Upacara Baralek Datuak Salah satu upacara adat dari daerah Sumatera Barat adalah upacara untuk mengangkat pimpinan sebuah suku di Minangkabau. Biasanya disebut juga upacara batagak panghulu atau baralek datuak yang memiliki makna yang sama, namun digunakan berbeda tergantung nagari masing-masing. Upacara Baralek Datuak yang masih dilaksanakan sampai saat ini salah satunya di Daerah Koto Marapak, Kabupaten Agam. Upacara ini dilakukan didalam pasukuan atau kaum. Datuak yang akan dipilih bukan hanya besar didalam kaumnya saja, ia juga menjadi pimpinan di nagari. Di nagari ia sebagai pemangku adat. Oleh sebab itu, pengangkatan datuak harus diketahui oleh masyarakat. Oleh karenanya dilakukan terlebih dahulu upacara malewakan gala. Malewakan gala berarti memberitahukan kepada masyarakat tentang pengangkatan panghulu/datuak. Upacara ini merupakan serangkaian acara alek gadang. Biasanya pihak kaum memotong...
Sejarah Perahu Bidar Palembang Kelahiran perahu bidar tidak terlepas dari kondisi dan situasi kota Palembang, yang dikelilingi banyak sungai beserta anaknya. Data terakhir, anak sungai yang dulunya berjumlah 108, kini tinggal 60 anak sungai. Dahulu, untuk menjaga keamanan wilayah,diperlukan sebuah perahu yang larinya cepat. Kesultanan Palembang lalu membentuk patroli sungai dengan menggunakan perahu. Ketika itu perahu berpatroli itu disebut perahu pancalang , berasal dari pancal dan lang/ilang. Pancal berarti lepas, landas dan lang/ilang berarti menghilang. Singkatnya pancalang berarti perahu yang cepat menghilang. Perahu ini dikayuh 8-30 orang, bermuatan sampai 50 orang. Memiliki panjang 10 sampai 20 meter dan lebar 1,5 sampai 3 meter. Karena bermuatan banyak orang, Pancalang juga digunakan sebagai alat angkutan transportasi sungai. Raja-raja dan pangeran kerap pula menggunakan pancalang untuk plesiran. Gambaran bentuk pancalang diungka...
Sambut Sukacita Kelahiran Bayi dengan Manyue Semua orang pasti sangat menantikan kelahiran seorang bayi dalam keluarganya, bayi yang imut nan kecil terlahir dengan disertai doa dan harapan untuk keluarganya. Bayi yang lahir pula menjadi suatu tanda bertambahnya anggota keluarga sehingga setiap keluarga ingin memperkenalkan anggota keluarga barunya kepada para saudara, tetangga, dan kerabat. Untuk itulah orang Tionghua mengadakan tradisi Manyue. Arti Manyue itu sendiri adalah sebulan penuh, Man artinya penuh dan Yue artinya bulan. Dikatakan sebulan penuh karena tepat pada hari ke 30 atau ke 40 setelah bayi dilahirkan keluarga akan mengadakan perayaan dan memberikan keranjang berisi makanan kepada tamu yang hadir. Pada zaman dahulu angka kelahiran bayi selamat sangat sedikit karena keterbatasan obat dan teknik kelahiran yang...
Sawan Pengantin adalah kepercayaan adat orang Jawa Tengah di daerah Kebumen, yaitu ketika sepasang suami istri membawa anak balitanya ke acara hajatan di mana salah satu pihak pengantin ada yang baru pertama kali mantu / menikahkan anak sulungnya, anak balita tersebut akan menjadi sakit. Balita tersebut dipercaya telah diikuti oleh sebuah 'makhluk halus' dan akan mengalami gejala seperti demam tinggi di malam hari yang berulang selama 2-3 malam. Demam ini tidak kunjung turun panasnya walau sudah berobat ke dokter. Anak yang terkena sawan pengantin juga dapat mengalami gejala lain seperti kejang-kejang, yang dipercaya disebabkan karena balita 'kesurupan' setan. Jika tidak mengambil langkah-langkah lebih lanjut, maka sawan pengantin akan menyebabkan gangguan pada sisi psikologis balita. Gejala lain yang dapat dideteksi antara lain: Anak akan rewel pada jam-jam tertentu, terutama ketika menjelang maghrib dan ketika tengah malam. Anak mudah deg-dega...
Cap Go Meh merupakan hari dimana suku Tionghoa merayakan hari ke-15 dari Tahun Baru Imlek, sekaligus menjadi sebuah highlight dan menutup perayaan Tahun Baru Imlek. Pada saat Cap Go Meh, keluarga suku Tionghoa biasa merayakannya dengan makan bersama keluarga besar, entah itu di rumah maupun di restoran. Selain itu, diadakan juga parade naga dan barongsai di sekitar jalan raya, terutama di Jalan Gajahmada Kota Pontianak. Parade naga dan barongsai selalu disambut dengan meriah oleh warga setempat karena bisa menjadi hiburan yang hanya diadakan satu kali setiap tahunnya. Tidak hanya diramaikan oleh naga dan barongsai, ada juga tatung yang melakukan aksi-aksi ekstrim seperti menusuk dirinya sendiri dengan pisau dan paku, koko mei-mei Kalimantan Barat, dan masih banyak lagi. Parade ini biasanya berlangsung lebih ramai dan meriah pada malam hari, karena banyak naga yang dihiasi dengan lampu-lampu gemerlap dan bahkan ada yang glow in the dark loh ! Setelah naga...
