1
5.166 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Rumah Sakit Dustira
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

Rumah Sakit Dustira merupakan salah satu bangunan bersejarah di kota Cimahi. Berlokasi di jalan Dustira no 1,Kota Cimahi,Jawa Barat Rumah sakit ini diresmikan pada tahun 1887 dan diberi nama "Milifaire Hospital" sesuai namanya,rumah sakit ini semula dibangun khusus untuk mengobati prajurit militer khususnya para tentara Jepang dan Belanda yang sedang bertugas di kota cimahi. Kemudian pada 1949 rumah sakit ini diberikan kepada pemerintah Republik Indonesia setelah adanya pengakuan kedaulatan Republik Indonesia oleh pemerintahan Belanda Pada tahun 1956 rumah sakit ini berganti nama menjadi "Rumah Sakit Dustira". Nama ini diambil dari nama Mayor dr. Dustira yang merupakan seorang dokter sekaligus prajurit militer yang bekerja disana. Beliau telah banyak berjasa membantu pengobatan terhadap prajurit TNI pada masa perjuangan melawan Belanda. Namun saat ini, Rumah Sakit Dustira melayani kesehatan bagi para prajurit TNI,PNS dan masyarakat umum. Selain itu Rumah Sakit ini sering digunak...

avatar
OSKM_19918199_Fairuz Hasna Iskanto
Gambar Entri
Memayu Buyut Trusmi
Ritual Ritual
Jawa Barat

Arak - arakan atau biasa orang menyebutnya dengan Memayu Buyut Trusmi adalah suatu acaraatau kegiatan yang diadakan tiap tahun sekali. Kegitana ini menampilkan beraneka ragam pertunjukan dan kreativitas warga Cirebon. Biasanya arak-arakan diadakan pada hari minggu subuh ( 1 hari sebelum penggantian welit makam Ki Buyut Trusmi) dan berakhir pada pukul 9 atau 10 pagi. Rute arak - arakan sendiri biasanya dimulai dari desa Trusmi Wetan - Trusmi Kulon - jalan Raya Plered - Panembahan - kembali ke Trusmi. Pertunjukan pertama dalam tradisi ini adalah balapan atau pacuan kuda. Atraksi ini dimulai setelah subuh. Pacuan kuda sempat menimbulkan pro dan kontra, pasalnya tahun 2017 lalu, seekor kuda beserta jokinya menabrak seorang ibu yang hendak menyebrang dalam kecepatan yang lumayan cepat. Sontak kuda langsung terjatuh dan mengalami luka yang cukup parah hingga pemiliknya pun memutuskan untuk menyembelih kuda langsung pada saat itu. Joki dan ibu pun turut menjadi korban dan segera ditang...

avatar
Oskm18_16018009_Nur Aliya Astuti
Gambar Entri
Opak Sukabumi
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Opak adalah  kudapan  kering renyah sejenis dengan  kerupuk  khas Sunda, Jawa Barat. Opak dikenal pertama kali didaerah  Sunda   Jawa Barat , terutama kawasan  Priangan . Bahan dasar berupa tepung beras yang telah dibumbui dicampur dengan air kemudian ditumbuk sehingga berbentuk  adonan  lunak. Adonan ini kemudian diambil sebagian dan dibentuk lembaran-lembaran tipis. Lembaran ini lalu dikeringkan. Setelah kering, lembaran dipanggang di atas bara api sehingga melunak dan renyah. Penganan ini dapat dimakan sendiri atau mendampingi menu lainnya. Terkadang orang sering tertukar antara opak dengan kerupuk. Opak berbeda bahan dasarnya dari kerupuk. Kerupuk terbuat dari  tepung tapioka , sedangkan opak terbuat dari  tepung beras  yang diberi bumbu  garam ,  gula , dan bumbu penyedap. Opak juga berbeda dengan kemplang. Ada beberapa jenis opak, seperti : Opak Ketan adalah opak khas ...

