Hari Pendidikan Nasional
121 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Gangan Umbut Patikala - Sampit - Kalimantan Tengah
Makanan Minuman Makanan Minuman
Kalimantan Tengah

Apa Itu Patikala?   Bahasa nasionalnya kecombrang. Nama ilmiahnya ada Nicolaia sp., Phaeomeria sp., atau Etlingera Elatior, sesuai jenis. Patikala jadi bahan makanan di berbagai daerah Indonesia dan negara lainnya seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand.   Di Sumatera, bahan panganan ini disebut kencong dan dipakai untuk menghilangkan bau amis ikan. Di Jawa, kecombrang dimakan dengan sambal, pecel, atau dijadikan urap. Di Kalimantan, tumbuhan tersebut dimasak berkuah. Di Sulawesi, patikala merupakan salah satu bumbu ikan kuah kuning.   Harum dan Awet   Dari mentahnya saja, patikala sudah wangi. Masuk ke masakan, aromanya semakin sedap di hidung. Itu karena kandungan minyak astiri dalam kecombrang yang menambah cita rasa makanan. Saking wanginya, kecombrang dapat mengurangi bau badan.   Jika dikunyah, rasanya asam. Dengan fungsi antibakteri, vegetasi ini membuat masakan jadi lebih tahan lama.   Kaya Manfa...

avatar
Fachni
Gambar Entri
Juhu Talis - Sampit - Kalimantan Tengah
Makanan Minuman Makanan Minuman
Kalimantan Tengah

Pernah makan keladi? Umbinya mungkin iya. Takut gatal? Ah, kata siapa… Talas atau talis (Bahasa Dayak) bahkan menjadi menu sehari-hari di Sampit. Bukan hanya umbinya, tetapi juga batang yang dimasak dengan cara khusus.   Ada berbagai macam talas yang bisa dimakan, salah satunya kaladi kancur. Pertama-tama, bersihkan dulu kulit umbi. Kemudian, potong batang menjadi beberapa bagian cukup panjang.   Menghilangkan Gatal   Bagian kulit terluar batang harus dibuang. Caranya, potong sedikit pinggiran ujung batang (pada bagian yang lebih besar), tapi jangan sampai putus. Lalu tarik, sehingga permukaan kulit terangkat. Lakukan pada sekeliling batang.   Cuci semua bagian talis. Siapkan air, masukkan asam Jawa ke dalamnya. Rebus talas dalam air asam ini. Setelah mendidih, angkat deh. Buang airnya, tiriskan.   Ikan Asin   Elemen ikan asin dalam masakan ini sangat penting. Juhu Talis balamak...

avatar
Fachni
Gambar Entri
Es Krim Dalam Pot Bunga - Sampit - Kalimantan Tengah
Makanan Minuman Makanan Minuman
Kalimantan Tengah

Bagi kalian pecinta kuliner salah satu kudapan dari kota sampit ini wajib kalian coba. Pernah kebayang nggak kita makan cacing langsung dari tanah? Nah, kudapan ini namanya Potty Ice Cream. Potty Ice Cream adalah kudapan es krim yang unik dan jarang ditemui. Es krim yang disajikan dalam pot kecil berwarna hitam lengkap dengan tanah (soil) dan ‘cacing’nya. Jangan dikira cacing betulan ya, itu cuma agar-agar. Eits, sepintas rasanya pasti kurang tertarik, tapi saat perpaduan antara es krim, wafer, permen cokelat dan sereal menyatu dan bertemu lidah dijamin deh bakal nagih.   Ada tiga pilihan ‘soil’ yang bisa kamu pilih. Mulai dari oreo, milo sampai biskuit marie. Dan juga tersedia tiga varian es krim, rasa cokelat, strawberry dan vanila. Harganya pun tak sampai merogoh kocek terlalu dalam. Dengan Rp 13.000 sampai Rp 17.000 kalian sudah mendapat seporsi Potty Ice Cream. Belum puas, cukup tambah Rp 2.000, topping marshmallow atau stik menghias di...

