Seperti dalam pemerintahan modern, terdapat jenjang kepangkatan dalam struktur organisasi Abdi Dalem. Setelah melalui proses magang selama dua tahun seorang calon Abdi Dalemakan diwisuda menjadiÃÆ'ââââ¬Å¡Ã¬Ã...áAbdi Dalem. Jenjang Kepangkatan Abdi Dalem Jenjang kepangkatan Abdi Dalem berurutan dari bawah adalah sebagai berikut: Jajar Bekel Anom Bekel Sepuh Lurah Penewu Wedono Riya Bupati Bupati Anom Bupati Sepuh Bupati Kliwon Bupati Nayoko Pangeran Sentana Kenaikan jenjang karir seorangÃÆ'Ã'âââ¬Ã...Â¡ÃÆ'ââ¬Å¡ÃâàAbdi Dalemberbeda antara...
Makanan dan minuman tradisional Yogyakarta telah lama ada dan digemari oleh masyarakat dengan resep spesifik yang diwariskan turun-temurun. Hal tersebut yang membuat salah satu ciri khas budaya Yogyakarta dari segi kulinernya. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut. 1. Gudeg, merupakan makanan yang paling dikenal dari Yogyakarta. Cita rasa gudeg manis dan gurih. Gudeg berasal dari bahasa Belanda gut dag yang berarti cukup bagus atau enak. Begitu populernya masakan ini, sampai-sampai Yogyakarta dijuluki Kota Gudeg . Gudeg dibuat dari nangka muda yang dikupas, diiris-iris lalu direbus sampai masak. Santan, bawang merah, bawang putih, laos, kemiri, ketumbar, daun salam, dan garam dicampurkan ke dalam nangka tersebut. Dimasak lagi sampai kering dan berwarna kecokelatan. Warna cokelat dapat juga dibuat dengan memasukkan daun jati ke dalam masakan. Untuk menghasilkan rasa yang khas digunakanlah arang dari batok kelapa untuk pemanasannya, sehingga panas yang dihasilkan bisa...
Batik larangan Keraton Yogyakarta, atau kadang disebut Awisan Dalem , adalah motif-motif batik yang penggunaannya terikat dengan aturan-aturan tertentu di Keraton Yogyakarta dan tidak semua orang boleh memakainya. Keyakinan akan adanya kekuatan spiritual maupun makna filsafat yang terkandung dalam motif kain batik menjadi salah satu hal yang melatarbelakangi adanya batik larangan di Yogyakarta. Motif pada batik dipercaya mampu menciptakan suasana yang religius serta memancarkan aura magis sesuai dengan makna yang dikandungnya. Oleh karena itu beberapa motif, terutama yang memiliki nilai falsafah tinggi, dinyatakan sebagai batik larangan. Adapun yang termasuk batik larangan di Keraton Yogyakarta antara lain Parang Rusak Barong , Parang Rusak Gendreh , Parang Klithik , Semen Gedhe Sawat Gurdha , Semen Gedhe Sawat Lar , Udan Liris , Rujak Senthe , Parang-parangan , Cemukiran , Kawung , dan Huk ....
Sejak tahun 2009, batik Indonesia secara resmi diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Sebagai warga Indonesia kita patut berbangga hati. Lebih jauh, upaya pelestariaan batik pun perlu dimulai dari diri sendiri baik itu dengan cara mengenali, menggunakan, dan mencintai. Di Indonesia sendiri ada beragam motif yang bisa kita jumpai. Bahkan beberapa daerah tertentu memiliki motif ciri khas tersendiri , seperti Yogyakarta. Bukan hanya terkenal sebagai Kota Gudeg, Yogyakarta ternyata juga memiliki motif batik yang khas. Asal-usul pembatikan di daerah Yogyakarta dikenal semenjak kerajaan Mataram ke-I dengan rajanya Panembahan Senopati. Daerah pembatikan pertama ialah di desa Plered. Pembatikan pada masa itu terbatas dalam lingkungan keluarga keraton yang dikerjakan oleh para wanita pembantu ratu. Dari sini pembatikan meluas pada tingkat pertama keluarga keraton lainnya. Kini beberapa daerah di Yogyakarta pun terkenal sebagai sentra pengrajin batik, salah satunya adalah Gi...
