Selamat pagi, para pecinta kuliner dimanapun kalian berada. Kali ini kita akan makan lagi, kali ini kita akan makan - makan dari daerah Sulawesi Selatan. Burasa adalah salah satu panganan khas masyarakat Bugis dan makassar di Sulawesi Selatan. Panganan ini dikenal juga dengan nama lapat, lontong bersantan atau buras. Bentuknya hampir mirip dengan lontong cuma agak pipih dan dimasak dengan cara tersendiri. Burasa merupakan makanan wajib bagi masyarakat Sulawesi Selatan di hari lebaran yang bisanya tersaji bersama coto makassar ataupun opor ayam. Panganan ini terbuat dari beras yang dimasak tertebih dahulu dengan santan yang banyak hingga menjadi nasi lembek dan selanjutnya dibungkus dengan daun pisang. Biasanya dibuat menjadi dua bagian dalam satu ikatan (menggunakan tali rapia atau daun pisang) kemudian direbus hingga matang. Panganan ini juga biasanya ditemui di luar provinsi Sulawesi Selatan seperti Gorontalo atau Kalimantan dan beberapa daerah lain di Indonesia...
Jika anda pernah berkunjung ke Makassar pasti anda akan menjumpai masakan kuliner yang cukup terkenal yaitu Mie Titi. Jika belum menjumpai atau belum menikmati kelezatan mie titi jangan bilang anda sudah pergi ke sana, cobalah mencari di warung-warung sekitar anda atau mintalah petunjuk ke warga sekitar warung mana yang menjual mie titi. Sejarah Mie Titi Konon asal muasal dari mie Titi ini awalnya dibuat oleh Ang Kho Tjao yang merupakan seorang warga keturunan Cina yang tinggal di Makassar. Ang Kho Tjao kemudian mewariskan resep kuliner ini kepada ketiga anaknya dan menjadikan Mie Titi mulai terkenal sejak tahun 1970-an. Ang Kho Tjao memberikan pengetahuan tentang resep untuk tiga anaknya yaitu Hengky, ‘Awa, dan Titi. Setelah Ang Kho Tjao meninggal, bisnis mie kering dilanjutkan oleh anak-anaknya secara mandiri. Titi itu adalah yang paling populer di Makassar, maka nama “Mie Titi” menjadi identik dengan mie Makassar kering Makassar. Mie Ke...
Bongko Meniran adalah kudapan yang terbuat dari beras yang dimasak bersama santan dan dibungkus dengan daun pisang. Jajanan klasik ini rasanya gurih dan mengenyangkan. Sajian satu ini termasuk makanan tradisional yang sudah jarang kita jumpai. Biasanya kudapan lezat ini disajikan dalam acara masyarakat etnis Tionghoa ketika imlek. Bagi anda yang penasaran ingin mencoba di rumah, berikut ini resepnya. Bahan: 200 gram beras, direndam 2 jam 350 ml santan kental dari 1/2 butir kelapa 250 ml santan encer dari 1/4 butir kelapa 1 1/4 sendok teh garam 250 ml santan encer dari 1/4 butir kelapa 1 1/4 sendok teh garam 1 lembar daun pandan, dipotong-potong daun pisang Cara membuat: 1. Tumbuk kasar beras yang sudah direndam 2. Rebus santan kental dan 1/4 sdt garam sampai mendidih dan agak kental. Ukur lagi santan 300 ml, sisihkan. 3. Campur santan encer, beras, dan garam. Masak diatas api kecil sambil...
Rasa Lawa Pakis khas Palopo Luwu ini asem, manis, pedis dan gurih. Dengan tambahan gorengan kelapa menambah gurih dan wangi pada masakan ini. Cara membuatnya tidak terlalu rumit hanya butuh beberapa langkah dan bahannya pun mudah didapatkan. Berikut adalah resepnya: Bahan : 1 ikat Sayur Pakis / Sayur Paku ( Kalo di Palopo sebutnya Sayur Paku) Bumbu : Jeruk nipis Cabe rawit Gula Pasir Terasi bakar/goreng Garam secukupnya Kelapa parut yang sudah digoreng tanpa minyak atau sangrai sampai kecokelatan. *bumbu2 di atas takarannya sesuai selera dan disesuaikan dengan banyaknya sayur pakis . Cara buat Resep Lawa Pakis Khas Palopo Luwu : Sayur pakis di rebus hingga matang lalu di saring sampai air rebusannya tidak ada. Cabe rawit ditumbuk bersama dengan terasi,garam,dan gula. Lalu dicampur dengan perasan air jeruk nipis (biasanya s...
