(foto: https://ayousaha.co.id/wp-content/uploads/2018/06/KERUPUK-BANJUR.jpg ) Kurupuk Banjur atau lebih dikenal sebagai Kerupuk banjur merupakan makanan khas Sunda yang biasa dijadikan kudapan pada siang maupun sore hari. Mengapa dinamai kerupuk banjur? Sebenarnya kerupuk yang digunakan hanyalah kerupuk mie kuning biasa, namun siraman sambal oncomnya lah yang membuatnya unik sehingga disebut Kerupuk ‘Banjur’. Perpaduan rasa gurih, manis, dan pedas menjadikan kudapan ini banyak digemari oleh warga Bandung dan sekitarnya. Kebiasaan mengonsumsi kerupuk mie bersamaan dengan sambal oncom sudah ada sejak waktu yang sangat lama. Sampai pada tahun 70-80an, kerupuk banjur menjadi jajanan favorit bagi semua kalangan. Pada saat itu, kerupuk banjur dapat dengan mudah ditemui di warung-warung dekat perumahan, bahkan di kantin sekolah. Sebuah kerupuk mie sebesar piring yang sudah disiram sambal oncom hanya dihargai Rp25,- . Murah sekali bukan? Seiring dengan pe...
BACOL Halo para generasi pelestari kebudayaan Indonesia ! Kali ini mari kita bahas mengenai makanan khas Provinsi Jawa Barat, yang cukup fenomenal tepatnya di Kota Cimahi. Sebuah kota yang dahulu merupakan bagian dari Kabupaten Bandung, yang kemudian ditetapkan sebagai kota administratif pada tanggal 29 Januari 1976. Setiap malamnya tempat kuliner ini akan ramai oleh berbagai kalangan, dari anak kecil, remaja bahkan lansia sekalipun. Dan bisa menjadi tempat meet up yang asik dan pas di dompet semua strata masyarakat. Makanan ini adalah bacol. Asing bukan mendengarnya ? Terlebih lagi bagi orang diluar Provinsi Jawa Barat. Ia merupakan jajanan gorengan yang tak boleh dilewatkan ketika anda berkunjung ke Kota Cimahi. Bacol ialah akronim dari bala-bala colek. Eits tunggu dulu, bukan berarti bala-bala adalah benda hidup yang dapat mencolek anda. Salah besar. Namun terdapat saus pelengkap yang dapat dicolek untuk menambah cita rasa bala-bala tersebut. Saus kacang...
Tradisi Ngahiras merupakan suatu bentuk gotong royong yang masih hidup di beberapa kelompok masyarakat di daerah pedesaan Jawa Barat. Menurut kamus bahasa daerah, ngahiras berarti menyuruh tanpa imbalan (upah). Menurut istilah, ngahiras adalah kegiatan yang dilakukan secara sukarela untuk membantu satu pihak. Perbedaan antara gotong royong pada umumnya dengan ngahiras ini terletak pada manfaat. Kegiatan gotong royong yang biasa dilakukan di masa kini seperti kerja bakti membersihkan jalanan atau membangun pos ronda memiliki manfaat yang bersifat untuk kepentingan umum. Hasil dari gotong royong tersebut biasanya dapat digunakan untuk kepentingan bersama dan bisa digunakan oleh siapa saja. Sementara itu, walaupun sama-sama dilakukan secara gotong royong, tradisi ngahiras menghasilkan sesuatu yang lebih cenderung digunakan untuk kepentingan perseorangan. Sebut saja membantu pembuatan fondasi rumah sementara pembangunan tahap lain dari rumah diperhitungkan upahnya atau kaum...
Plangonan merupakan suatu sebutan yang digunakan oleh seluruh masyarakat Cirebon yaitu mengunjungi tempat yang bernama Plangon yang berlokasi di Kelurahan Babakan Kecamatan Sumber Cirebon. Plangonan memiliki arti 'tempat istirahat' atau 'tempat rekreasi'. Plangon sendiri merupakan tempat dimana sekelompok monyet hidup di hutan belantara dengan panorama alam yang indah. Lokasinya yang strategis dan tidak jauh dari pusat kota membuat tempat ini sering dikunjungi oleh masyarakat Cirebon. Plangon juga merupakan objek wisata sekaligus objek untuk ziarah karena di tempat tersebut juga terdapat makam pangeran sebuah kerajaan pada zaman dahulu. Puncak tradisi palngonan yaitu pada tanggal 2 Syawal. Biasanya, masyarakat Cirebon banyak mengunjungi lokasi tersebut ketika hari-hari besar Islam seperti Rajaban (Isra' Mi'raj), Idul Fitri, dan Idul Adha. Menurut pandangan awam, kera-kera itu merupakan satwa biasa. Tapi, menurut kacamata paranormal, satwa berekor panjang ini sebagian terdiri dari...
