Jawa merupakan salah satu suku yang memiliki kalendernya sendiri, yang sampai sekarang masih cukup banyak yang menggunakannya sebagai penanggalan sehari-hari dalam kebudayaan Jawa. Kalender Jawa mengandung keistimewaan karena merupakan akulturasi dari sistem penanggalan Islam, Hindu, dan Julian. Kalender ini pertama kali digunakan di Kerajaan Mataram Islam. Ketika itu, dekrit dari Sultan Agung Hanyokrokusumo (Raja Mataram Islam) penanggalan Jawa menjadi kelanjutan dari penanggalan Saka yang sebelumnya digunakan. Penanggalan Jawa menggunakan sistem seperti penanggalan Hijriah, dimana perhitungannya dengan mengamati perputaran bulan/lunar. Tujuan Sultan Agung sendiri dalam mengubah penanggalan ini karena dia ingin menyebarkan agama Islam kepada rakyatnya. Sistem ini berlaku di seluruh daerah Jawa dan Madura yang merupakan daerah kekuasaan Kerajaan Mataram. Penggunaan kalender Saka yang awalnya berdasarkan perputaran matahari digantikan dengan kalender Jawa yan...
SEJARAH PEMERINTAH KOTA SEMARANG Kota Semarang adalah ibukota Provinsi Jawa Tengah. Kota Semarang terhitung sebagai kota besar dengan jumlah penduduk hampir mencapai 1,6 juta jiwa dengan luas wilayah 373,67 km 2 terbagi menjadi 16 kecamatan dan 177 kelurahan. Dari masa ke masa berbagai fasilitas sarana dan prasarana dibangun terus menerus. Kota ini memiliki pelabuhan besar yang telah dibangun oleh kolonial Belanda sejak tahun 1900 yaitu Pelabuhan Tanjung Mas, terminal udara yang megah Bandara Ahmad Yani, dan beberapa terminal angkutan darat di wilayah Mangkang, Genuk, dan Banyumanik. Untuk memudahkan penjelasan sejarah tentang berdirinya Kota Semarang, kita dapat bagi sejarah ini menjadi tiga bagian berdasar pada pola kepemerintahan, yaitu: kepemerintahan kerajaan, kepemerintahan asing (era kolonial), dan kepemerintahan Indonesia. Kepemerintahan Kerajaan Pada abad ke 6 Masehi, Semarang merupakan daerah milik kerajaan Mataram Kuno. Di masa ini, per...
Kue Utri Pulau Jawa, pulau yang memiliki banyak budaya, salah satunya makanan khas. Ada makanan Jawa yang sangat legit yaitu Kue Utri. Kue Utri merupakan jajanan tradisional dari Jawa yang sangat digemari berbagai kalangan dari muda hingga tua hanya saja minat kalangan muda terhadap kue utri mulai berkurang. Kue Utri bias ditemui di berbagai tempat biasanya di pasar tradisional atau di penjual jajan di pinggri jalan. Kue Utri tidak jauh beda dari lontong mulai dari bentuknya, pembungkusnya, hingga cara membuatnya yang sama sama di kukus. Ukuran kue utri yang lebih kecil dan ramping serta dibungkus dengan daun pisang tidak membuat kenyang bagi yang makan. Kue Utri berwarna kekuningan dengan tekstur lengket dan kenyal serta memiliki rasa yang manis karena terbuat dari singkong dan gula merah. Cara membuat kue utri cukup mudah. Bahan: 400 gr singkong parut 125 gr kelapa setengah tua, parut memanjang 75 gr gula pasir 1/2 sdt garam 75 gr gula ja...
Dahulu kala dalam lingkungan bertetangga budaya ruwahan dengan membagikan makanan berlangsung rutin di lingkungan keluarga orangtua saya terutama di rumah Eyang kakung dan putri.Kegiatan ini menyuguhkan masakan khusus tertentu seperti ibu saya membantu eyang saya menyiapkan menu : Nasi ketan putih, Kolak pisang, dan Apem.Yang nantinya akan dibagikan kepada tetangga-tetangga.Adapun makna membagikan makanan ini adalah sebagai pengingat bagi anak dan cucu terhadap para sesepuh yang sudah berpulang.Hal ini bisa dicerminkan dari makanan yang dibuat yaitu : -Pisang : Digambarkan sebagai tongkat bahwa orangtua selalu berjuang untuk anak-anak nya hingga fisik nya tua tertopang oleh tongkat untuk berjalan.Hal ini juga menggambarkan sifat rela berkorban yang diperlihatkan orangtua kepada anak-anaknya selain itu perjuangan berat maupun segala rintangan mau ditempuh oleh orangtua kita dalam mendidik kita selama ini. -Ketan : Bahwa ingatan kita tidak boleh lupa terhadap jasa-jasa orangtu...