Kue Sikaporo merupakan salah satu makanan tradisional yang berasal dari Bugis, Makassar, Sulawesi Selatan. Teksturnya lembut dengan cita rasa manis dan bentuk yang cantik. Kue ini merupakan salah kue wajib untuk hantaran pernikahan masyarakat Bugis. Sikaporo memiliki tekstur yang lembut, Bahan utamanya adalah tepung beras, santan, dan sedikit gula pasir. Sikaporo tidak begitu manis. Rasanya gurih dan nikmat dengan aroma khas pandan yang wangi. Sikaporo adalah doa dan simbolisasi kelembutan juga kesederhanaan yang yang terbina dalam hubungan rumah tangga. Sebab, sikap lembut dan kasih sayang adalah pilar utama keberlangsungan sebuah keluarga dalam keyakinan orang Makassar Penampilannya hampir sama dengan puding, tapi terbuat dari tepung beras, agar-agar, dan telur. Proses pembuatannya juga mudah dan sederhana. Bisa dilihat di bawah ini. Bahan: - 100 gram tepung beras - 300 mililiter santan kental - 5 butir putih telur - 10 butir kuning telur - 300...
Lumpang tidak hanya alat penumbuk yang terbuat dari batu, tetapi ada juga makanan khas indonesia yang bernama Lumpang. Kue ini terbuat dari campuran kue beras dan tepung tapioka. 150 gram tepung tapioka 150 gram tepung beras 800 ml air 250 gram gula pasir 1 sdm air kapur sirih 1 sdm minyak untuk mengoles cetakan CARA MEMBUAT : Olesi cetakan kue talam kecil-kecil dengan minyak, panaskan sebentar Campur tepung dengan air, aduk hingga rata. Tambahkan gula merah dan air kapur sirih. Masukkan adonan ke dalam cetakan kukus hingga matang selama ±15 menit. Sumber : https://www.bacaresepdulu.com/resep-kue-lumpang/
Ayam Budu - Budu merupakan masakan khas Indonesia kota Makassar. Ayam Budu - Budu biasanya menggunakan jenis ayam kampung, bumbu yang digunakan untuk memasak ayam Budu - Budu juga sederhana. ayam Budu - Budu memiliki cita rasa asam karna menggunakan perasan jeruk nipis dan asam jawa. untuk memebuatnya dibutuhkan Bahan sebagai berikut : Bahan - Bahan : 1 ekor ayam kampus ( potong sesuai selera ) 2 buah jeruk Nipis ( Ambil Airnya ) Air secukupnya ( untuk merebus ) 1 sdm Asam jawa 3 cm jahe ( Memahkan ) 1 sdt merica Bubuk 2 Batang daun bawang ( iris halus ) Cara Membuat : Campurkan Potongan Ayam dengan air jeruk nipis aduk rata diamkan selama 15 Menit Cuci ayam sampai Bersih Rebus ayam bersama Asam jawa, jahe, merica bubuk, dan garam ( tutup rapat ) masak Ayam sampai empuk, kemudian masukan irisan daun bawang, aduk sebentar lalu angkat Hidangkan di Piring saji Mudah kan, jangan lupa untuk mencob...
Parede merupakan sajian istimewa dari Palopo, Sulawesi. Parede sangat mirip dengan masakan palumara yang populer di Sulawesi Selatan. Keistimewaan Parede adalah kuah bening berwarna kuning-pucat dengan rasa asam-pedas yang seimbang. Rasa asamnya mempunyai spektrum yang khas karena pemakaian asam patikala dan parutan atau rajangan tipis mangga muda. Asam patikala adalah buah kecombrang atau honje yang selain memberikan rasa asam juga menciptakan aroma yang harum. Parede dari palopo wajib menggunakan asam patikala sebagai syarat mutlak. Bumbu-bumbu lainnya pun minimalis dan keahlian si pemasak menjadi tantangan utama. Apabila tidak tepat cara memasak maupun perbandingan bumbu yang dipakai, maka citarasa akan hambar. Resep membuat Parede Bahan-bahan 1 ekor ikan kakap merah ukuran sedang 1000ml air 10 biji cabe rawit 3 buah tomat 15 biji buah patikala/kecombrang 1 sdm kunyit bubuk Garam secukupnya Penyedap rasa secukupnya C...
Ballo’ atau tuak (arak) merupakan minuman khas dari Sulawesi Selatan. Terdiri dari dua macam rasa: rasa pahit bercampur kecut (yang memabukkan), dan rasa manis (sebagai bahan baku gula merah). Jenisnya juga bermacam – macam, jika yang berasal dari pohon Nipa bernama Ballo’ nipa (inru), jika berasal dari beras yang diragi bernama ballo’ ase, dan jika berasal dari poho tala’ (lontas/siwalan) bernama Ballo’ tala’. Pada zaman dahulu, Ballo’ merupakan minuman pelengkap jika raja mengadakan pesta perjamuan di istananya. Begitupun ketika menghadapi perang, para prajurit kerajaan sengaja menenggak Ballo’ terlebih dahulu, agar di medan perang tidak merasa gentar dan semakin gagah berani menghadapi lawan. Tapi seiring dengan berjalannya waktu, Ballo’ bukan lagi sekedar sebagai sajian eksklusif kerajaan. Namun sudah mejadi trend tersendiri di kalangan masyarakat luas, tak terkecuali di masyarakat Turatea itu sendiri. Cara...