Kemerdekaan Indonesia
823 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Pantai Kubur Panjang (Jerat Lanjeng)
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Kuburan Panjang ini disebut juga makam Doro Sembodo. Terletak di tepi laut Desa Lebak Kecamatan Sangkapura. Makam ini merupakan makam yang dikeramatkan oleh penduduk sekitar karena disamping mempunyai kekuatan magis terpendam juga mengandung nilai historis tinggi.     Menurut cerita, Doro Sembodo ini adalah abdi setia Aji Saka yang merupakan tokoh utama legenda Babat Tanah jawa. Peristiwa meninggalnya Doro dan Sembodo ini kemudian dikisahkan dalam Huruf Jawa (Ha, Na, Ca, Ra, Ka, dst.). Para pelancong banyak berdatangan saat hari Raya Idul Fitri Maupun Idul Adha.       Asal Usul     Di dusun Tanjung anyar ( orang Bawean menyebutnya Tinggen) desa Lebak terdapat makam panjang, kira- kira panjang makam 11-12 meter.   Konon itu adalah tempat pusaka Aji Saka yang dikubur bersama darah Doro. Aji Saka adalah seorang Penyebar agama Hindu di Pulau Jawa (Javadwipa) yang berasal dari Kerajaan Asoka di India....

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Asal Usul Watu Ulo
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Cerita asal-usul Watu Ulo merupakan salah satu jenis cerita legenda. Legenda adalah cerita rakyat mengenai asal-usul terjadinya sesuatu. Cerita berikut ini merupakan hasil saduran dari paparan narasi hasil penelitian Doktor Sukatman, Dosen Universitas Jember dalam bukunya Mitos dalam Tradisi Lisan Indonesia. Dalam buku tersebut, Sukatman menyebutkan bahwa cerita yang dia tulis merupakan hasil rangkuman dari cerita rakyat di daerah pesisir Watu Ulo. Berikut ini merupakan saduran versi saya sendiri. Dahulu kala di tanah Jawa ada seorang sakti mandraguna. Dia bernama Ajisaka. Setelah melalui pengembaraan panjang sampailah Ajikasa di pantai selatan Jawa. Di pesisir selatan pulau jawa yang masih berupa hutan belantara Ajisaka membuka sebuah padepokan sebagai tempat menempa ilmu pengetahuan dan kanuragan untuk murid-murid pilihannya. “Wahai murid-muridku, hari ini aku akan memberikan ilmu pamungkasku kepada kalian.” Ajisaka mengawali pembicaraan di dalam padepokannya. Muri...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Asal Usul Desa Manduro, Kabupaten Jombang
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Manduro adalah nama sebuah desa yang berada di wilayah Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Asal mula terbentuknya Desa Manduro menurut tradisi oral penduduk setempat adalah dari adanya dua orang pelarian Madura yang kemudian menetap di daerah perbukitan tersebut yang masih berupa hutan. Kemudian kedua pelarian tersebut beranak pinak hingga daerah tersebut berkembang sebagaimana kondisi saat ini. Siapakah kedua pelarian tersebut dan kapan keberadaan pelarian tersebut di Desa Manduro tidak didapatkan informasi yang jelas. Menurut Warito (Sekretaris Desa Manduro) berdasarkan informasi yang di dapatkan dari ‘Mbah Lurah Sepuh’, berpendapat bahwa kedua pelarian tersebut adalah dari laskar Trunajaya yang kalah perang, dan karena kalah perang malu pulang ke Madura. Akhirnya para pelarian tersebut menetap diperbukitan kapur, karena perbukitan kapur aman untuk tempat pelarian. Nasrulillahi (Kasi Kebudayaan ) berpendapat bahwa kehadiran orang Madura di Manduro k...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Reog Ponorogo
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Dewi Sanggalangit, putri Raja Kediri tampak berduka. Ia bingung memilih siapa yang tepat menjadi suaminya. Sementara, puluhan raja menantikan kepastian dari sang Dewi.   Sore itu datang dua pelamar lagi. Mereka adalah Patih Iderkala dan Patih Bujang Ganong. Patih Iderkala melamarkan Raja Singabarong dari kerajaan Ladoya, Blitar. Patih Bujang Ganong mewakili Raja Kelana Suwandana dari Kerajaan Wengker, Ponorogo.   "Kali ini kau harus bisa menentukan pilihanmu. Kedua raja itu amat sakti. Mereka akan menyerang kita kalau mereka kau buat malu," nasehat ayah Dewi Sanggalangit.    "Beri hamba waktu sepuluh hari Ayahanda, agar hamba bisa menimbang dengan bijaksana," sahut Dewi Sanggalangit.    "Baik. Janjimu itu akan Ayah teruskan kepada raja pelamarmu," ujar ayah Dewi Sanggalangit lega.    Dewi Sanggalangit masuk ke kamarnya. Ia bersemedi dengan khidmat. Ketika genap sepuluh hari, Dewi Sanggalangit memperoleh...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Sanggramawijaya Tunggadewi
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Sanggramawijaya Tunggadewi  adalah putri  Airlangga  yang menjadi pewaris takhta  Kahuripan , namun memilih mengundurkan diri sebagai pertapa bergelar  Dewi Kili Suci . Jabatan Sanggramawijaya Pada masa pemerintahan  Airlangga , sejak kerajaan masih berpusat di Watan Mas sampai pindah ke  Kahuripan , tokoh Sanggramawijaya menjabat sebagai  rakryan mahamantri  alias putri mahkota. Gelar lengkapnya ialah  Rakryan Mahamantri i Hino Sanggramawijaya Dharmaprasada Uttunggadewi . Nama ini terdapat dalam prasasti Cane (1021) sampai prasasti Turun Hyang I (1035). Pada prasasti Pucangan (1041) nama pejabat  rakryan mahamantri  sudah berganti  Sri Samarawijaya . Saat itu pusat kerajaan sudah pindah ke  Daha . Berdasarkan cerita rakyat, Sanggramawijaya mengundurkan diri menjadi pertapa di Gunung Pucangan bergelar Dewi Kili Suci. Keistimewaan Kili Suci Tokoh Dewi Kili Suci dalam  Cerita Panji  diki...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Sejarah, Perjuangan “KAPTEN KYAI ILYAS” Dalam Mengusir Belanda di Lumajang
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Sejarah perjuangan bangsa mempunyai motivasi yang luar biasa bagi suatu bangsa untuk terus berjuang mengisi kemerdekaan dengan semangat kebangsaan yang telah diperjuangkan sebelumnya oleh para pahlawan kusuma bangsa. Semangat keteladanan para pejuang harus diwarisi oleh generasi muda demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa dan negara. Jiwa nasionalisme harus muncul untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan, para pahlawan di Lumajang telah memberikan suatu teladan yang berupa keikhlasan untuk berjuang tanpa memperhitungkan harta benda, keluarga, tempat tinggal, bahkan keselamatan jiwa raganya sendiri. Keteladanan ini telah ditunjukkan oleh para pahlawan kita, khususnya Kapten Kyai Ilyas yang besar jasanya dalam mengusir Belanda di Lumajang. perjuangan Kapten Kyai Ilyas patut diapresiasi karena beliau berjuang berangkat dari seorang petani desa yang bukan apa-apa, bahkan beliau ikhlas mengabdikan diri untuk berjuang dimedan pertempuran.    Ketokohan Kapten Kyai Ilyas...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Tahu Berontak, Makanan Simbol Perlawanan Asal Lumajang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Timur

