Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah,yang mana banyak orang berlomba-lomba untuk memupuk kebaikan. Banyak ritual ataupun tradisi yang hanya dilakukan pada saat bulan ramadhan, contohnya: ngabuburit,puasa,teraweh,dan sahur. Bicara mengenai sahur, sahur dilakukan pada saat duapertiga malam atau sekitar jam 1-4 dini hari. Terdapat ritual unik yang dilakukan masyarakat Desa Sidawangi Kabupaten Cirebon pada saat Bulan Ramadhan,yaitu tradisi Obrog. Obrog adalah tradisi membangunkan orang sahur pada saat Bulan Ramadhan dengan menggunakan alat musik. Obrog biasanya dilakukan oleh para lelaki dari usia 12-40 tahun yang mana mereka nantinya akan mengelilingi satu kampung untuk membangunkan orang sahur. Alat yang digunakan untuk membangunkan sahur seperti genjring,marawisan,hingga membawa alat rumah tangga seperti ember dan galon. ''Saya...
Tasikmalaya adalah kota kecil yang terdapat di provinsi Jawa Barat yang mungkin kalah menarik dengan kota-kota besar di Indonesia yang sudah menjadi destinasi pariwisata baik dari dalam hingga luar dunia. Akan tetapi Tasikmalaya tak kalah menariknya dengan berbagai destinasi wisata baik dalam ospek pariwisata maupun wisata kulinernya. Dalam artikel ini, saya ingin membawa kalian untuk menjelajahi wisata kuliner di kota ini. Bagi orang tasik, bukan orang tasik jika tak kenal dengan bakso laksana. Mungkin kalian berpikir apa ciri khasnya dari bakso tersebut kan? Let’s check it out! Komponen-komponen yang ada di bakso laksana mungkin tak jauh berbeda dari bakso-bakso pada umumnya, ada mie, bakso, babat dan sayur-sayuran ( seperti sawi, dan lain-lain). Yang membuat khas pada bakso ini yang pertama ialah mie pada bakso ini hanya dibuat di tempat tersebut. Bentuk mie tersebut jauh berbeda pada bakso lainnya. Teksturnya sangat lembut dan juga ukurannya lebih besar dibanding...
Lebaran Cakung Kranggan “Budaya merupakan suatu keseluruhan yang bersifat kompleks. Keseluruhan tersebut meliputi kepercayaan, kesusilaan, adat istiadat, hukum, seni, kesanggupan dan juga semua kebiasaan yang dipelajari oleh manusia yang merupakan bagian dari suatu masyarakat.” – E.B. Taylor Seperti apa yang dikemukakan oleh E.B. Taylor , budaya bersifat kompleks yang mencakup beberapa aspek dalam kehidupan suatu masyarakat. Beda kelompok masyarakat, beda juga kebudayaannya. Setiap kelompok masyarakat mempunyai ciri khas budayanya masing-masing. Begitu pula halnya dengan negara kita tercinta, Negara Kesatuan Republik Indonesia. NKRI merupakan negara kepulauan yang penuh dengan kekayaan dan keragaman budaya. Memiliki 34 provinsi menjadikan Indonesia mempunyai ribuan kebudayaan di setiap daerahnya. Salah satu provinsi dengan kekayaan budaya yang melimpah adalah Jawa Barat. Provinsi Jawa Barat yang memiliki 18 kabupaten dan 9 kota tentu mempuny...
Siapa yang suka kuliner? Mungkin bisa dibilang hampir semua orang suka kuliner. Mulai dari makanan dan minuman modern, hingga yang tradisional. Jika berbicara tentang kuliner, mungkin kata "Bandung" terlintas di pikiran kita semua. Ya, karena Bandung memang terkenal dengan julukan "Kota Kuliner" karena makanan dan minumannya yang khas dan beragam. Salah satu makanan khas Bandung yang akan saya paparkan di sini adalah rujak cuka. Rujak cuka merupakan makanan khas Bandung yang rasanya manis, asam, dan pedas. Rujak cuka itu sendiri sangatlah bervariasi. Ada yang memakai tauge dan buah, ada juga yang memakai campuran sayuran. Rujak cuka memang mirip dengan asinan Bogor. Namun tentu saja rujak cuka dan asinan bogor itu berbeda. Rujak cuka memiliki kuah yang lebih sederhana. Perbedaan lainnya adalah tidak adanya proses pengacaran melalui pengasinan dengan garam atau pengasaman dengan cuka. Jadi, buah dan sayuran di rujak cuja memiliki rasa yang lebih original. Rujak cuka itu se...
Dahulu kepercayaan akan adanya kekuatan dari alam ghaib sangat besar. Sehingga banyak sekali masyarakat yang selalu melakukan pemujaan terhadap roh leluhur saat melakukan suatu hal besar untuk meminta keselamatan dan izin. Pemujaan ini disebut dengan Ngarujak. Biasanya ngarujak dilakukan setiap hari Senin dan Kamis, pada hari besar perayaan, dan pada saat syukuran. Dalam Ngarujak kita harus menyiapkan rujakeun yang terdiri dari berbagai macam minuman, makanan, rokok, sirih, apu, pala. Selain itu kita juga harus menyiapkan parukuyan (tungku apa) dan menyan. Minumannya terdiri kopi, kopi pait, teh, teh manis, kelapa yang dipotong potong lalu diberi air, roti yang direndam air gula merah, air 7 jenis bunga, dan minuman lainnya. Sedangkan makanannya terdiri dari berbagai buah-buahan dan berbagai jenis kue. Bahan-bahan Ngarujak di hari raya seperti Lebaran berbeda dengan ngarujak pada saat melakukan syukuran untuk sunatan. Pada saat hari Lebaran ada tambahan menyiapkan pakaian yang akan di...
