Anak
688 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tutunggulan Budaya Kita yang Mulai Hilang, Terlupakan, Tersisihkan
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Dulu sebelum kebudayaan luar masuk ke tatar sunda khususnya, dikampung-kampung atau daerah-daerah banyak sekali kebudayaan yang suka dilakukan oleh orang-orang zaman dahulu. Salah satunya budaya Tutunggulan. Tutunggulan adalah suatu seni budaya lokal yang sering dilaksanakan bila seseorang akan mengadakan suatu hajatan atau resepsi seperti acara syukuran khitanan, pernikahan dan sebagainya. Biasanya dilaksanakan lima hari sebelum acara-acara tersebut dilaksanakan, serta biasanya juga berbarengan dengan menumbuk beras merah untuk dibuah kue dodol untuk dibagikan kepada tetangga sekitar sebagai tanda undangan agar mereka tahu dan bisa hadir untuk memberi do’a restu bila saatnya tiba. Tutunggulan adalah tabuhan yang menggunakan alat penumbuk padi dan lesung sebagai tabuhannya, dilakukan oleh orang-orang dewasa yang terlatih agar menghasilkan suara yang enak didengar. Dapat dilakukan oleh lebih dari tiga orang. Sayangnya seiring dengan perkembangan zaman...

avatar
OSKM18_16318168_Dede Mohammad Rizman
Gambar Entri
Maen Batu, Apaan tuh?
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

Maen batu atau banyak juga yang menyebutnya encrak atau gempar dan lainnya adalah sebuah permainan tradisional yang menggunakan media batu kerikil sebesar biji salak sebanyak 5 buah. Permainan ini banyak dimainkan oleh anak usia sekolah dasar di daerah Jawa Barat khususnya daerah Subang. Sebagai anak kampung terdahulu rasanya tak lengkap jika belum bisa menguasai permainan yang satu ini, jika kalian ingin mencoba memainkannya, yuk simak tata cara bermainnya dibawah ini ;) Permainan 'maen batu' ini sangat sederhana, kalian hanya perlu menyiapkan 5 buah batu kerikil sebesar biji salak dan lawan bermainnya tentu saja, permainan tersebut bisa dimainkan secara individual atau beregu. Ada beberapa istilah yang familiar dalam permainan ini yaitu 'mi hiji', 'mi dua','mi tilu','mi opat','mi coel','mi sumput','mi gambreng' dan 'lasut'. Jadi, dari 'mi hiji' sampai 'mi gambreng' itu merupakan sebuah level dari permainan ini sedangkan 'lasut' merupakan sebuah istilah yang digunakan jika sang pe...

avatar
OSKM_16118039_Fitria Amalia
Gambar Entri
Keanekaragaman Cara Pelafalan Saat Bermain Petak Umpet di Indonesia
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

“97…98…99…100! Orang-orang pada sembunyi dimana ya?” Siapa kawan yang disini belum pernah bermain petak umpet? Sebagian besar teman-teman sudah memainkannya dimasa kecil. Permainan yang dimainkan oleh lebih dari 1 orang ini hampir dimainkan oleh seluruh anak yang ada di dunia ini, karena permainan ini cukup sederhana, yaitu satu orang bertugas berhitung dan mencari dan sisanya bersembunyi. Tentu saja dalam permainan harus ada yang menang atau kalah. Dalam permainan petak umpet, di beberapa daerah di Indonesia ini cara menentukan pemenangnya adalah: jika dia seorang penjaga, maka dia harus bisa menemukan lawannya yang bersembunyi, lalu menyebutkan nama orang yang dia temukan sambil menambah “sisipan kata” dan menyentuh tempat dia menghitung dan berjaga, misalnya tembok atau tiang. Namun, jika dia bertugas bersembunyi, dia akan menang apabila dia menyebutkan “sisipan kata” tersebut sembari menyentuh tempat sang penjaga berhi...

