Kemerdekaan Indonesia
124 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Ritual Tifol Tol
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Timur

Ritual Tifol Tol adalah ritual membuka lahan Suku Abui. Ritual ini biasa dilakukan setahun sekali. Di setiap ritual adat, Suku Abui selalu melakukan tarian lego-lego. Lego-lego ditarikan dengan cara setengah lingkaran dan memutar di tumpukan batu disebut Mesbah yang biasa digunakan suku Abui untuk melakukan ritual adat sambil bersenandung meminta berkah dari para leluhur, dewa matahari, bulan, sungai dan laut. Setelah menari lego-lego, ketua adat memetik buah pinang yang merupakan simbol kesuburan dan kemakmuran agar nanti hasil panen berlimpah. Selanjutnya penghormatan pada leluhur dipimpin ketua adat diatas panggung. Setelah itu, nia tertua memetik semua pinang dan dibagikan masing-masing dua buah untuk tiap orang. Dua pinang mempunyai filosofi bahwa di dunia ada dua hal yang terpenting yaitu hidup dan mati, juga lahir dan meninggal dunia. Setelah pinang dibagi baru semuanya dapat membuka lahan. Sumber: Indonesia Bagus NET https://www.youtube.com/watch?v=dtnNQK5SJp4 Di...

avatar
Sintacevia
Gambar Entri
Tenun Ikat Sumba Timur
Motif Kain Motif Kain
Nusa Tenggara Timur

Di Indonesia, tenun ikat dibuat dengan sejumlah teknik ikat Lusi, ikat pakan, ikat ganda dan ikat campur. Sejak zaman pra sejarah Indonesia telah mengenal tenunan dengan corak desain yang dibuat dengan cara ikat lungsin. Daerah penghasil tenunan ini seperti daerah pedalaman di Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, Nusa Tenggara Timur dimana Sumba menjadi bagiannya. Ikat Lungsin diduga lebih awal dikenal di Indonesia dibandingkan teknik-teknik ikat lainnya. Mereka memiliki kemampuan membuat alat-alat tenun. menciptakan desain dengan mengikat bagian-bagian tertentu dari benang dan mereka mengenal pencelupan warna. Aspek-aspek kebudayaan tersebut diperkirakan dimiliki oleh masyarakat yang hidup pada jaman perunggu dalam jaman pra sejarah Indonesia, sekitar abad kedelapan sampai abad kedua sebelum Masehi. Keunikan desain yang diciptakan adalah suatu karya yang mencerminkan unsur-unsur yang erat hubungannya dengan unsur kebudayaan, pemujaan pada leluhur dan memuja keagungan alam. Pada...

avatar
Atis Umbu Kora Iki
Gambar Entri
Tari Kataga
Tarian Tarian
Nusa Tenggara Timur

Sejarah Tari Kataga   Konon pada jaman dahulu di Sumba pernah terjadi perang antar kampung atau suku yang disebut dengan perang tanding. Dalam perang tanding tersebut, siapa yang menang harus membawa pulang kepala musuh yang kalah sebagai simbol kemenangan mereka. Kepala tersebut kemudian digantung di Adung pelataran/ Talora. Apabila ada pihak ketiga melakukan perjanjian damai pada kedua pihak, maka tengkorak kepala tersebut bisa dibawa pulang kembali oleh pihak musuh sebagai tanda perdamaian.   Setelah perjanjian perdamaian tersebut selesai, biasanya para prajurit yang ikut dalam perang tanding akan memperagakan cara mereka berperang, bagaimana mereka menyerang, menangkis, menghindar, hingga memotong kepala lawan. Namun setelah tradisi perang tanding sudah dihilangkan, maka mereka menjadikan gerakan tersebut menjadi sebuah gerak tari yang saat ini disebut dengan Tari Kataga. Kataga sendiri berasal dari kata katagahu yang berarti kegiatan memoto...

avatar
Atis Umbu Kora Iki
Gambar Entri
Pasola
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Nusa Tenggara Timur

Tradisi Pasola adalah permainan perang-perangan tradisional yang disebut Pasola. Pasola adalah permainan perang dua kelompok 'pasukan' berkuda yang saling melempar lembing (tombak kayu) di sebuah padang savana. Secara etimologis, Pasola berasal dari kata 'sola' atau 'hola' yang bermakna tombak kayu atau lembing. Setelah mendapat imbuhan 'pa' menjadi 'pasola' atau 'pahola', maka artinya menjadi permainan ketangkasan menggunakan lembing. Menurut cerita setempat, tradisi unik ini lahir dari kisah percintaan janda cantik jelita bernama Rabu Kaba. Sebelum menerima status janda, Rabu Kaba adalah istri sah dari Umbu Dula, satu di antara tiga bersaudara pemimpin warga Waiwuang. Dua saudara lainnya bernama Ngongo Tau Masusu dan Yagi Waikareri. Seperti diceritakan dalam situs http://sumbaisland.com, ketiga bersaudara ini kemudian berpamitan kepada warga Waiwuang untuk pergi melaut. Namun, ternyata mereka pergi ke daerah selatan Pantai Sumba Timur untuk mengambil padi. Setelah sekian lama, te...

avatar
Farrihnabhan
Gambar Entri
Pasola
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Nusa Tenggara Timur

