Adat Nusantara
529 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tulila
Alat Musik Alat Musik
Sumatera Utara

TULILA alat musik tradisional Batak.     Mempunyai lubang penjarian yakni dua di sebelah kiri dan dua disisi kanan, sedangkan lubang tiup berada di tengah. Instrument ini biasanya memainkan lagu-lagu yang bersifat melodis  dan juga bersifat ritmik.  Klasifikasi instrument ini termasuk dalam kelompok aerophone, atau kumpulan alat muzik tiup.     Tulila nyaris tidak dikenal oleh kalangan generasi muda Batak sekarang, tidak seperti seruling/suling yang lebih kita kenal. Padahal keduanya sama-sama alat musik tiup khas Batak. Mungkin sebagian kita pernah mendengar suara Tulila, ataubahkan secara gak sadar pernah melihat Tulila dimainkan bersama dengan gondang atau uninguningan di saat ada acara pernikahan adat Batak. Nah, Tulila ini adalah alat musik batak yang terbuat dari bambu. Dulunya alat musik ini dipakai untuk penyembahan dan pemujaan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Pencipta alam Semesta. Memang bentuk Tulila hampir seper...

avatar
Oskm18_16318125_immanoel
Gambar Entri
Dekke Na Ni Arsik Khas Batak
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Makanan tradisional khas batak “ Dekke Na Ni Arsik” berasal dari kata Na Ni arsik  yang artinya ikan yang dikeringkan. Penamaan makanan batak sebagian besar diberikan dari proses cara memasaknya. Dekke Na Ni Arsik berarti dimarsikan atau di keringkan, dimana ikan dimasak terus menerus dengan bumbu khas batak andaliman dan asam cikala  sampai betul betul kering. Dan biasanya ikan yang digunakan ialah ikan mas. Dekke Na Ni Arsik merupakan masakan khas dari batak toba yang dalam masyarakat batak tidak hanya makanan biasa tetapi memiliki filosopi tersendiri dan disajikan dalam upacara adat tertentu.Dulunya bukan ikan mas yang diarsik yang digunakan dalam upacara adat melainkan ikan “IHAN” yakni jenis ikan yang banyak di Danau Toba yang disebut masyarakat batak sebagai “Dekke Si Tiho”(Ikan Suci). Tetapi karena makin langka dan sulit dibudidayakan, maka untuk lebih ekonomis diganti dengan ikan mas, karenanya warnanya seperti emas yang dian...

avatar
Oskm18_16718455_grace
Gambar Entri
Kopi Mandailing
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Kopi mandailing adalah salah satu kopi terbaik yang berasal dari Indonesia. Kopi mandailing atau di luar negeri biasa disebut kopi mandheling ini merupakan jenis kopi arabika. Kopi ini berasal dari daerah Tapanuli Selatan tepatnya di daerah Kabupaten Mandailing Natal. Lokasi perkebunan kopi yang berlokasi di dataran tinggi bukit barisan ini mempunyai struktur tanah vulkanik dan iklim tropis yang baik sehingga menghasilkan kualitas kopi yang unggul. Sejarah penamaan asal-usul kopi mandailing masih belum jelas kebenarannya. Akan tetapi ada salah satu bukti kuat mengapa asal-usul dari kopi mandailing. Mandailing diambil dari nama etnis di Sumatera, bukan wilayah. Menurut sebuah cerita yang dijelaskan oleh opung saya, dulunya ada kesalahpahaman antara tentara Jepang dengan penjual kopi setempat. Tentara bertanya dari mana asal kopi yang ia nikmati, si penjual mengira ia ditanya dari mana asalnya, dan menjawab "Mandhailing". Kala itu kopi diproduksi hanya untuk konsumsi lokal. Selepa...

avatar
OSKM18_16418146_Muhammad Farhan Syahputra Harahap
Gambar Entri
Dalihan Natolu
Ritual Ritual
Sumatera Utara

Dalam hukum adat Mandailing dikenal sistem kekerabatan yang disebut dengan Dalihan Na Tolu. Sistem ini secara etimologis berarti ‘tungku yang tiga’, tungku yang disebut Dalihan Na Tolu ini digunakan sebagai analogi kekerabatan dalam hukum adat Mandailing. Tungku tersebut memerlukan tiga kaki yang berukuran sama dan terbuat dari batu sehingga periuk yang digunakan tidak akan jatuh. Dalam hal ini, tungku tersebut menggambarkan bahwa masyarakat Mandailing mempunyai kedudukan yang sama dalam kekeluargaan. Tungku yang digunakan adalah tungku kaki tiga karena jika salah satu kaki tidak berfungsi maka tungku tidak akan dapat berdiri, berbeda dengan tungku kaki empat ataupun lima yang mana apabila satu kaki tidak berfungsi maka tungku masih dapat berdiri karena masih ada tiga atau empat kaki tungku lainnya. Tungku ini juga dapat difilosofikan sebagai konsep gotong royong yang mana ketiga komponen (kaki tungku) harus ikut berperan agar tungku bisa berdiri dengan kuat. Sehingga, D...

avatar
Rizanasalsa
Gambar Entri
Asal - Usul Lompat Batu
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Sumatera Utara