avatar
Oskm18_16318014_rahadian
Gambar Entri
Satu Hilang Dua Terbilang
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Esa hilang dua terbilang. Hal yang sudah tidak asing lagi sepertinya, apabila kalian tidak pernah mendengar peribahasa ini. Berarti sikap bela negara kalian perlu dipertanyakan. Cimahi adalah kota yang penuh dengan budaya danadat istiadatnya. Jangan kaget dengan warna hijau yang mendominasi dinding dinding kasarbagunan elok dan kokoh. Bukan artinya cinta hijau,tapi karena lekatnya citra tentara di cimahi. Para pengabdi bangsa dan pelindung NKRI , TNI , mempunyai banyak keunikan dan budaya untuk terus maju melawan sekutu daripada hidup tanpa jasa. Budaya ini sangat melekat dan ternyata mempengaruhi dan mengajarkan masyarakat tentang arti perjuangan dan persatuan. Esa hilang dua terbilang, mati satu tumbuh seribu. Peribahasa yang digunakan TNI divisi siliwangi ( kodam III ). Patah tumbuh yang hilang berganti. Apabila musuh mematikan satu maka akan tumbuh dua. Hal ini telah menjadi sejarah sekaligus budaya pemberi semangat melawan ketakutan untuk melawan sekutu kita , penjajah kita....

avatar
Rahmidevi
Gambar Entri
"Ucing Baledog"
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

Halo teman-teman semuanya! Aku mau ngasih tau nih ke kalian semua kalau di Indonesia itu ada permainan yang namanya "Ucing Baledog". Nama permainannya unik kan? Mungkin bagi teman-teman disini yang tinggal di sekitaran Jawa Barat atau yang kenal dengan budaya sunda pasti deh tau ini permainan apa. Nah buat yang belum tau permainan ini, ayo simak artikelku dibawah ini! Sebelumnya, kalian tau gak sih arti dari Ucing Baledog ? Seperti yang kalian tau, di sunda itu banyak banget permainan yang menggunakan kata  Ucing. Contohnya ada ucing sumput, ucing sendal dan yang lainnya. Ucing  disini itu bisa disebut pelaku, atau orang yang menjadi fokus utama dalam permainan. Selanjutnya, apa sih artinya  Baledog ?  Baledog  itu artinya lempar ( dalam arti sempit ) atau melempar dengan menggunakan sesuatu dan mengenai suatu target. Loh loh.. jadi sebenernya  Ucing Baledog  itu permainan apa sih? Jadi teman-tema...

avatar
OSKM_19718304_Adila Muthia Sani
Gambar Entri
Esa Hilang Dua Terbilang
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Esa hilang dua terbilang. Hal yang sudah tidak asing lagi sepertinya, apabila kalian tidak pernah mendengar peribahasa ini. Berarti sikap bela negara kalian perlu dipertanyakan. Cimahi adalah kota yang penuh dengan budaya danadat istiadatnya. Jangan kaget dengan warna hijau yang mendominasi dinding dinding kasarbagunan elok dan kokoh. Bukan artinya cinta hijau,tapi karena lekatnya citra tentara di cimahi. Para pengabdi bangsa dan pelindung NKRI , TNI , mempunyai banyak keunikan dan budaya untuk terus maju melawan sekutu daripada hidup tanpa jasa. Budaya ini sangat melekat dan ternyata mempengaruhi dan mengajarkan masyarakat tentang arti perjuangan dan persatuan. Esa hilang dua terbilang, mati satu tumbuh seribu. Peribahasa yang digunakan TNI divisi siliwangi ( kodam III ). Patah tumbuh yang hilang berganti. Apabila musuh mematikan satu maka akan tumbuh dua. Hal ini telah menjadi sejarah sekaligus budaya pemberi semangat melawan ketakutan untuk melawan sekutu kita , penjajah kita....

