Disebut juga Ngarak Penganten, adalah saat pihak keluarga pengantin pria kembali datang melangsungkan pesta pernikahan di rumah mempelai wanita dan menyerahkan pengantin pria kepada keluarga pengantin wanita. Pada saat inilah, kedua mempelai pertama kali dipertemukan. Pengantin pria mengenakan jubah "kebesaran" seperti sorban, jubah besar sebagai baju luar, gamis, selempang, sepatu, dan di tangannya membawa sirih dare berupa 5-7 lembar daun sirih dilipat terbalik pada bagian ujung batangnya tidak dibuang. Diantara daun sirih tersebut, terselip pula bunga mawar yang dibawahnya diselipkan lagi dengan uang bernilai tinggi sebagai uang sembe. Sang pengantin wanita akan memakai pakaian ala Tiongkok dengan wajahnya yang tertutup oleh roban tipis. Serupa dengan akad nikah, pengantin pria didampingi utusan yang bukan orang tua. Umumnya utusan ini bisa merupakan saudara kandung tertua dari kedua orang tua pengantin pria, disebut wali khas, serta tokoh masyarakat atau alim ulama di lingku...
Tehyan merupakan alat musik gesek hasil akulturasi budaya Tiong Hoa dengan budaya Betawi. Alat musik Tehyan biasa digunakan dalam kesenian gambang kromong, lenong, dan ondel-ondel. Namun saat ini, alat musik Tehyan jarang diketahui masyarakat karena langkanya orang yang memainkan alat musik ini. Walaupun alat musik ini sudah sangat jarang kita temui, tapi di daerah Jakarta Barat masih ada beberapa orang yang memainkan alat musik ini. Kebanyakan dari mereka memainkan alat musik ini di tempat makan pinggir jalan untuk mencari nafkah. Namun tidak ada anak muda yang terlihat memainkan ini, semuanya adalah orang yang bisa dibilang sudah usia lanjut. Tangga nada pada Tehyan adalah Diatonis,yaitu tangga nada yang mempunyai dua jarak tangga Nada yaitu satu dan setengah. Alat musik tradisional Jakarta Tehyan bisa dibilang cukup sulit dan berebeda dengan instrumen musik lainnya. Tehyan dibedakan menjadi 3 jenis, perbedaannya terletak pada ukurannya .Dengan perbedaan ukuran i...
Tradisi memberikan telur merah sering muncul dalam banyak aspek kehidupan masyarakat Tionghoa. Budaya ini juga dibawa mereka yang datang ke berbagai pelosok di Indonesia. Dengan demikian, telur merah juga menjadi bagian dari kekayaan budaya bangsa Indonesia. Telur merah sebenarnya merupakan telur ayam rebus yang diberi warna merah. Dahulu, sebelum pewarna makanan ditemukan, telur direbus dalam air bersama dengan angkak. Angkak merupakan beras terfermentasi yang memiliki warna merah pekat. Angkak tersebut akan menjadikan telur berwarna merah. Sekarang ini telur direbus dengan air yang diberi pewarna makanan merah dan garam. Garam tersebut bertujuan supaya telur tidak pecah. Telur merah mengandung makna penting d...
Kue Cucur yang biasa kita temui di pasar tradisional merupakan salah satu makanan tradisional Indonesia. Kue cucur berasal dari daerah D.K.I Jakarta (Betawi), disana makanan ini termasuk makanan adat artinya pada setiap kegiatan upacara adat budaya Betawi, cucur wajib dihidangkan. Rasanya manis, gurih, dan memiliki tekstur yang empuk di tengah dan renyah di bagian pinggirnya. Cara membuat kue ini cukup mudah dan dapat dilakukan di rumah. Berikut resep membuat kue cucur yang mudah dan ringkas. Resep Kue Cucur Bahan: 150 gram tepung beras 1/2 sendok teh garam halus 3 lembar daun pandan 250 ml air, untuk merebus 50 gram tepung tengu 150 gram gula merah atau gula jawa Cara Membuat: Rebus air, daun pandan, dan gula merah hingga larut kemudian saring dan dinginkan. Campur tepung tengu, garam, dan tepung beras Ialu tuang larutan gula kemu...