MASJID DIAN AL-MAHRI Tepat luar selatan Jakarta, terdapat sebuah kota kecil yang dulunya merupakan sebuah kecamatan bagian dari Kota Bogor. Pada tahun 1999, kecamatan ini ditetapkan sebagai kota yang terpisah dari Bogor, sehingga sekarang kita mengenal kecamatan tersebut sebagai Kota Depok. Kota Depok dikenal sebagai kota tempat berdirinya sebuah universitas yang dulu dikenal dengan sebutan STOVIA , yaitu Universitas Indonesia. Selain memiliki salah satu universitas yang bergengsi di Indonesia, kota ini memiliki berbagai macam tempat yang unik dan menarik untuk dikunjungi. Salah satu yang menjadi sorotan masyarakat adalah Masjid Dian Al-Mahri. Masjid yang didirikan oleh Hj. Dian Djuriah Maimun Al Rasyid resmi dan resmi dibuka untuk umum ini ingin difungsikan sebagai Islamic Center yang mencakup pendidikan seperti pesantren, TK, SD, SMP, hingga SMA. Terletak di pinggir jalan Meruyung, masjid ini menarik perhatian banyak orang karena kubah dan menara masjid dilapi...
Tari Wayang Hihid adalah tarian Sunda yang menjadi ciri khas kebudayaan kota Bogor. Kesenian ini diciptakan oleh Bapak Ade Suarsa, seniman Sunda berprestasi, pada tahun 2009. Seperti namanya, Hihid, yang berarti kipas, properti tarian ini adalah kipas-kipas bambu yang melekat pada punggung penari. Hihid terbuat dari anyaman bambu yang melambangkan kesederhanaan yang terdapat dalam kehidupan masyarakat. Bentuk penyajian Tari Wayang Hihid ini berupa tari kelompok yang pada awalnya seorang dalang akan membacakan kakawen sebagai bubuka (pembukaan), kemudian mulai dengan irama yang ramai menggambarkan kehidupan sehari-hari dimasyarakat yang digambarkan dengan datangnya 6 orang penari perempuan yang membawa hihid sebagai properti dengan gerakan yang energik. Berdasarkan wawancara saya dengan Pak Ade beberapa waktu silam, beliau dengan timnya, Sanggar Edas Production, terus gencar mensosialisasikan tarian ini baik di kancah nasional maupun internasional. Jerih payahnya pun me...
Apakah anda pernah mendengar kata Tandur? Tandur secara sederhana adalah kependekan dari Tanam Mundur, yaitu cara menanam padi yang sudah menjadi kebiasaan para petani,mungkin di seluruh daerah di Indonesia. Benih padi ditanam satu persatu dengan jarak tertentu oleh petani yang sambil berjalan mundur. Kenapa harus ditanam secara mundur? Nah, ternyata terdapat juga makna tersirat atau pesan yang bisa kita ambil dari teknik turun temurun ini. Yuk kita bahas. Sebelum itu, saya ingin bercerita tentang pengalaman saya saat pindah rumah ke daerah Ciawi, Kabupaten Bogor. Di sanalah saya pertama kali mendengar kata Tandur. Rumah saya sangat dekat dengan sawah; berjarak hanya beberapa meter di sebelah kanan dan hanya berbatasan tembok di belakang rumah. Sepulang sekolah atau hari libur, ayah saya mengajak untuk berbaur dengan lingkungan sekitar, termasuk petani yang sedang menanam padi di sawahnya. Saya pun diajari tentang kenapa sawah harus d...
Papais Bugis atau biasa dikenal dengan sebutan Bugis, berasal dari Kota Tasikmalaya. Makanan manis yang tersohor di kota santri ini adalah makanan yang terbuat dari ketan berisi gula merah. Kata papais atau pais sendiri merupakan suatu cara khas dari Jawa Barat untuk mengolah bahan makan dengan dibalut oleh daun pisang. Bugis ini sering disajikan dalam berbagai acara keluarga ataupun sebagai makanan manis dirumah sehari hari karena cara membuat yang mudah dan bisa dilakukan sendiri di rumah. Berikut cara pembuatan bugis ala tasikmalaya : Alat dan Bahan : - Tepung ketan rose brand ( 1 Kg) - kelapa ( 3 Butir ) - Gula merah ( 4 butir ) - Pasta pandan ( secukupnya ) - Air ( secukupnya ) - Daun Pisang ( secukupnya) - Minyak ( secukupnya ) - Wadah - Wajan - Kompor - Spatula Cara membuat : 1. Langkah pertama mari kita buat isi dari bugisnya terlebih dahulu, parut kelapa hi...
Plangonan merupakan suatu sebutan yang digunakan oleh seluruh masyarakat Cirebon yaitu mengunjungi tempat yang bernama Plangon yang berlokasi di Kelurahan Babakan Kecamatan Sumber Cirebon. Plangonan memiliki arti ‘tempat istirahat’ atau ‘tempat rekreasi’. Plangon sendiri merupakan tempat dimana sekelompok monyet hidup di hutan belantara dengan panorama alam yang indah. Lokasinya yang strategis dan tidak jauh dari pusat kota membuat tempat ini sering dikunjungi oleh masyarakat Cirebon. Plangon juga merupakan objek wisata sekaligus objek untuk ziarah karena di tempat tersebut juga terdapat makam pangeran sebuah kerajaan pada zaman dahulu. Puncak tradisi palngonan yaitu pada tanggal 2 Syawal. Biasanya, masyarakat Cirebon banyak mengunjungi lokasi tersebut ketika hari-hari besar Islam seperti Rajaban (Isra’ Mi’raj), Idul Fitri, dan Idul Adha. &nb...