Bleketek hmm pasti kalian jarang mendengarnya tapi pasti kalian tahu kalau sudah melihat wujudnya. Walaupun memiliki sebutan yang aneh tetapi rasanya enak dan selalu ditunggu tunggu oleh masyarakat Sukabumi dipenghujung lebaran. Yap Bleketek Sukabumi merupakan campuran makanan seusai lebaran yang dicampurkan seluruhnya lalu ‘dioseng’. Bleketek biasanya terdiri dari sambal goreng kentang, daging dan sayuran yang sengaja dibuat dengan bahan bahan sisa makanan lebarang agar tidak cepat basi. Dikampung halamanku, Bleketek kerap dinanti nanti kehadirannya walaupun bisa dibuat dengan bahan-bahan yang masih segar tetapi lebih sedap rasanya jika dibuat dengan makanan sisa lebaran. Dengan campuran makanan sisa dari berbagai olahan tersebut membuat Bleketek memiliki sejuta rasa yang mengunggah selera. Tak sedikit orang yang memilih untuk membuat Bleketek daripada menghabiskan seluruh makanan lebarannya. &nb...
Si Legit Multitalent : Kue Bugis Nikahan? khitanan? lebaran? hingga pengajian atau arisan, tentunya kalian gak asing lagi dengan kue bugis. Kue legit, yang berbahankan beras ketan dengan isian kelapa parut dicampur gula merah ini menjadi kue multitalent , yakni dia itu bisa jadi cemilan di tiap acara. Namun, selain di Bandung, ternyata kue ini pun terkenal se-penjuru Indonesia. Lain di Jawa lain juga di Sumatra (Padang) kue ini disebut juga 'lapek Bugis' atau lepat bugis. Terbuat dari tepung ketan hitam dengan isian enten. Tapi enten ini dimasak dengan gula putih, berbeda dengan kue mendut yang entennya di masak dengan gula merah. Ternyata tidak hanya berbeda nama, cara membungkusnya pun juga berbeda. Kalau di Jawa dibungkus dengan daun pisang muda dan dilipat segiempat seperti membungkus kue pisang, sedangkan di Sumatra di taruh kedalam daun pisang yang telah dipincuk kemudian dilipat menyerupai piramida. Keduanya diberikan...
Anda yang berdomisili di wilayah Panjalu utara serta Sukamantri, atau yang mempunyai kerabat di sekitar sana, tentu tak asing dan mengenal Kurupuk Endoy. Cemilan kriuk dengan citarasa asin gurih nan sehat, tanpa banyak bumbu penyedap, ini memang amat populer. Kurupuk Endoy cocok menjadi teman ngopi, atau ditabur di atas mie instan maupun mie bakso. Kenapa disebut Kurupuk Endoy? Ternyata, terkait dengan sejarah dan asal-usulnya. Nama tersebut mengacu pada Sang Pembuat-nya. Makanan khas ini dibuat oleh Ma Endoy sejak tahun 1985 dan kemudian menjadi produk kuliner legendaris dari Hujungtiwu, Panjalu, Ciamis. Uniknya, sampai kini Ma Endoy masih mengolah kerupuknya sendiri secara tradisional. Ia terus menjalankan usaha kuliner rumahannya dengan melibatkan beberapa tetangga. Bahan kerupuk berasal dari aci sampeu (tepung tapioka, olahan dari singkong) produk rumahan. Tepung tersebut diuleni, dicetak dan kemudian dijemur di bawah sinar matahari. Semuan...
BUDAYA BANIAN Acara Kumpul Keluarga Besar di Tasikmalaya Banian balerasal dari bahasa Arab yaitu Bani/ Banu (بÙÙ/ بÙÙ) yang artinya adalah keluarga, klan, atau keturunan. Maka arti Banian adalah berkumpulnya sebuah keluarga besar. Acara ini biasanya diadakan untuk saling mengenal antara keluarga yang memiliki keturunan yang sama. Pada mulanya acara ini diadakan oleh para bangsawan Sukapura - Tasikmalaya, Ciamis, Garut, Pangandaran, dan Banjar - untuk mempertemukan cabang keluarga mereka. Seiring dengan berkembangnya waktu, acara banian tidak hanya diadakan oleh keluarga bangsawan namun juga oleh keluarga dari kalangan biasa namun masih dengan tujuan yang sama, yaitu untuk saling mengenal antar keluarga dengan keturunan yang sama. Acara banian ini menjadi salah satu rangkaian acara saat Idul Fitri di Tasikmalaya dan sekitarnya. Acara ini selain untuk mempererat hubungan keluarga, biasanya acara ini pula menj...