avatar
OSKM18_16618290_William
Gambar Entri
Kue Satu
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

  Kue Satu   Kue Satu  adalah salahsatu jajanan legendaris di tahun 90-an. Dan pasti hampir di setiap toko menjual kue ini. Asal-muasal mengapa disebut kue satu karena saat proses pembuatannya butuh pengerjaan yang detil sehingga membuat kue ini harus dicetak secara satu per satu, maka kue ini dinamakanlah kue satu. Bahan dasar dari kue ini adalah dominan kacang. Sebenarnya kue satu ini mempunyai nama lain yaitu kue koya jika di daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Biasanya kue ini banyak diproduksi saat hari - hari besar seperti Hari Raya Idul Fitri, Tahun Baru, Hari Raya Imlek, dan lain-lain.   Bahan: 1. Air 2. Tepung Sagu 3. Kacang 4. Gula 5. Garam 6. Vanili 7. Telur   Cara Pembuatan: 1. Pertama, sangrai kacang dan buang kulitnya kemudian dihaluskan dengan ditumbuk sampai hancur.. 2. Kemudian, campurkan semua bahan tepung sagu, kacang, gula, garam, vanili dan telur. 3. Setelah itu, aduk...

avatar
OSKM18_19818014_Firaas Daffa Ibrahim
Gambar Entri
Adu Anjing jeung Bagong
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Ini merupakan acara yang mempertunjukkan perkelahian antara anjing dengan babi hutan. Tujuan utama acara ini adalah untuk hiburan, namun tidak jarang juga ada orang yang menjadikan ajang "Adu Anjing jeung Bagong" sebagai sebuah kompetisi. Acara ini biasa dijumpai di daerah kabupaten Bandung atau di daerah lainnya di Jawa Barat ataupun mungkin di daerah lain di luar Jawa Barat. Konsep dari pertandingan Adu Anjing jeung Bagong hampir sama dengan pertandingan "Ngadu Domba" yaitu dengan mempertemukan antara 1 anjing berhadapan 1 babi hutan dan membiarkannya saling menyerang. Tipe serangan dari keduanya hampir sama, yaitu dengan menggigit lawannya. Bila ada salah satu hewan yang sudah ketakutan, maka hewan itu dinyatakan kalah. Namun, perlu diingat bahwa ada syarat untuk hewan yang diperbolehkan di pertandingkan, yaitu untuk babi hutan harus yang belum memiliki kedua taringnya dan untuk anjing ada beberapa tipe yang tidak diperbolehkan. Namun, uniknya adalah persentase kemenangan...

avatar
OSKM18_16518276_muchamad Iqbal Sofyan
Gambar Entri
Seleh Taun Mapag Taun
Ritual Ritual
Jawa Barat

Masyarakat di daerah kampung Cikondang desa Lamajang selalu melakukan tradisi dalam rangka memperingati tahun baru islam yang diselenggarakan pada tanggal 15 Muharram pada tiap tahunnya. Tradisi ini dikenal masyarakat setempat dengan istilah "seleh taun mapag taun" yang bisa diartikan sebagai menutup tahun dan membuka tahun. Tradisi ini bertujuan untuk bersyukur kepada Tuhan karena dapat melewati satu tahun dengan selamat karena kuasa-Nya. Tidak hanya bertujuan untuk berterima kasih karena itu, biasanya tradisi ini juga sekaligus sebagai pengekspresian rasa syukur atas keberhasilan panen para petani. Dari tanggal 1-14 Muharram para warga biasanya melakukan persiapan seperti menumbuk beras dan memasak makanan tradisional. Dan sebelum perayaan upacara tradisional ini, biasanya benda-benda pusaka seperti kris, pisau, golok dan lain-lain dibersihkan. Dalam rangka menjalankan tradisi ini, para warga biasanya berkumpul bersama keluarganya masing-masing, saling menyumbang...

