Sebagai salah satu stasiun kereta utama di Jakarta selain Stasiun Pasar Senen, Stasiun Gambir merupakan salah satu titik kumpul ( hub ) utama untuk sarana transportasi keluar - masuk Jakarta, dalam hal ini kereta api. Sesuai dengan namanya, stasiun ini berlokasi di area Gambir, Jakarta Pusat (di sisi timur Monumen Nasional). Dengan 2 peron 'pulau' (peron yang tidak langsung terhubung dengan bagian utama stasiun) serta 4 lajur kereta, stasiun kereta ini sekarang hanya melayani kereta api kelas eksekutif serta kelas campuran (biasanya eksekutif - ekonomi plus, untuk tujuan tertentu saja) menuju kota - kota besar lain di Jawa yaitu Bandung, Cirebon, Semarang, Yogyakarta, Solo, Tegal, Surabaya, dan Malang. Semua kereta yang berhenti disini, biasanya memanfaatkan Gambir sebagai stasiun akhir. Walaupun begitu, stasiun ini tidak memiliki fasilitas penyimpanan gerbong kereta maupun lokomotif sehingga setelah perjalanan kereta terakhir menurunkan penumpangnya, rangkaian keret...
Soto Betawi adalah soto yang berbahan dasar daging sapi yang dipadu dengan kuah berbahan santan. Sesuai namanya, Soto Betawi merupakan warisan budaya betawi yang merupakan suku asli provinsi DKI Jakarta. Biasanya makanan ini cocok disajikan dengan nasi dan emping. Yap emping, makanan ringan menyerupai keripik yang berbahan dasar melinjo. Awal mulanya, Soto Betawi dikenal mulain tahun 1977. Pada tahun tersebut, ada seorang pedagang soto yang menamai dagangannya dengan “Soto Betawi”. Namun saat ini, Soto Betawi sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Karena makanan tersebut sudah tersebar luas di seluruh wilayah Nusantara. Soto Betawi adalah soto yang berbahan dasar daging sapi yang dipadu dengan kuah berbahan santan. Sesuai namanya, Soto Betawi merupakan warisan budaya betawi yang merupakan suku asli provinsi DKI Jakarta. Biasanya makanan ini cocok disajikan dengan nasi dan emping. Yap emping, makanan ringan menyerupai keripik yang berbahan das...
Budaya Makan Orang Indonesia Semua manusia pasti butuh makanan, karena makanan mengandung nutrisi yang dapat digunakan opeh tubuh kita yang nantinya diolah menjadi energi untuk aktivitas sehari-hari kita. Biasanya penduduk di luar Indonesia, makan makanan yang membuat mereka kenyang apapun itu. Namun yang menjadi ciri khas orang Indonesia adalah belum disebut makan apabila kita belum mengonsumsi nasi. Ya, hal ini sangat sering kita dengar, biasanya seperti "ah belom makan nasi berarti belom makan" atau "lu ga makan nasi? Itu mah ga makan, nyemil". Dan sepertinya hampir seluruh masyarakat Indonesia meyakini hal ini. Tapi apakah ini benar? Tidak mengonsumsi nasi bukanlah berarti kita tidak makan, karena bukan hanya nasi saja yang mengandung karbohidrat. Masih terdapat roti, jagung, sagu, dan lainnya yang dapat menggantikan posisi nasi sebagai makanan utama kita. Sehingga tidak memakan nasi bukan berarti kita belum makan. Tapi lucu juga ya kebudayaan kita yang satu ini, hehe...
Betawi atau lebih sering dikenal DKI Jakarta merupakan salah satu pusat pemerintahan negara kita tercinta, Indonesia. Ternyata, tidak hanya itu ciri khas Betawi lho! Betawi juga memiliki banyak kebudayaan yang spesial jika dibandingkan dengan daerah atau negara lain. Salah satunya adalah Rumah Kebaya. Apa itu Rumah Kebaya? Rumah Kebaya merupakan rumah adat suku Betawi. Rumah adat ini memiliki atap yang cukup unik. Atapnya menyerupai pelana yang dilipat dan apabila dilihat dari samping maka lipatan ini terlihat seperti lipatan kebaya. Bentuknya yang tak lazim akhirnya dijadikan ide untuk menamai rumah adat satu ini yaitu "Rumah Kebaya". Adapun ciri khas lain dari rumah adat ini. Rumah Kebaya memiliki teras yang luas bertujuan untuk menjamu tamu sekaligus menjadi tempat bersantai bagi keluarga. Dinding rumahnya terbuat dari panel-panel yang dapat dibuka dan digeser, bertujuan untuk memberi kesan luas pada rumah ini. Pada jaman dahulu, masyarakat betawi membuatsumur d...
Betawi atau lebih sering dikenal DKI Jakarta merupakan salah satu pusat pemerintahan negara kita tercinta, Indonesia. Ternyata, tidak hanya itu ciri khas Betawi lho! Betawi juga memiliki banyak kebudayaan yang spesial jika dibandingkan dengan daerah atau negara lain. Salah satunya adalah Silat CIngkrik. Wah, apa itu Silat Cingkrik? Silat Cingkrik merupakan salah satu aliran silat Betawi. Awalnya aliran ini berasal dari daerah Rawa Belong, Kecamatan Kebon Jeruk, Jawa Barat. Silat Cingkrik ini kini telah tersebat ke berbagai tempat di Jakarta dan berbagai daerah. Dalam silat ini beberapa gerakannya adalah berlompat-lompat dengan satu kaki. Gerakan melompat ini disebut Orang Betawi 'jejingkrikan'. Kemudian, kata inilah yang mendasari nama silat ini, yakni Jingkrik, Cingkrig, atau Cingkrik. Aliran Silat jenis ini telah berkembang diberbagai daerah dengan jurusan yang berbeda. tidak seluruh gerakannya berbeda, melainkan hanya jurus membuka gerakannya. Salah satu faktor ya...