avatar
Fachni
Gambar Entri
Gangan Ansem Lais-Patikala - Sampit - Kalimantan Tengah
Makanan Minuman Makanan Minuman
Kalimantan Tengah

Beberapa wilayah di Kota Sampit menyebutnya Gangan Ansem, namun lebih umum disebut Gangan Asam. Masakan tersebut merupakan perpaduan dari kekayaan sungai dan tanah Kalimantan.   Di daerah ini, ikan lumrah dimasak berkuah, salah satunya dengan Gangan Ansem tersebut. Kebetulan, yang sedang digunakan ialah Ikan Lais.   Masakan ini menggunakan Kembang Patikala yang juga dikenal sebagai Kecombrang dalam bahasa nasional. Etlingera Elatior nama biologi tumbuhan rempah ini. Bunga yang pohonnya mirip lengkuas itu mengandung karbohidrat, lemak, protein, kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, dan seng yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.   Bunga yang juga banyak digunakan di daerah Sumatera, Jawa, dan Sulawesi tersebut memberikan aroma tersendiri dalam gangan. Wanginya seperti lengkuas namun lebih tajam. Saat mengunyahnya, ada sedikit rasa asam. Kelopak luar bunga ini biasanya sulit hancur, menyisakan ampas, tapi masih bisa ditelan.   Bumbu-...

avatar
Fachni
Gambar Entri
Daging Fermentasi dari Bumi Enggang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Kalimantan Tengah

Fermentasi daging, seperti bentuk fermentasi lainnya, adalah kebiasaan yang sudah dilakukan sejak zaman dahulu. Dimulai di masa purba, ketika manusia menemukan cara untuk menyimpan daging hasil buruan mereka agar bisa tahan lama dan dapat digunakan di kemudian hari. Metode yang paling lazim digunakan adalah dengan menggunakan garam yang mengurangi kelembaban dan membuat bakteri tidak dapat berkembang biak. Di kawasan Asia Tenggara, Vietnam terkenal dengan daging fermentasinya yang dikenal dengan nama nem chua , sedangkan di Negeri Thai ada yang disebut naem . Di Indonesia sendiri ada urutan , sosis hasil fermentasi yang terkenal dari Bali. Namun mungkin belum banyak yang mengenal produk fermentasi daging dari Kalimantan Tengah dan Selatan. Wadi adalah istilah dalam bahasa Maanyan, suku yang mendiami wilayah Kalimantan Tengah dan Selatan, akan tetapi suku-suku lain di kedua provinsi tersebut telah mengadopsi jenis makanan ini juga. Unsur utama untuk membuat wadi adalah...

avatar
Ari Vanuaranu
Gambar Entri
Dohong dan Tingang - Kalimantan Tengah - Kalimantan Tengah
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Tengah

“Hi hi hi!” Suara tawa nenek sihir terdengar menyeramkan. Nenek buruk rupa itu baru saja turun seorang diri dari bukit batu tempatnya balampah. Bukit batu itu berbentuk aneh, batu-batunya seperti disusun dengan rapi. Mendengar suara tawa yang menyeramkan itu, Puteri Intan ketakutan. Jantungnya berdetak kencang. Sambil berjalan mundur, ia mengelus dada. Tak berani ia mengarahkan pandangan ke arah nenek sihir. “Gadis cantik, siapa namamu? Kenapa kamu ada di tengah hutan ini?” tanya si nenek sihir. Dengan ujung tongkat, ia mengangkat dagu Puteri Intan agar dapat melihat wajahnya. “Aku Puteri Intan. Ayahandaku, Raja Kalang, telah mengusirku dari istana,” jawab Puteri Intan dengan suara bergetar. “Emmm, kebetulan sekali aku bertemu dengan gadis yang terbuang. Aku akan menyihirmu menjadi seekor binatang dengan ilmu yang baru kuperoleh, hi hi hi!” tawa nenek sihir. “Ampun, Nek! Jangan sihir aku!...