Halo semua! Buat kalian yang belum tahu Nias itu dimana, Nias itu ada di Provinsi Sumatera Utara. Kalau dilihat dari peta, Nias merupakan suatu pulau kecil yang berdiri sendiri diluar Pulau Sumatera. Nah, pastinya kalau yang tahu Nias pasti sangat tahu dengan ikon terkenalnya yaitu tradisi hombo batu atau fahombo. Hombo batu atau yang biasa dikenal dengan sebutan lompat batu adalah tradisi melompati tumpukan batu setinggi 2 meter dengan ketebalan 40 sentimeter. Tradisi ini dilakukan untuk menunjukkan bahwa seorang pria benar-benar pantas dinyatakan dewasa secara fisik. Sebenarnya bagaimana tradisi atau ritual lompat batu ini bisa ada di Pulau Nias? Jadi dahulu kala itu sering terjadi perang di Pulau Nias. Nah, karena banyaknya perang terutama perang antar suku terjadi, dibutuhkanlah kesiapan fisik agar siap saat berperang. Saat perang, biasanya akan dibuat tumpukan batu yang akan berfungsi sebagai benteng untuk melindungi wilayah pertahanan mereka. Maka dari itu, para pria harus...

avatar
OSKM_16718037_Willy Octavianus
Gambar Entri
Ulos Si Bolang
Motif Kain Motif Kain
Sumatera Utara

Ulos berarti kain dalam bahasa Batak Toba. Produk ini dibuat oleh Komunitas Adat Siregar Aek Nalas, Kaupaten Toba Samosir. Ulos ini dikenakan pada saat acara adat suka maupun duka cita. Namun saat ini, Ulos Sibolang sering dikenakan pada saat upacara adat yang melambangkan duka cita. Pada saat upacara adat kedukaan, ulos ini difungsikan sebagai Ulos Saput yang dikenakan oleh orang dewasa yanng sudah meninggal tetapi belum mempunyai cucu. Selain itu, difungsikan juga sebagai Ulos Tujung yang dikenakan oleh suami atau isteri yang pada saat pasangannya meninggal dunia.

avatar
Oskm18_16318125_immanoel
Gambar Entri
Ziarah ke Pemakaman Batak
Ritual Ritual
Sumatera Utara

Berziarah adalah adat yang lumrah bagi setiap suku di Indonesia. Berziarah yang bisa juga kita sebut mengunjungi pemakaman/peninggalan bersejarah leluhur/keluarga yang sudah meninggal, ada beraneka ragam bentuknya. Saya sendiri adalah dari keluarga batak yang sering diajak kedua orang tua saya berziarah ke pemakaman. Berikut adalah hasil pengamatan saya dan jawaban dari orang tua saya mengenai apa saja yang sering dilakukan kami atau keluarga batak lainnya dalam melakukan ziarah ke pemakaman. Terutama pemakaman yang ada di kampung orang tua saya di Sihikkit, Dolok Sanggul, Sumatera Utara. Sewaktu kami mengunjungi pemakaman Opung Doli (Kakek Buyut) saya, keluarga saya disuruh melakukan beberapa hal yang biasanya dilakukan pada saat berziarah. Pertama, biasanya orang di kampung saya pada saat berziarah membawa air dalam teko. Apa gunanya air dalam teko tersebut? Air itu kami pakai untuk mencuci muka kami di atas tanah makam keluarga kami. Mitosnya agar sanak keluarga kami...

avatar
OSKM18_16418172_Christian Goldberg
Gambar Entri
Manuk Na Niatur
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Manuk Na Niatur  ( Ayam yang Disusun ) - Makanan Khas Orang Batak Makanan dengan nama yang cukup unik ini, merupakan salah satu hidangan yang sering disajikan dalam acara syukuran di adat batak. Satu ekor ayam jantan yang tidak memiliki kecacatan sama sekali adalah bahan utama makanan ini. Pernikahan, pembaptisan, ataupun acara ulang tahun adalah saat-saat hidangan ini dibuat. Orang-orang memberi istilah di-"surduk" yang memiliki arti diberikan. Tujuan dari dihidangkannya makanan ini adalah dengan pengharapan kehidupan orang yang memakannya menjadi lebih baik. Tidak hanya dalam acara syukuran, makanan ini juga dapat dimakan pada saat orang tersebut jatuh sakit , untuk diberikan kesembuhan. Nah, bagaimana caranya memasak hidangan unik ini? Bahan-bahan yang dibutuhkan: 1 ekor ayam kampung 1 buah air jeruk nipis Bumbu halus yang disangrai: 2 buah serai dipotong kecil 5cm lengkuas dipotong kecil 7cm jahe dipotong kecil 5cm...

avatar
OSKM18_16318079_Rebecca Trixiandriana
Gambar Entri
Ikan Mas Arsik
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Ikan Arsik atau bahasa aslinya disebut Na Niarsik adalah makanan tradisional  khas Toba yang kaya dengan bumbu dan rempah. Pada umumnya judul-judul masakan khas Batak didapat dari proses memasaknya;  Na Niarsik berarti dikeringkan, karena ikan mas dimasak terus-menerus sampai kuahnya kering, bumbunya menyerap ke ikan mas tersebut. Masakan ini penting dalam upacara adat Batak,  serta jumlahnya mengandung arti tersendiri.  Satu ekor untuk pasangan yang baru menikah. Tiga ekor untuk pasangan yang baru mempunyai anak. Lima ekor untuk pasangan yng baru mempunyai cucu. Tujuh ekor untuk pemimpin bangsa Batak. Ikan Arsik biasanya hanya dibelah dan dibersihkan bagian perutnya saja, sedangkan pada bagian sisiknya tidak perlu dihilangkan. Bumbu yang digunakan antara lain kemiri, lengkuas, bawang merah, bawang putih, kunyit, bunga kecombrang, dan bumbu rempah khas Sumatera Utara yang bernama Andaliman, yang memberikan rasa pedas. Proses pengolahannya,...

avatar
Oskm18_16718221_Mutiara Nadhifa Nasution