Bagi orang di Luar Bandung, Jawa Barat, barangkali di Jalan Kalipah Apo bukan termasuk jalan yang mudah dikenali. Berbeda dengan Jalan Dago, Jalan Riau, atau Jalan Dipati Ukur. Jalan Kalipah Apo hanyalah jalan kecil di wilayah Alun-alun Bandung. Ia terletak di persimpangan antara Jalan Oto iskandar Dinata dan Kepatihan. Jalan Kalipah Apo dulunya hanya dikenal sebagai sentra penjual kertas dan alat-alat dapur. Tapi siapa sangka, ada sebuah tempat penjaja makanan khas yang membuat jalan ini tercatat dalam peta wajib kuliner Bandung, yakni Lotek Kalipah Apo 42. Lotek adalah hidangan khas Jawa Barat yang kerap diincar para pemburu kuliner. Makanan berupa rebusan sayur yang diguyur oleh sambal kacang ini kadang dimiripkan dengan pecel Madiun atau gado-gado Jakarta. Berdiri sejak 1953, Lotek Kalipah Apo 42 bukanlah usaha yang dibangun dengan mudah. Marina Latief, 88 tahun yang mempelopori usaha makanan khas tersebut, memulainya dari sebuah meja dagangan kecil yang digelar di depan ter...
Proses pembuatan Jalan Raya Anyer - Panarukan tak hanya mengisahkan beragam kepiluan. Di tengah proses proyek yang dipimpin Herman William Daendels inilah nasi jamblang mulai dikenal. Pada Mei 1908, jalan ini dimulai dari Bogor, melingkar menembus Sumedang, hingga Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Dahulunya, di Cirebon, diceritakan bahwa para kuli bangunan dan kuli jalanan dari proyek tersebut diberi santapan nasi jamblang. Nasi ini dibungkus daun jati dengan lauk pauk kadarnya. Namun, sebuah literatur mengatakan pula bahwa nasi jamblang lahir pada periode di mana Pemerintah Kolonial Belanda membangun sejumlah pabrik di wilayah Cirebon. Pata 1847, pemerintah kolonial membangun pabrik gula di wilayah Gempol, pabrik gula di Plumbon, dan pabrik spiritus di Palimanan pada tahun 1883. Nasi jamblang pun dibuat untuk memenuhi kebutuhan makan para pekerja pabrik tersebut. Meski belum ada catatan jelas siapa pencetus kuliner khas ini, tapi fakta membuktikan bahwa usaha nasi jamblang adalah...
Kota Bogor, Jawa Barat, dikenal sebagai tempatnya orang berwisata kuliner. Hampir di setiap penjuru kota yang memiliki luas 118,5 kilometer bujur sangkar ini, ada saja orang yang menjual makanan. Salah satu makanan yang dijual adalah Soto Kuning. Bagi masyarakat Bogor tempo dulu, soto kuning merupakan makanan istimewa, baik bagi kerajan maupun masyarakat biasa. Biasanya, hidangan ini disajikan dalam perhelatan-perhelatan besar dan khusus lainnya. Ia tidak sama dengan makanan khas Bogor lainnya, seperti tauge goreng atau doclang. Makanan terakhir biasanya lebih digunakan untuk makanan sehari-hari. Bahan Membuat Soto : Daging ayam 1 ekor, untuk pembuatan kaldu Mie soun 50 gram, rebus sebentar saja Kol 200 gram, iris kecil Tauge 200 gram, rebus terlebihdulu Kentang 4 buah, kukus lalu goreng Telur ayam 3 buah, rebus hingga matang Tomat merah 2 buah, potong-potong Air 2 liter Bawang goreng Bumbu soto ayam :...
Hai Para penikmat tahu, kalian tahu tidak sejarah mengenai tahu sumedang ? Bertikut adalah sejarah mengenai tahu sumedang.. Tahu Sumedang adalah tahu khas daerah Sumedang, Jawa barat . Jika dibeli dalam jumlah banyak, umumnya menggunakan bongsang, anyaman bambu yang dapat memuat 25–100 buah tahu goreng. Bermula dari kreativitas yang dimiliki oleh imigran Cina, Ong Kino dan istrinya yang menjadi perintis untuk memproduksi tahu di Sumedang yang awalnya dibuat dari kedelai lurik yang mirip telur puyuh. Tahun demi tahun, Ong Kino beserta istrinya terus menggeluti usaha mereka hingga sekitar tahun 1917, dan anak tunggal mereka bernama Ong Bung Keng untuk melanjutkannya. Ong Bung Keng kemudian melanjutkan usaha keduaorangtuanya yang memilih kembali ke tanah kelahiran mereka di Hokkian, Republik Rakyat Tiongkok. Melalui generasi Ong Bung Keng yang terus melanjutkan usaha yang diwari...
