Bahan-bahan 1 buah tahu (400 gr), potong kotak kecil lalu goreng 15 biji telur puyuh rebus, kupas kulitnya, goreng 1 batang sereh, geprek 2 lembar daun jeruk 1 ruas lengkuas 1 sdt gula merah 1/2 sdm garam 1/4 sdt kaldu ayam bubuk 1 sdm air asam jawa 1 sdm saos bulgogi (bisa diganti saos tiram/teriyaki) Bumbu halus: 15 biji cabe merah 4 siung bawang merah 2 siun...
Bahan-bahan: 2 kulit buah jeruk bali 1 kg gula pasir dengan 1 liter air 2 sdm kapur sirih dengan 1 liter air pewarna makanan secukupnya sesuai selera Cara membuat: Kupas kulit luar jeruk hingga tinggal berwarna putih, potong dengan bentuk sesuai selera lalu cuci hingga bersih. Rendam dengan air larutan kapur sirih hingga semalaman. Setelah dicuci bersih, warnanya akan berubah agak kekuningan. Rebus hingga matang dan bertekstur empuk, angkat dan tiriskan. Rebus air dan gula hingga mendidih, masukkan sedikit pewarna makanan. Masak hingga agak mengental, masukkan potongan kulit jeruk sedikit demi sedikit sambil diaduk rata. Kecilkan api agar tidak gosong pada saat mengaduk. Letakkan manisan kulit jeruk di atas tampah atau loyang yang telah dialasi plastik, biarkan sampai dingin dan kering. Masukkan dalam wadah atau plastik kedap udara. sumber : https://resepmasakankreatif.blogspot.com/2013/03/cara-membuat-manisan-kulit-jeruk-bali.html?m=1 SBITB-K8-Niluh
Palem Yuyu, kuliner masakan khas Bali, mempunyai citarasa pedas, sedap dan gurih. Keunikan dari kuliner palem yuyu berbahan dasar berupa ranjungan atau kepiting laut, dibungkus daun bayem dan daun pisang. Dalam upacara keagamaan jenis olahan ini termasuk piranti ulam segara yang dipakai pada banten Catur dalam Upacara Dewa Yadnya. Bahan Palem Yuyu Khas Bali : 1) 500 gr daging rajungan 2) 100 gr kelapa ½ tua, diparut 3) 100 gr daun bayam yang besar, seduh dengan air mendidih lalu tiriskan 4) 3 sendok makan minyak untuk menumis 5) 2 lembar daun salam 6) 1 butir telur ayam 7) Daun pisang untuk membungkus Bumbu Halus Palem Yuyu Khas Bali : 1) 50 gr cabe merah besar 2) 10 gr cabe rawit 3) 3 buah kemiri 4) 2 sendok makan gula merah 5) 2 sendok teh irisan bawang merah 6) 2 sendok teh irisan laos 7) 1 sendok makan irisan bawang putih 8) 1 sendok teh irisan kencur 9) 1 sendok teh irisan jahe 10) 1 sendok teh irisan kunyit 11) 1 sendok teh irisan kencur 12) 1 sendok teh garam 13) ½ sendok m...
Alat musik Genggong adalah alat musik bali dimana salah satu instrumen getarnya cukup unik. Suara yang ditimbulkan alat musik ini menimbulkan keunikan tersendiri bagi pendengarnya. Selain itu, keunikan lainnya pada Genggong ini yaitu cara memainkannya yaitu dengan memanfaatkan rongga mulut orang untuk membunyikan alat ini sebagai resonator. Genggong dibunyikan dengan cara mengulum (yanggem) di bagian yang disebut “palayah”nya. Jari tangan kiri memegang ujung alat sebelah kiri sedangkan tangan kanan menggenggam tangkai bambu kecil terhubung dengan tali benang dan ujung alat di sebelah kanan. Kegunaan alat musik ini sebenarnya hanya digunakan sebagai sarana hiburan, seperti acara pernikahan atau pesta lainnya.
Identifikasi Reak merupakan seni tarian khas asal Jawa Barat, kesenian ini dapat kita jumpai di di kawasan Bandung Timur seperti Ujung Berung, Cibiru, Cinunuk, Cileunyi hingga Sumedang. Reak merupakan kesenian yang dapat dikatakan mirip dengan kesenian Reog yang ada di Ponorogo. Jika diidentifikasi lebih dalam lagi menurut 10 Objek Pemajuan Kebudayaan ( UU No.5 thn 2007 ) kebudayaan Reak sendiri dapat dikategorikan menjadi objek Seni, didefinisikan menurut UU tersebut Seni adalah ekspresi artistik individu, kolektif atau komunal, yang berbasis warisan budaya maupun berbasis kreativitas penciptaan baru yang terwujud dalam berbagai bentuk kegiatan atau medium. Kebudayaan Reak yang memilikki beberapa kesamaan dan kemiripan dengan Kebudayaan Reog yang ada sejak zaman Majapahit sendiri termasuk kedalam bagian seni pertunjukan, yang dimana kebudayaan ini bertujuan untuk menghibur masyarakat banyak dalam format suatu pertunjukan umum, biasanya dilakukan ditempat-tempat tertentu. Latar B...
