kemerdekaan
433 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Museum Hamengkubuwono IX
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Daerah Istimewa Yogyakarta

useum kecil ini didirikan pada awal tahun 1990-an untuk mengenang tokoh yang dicintai masyarakat Yogyakarta ini. Upaya tersebut diwujudkan melalui pameran berbagai benda dan dokumen milik sultan. Sebagai sarana untuk mengenang seorang tokoh, Museum HB IX tidak hanya merupakan tempat menyimpan benda mati. Artefak saksi keberadaan tokoh tersebut berusaha dihidupkan dalam pameran. Benda-benda tersebut dipilih, dan dipamerkan secara berkelompok dan dengan urutan tertentu, ditambah keterangan-keterangan pada label sehingga membentuk suatu cerita yang mengagungkan sang tokoh. Hal ini masih ditambah dengan bangunan museum berarsitektur Jawa dengan berbagai ukiran keemasan khas kraton, menekankan kebesaran Sultan HB IX. Di museum ini pengunjung dapat melihat keterlibatan Sri Sultan dalam perjuangan kemerdekaan, dalam kegiatan di kraton sebagai seorang sultan Yogyakarta, pejabat negara RI, berbagai kegiatan lain seperti Pramuka–Sultan HB IX adalah Bapak Pramuka Indonesia–...

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Brawijaya Malang
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Bali

SEJARAH BERDIRINYA Usaha untuk pendirian Museum Brawijaya telah dilakukan sejak tahun 1962 oleh Brigjend TNI (Purn) Soerachman (mantan Pangdam VIII/Brawijaya tahun 1959-1962). Pembangunan gedung museum kemudian mendapat dukungan pemerintah daerah kotamadya Malang dengan penyediaan lokasi tanah seluas 10.500 meter persegi, dan dukungan biaya dari Sdr.Martha, pemilik hotel di Tretes Pandaan. Arsitek museum adalah Kapten Czi Ir.Soemadi. Museum dibangun pada tahun 1967 dan selesai 1968.   Nama Museum Brawijaya ditetapkan berdasarkan keputusan Pangdam VIII/Brawijaya tanggal 16 April 1968 dengan sesanti (wejangan) 'Citra Uthapana Cakra' yang berarti sinar (citra) yang membangkitkan (uthapana) semangat/kekuatan (cakra). Sedangkan museum diresmikan pada tanggal 4 Mei 1968.   PERANAN MUSEUM BRAWIJAYA Sebagai media pendidikan Sebagai tempat rekreasi Sebagai tempat penelitian ilmiah Sebagai tempat pembinaan mental k...

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum TNI-AL, "Loka Jala Crana"
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Timur

Apakah Anda sudah mengetahui atau mengenal Museum TNI AL “Loka Jala Crana”? Jika sudah, sangat mungkin sudah pernah mengunjunginya. Namun jika belum, tidak ada salahnya membaca sedikit uraian berikut yang semoga bermanfaat bagi Anda sekalian di kemudian hari.   Sebuah museum tentu memiliki sejarahnya tersendiri. Selain itu, di dalamnya juga terdapat banyak peninggalan yang dipamerkan dalam wujud barang, tulisan, rekaman suara, film, dan lain sebagainya. Begitu juga yang ada di dalam Museum TNI AL “Loka Jala Crana” Anda bisa melihat banyak koleksi benda bersejarah yang tentu saja masih berkaitan dengan TNI Angkatan Laut RI. Menengok sejarah Museum TNI AL “Loka Jala Crana” Museum ini didirikan pada 19 September 1969 oleh ibu R. Mulyadi. Beliau adalah istri panglima Angkatan Laut Laksamana R. Moelyadi. Pertama kali diberikan nama Museum Akabri Laut . Selanjutnya pada 10 Juli 1973, namanya berubah menjadi Museum TNI Angkatan...

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Sepuluh Nopember
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Timur

Berwisata Sejarah ke Tugu Pahlawan dan Museum Sepuluh Nopember Kota Surabaya gomuslim.co.id - Selain wisata alam dan wisata religi, Kota Surabaya yang berjuluk Kota Pahlawan ini juga memiliki destinasi wisata sejarah. Tempat ini bisa menjadi pilihan yang tepat untuk mengajak anak-anak dan keluarga berwisata sambil belajar sejarah tentang perjuangan pahlawan Indonesia. Tugu Pahlawan adalah sebuah monumen yang menjadi markah tanah Kota Surabaya. Tinggi monumen ini adalah 41,15 meter dan berbentuk lingga atau paku terbalik. Tubuh monumen berbentuk lengkungan-lengkungan (Canalures) sebanyak 10 lengkungan, dan terbagi atas 11 ruas. Tinggi, ruas, dan canalures mengandung makna tanggal 10, bulan 11, tahun 1945. Suatu tanggal bersejarah, bukan hanya bagi penduduk Kota Surabaya, tetapi juga bagi seluruh Rakyat Indonesia. Tugu Pahlawan dibangun untuk memperingati peristiwa Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya, di mana arek-arek Suroboyo berjuang melawan pasukan Sekutu bersama...