Jenis dan Klasifikasi Hewan termasuk Burung dan Ikan Hewan dipahami sebagai makhluk yang memiliki nyawa dan bisa bergerak atau berpindah tempat serta dapat bereaksi terhadap rangsangan tapi tidak berakal budi. Klasifikasi Hewan Sesuai Klasifikasinya, Mahluk hidup tersebut terbagi menjadi 2 jenis besar, diantaranya yaitu Vertebrata yaitu mahluk hidup yang punya tulang belakang, dan Invertebrata yang merupakan hewan yang tidak memiliki tulang belakang. Pada umumnya, klasifikasi mahluk hidup yang menjadi Vertebrata serta Invertebrata ini merupakan klasifikasi berdasarkan struktur tubuh mahluk hidup. Hewan Vertebrata Vertebrata yaitu jenis binatang yang memiliki tulang belakang ataupun tulang punggung. Hewan-hewan yang tergolong dalam Vertebrata dibagi bagi menjadi beberapa macam yakni : Ikan (Pisces), yaitu Hewan yang hidup didalam air, bernafas menggunakan insang melalui alat gerak berupa sirip dan memperbanyak keturunan dengan cara bertelur. Ik...
Resep: Bahan 250 g daging sapi tetelan Air, garam, gula pasir secukupnya 500 g kacang merah segar 1 lembar daun salam 1 cm lengkuas dimemarkan 8 butir bawang merah diiris tipis 3 siung bawang putih diiris tipis 1 sdt asam jawa dilumatkan dalam sedikit air 4 batang daun bawang diiris Cara Membuat Rebus daging tetelan dalam air secukupnya sampai lunak lalu masukkan kacang merah, daun salam, dan lengkuas. Jika kacang sudah lunak, ukur kaldunya sebanyak 1 ½ L lalu potong daging sesuai selera. Tambahkan air secukupnya bila jumlah kaldu tidak mencukupi. Tekan kacang supaya agak hancur. Taruh kembali kaldu di atas api, masukkan potongan tetelan, kacang merah, bawang merah, bawang putih, air asam, garam...
Buras (Bubur Heuras) merupakan makanan asal Jawa Barat yang hampir selalu ada hidangan di berbagai acara terutama di daerah perkampungan. Salah satu varian dari buras adalah buras oncom. Buras oncom adalah sejenis lontong dengan isian oncom yang sudah ditumis sehingga memiliki rasa yang pedas. Berikut adalah bahan dan langkah membuatnya: Bahan bubur nasi 1/2 l beras 1 1/2 buku jari air Secukupnya garam Secukupnya merica bubuk Bahan isi 2 potong oncom, haluskan 3 siung bawang putih 1 ruas jari kencur Se...
Doclo singkatan dari Dicomot Nyonclo. Dinamakan demikian karena berukuran kecil berbentuk limas. Dibuat dari beras. Mula-mula beras dicuci kemudian dikukus sampai air didangdang mendidih. Setelah itu, beras disimpan dalam dulang atau wadah dari plastik. Kemudian disiram air yang mendidih, ketinggian air di dulang kira-kira sebatas satu buku jari telunjuk. Dibiarkan beberapa saat sampai airnya menyerap ke dalam beras (gigih). Beras yang sudah lembek ini dibungkus kecil-kecil berbentuk limas memakai daun pisang sebagai isinya tempe yang dimasak memakai kunyit, daun salam, dan bumbu penyedap. Setelah dibungkus lalu dikukus sampai masak. sumber: https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/?newdetail&detailCatat=2057
Bahan-bahan: Tepung ketan 1/2 kg Telur ayam 10 butir Minyak goreng 1 botol Vanili 1 bungkus Gula pasir 1/2 kg Cara membuatnya: 1. Telur dikocok sampai putih dna kembang. 2. Tepung dimasukkan kedalamnya, diberi panili, diaduk hingga rata benar. 3. Dibentuk bulat panjang sebesar jari dna dibuat seperti angka 8. 4. Kua yang telah dibentuk, digoreng hingga kuning. 5. Gula dicairkan dengan sedikit air. Kalau sudah mulai berbenang, kue yang sudah digoreng dimasukkan, diaduk-aduk sampai kering. RM/Toko yang Menyediakan : Toko You Restoran Alamat: Jl. Hasanudin No.12, Lebakgede, Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40132 Telepon: (022) 2503332 Sumber : Buku Mustika Rasa Sukarno Halaman 1014