Menjelang Imlek, Ini Dia Yang Biasa Dilakukan Masyarakat Keturunan Cina Benteng. Tradisi Masyarakat Keturunan Tionghoa / Cina Benteng Berbahagialah kita hidup di negeri Indonesia, negeri dengan banyak latarbelakang suku, budaya , agama dan keragaman. Untuk itulah para pendiri bangsa ini memegang slogan yang berbunyi “ Bhinneka Tunggal Ika” Berbeda-beda namun tetap satu jua itulah Indonesia. Tak habis jika kita membicarakan perbedaan, jika kita bisa berfikir positif perbedaan perbedaan itu dapat membuat kita kaya akan khazanah dan wawasan seperti melihat pelangi yang beraneka warna. Masyarakat Keturunan Cina Benteng, secara demografis masyarakat ini terletak di Kota atau kabupaten Tangerang namun kini seiring waktu sudah menyebar keberbagai wilayah lainnya. Secara singkat keturunan Cina Benteng adalah keturunan cina atau tionghoa yang tinggal di Benteng. nama lama kota Tangerang. Saat itu terdapat sebuah benteng Belanda di kota Tangerang di pinggir sungai...
Gereja Katedral Jakarta atau Gereja Santa Maria Pelindung Diangkat Ke Surga atau dalam Bahasa Belanda ( De Kerk van Onze Lieve Vrouwe ten Hemelopneming ) adalah salah satu gereja yang sudah ada cukup lama di Indonesia. Gereja setinggi 60m ini diresmikan pada 21 April 1901 oleh Mgr . Edmundus Sybradus Luypen , S.J., seorang Vikaris Apostolik ( Pimpinan dalam hierarki G ereja Katolik ). Gaya arsitektur yang digunakan pun merupakan tren di Eropa pada saat itu (1800-1900an), Neo-Gothic. Jika kalian dapat menyempatkan diri untuk mengunjungi Gereja ini, kalian akan melihat disetiap jendela memiliki lengkungan dimana itu merupakan salah satu ciri dari gaya arsitektur Neo-Gothic , bahan-bahan yang digunakan beragam macam, dan kaya akan warna dan dekorasi. Namun, Gereja Katedral yang sekarang kita lihat ini bukanlah bentuk yang sebenarnya pada saat peresmian pertama kali. Peresmian pertama kali Gereja ini adalah pada Februari 1810. Banyak kejadian-kejad...
Opor ayam betawi merupakan makanan khas dari indonesia. Seperti namanya, masakan ini berasal dari suku Betawi yang tinggal di Jakarta. Cara membuatnya pun cukup mudah. Bahan-bahan yang harus dipersiapkan sebelum memasak: Ayam 1 ekor yang sudah dibersihkan Daun salam sebanyak 2 lembar Serai 1 batang yang sudah dimemarkan Lengkuas sepanjang 1 cm yang juga dimemarkan Kayu manis sebanyak 4 cm Santan dari 1 butir kelapa sebanyak 750 cc Minyak goreng secukupnya aja Bumbu opor ayam khas Betawi yang harus dihaluskan: Bawang merah sebanyak 10 butir Bawang putih 4 siung Ketumbar sebanyak 1 sendok makan Jintan 10 butir Merica bulat sebanyak ½ sendok teh Jahe 2 cm Kunyit 2 cm Garam sesuai selera atau secukupnya Langkah membuatnya: pertama kita potong terlebih dahulu ayam sesuai selera Lalu gorenglah dalam minyak sampai warnanya menjadi ke...
Kalijodo adalah tempat yang sangat ikonik di Jakarta. Berlokasi di sekitar Jalan Kepanduan II, Kelurahan Pejagalan Kecamatan Penjaringan, di sepanjang bantaran Banjir Kanal Timur, daerah ini tak pernah hilang dari ingatan warga Jakarta. Nama ini berasal dari kata Kali dan Jodoh . Tentunya, hal ini karena di jaman dulu, daerah ini rutin dijadikan tempat terlaksananya kebudayaan orang Tionghoa untuk mencari jodoh. Kebudayaan ini biasanya dihadiri oleh pemuda pemudi dan seringkali diakhiri dengan adanya hubungan seksual antara dua sejoli. Hal inilah yang menjadi penyebab utama dari keadaan Kalijodo di era selanjutnya. Sejak dulu, warga selalu mempunyai kesan tersendiri terhadap daerah ini. Pada awalnya, kesan yang muncul adalah kesan buruk dari daerah ini. Kesan buruk jelas ada karena daerah ini dulunya merupakan tempat kehidupan gemerlap kota Jakarta. Tempat ini sering disebut sebagai "Lokalisasi Kalijodo". Berdasarkan reportase yang dilakukan oleh TV One pada tahun 2011 , dapat kita...