memnyilangka...
Nasi tumpeng merupakan salah satu makanan tradisional aset budaya Indonesia yang hingga saat ini masih lestari di kalangan masyarakat Pulau Jawa, bahkan seluruh Nusantara kini mengenalnya. Nasi tumpeng diklaim sebagai makanan khas Suku Betawi dan masyarakat keturunan Jawa, sehingga tak heran jika makanan tradisional ini banyak dijumpai di penjuru Pulau Jawa dan sekitarnya. Pada awalnya pembuatan nasi tumpeng memiliki kaitan dengan faham yang berkembang di masyarakat di kala pengaruh Hindu belum masuk ke Indonesia, yakni untuk memuliakan gunung sebagai tempat arwah bersemayam. Setelah agama Hindu datang, pembuatan nasi tumpeng dimaksudkan untuk meniru bentuk Gunung Mahameru, tempat dewa-dewi bersemayam. Kemudian nasi tumpeng dikaitkan dengan filosofi Islam Jawa, dan banyak ditemukan saat ada tradisi di masyarakat. Saat ini, nasi tumpeng banyak dijadikan menu utama di berbagai kegiatan masyarakat, seperti syukuran ulang tahun, peresmian rumah atau bangunan lainnya, bahkan ketik...
Warisan Kebudayaan Bedog Galonggong Indonesia memiliki banyak kebudayaan, beraneka ragam kebudayaan tersebar luas di pelosok pelosok nusantara. Mulai dari kebudayaan agama, kebudayaan adat, kebudayaan pakaian, kebudayaan alat-alat/senjata, sampai kebudayaan makanan. Setiap kebudayaan memiliki sejarah masing-masing dalam terbentuknya kebudayaan tersebut sehingga kebudayaan yang ada sangat perlu dilestarikan dan dikembangkan oleh generasi muda saat ini, agar kekayaan budaya yang dimiliki indonesia selalu terlihat dan dipandang oleh negara lain. Sebagai contoh saya akan memperkenalkan warisan kebudayaan bedog Galonggong (ataupun dalam bahasa indonesia biasa di sebut golok) yang berasal dari daerah Manonjaya, Kab. Tasikmalaya, Jawa barat. Bedog galonggong merupakan senjata jaman dulu ataupun menyerupai sebuah pisau dengan ukuran lebih besar yang digunakan untuk memotong sesuatu. Bedog galonggong masih digunakan oleh masyarakat Manonjaya terutama daerah Galonggong biasanya hanya digunakan...
Kota Bandung merupakan sebuah bagian dari Negara Kesatuan Repubik Indonesia sekaligus mempunyai jabatan sebagai Ibu Kota Provinsi Jawa Barat. Selain menjadi ibu kota di Provinsi yang menurut sensus penduduk terakhir memiliki jumlah penduduk terbanyak di Indonesia. Saat ini, Kota Bandung dikenal juga sebagai kota yang memiliki banyak gedung-gedung tinggi, juga sebagai salahsatu tempat belanja kelas atas bagi sebagian masyarakat Indonesia, tak terkecuali turis asing. Dalam peribahasa Indonesia dijelaskan bahwa “tamu adalah raja”. Maka sebagai kelanjutannya, di sini penulis akan membahas sisi baik, ramah-tamah dalam bahasa Sunda disebut soméah yang Kota Bandung tawarkan terhadap para tamunya, tanpa pandang bulu. Baik wisatawan lokal maupun mancanegara. Citra diri yang melekat pada masyarakat Sunda adalah sosok orang-orang Sunda yang ramah, rengkuh, mudah menerima kehadiran orang lain. Inilah gambaran dari sebuah masyarakat yang memiliki konsep budaya “somea...