Angklung berasal dari kata yang berasal dari bahasa Sunda, yaitu “angkleung-angkleung” yang artinya diapung-apung dan kata “klung” yang mana itu adalah suara dari angklung itu sendiri. Sehingga dapat diartikan bahwa angklung adalah suara “klung” yang dihasilkan dengan mengapung-apungkan alat musik tersebut. Meskipun begitu ada juga teori lain dari asal nama angklung tersebut. Ada yang berkata bahwa angklung berasal dari dua kata dalam bahasa Bali, yaitu “angka” yang berarti nada dan “lung” yang berarti hilang. Sehingga dalam teori ini angklung adalah nada yang hilang. Angklung adalah alat musik dari Jawa Barat yang terbuat dari beberapa pipa bambu yang memiliki berbagai ukuran dan dilekatkan pada sebuah bingkai bambu. Angklung dimainkan dengan cara tangan satu memegang bagian atas dari angklung dan tangan yang satunya lagi memegang bagian bawah di sisi lain angklung tersebut, lalu untuk memainkannya pemain hanya perlu menggoyangkan angklung dengan tangan yang memegan...
Cirebon Jeh! Cirebon juga tidak kalah menariknya dengan kota - kota lain, untuk itu tidak ada salahnya jika sekali – kali berkunjung ke Kota Udang ini, yaitu Kota Cirebon. Nah, jika kamu berkesempatakan liburan panjang atau mendapat libur “ hari kecepit” tidak ada salahnya untuk mengunjungi Kota Cirebon ini. Kota Cirebon sendiri tidak kalah menariknya dengan kota – kota wisata lainnya, seperti Bandung, Yogyakarta, Bali dan sebagainya Cirebon sendiri memiliki tempat wisata serta makanan khasnya yang harus kalian cobain. Ada apa aja si di Kota Cirebon? Walaupun Cirebon masih belum dipandang sebagai tempat wisata yang ternama, tetapi kamu juga perlu tahu beberapa tempat di Cirebon yang biasanya didatangi para wisatawan, ada Keraton Kasepuhan dan Keraton Kanoman dimana dulu itu adalah tempat bersejarah sebuah kesultanan yang ada di Cirebon, Taman Gua Sunyaragi bangunan dimana memikiki banyak rongga dengan arsitektur yang ini ini juga tempat bersemedi dan tempat pelatihan dari praurit...
Ketika saya menghadiri sebuah acara Festival Budaya Situ Sipatahunan yang digelar di Situ Sipatahunan, Jl. Situ Sipatahunan, Baleendah, Kec. Baleendah, Kab. Bandung, Jawa Barat. Adanya festival ini sehubungan dengan memperingati hari jadi Kabupaten Bandung ke-378. Festival Budaya Situ Sipatahunan menampilkan beberapa rangkaian acara bertema kebudayaan Sunda. Selain itu, terdapat beberapa workshop kesenian khas Sunda seperti workshop wayang golek dari Putra Giri Harja 3 dan workshop Karinding dari Komunitas Rimba Jagad. Karinding, merupakan salah satu alat musik tradisional khas Sunda. Tentunya masyarakat Sunda sudah mengetahui karinding. Karinding terbuat dari bambu tua dan kering atau bisa juga terbuat dari pelepah aren. Dalam proses pembuatannya, yang menjadi kendala adalah bambu. Cara memainkannya dengan memukul secara pelan-pelan bagian ujung karinding lalu meniup bagian tengahnya. Menurut salah satu narasumber, alat musik semacam karinding juga telah ada sejak masa peradaban N...
Nama saya Handika Munggaran, lahir di Sumedang, Tanggal 08 April 1999. Dari kecil sampai sekarang saya tinggal di Tanjungsari Kabupaten Sumedang. Masuk SD pada tahun 2006-2012 di SDN Maruyung 2 yang tidak jauh dari rumah. Kemudian melanjutkan kejenjang menengah pertama, yakni SMPN 2 Tanjungsari pada tahun 2012-2015. Selanjutnya memilih SMA terbaik di Tanjungsari dan satu-satunya SMA Negeri di daerah saya, tahun 2015-2018 saya menjadi siswa di SMAN Tanjungsari. Baik di SD, SMP, dan SMA saya aktif dalam kegiatan kepramukaan sehingga mendapatkan berbagai kejuaraan. Tidak hanya itu, ketika SMP dan SMA pun saya aktif dalam kepengurusan OSIS. Setelah SMA saya memutuskan untuk melanjutkan Studi PTN melalui jalur SNMPTN. Alhasil saya masuk ke Program Studi Ilmu Informasi dan Perpustakaan yang sekarang namanya menjadi Perpustakaan dan Sains Informasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran. Di dunia perkuliahan pun saya cukup aktif dalam mengikuti berbagai kepanitiaan suatu event se...