avatar
Oase
Gambar Entri
Indu Palui Ditelan Batu Manganga - Dayak Ngaju - Kalimantan Tengah
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Tengah

Alkisah, di sebuah desa tinggallah seorang janda dan dua anak laki-lakinya. Oleh penduduk desa, sang ibu dipanggil Indu Palui, sebab anaknya yang sulung bernama Palui. Setiap hari Indu Palui bekerja di kebun sayur yang terletak di pekarangan belakang rumahnya sambil momong anak bungsunya. Berkat tangan dinginnya, tanaman di kebun itu tumbuh subur sehingga ada saja sayuran yang bisa dijual di pasar. Indu Palui sangat menyayangi kedua anaknya, terutama Palui. Akibatnya, Palui tumbuh menjadi anak yang pemalas. Suatu hari, Indu Palui sedang berada di kebunnya untuk menyiangi rumput liar yang tumbuh di antara tanaman sayurnya. Tiba-tiba ia menemukan dua ekor sangkalap montak, yaitu belalang yang berukuran sangat besar dan biasa dimakan sebagai pengganti daging. Indu Palui sangat senang karena belalang itu bisa dimasak untuk dijadikan makan siang mereka bertiga. Bergegas dibawanya kedua belalang itu ke dapur rumah dan mengurungnya dalam sangkar kayu kecil...

avatar
Oase
Gambar Entri
Manyipet
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Kalimantan Tengah

Perkataan Manyipet dalam bahasa Dayak Ngaju jika diterjemahkan kedalam Bahasa Indonesia berarti menyumpit. Dari nama tersebut dapat diketahui bahwa kegiatan utama permainan ini adalah menyumpit, yakni suatu kepandaian membidikkan anak sumpitan (damek) ke suatu sasaran dengan menggunakan sebuah sumpitan. Permainan menyumpit sebagai suatu permainan guna melatih keterampilan biasanya dilakukan pada waktu siang hari. Latar Belakang sosial budaya Sumpitan adalah alat berburu dan alat perang yang dipunyai oleh orang dayak dari masa ke masa. Dalam lambang daerah kalimantan tengah juga disisipkan gambar sebuah sumpitan. Karna kedudukan yang penting dari sumpitan dalam kehidupan orang-orang dayak zaman dulu. Mandau, tameng, dan sumpitan merupakan seperangkat peralatan perang yang selalu dibawa para pendekar dayak kemanapun mereka pergi. Sumpitan merupakan senjata yang paling ditakuti lawan karna mempunyai kemampuan serang jarak jauh, yaitu bebrapa puluh meter dan d...

avatar
Maharani
Gambar Entri
Sepak sawut
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Kalimantan Tengah

Sepak sawut merupakan permainan tradisional yang banyak digemari oleh masyarakat bukan hanya kalangan muda tetapi banyak juga orang tua yang menggemari permainan yang satu ini terutama warga masyarakat Kalimantan. Sepak sawut yaitu sebuah permainan seperti permainan sepak bola pada umumnya. Namun yang membedakan dengan permainan sepak bola yaitu pada bola yang digunakan untuk bermain merupakan bola yang berapi. Latar Belakang Sejarah Dahulu, sepak sawut merupakan rangkaian ritual adat, dimainkan saat membuka ladang berpindah/saat menunggu jenazah (untuk umat Kaharingan). Sekarang olahraga rakyat itu secara rutin dimainkan pada setiap perayaan ulang tahun kabupaten atau provinsi di Kalteng. Dahulunya sepak bola yang satu ini dimainkan pada saat orang ingin membuka ladang berpindah. Karena kebanyakkan pada tempo dulu di Kalimantan hampir semua kegiatan dilakukan secara gotong-royong seperti membangun rumah, membuka ladang, menanam padi, memanen padi yang dil...

avatar
Maharani