Salah satu makanan Khas Kota Jogja selain gudeg adalah masakan sayur brongkos . Masakan ini dibuat dengan menggunakan bahan seperti diantaranya ada kacang tolo sebagai bahan utamanya dan ada bahan yang lainnya juga seperti daging sapi dan juga tahu putih. Sayur Brongkos ini menjadi salah satu warisan masakan leluhur yang masih terjaga dan menjadi salah satu jenis kuliner yang sangat familiar. Untuk menikmati sayur yang konon katanya makanan favorit di kerajaan Bantul ini, anda bisa mencobanya dirumah dengan menggunakan resep dibawah ini. Cara Membuat sayur Brongkos Bantul Bahan untuk membuat sayur brongkos : Kacang tolo 150 gram saja Daging sapi 200 gram saja ( dipotong kecil-kecil ) Tahu putih 150 gram saja ( dipotong-potong ) Santan kelapa 750 cc saja Serai 2 tangkai saja ( dimemarkan ) Cabe merah rawit 10 btr saja Lengkuas 3 cm saja ( dimemarkan ) Daun jeruk purut secukupnya s...
Sate Kelinci adalah Sate yang terbuat dari daging kelinci, lazim ditemukan di Jawa. Disajikan dengan irisan bawang merah, bumbu kacang, dan kecap manis. Untuk membuatnyapun juga sangat mudah, anda bisa mencobanya dirumah dengan panduan di bawah ini. Resep dan Cara Membuat Sate Kelinci Khas Kaliurang Bahan Utama Sate Kelinci : 1 ekor daging kelinci 1 sendok makan minyak goreng tusukan sate seperlunya Bumbu Marinating Daging Kelinci : 2 siung bawang putih 4 butir bawang merah 2 centi meter kunyit 1 sendok teh ketumbar 1 sendok teh asam jawa Bahan Sambal Kacang Sate Kelinci Batu : 50 gr kacang tanah, goreng 4 buah cabe rawit, atau sesuai selera anda 2 buah cabe merah, atau sesuai selera anda 75 mili liter air matang 5 sendok makan kecap manis 3 butir bawang merah, iris tipis tipis Gula merah C...
Geblek merupakan kuliner khas Purworejo dan Kulonprogo. Geblek paling enak disantap saat masih hangat ditambah teh hangat, karena masih terasa krispi, namun kalau sudah dingin akan menjadi lembek karena bahan dasar pembuatan geblek ini adalah tepung tapioka atau kanji. Sebernanya wujud dari geblek ini hampir sama seperti cireng makanan tradisonal Jawa Barat, yang membedakan hanya komposisinya. Bagi para perantau yang kangen kampung halaman bisa membuat geblek sebagai pengobat rindu, berikut resep dan cara membuat Geblek Khas Purworejo yang dijamin gurih nan lezat. Bahan dan Cara Membuat Geblek Purworejo Bahan Membuat Geblek 1/4 kelapa atau 2 ons kelapa 1/2 sendok makan ketumbar. Penyedap rasa secukupnya sesuai selera 5-8 siung bawang putih Garam secukupnya sesuai selera 0,5 kilo gram tepung kanji Air secukupnya untuk adonan diatas 2 liter...
Gatot Singkong yang terkenal berasal dari daerah Gunungkidul, memiliki tekstur kenyal beraroma unik dengan taburan kelapa parut. Diolah dari “gaplek”, singkong (ketela pohon) yang dijemur di bawah sinar matahari hingga kering, atau bisa disebut fermentasi alami. Sekarang jarang sekali pedagang yang menjual jajanan pasar satu ini. Selain proses pembuatan yang sangat lama, harga jualnya cukup rendah jadi dinilai kurang menguntungkan. Namun anda masih bisa mencicipi gatot di pasar tradisional daerah Gunungkidul, Yogyakarta. Anda juga bisa membuat Gatot Khas Gunungkidul ini dirumah dengan bahan dan cara sebagai berikut: Resep dan Cara Membuat Gatot Gunungkidul Bahan : Gaplek hitam 500 gram Kelapa ½ butir, diparut Garam secukupnya Gula sesuai selera Resep Gatot Gunungkidul : Sebelum diolah, rendam gaplek kering dalam air selama sehari semalam. Ketika teksturnya m...
Selain identik dengan beragam makanan manisnya, Jogja juga menawarkan beragam jenis mie yang unik, salah satunya adalah mie pentil. Mie pentil merupakan mie yang terbuat dari tepung tapioka. Mie ini adalah salah satu ikon kuliner di Bantul yang sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu. Seperti kebanyakan jenis mie yang lainnya, mie pentil dapat dimasak dengan cara digoreng ataupun digodhog atau direbus. Berikut resep membuat Mie Pentil lezat khas Bantul Jogja. Bahan-bahan 1/2 kg mie pentil 10 buah cabe rawit oranye (sesuai selera) 3 iris lengkuas 3 lembar daun salam 2 sdt bamer baput halus/bumbu dasar putih 2 sdm minyak samin/ minyak goreng biasa 1 buah sosis bratwurst ayam suwir secukupnya 2 sdt bubuk kaldu sehat 1/2 buah tomat 1 butir telur 75 ml air kaldu rebusan ayam Cara memasak Siapkan sosis bratw...