Gecok adalah masakan sejenis gulai santan bisa dengan daging ayam, daging sapi, daging kambing, kikil, jeroan, dan lain-lain. Diolah dengan bumbu rempah-rempah yang memiliki citarasa sangat kuat dan memiliki khasiat juga manfaat untuk memulihkan stamina. Masakan gecok ini mempunyai citarasa manis, gurih, dan pedas yang tentunya sangat menggugah selera makan. Gecok memiliki arti ‘ditumbuk-tumbuk’ , yaitu ditumbuk dagingnya sehingga menjadi empuk dan tidak alot. Masakan ini sangat cocok dihidangkan pada hari raya Idul Adha. Masakan gecok yang menjadi khas Kota Salatiga adalah Gecok Kambing. Agar dapat mencicipi masakan gecok kambing yang bercitarasa sangat tinggi ini di rumah, berikut akan diberikan langkah-langkah yang sederhana dan praktis dalam memasak gecok kambing. Bahan : Daging kambing muda ½ kg jeroan 1 gelas santan kental dari ½ buah kelapa ½ gelas wijen 6 siung bawang merah 3 buah cabe merah be...
Tari Topeng Endel Pada sekitar 1950-1960 Tari Topeng Endel mengalami masa puncak kejayaan, yang kemudian surut kembali. Pada tahun 2004 oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Tegal dibuat iringan dan rekaman gambar yang dibuat dalam bentuk VCD berbagi tari topeng Tegal dan kemudian disahkan oleh bupati Tegal sebagian tarian khas Kab. Tegal, salah satunya adalah Tari Topeng Endel yang merupakan kekayaan khasanah budaya nasional. Tari topeng Tegal yang dikenal pada saat ini dan yang dapat ditarikan oleh ibu Sawirti sebagai pewaris dan pelatih dari topeng Tegal yaitu tari topeng Endel dengan warna topeng putih, berkarakter kenes dan menggunakan gendhing Ombak Banyu dan Ilo-ilo Itek, tari topeng Kresna dengan warna topeng merahm berkarakter gagah tapi branyak dengan gendhing Praliman, dan tari topeng lainnya. Dalam pewa...
Krasikan atau Jenang Krasikan merupakan salah satu makanan khas dari Kota Muntilan, Magelang, Jawa Tengah. Selain sebagai makanan khas yang sering disajikan pada acara kenduri, Krasikan juga merupakan jajanan oleh- oleh khas dari Kota Muntilan. Jenang Krasikan adalah makanan yang terbuat dari beras ketan yang ditumbuk halus lalu disangrai dan dicampur dengan tepung ketan dan gula jawa. Makanan ini berwarna cokelat muda dan bertotol- totol serta rasanya yang sangat menggugah selera. Saat dilidah Krasikan akan terasa kasar inilah yang menjadi ciri khas dari makanan ini. Bahan- Bahan : Beras ketan Air kapur sirih Kelapa diparut Gula jawa Santan Cara membuat : Rendam beras ketan dengan air kapur sirih selama kurang lebih 1 jam Setelah terendam selama kurang lebih 1 jam, angkat dan kemudian tiriskan Kemudian sangrai beras ketan tersebut hingga kecokelatan Lalu tumbuk sampai halus dan sisihkan beras...
Saat mendengar kata kendang , tidak banyak yang terngiang di kepala selain alat musik pukul dan gamelan walau kadang kedua kata itu juga tidak kita terbayang korelasinya. Kita mengingat benda kayu kecil yang suka dijadikan oleh-oleh gantungan kunci, tapi seringnya kita tidak tahu, Apa itu Kendang? Kendang, atau khendang, merupakan alat musik tradisional dari Jawa Barat dan Jawa Tengah yang terbuat dari kayu dan kulit. Alat musik ini dimainkan tanpa menggunakan alat bantu. Kendang yang kecil disebut dengan ketipung, sementara yang menengah disebut dengan ciblon/kebar. Seperti alat musik perkusi pada umumnya, kendang menjadi pemimpin, atau bisa di bilang yang mengatur tempo dalam permainan gamelan. Jenis musik yang berbeda membutuhkan tempo kontrol yang berbeda pula. Sama halnya seperti drum Jazz memberikan groove unik dan bass EDM ingin membuat kita menganggukan kepala, perkusi gamelan memiliki warnanya tersendiri yang unik. Ka...
#OSKMITB2018 Malam pergantian tahun Jawa, diperingati oleh Keraton Surakarta dengan mengadakan upacara Kirab Satu Suro. Pada upacara tersebut, pusaka-pusaka milik Keraton Surakarta dibawa berkeliling tembok keraton. upacara adat tersebut berawal mula pada jaman Kerajaan Demak. Sunan Giri II melakukan pengubahan sistem Kalender Hijriyah dengah sistem Kalender Jawa. Beliau berkeingan untuk meyatukan Pulau Jawa. Upacara tersebut diawali dengan diadakannya pengajian pada Jumt Legi. Akibatnya, 1 Muharrom (1 Suro) yang jatuh pada hari Jumat Legi pun dianggap sakral. Bahkan, ianggap sial kalau ada orang yang memanfaatkan hari tersebut di luar kepentingan mengaji, ziarah, dan haul. Menurut orang Jawa, 1 Suro dianggap sebagai tanda berubahnya sifat dan karakter kosmis, berserta dunia ghaib, yang secara langsung diyakini mempengaruhi kehidupan manusia di bumi. Hal ini disebut sebagai siklus Cakramanggilingan. Kehidupan diasumsikan berputar silih berg...