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Armada
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Timur

TAK semua orang tahu kapan Komando Armada RI Kawasan Timur mulai ada. Dan tak semua tahu seperti apa perjalanan salah satu Komando Utama (Kotama) di bawah kendali TNI AL ini. Paling banter yang tahu sebatas anggota TNI AL. Itu pun prajurit matra laut yang berdinas di Koarmatim. Namun, nukilan sejarah berdirinya komando penjaga maritim untuk wilayah Timur Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) itu, kini bisa dengan mudah diketahui. Bagi anda yang ingin mengetahui lebih jauh tentang sejarah Koarmatim, bisa langsung mendatangi Museum Armada. Di museum ini, anda dapat melihat benda-benda lawas yang menjadi saksi bisu keberadaan Koarmatim. Museum yang dinamakan Fleet House ini, berada di areal Koarmatim, diresmikan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Marsetio, Rabu 29 Oktober 2014. Menilik bentuknya, museum ini tak ubahnya kapal besar. Jendela berbentuk bulat dengan kaca, dan jeruji besi menguatkan kesan kapal. Dalam museum, anda bisa dijumpai koleksi benda-...

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Nahdatul Ulama
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Timur

Museum Nahdlatul Ulama (NU) merupakan pusat informasi kebudayaan serta sejarah pertumbuhan dan perkembangan NU. Dibuka untuk pertama kalinya oleh KH. Abdurrahman Wahid pada 25 November 2004 dan diresmikan pada Muktamar NU ke-31 di Boyolali, Jawa Tengah pada 28 November 2004 oleh Rais ‘Am PB NU, KH. MA. Sahal Mahfudh. Gedung Museum NU memiliki tiga lantai dengan luas bangunan 900 m² berdiri megah di tengah areal seluas 3000 m². Terletak di Jalan Gayungsari Timur 35 Surabaya, sekitar 300 m arah ke timur Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya. Gedung berkubah hijau ini dibangun dengan arsitektur khas perpaduan Islam-Mediteranian dan bernuansa klasik, sehingga memungkinkan untuk dijadikan tempat tujuan wisata religi, setelah Makam dan Masjid Agung Sunan Ampel serta Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya. Museum NU menyimpan dan memamerkan berbagai dokumen historis NU, benda-benda seni dan pusaka bersejarah maupun karya tulis para ulama NU. Museum NU juga menyimpan kary...

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum P4
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Timur

Museum P4 Provincie:   Jawa Timur Land:   IND Type organisatie:   Museum Postadres:   Museum P4 Jln Raya Nglegok Blitar Informatie:   Antara banyak objek wisata di Kabupaten Blitar ada satu bangunan yang terlupakan, yaitu Gedung Loka~Wisata Karya Pemasyaraka...

avatar
Roro
Gambar Entri
Monumen Nasional Taman Pujaan Bangsa Pahlawan Margarana
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Bali

Museum Monumen Nasional Taman Pujaan Bangsa Margarana          Alamat         :  Desa Klaci (Kompleks Taman Makam Pahlawan     Margarana) Kecamatan Marga, Tabanan       Telp.           :  (0361) 7442553   Museum ini berlokasi di desa Marga. Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, berjarak lebih kurang 25 km dari Kota Denpasar ke arah Barat Laut. Dibangun secara bertahap sejak tahun 1967, museum ini diresmikan oleh Gubernur Bali Prof. Dr. Ida Bagus Mantra.   Museum Monumen Nasional Taman Pujaan Bangsa Margarana merupakan penanda peristiwa bersejarah “Puputan Margarana”, yakni perang besar antara masyarakat Bali melawan NICA. Museum ini mengoleksi foto-foto pahlawan, pedang Bali, samurai kecil, keris Bali, peralatan perang peninggalan Ame...

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Marketing 3.0
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Bali

Pada tahun 1920an dan 1930an, banyak turis kelas elit Barat menemukan Bali. Mereka menemukan ”Bali, Surga Terakhir” sesungguhnya, dimana setiap orang adalah seniman dan dimana kemanusiaan hidup dalam kondisi rasa gembira yang sempurna. Bahkan seorang kameramen Jerman, George Krauser mengatakan, ”Saya sangat marah pada Tuhan mengapa saya tidak lahir sebagai orang Bali.” setelah kunjungannya ke Bali di tahun 1930an. Bali semakin terkenal ketika film berjudul ”Bali, Surga Terakhir” diputar di bioskop-bioskop kecil sepanjang jalan Hollywood Boulevard, Amerika di tahun 1932. Semenjak itu pula Ketut Tantri (Warga negara Amerika yang turut membantu Indonesia meraih kemerdekaan dari tangan penjajah) dan banyak turis asing berdatangan ke Bali. Film itu penuh dengan kedamaian, kelegaan hati, keindahan, dan rasa kasih yang terpancar dari budaya masyarakat Bali. Banyak artis berdatangan seperti Walter Spies, penulis Noel Coward, penari Claire Ho...

avatar
Roro