avatar
OSKM18_16018208_Muhammad Rivaldi Putra Ridwan
Gambar Entri
Busana Pengantin Kepangeranan
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Jawa Barat

Pernikahan, bagi sebagian besar masyarakat Indonesia dianggap sebagai suatu hal yang sakral. Hampir seluruh suku bangsa di Indonesia memiliki adat pernikahannya sendiri dengan berbagai proses dan rangkaian acara yang cukup rumit. Masing - masing upacara adat pernikahan tentunya memiliki ciri khas tersendiri, yang membedakan satu suku dengan suku yang lain. Salah satunya ialah busana adat dari para calon pengantin. Busana Kepangeranan merupakan busana adat pengantin yang berasal dari daerah Cirebon, Jawa Barat. Sesuai dengan namanya, busana ini bergaya "kepangeranan" atau "mirip seperti pangeran (atau bangsawan)", karena diadaptasi dari pakaian para bangsawan dari Keraton Kasepuhan yang berada di Cirebon. Busana Pengantin Pria Pengantin pria menggunakan jas takwa berwarna hijau dengan corak keemasan, dan bawahan berupa kain batik khas Cirebon. Bagian kepala dihiasi dengan semcam mahkota atau blangkon dengan roncengan melati di satu sisi kepala. Untuk alas kaki, menggunakan...

avatar
OSKM18_16118046_Natasya
Gambar Entri
Permainan Bebentengan
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

Bebentengan sering dikenal sebagai  rerebonan di daerah Jawa Barat, sedangkan di daerah lain dikenal juga dengan nama  pris-prisan, oal-palan, omer,  dan  jek-jekan . Bebentengan berasal dari kata "benteng" yang berarti pertahanan. Bebentengan adalan Dwipurwa (pengulangan suku kata pertama) dan berakhiran -an yang berarti menyerupai. Permainan ini memiliki relevansi dengan bangsa Indonesia pada zaman penjajahan Belanda dulu, yakni pertahanan bangsa Indonesia saat melawan penjajahan Belanda dengan menggunakan benteng. Menurut Yayat Sudaryat, Guru Besar Sastra Universitas Pasundan Bandung, permainan bebentengan sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda dulu. Permainan bebentengan merupakan permainan yang memerlukan kecepatan, ketangkasan, kerja sama dan strategi yang baik antar anggota kelompok. Kedua tim, biasanya 4-8 orang, memiliki "benteng" masing-masing yang bisa berupa tiang, pohon, atau batu bata. Setiap anggota kelompok bertugas untuk menjaga benteng ji...

avatar
OSKM18_16018041_Shannen Widijanto
Gambar Entri
Mengenal Silat Paseban
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

Pada kesempatan kali ini, saya akan memperkenalkan salah satu kebudayaan khas kota asal saya, kota Depok, yakni Silat Sinar Paseban atau biasa disebut Silat Paseban. Dalam hal ini, saya berkesempatan untuk mewawancarai Bapak Norman Hastra selaku Ketua LUMBUK (Lembaga Usaha Melestarikan Budaya dan Seni Kota Depok). Nama Silat Paseban diambil dari nama daerah di mana Guru Besar Bapak M. Saleh bin Salman/Mad Saleh bertempat tinggal, yaitu gang Paseban, Jakarta Pusat, yang didirikan pada tahun 1965. Pada saat ini Perguruan silat tersebut sudah nonaktif. Selanjutnya, perguruan silat itu diwariskan pada Ustadz Mahyullah/Ust. Lolo yang merupakan keponakan langsung dari Bapak M. Sholeh. Ustadz Lolo kemudian mengikrarkan perguruan silat tersebut sebagai sentra pelestarian Silat Paseban pada tahun 2015. Silat Paseban sendiri erat hubungannya dengan adat dan kebudayaan betawi. Hal itu dapat dilihat dari : acara buka palang pintu, acara rebut dandang, iring-iringan pengantin, rebana kitim...

avatar
OSKM18_16118017_Shofa Syahidah