Tradisi Pasola adalah permainan perang-perangan tradisional yang disebut Pasola. Pasola adalah permainan perang dua kelompok 'pasukan' berkuda yang saling melempar lembing (tombak kayu) di sebuah padang savana. Secara etimologis, Pasola berasal dari kata 'sola' atau 'hola' yang bermakna tombak kayu atau lembing. Setelah mendapat imbuhan 'pa' menjadi 'pasola' atau 'pahola', maka artinya menjadi permainan ketangkasan menggunakan lembing. Menurut cerita setempat, tradisi unik ini lahir dari kisah percintaan janda cantik jelita bernama Rabu Kaba. Sebelum menerima status janda, Rabu Kaba adalah istri sah dari Umbu Dula, satu di antara tiga bersaudara pemimpin warga Waiwuang. Dua saudara lainnya bernama Ngongo Tau Masusu dan Yagi Waikareri. Seperti diceritakan dalam situs http://sumbaisland.com, ketiga bersaudara ini kemudian berpamitan kepada warga Waiwuang untuk pergi melaut. Namun, ternyata mereka pergi ke daerah selatan Pantai Sumba Timur untuk mengambil padi. Setelah sekian lama, te...

avatar
Farrihnabhan
Gambar Entri
Ritus Lodok pada pertanian Manggarai
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Timur

Pada awalnya sebuah kampung didirikan oleh satu keluarga bersaudara. Kemudian mereka masing masing berkeluarga. Turunan dari setiap keluarga pendiri kampung itu disebut "kilo". Dari generasi ke generasi berikutnya kilo ini bertambah besar dan mereka tetap tinggal bersama dalam satu rumah, makan bersama dari satu periuk yang sama, dari sumber yang sama, dan semuanya dikelola bersama pula. Kehidupan bersama dalam satu keluarga ini dalam bahasa Manggarai disebut "kilo hang neki" yang dalam bahasa Indonesia berarti keluarga besar dan para antropolog mengatakannya extended family.   Bila kilo hang neki ini jumlah anggota sudah semakin besar mereka lalu membentuk "panga" sendiri. Panga berarti cabang suku. Namun demikian dalam pembentukan panga baru ini status adik dan kakak tetap dipertahankan. Karena itu ada "panga ase" (adik) dan ada "panga kae" (kakak). Jadi kilo hang neki adalah "wau" (suku) dalam bentuk paling kecil, jadi susunannya adalah, kilo hang neki (keluarga besa...

avatar
hokky saavedra
Gambar Entri
Kopi Bajawa
Makanan Minuman Makanan Minuman
Nusa Tenggara Timur

Kopi Flores Bajawa adalah kopi yang berasal dari Kabupaten Ngada. Kopi ini tumbuh di dataran Flores yang subur meskipun di kelilingi oleh pegunungan yang masih aktif maupun tidak. Tanah tempat kopi ini dihasilkan ternyata mengandung andosols subur dari abu gunung berapi yang ternyata sangat baik untuk menanam kopi. Kopi Flores Bajawa biasanya melalui proses giling basah. Kopi ini memiliki sedikit aroma fruity dan sedikit bau tembakau pada after taste -nya. Sebuah keunikan yang mungkin tak didapatkan dari biji kopi yang berasal dari daerah lain.   Bajawa datang dari kata Bhajawa, yang datang dari dua kata “Bha” serta Jawa”. Bha mempunyai artik “piring”, serta Jawa mempunyai makna “perdamaian”. Bhajawa mempunyai makna sebagai piring perdamaian atau daerah yang mengawali perdamaian untuk mempersatukan keseluruhnya Flores jadi utuh. Belanda saat itu susah mengatakan kata “Bhajawa”, hingga mereka bany...

avatar
Oase
Gambar Entri
Daging Belacang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Nusa Tenggara Timur

Cara terbaik untuk berhadapan dengan potongan daging yang sulit, sup ini berasal dari Timor di Indonesia Timur, yang memiliki rasa asam manis di dalamnya. Bahan: 1 kg daging sapi has dalam 2 liter air 3 sdm minyak 5 bawang merah, dikupas dan diiris 1 siung bawang putih,m dikupas dan diiris ½ sdt trasi, yang sudah dipanaskan ¾ sdm gula merah cincang 1 sdt kecap 1 sdm air asam Garam untuk penyedap rasa 2 cabe merah, buang bijinya dan diiris rapi 2 daun bawang, dipotong kira-kira 2 1/2 cm Cara membuat: Didihkan daging dalam air hinggga setengah matang, kemudian potong dadu sebesar 2 cm menjadi ¾ bagian. Hasil kuah rebusan disimpan. Tumis daging dengan 2 sdm minyak. Setelah masak, ulek atau haluskan bawang merah, bawang putih, trasi, gula merah, kemudian tumis dengan 1 sdm minyak sampai harum. Tambahkan tumisan daging dan kecap, dan tumis lagi selama beberapa...

avatar
Nanatimisela
Gambar Entri
Aka Bilan
Makanan Minuman Makanan Minuman
Nusa Tenggara Timur

Sagu menjadi varian pangan utama dan favorit masyarakat Indonesia timur. Teksturnya yang cenderung lebih lembut ketimbang tapioka membuatnya jadi pilihan bahan kuliner unik seperti papeda. Kreativitas olah sagu ternyata tak sebatas papeda. Di Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Aka Bilan terbilang populer sebagai kudapan pagi ataupun sore hari. Nama lain panganan ini ialah sagu bakar yang dibentuk berupa lempengan tipis karena merujuk ke cara pembuatannya. Terbuat dari campuran sagu, kelapa parut, kacang hijau yang diberi sejumput garam lahirlah perpaduan unik antara kerenyahan, rasa manis, dan gurih di lidah. Aka Bilan termasuk makanan pokok di sini selain umbi-umbian dan jagung yang bergizi tinggi, Dari panduan gizi Bidang Kesmas Dinkes Belu, dalam 100 gram sagu kering terkandung karbohidrat sebesar 94 gram, protein 0,2 gram, serat makanan 0,5 gram, zat besi 1,2 mg, dan kalsium sebanyak 10 mg. Total dalam 100 gram sagu terkandung 355 kalori serta pro...

avatar
Muthi Ashriyanti Tarya