Kesenian Genye Kesenian Genye merupakan seni pertunjukan khas dari Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Genye sendiri merupakan singkatan dari ‘gerakan nyere ’ sehingga pertunjukan ini memiliki ciri khas yaitu tarian dengan menggunakan nyere (bahasa Sunda) yang berarti sapu lidi. Selain tarian, dalam pertunjukan ini juga mempunyai unsur lain, yaitu seni musik dan seni rupa. Jenis alat musik yang biasa digunakan untuk mengiringi kesenian ini yaitu perkusi. Contohnya seperti bedug, dog dog dan goong. Namun penggunaan alat musik tersebut tidak menjadi hal yang wajib karena dapat disesuaikan dengan kebutuhan pertunjukan. Untuk tariannya, kesenian ini menggunakan tarian kontemporer sehingga gerakan dan pola yang dibuat dapat disesuaikan dengan kebutuhan pertunjukan. Jumlah penari genye sen...
Pernikahan adalah upacara sakral yang dilaksanakan oleh pasangan mempelai pria dan wanita, sebelum dilaksanakannya suatu pernikahan, ada suatu langkah yang harus di jalani oleh pria yaitu melamar/meminang. Meminang adalah suatu kegiatan dimana seorang pria meminta kesediaan kepada wanita untuk menjadi pendamping hidup atau istri melalui keluarga atau orang kepercayaan. Dalam meminang gadis keturunan Lampung, atau bisa dibilang asli darah Lampung, dimana dalam keluarga masih kental adat dan tradisi budaya Lampungnya, apabila ada seorang pendatang pria atau pria yang tidak memiliki keluarga dan keturunan Lampung sama sekali, maka ada 1 syarat yang harus dipenuhi, yaitu memiliki Keluarga angkat yang berdarah Lampung. Keluarga angkat tersebut dicarikan oleh orangtua gadis, dalam memilih keluarga angkat tidaklah boleh asal dan sembarangan. Keluarga angkat harus memiliki kesejajaran yang sama denga keluarga asal pria yakni dalam hal sosial, wawasan dan lain sebagainya. Apabila kel...
Anakkon Hi Do Hamoraon Diau Ai tung soboi peau inang da, Tu paredang-edangan.. Tarsongon dongan-dongan ki da, Na lobi paccarian.. Alai sude na gelleng ki da, Dang jadi hahurangan.. Anakkon ki.. do naum arga di au.. Nang sotarihutton, Au pe akka dongan, Da na pola marsak au disi.. Alai anakkonki da,dang jadi hatinggalan, Sian dongan magodang nai.. Hugogo pe maccari, arian nang bodari, Lao pasikkolahon gelleng ki.. Ai ikkon marsikkola, do satimbo timbona, Sittap ni na tolap gogoki.. Marhoi-hoi pe au lao dao, Tu dolok tu toruan.. Mangalului ngolu-ngolu, Naboi parbodarian.. Asal ma sahat gellengki da, Sai sahat tu tujuan.. Anakkon ki.. do hasangapon di au... Lagu asal Sumatera Utara ini mungkin sangat familiar didengar oleh orang berdarah batak. Lagu ini diciptakan oleh Natum Situmorang, namun dipopulerkan oleh Victor Hutabarat. Lagu ini menceritakan tentang seberapa cinta dan perjuangan orangtua dalam mendorong anaknya m...
Siapa sih yang gak kenal jajanan yang satu ini? Untuk kalian yang tinggal atau pernah berkunjung ke Jakarta pasti sudah familiar dengan kue yang bernama Kue Ape. Jajanan khas Jakarta ini berbentuk seperti serabi, maka dari itu disebut juga dengan istilah ‘Serabi Jakarta’. Namun perbedaannya terletak di segi tekstur dan bentuk. Jika serabi berbentuk seperti pancake kecil dan bertekstur lembut, beda hal nya dengan Kue Ape, kue ini terasa ‘kriuk’ di pinggirnya dan lembut di bagian tengah. Untuk membuat Kue Ape juga terbilang mudah. Bahan-bahan yang diperlukan adalah tepung terigu, tepung beras, santan, telur, garam. Adonan kue dibuat dengan mencampurkan bahan sesuai takaran. Setelah itu, tuangkan adonan ke wajan kecil yang cekung lalu buat gerakan lingkaran dengan sendok supaya terbentuk lapisan yang tipis dan ‘kriuk’. Tunggu sampai agak kecoklatan, lalu angkat. Supaya lebih nikmat, membuat kue ini harus dengan wajan yang dipanaskan dengan arang....