Disadari atau tidak, Lumajang menyimpan segudang peninggalan bersejarah dan cerita-cerita rakyat yang menyisakan kenangan-kenangan akan kebesaran masa lalu yang terkadang diiringi dengan rangkaian cerita tentang perlawanan terhadap kekuasaan yang selalu ingin menghabisi kemajemukan dan keragaman politik yang berbeda-beda.    Perlawanan-perlawanan khas Lumajang ini dapat ditelusuri sampai sekarang pada nama-nama desa yang sesuai dengan cerita Babad seperti daerah Pajarakan (Randu Agung), Padali (Ranu Bedali/ Ranu Yoso), Arnon (Kutorenon/Sukodono) dan masih banyak lagi yang lainnya.    Disamping itu kita dapat menemukan desa-desa yang namanya tetap dipakai sampai sekarang dan dapat dijadikan sebagai bukti perlawanan yang ada di Lumajang. Nama-nama desa yang merupakan tempat pengungsian ketika Minak Koncar (Penguasa Lumajang) mengungsi ke daerah-daerah yang dianggap aman seperti desa “Bodang” yang merupakan kepanjangan dari “mbok-mb...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Mitos Asal-usul “Padas Bajul” Sungai Keting
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Menurut Sukatman mitos adalah cerita yang bersifat simbolik dan suci yang mengisahkan serangkaian cerita nyata ataupun imajiner yang berisi asal usul dan perubahan alam raya da dunia, dewa-dewa, kekuatan supranatual, pahlawan, manusia dan masyarakat tertentu[1]. Oleh karena itu, kebenaran akan suatu mitos bisa diperdebatkan kebenarannya. Salah satu bentuk mitos adalah mitos asal-usul, yaitu mitos yang mengisahkan asal mula atau awal dari segala sesuatu (munculnya) benda-benda yang ada, setelah alam ini diciptakan. Mitos Padas Bajul yang ada di sungai Keting (desa Keting), Kecamatan Jombang Kabupaten Jember termasuk dalam mitos asal usul. Padas Bajul adalah sebutan yang diberikan oleh masyarakat desa Keting untuk sebuah batu yang ada di tengah sungai. Padas Bajul berasal dari bahasa Jawa, padas = batu cadas, bajul = buaya. Diberi nama seperti itu karena batu cadas yang ada di tengah sungai tersebut sekilas mirip dengan bentuk buaya yang sangat besar. Berikut ini kisah asa...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Asal Usul Pesugihan Gunung Kawi
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Gunung Kawi adalah sebuah gunung berapi di Jawa Timur, Indonesia, dekat dengan Gunung Butak. Tidak ada catatan sejarah mengenai letusan gunung berapi ini. Gunung Kawi, terletak di sebelah barat kota Malang merupakan obyek wisata yang perlu untuk dikunjungi bila kita berada di Jawa Timur karena keunikannya, obyek wisata ini lebih tepat dijuluki sebagai "kota di pegunungan". Di sini kita tidak akan menemukan suasana gunung yang sepi, tapi justru kita akan disuguhi sebuah pemandangan mirip di negeri tiongkok zaman dulu. Di sepanjang jalan kita akan menemui bangunan bangunan dengan arsitektur khas Tiongkok, dimana terdapat sebuah kuil/klenteng tempat untuk bersembahyang atau melakukan ritual khas Kong Hu Cu. "Gunung tidak perlu tinggi asal ada dewanya." Pepatah populer di kalangan warga Tionghoa ini bisa menjelaskan kenapa Gunung Kawi di Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, sangat populer. Kawi bukan gunung tinggi, hanya sekitar 2.000 met...

avatar
Deni Andrian