avatar
Oskm_rahmidevi_16118054
Gambar Entri
Sampyong Sebagai Kearifan Lokal Kota Angin (Majalengka)
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Sampyong Sebagai Kearifan Lokal Kota Angin (Majalengka) Sampyong merupakan salah satu seni pertunjukan tradisional masyarakat Majalengka. Nama sampyong berasal dari dua suku kata, yaitu "Sam" dan "Pyong". Sam, yang berarti tiga, dan Pyong yang berarti pukulan. Nama tersebut diambil dari salah seorang penonton keturunan Cina yang secara tidak sengaja mengucapkan kata itu ketika ia tertarik dengan jumlah pukulan pertunjukan tersebut. Menurut sejarah, pada tahun 1960, di daerah Cibodas, kecamatan Majalengka terdapat pemainan rakyat tradisional, dengan nama Ujungan (Sampyong yang dikenal saat ini). Permainan tersebut adalah permainan adu ketangkasan dan kekuatan, yaitu dimana pemain nya akan saling memukul. Terdiri dari dua orang pemain yang saling berhadapan, baik perempuan ataupun laki-laki, serta dipimpin oleh seorang wasit. Alat pemukulnya berupa rotan dengan panjang 60 cm, para pemain menggunakan pelindung kepala, yang disebut taregos atau balakutal, dan sasaran pukul...

avatar
OSKM18_1631820_ Muhammad Bahrun Najah
Gambar Entri
Taman Makam Kehormatan Belanda (Ereveld) Leuwigajah
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

Tahukan kamu bahwa di Cimahi terdapat suatu tempat yang menyimpan sejuta sejarah didalamnya? ya, tempat itu adalah Taman Makam Kehormatan Belanda (Ereveld) Leuwigajah yang berlokasi di leuwigajah, Cimahi Selatan, Jawa Barat. Setelah melalui panjangnya perjuangan meraih kemerdekaan, sisa-sisa perjuangan itu dapat dibuktikan dengan adanya taman makam ini, karena hal ini adalah salah satu bukti nyata dimana bangsa Indonesia dengan titik darah dan keringatnya sendiri untuk meraih kemerdekaanya yang hakiki. Di Indonesia terdapat 7 taman makam kehormatan Belanda (Ereveld) yang diantaranya adalah Ereveld Menteng Pulo dan Ereveld Ancol di Jakarta, Ereveld Kalibanteng dan Candi di Semarang, Ereveld Kembang Kuning di Surabaya dan Ereveld Leuwigajah di Cimahi ini. Ketika memasuki area pemakaman, akan terlihat nisan yang disusun rapi dengan dilatar belakangi perbukitan hijau sejauh mata memandang. Meskipun luasnya hanya 3hektare, tapi ereveld ini menyimpan sekitar kurang lebih 5200 jasad ta...

avatar
OSKM18_16418194_Nurul Fauziyyah
Gambar Entri
Bang Kalima Gobang
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Barat

Bang Kalima Lima Gobang     Bang kalima lima gobang.. bang   Bangkong ditengah sawah.. wah   Wahey tukang bajigur.. gur   Guru sakola desa.. sa     Saban poe ngajar.. jar   Jarum paranti ngaput.. put   Putri anu gareulis.. lis   Lisung kadua halu.. lu   Luhur kapal udara.. ra     Ragrag di Jakarta.. ta   Taun sabaraha.. ha   Haji rek ka Mekah.. kah   Kahar tujuh rebu.. bu   Buah meunang ngala.. la     Lauk meunang nyobek.. bek   Beker meunang muter.. ter   Terus ka Cikampek... pek   Pekna gagang kalam.. lam   Lampu eujeung damar.. mar   Mari kueh hoho.. ho   Otel pamandangan.. ngan   Ngantos kangjeng dalem.. lem   Lempa lempi lempong   Nga...

avatar
OSKM18_16718308_Yuniar Annisa_Farhani