Setiap daerah pasti memiliki tradisi dalam menyambut kepulangan jamaah haji ke kampung halamannya, termasuk di Betawi. Orang Betawi mengucapkan kata "haji" dengan "aji". Sampai saat ini, tradisi ini masih ada dan dijalankan di beberapa tempat di daerah DKI Jakarta yang masih kental adat dan budayanya. Menurut beberapa sumber yang saya kutip, seminggu setelah Lebaran Aji, suasana kampung akan ramai. Keluarga yang anggotanya menunaikan ibadah haji, akan sibuk mempersiapkan rumah mereka dalam rangka menyambut kepulangan jemaah haji tersebut. Warga kampung pun tak terkecuali ikut dalam hingar-bingar kepulangan jamaah haji tersebut. Di ruang tengah, ruang tamu, sudah digelar tikar atau karpet dan disiapkan kasur di atasnya. Disiapkan juga masakan khas Betawi, terutama sayur asem, pecak ikan gurami, dan sebagainya. Saat rumah dibersihkan dan disiapkan, sebagian keluarga yang lain akan pergi menjemput keluarganya yang tiba dari Tanah Suci. Kemudian, begitu jamaah haji sampa...
Jajanan Manis dari Jakarta yang Sulit Ditemui Indonesia terkenal dengan berbagai kebudayaan yang dapat dijumpai dari Sabang sampai Merauke. Mulai dari kesenian, peninggalan sejarah, sampai makanan yang berbeda dari tiap daerahnya. Makanan khas merupakan salah satu aspek yang dapat meningkatkan daya tarik masyarakat untuk lebih mengenal kebudayaan suatu daerah, tak terkecuali Jakarta. Suku Betawi yang tak lain merupakan suku yang berasal dari Jakarta juga memiliki kue tradisional yang khas, salah satunya adalah kue rangi. Kue ini memiliki rasa yang gurih, legit, dan manis yang terbuat dari tepung sagu serta parutan kelapa. Rasa manis yang berasal dari saus berbahan dasar gula merah yang dipanaskan dan dituangkan diatas kue itu yang menjadi ciri utama dari kue ini. Rasa asli dari kue rangi adalah gurih dengan sedikit asin...
Lenong merupakan sebuah seni peran atau teater tradisional dari masyarakat Betawi. Lenong ini biasa berisi lawakan atau candaan yang menggunakan bahasa Betawi, yang diiringin dengan gambang kromong. Teater ini sendiri sudah ada sejak abad 19- an dan juga dipengaruhi sedikit oleh kebudayaan Tionghoa dan Melayu, terutama alat musiknya. Uniknya lenong betawi ialah bahwa dialog dari pertunjukan ini tidaklah memiliki alur cerita sama sekali, dan para pemain lenong dapat berinteraksi langsung dengan para penonton dengan sahut- sahutan. Pemain lenong sendiri jumlahnya beragam, dari beberapa orang hingga belasan orang. Lenong pada awalnya merupakan sebuah pertunjukan yang dilakukan di pinggir jalan, dan penontonnya hanya sebatas pengguna jalan yang kebetulan melintas, atau juga ada lenong keliling yang diperuntukkan untuk mengamen. Kemudian lenong mulai populer untuk pertunjukkan dalam pesta pernikahan pada jaman dahulu untuk memeriahkan acara, sehingga lenong cenderung dilakukan...
Dalam adat perkawinan orang Betawi tak jarang kita temukan adanya roti berbentuk buaya yang kerap menghiasi acara tersebut, mengapa demikian? Menurut kepercayaan Suku Betawi, roti buaya ini adalah sebuah bentuk pengharapan dan doa yang melambangkan kemapanan dan kesetiaan. Makna kemapanan ada pada sebuah roti, dimana yang memakan roti hanyalah bangsawan-bangsawan pada zaman nya. Sedangkan makna kesetiaan terdapat di buaya karena semasa hidupnya buaya hanya melakukan satu kali pernikahan untuk seumur hidupnya. Kepercayaan inilah yang kemudian membuat roti buaya hingga saat ini kerap menjadi simbolisasi pernikahan adat Betawi. Roti buaya juga kemudian menjadi salah satu syarat bagi mempelai laki-laki yang berupa bawaan atau wejangan untuk pengantin wanita dengan harapan agar keduanya dapat mapan dan setia sampai akhir nanti.
       Wak wak gung, apa itu? Apa hal yang pertama kali muncul di benak kalian ketika mendengar kalimat Wak Wak Gung? Pastinya kalimat "Nasinye nasi jagung" muncul di benak anda. Wak wak gung adalah permainan tradisional yang berasal dari Ibukota negara Indonesia, yaitu DKI Jakarta yang juga merupakan asal dari kebudayaan Betawi. Permainan ini merupakan permainan massal yang dimainkan oleh banyak pemain dan diiringi dengan nyanyian. Permainan ini sudah dikenal masyarakat Betawi sejak zaman penjajajahan Belanda. Permainan yang biasa dikenal dengan permainan ular naga ini biasa dimainkan oleh anak-anak, baik perempuan ataupun laki-laki. Menurut sumber yang saya baca, cara bermain permainan wak wak gung berbeda dengan ular naga yang akan saya jelaskan nanti lebih lanjutnya. Permainan ini tentu ba...