Kota Malang adalah kota terbesar kedua di Jawa Timur setelah Kota Surabaya dan merupakan salah satu poros budaya di Indonesia. Malang terkenal dengan berbagai macam budayanya seperti tari topeng malangan, musik keroncong khas malang dan berbagai kesenian lainnya. Malang terkenal pula akan wisata alamnya yang melimpah seperti Gunung Bromo, Kota wisata Batu, dan ada juga makanan makanan khas yang siap menemani para pelancong yang berkunjung ke Malang. Nah, akhir akhir ini ada jajanan baru yang menjadi trend di Malang yaitu Sempol. Sempol adalah jajanan yang terbuat dari campuran ayam giling atau kornet yang diberi tapung tapioka dan diberi bumbu yang gurih. Campuran adonan tersebut dibentuk menjadi bulat panjang dan ditusuk dengan kayu atau bambu seperti sate. Uniknya tusuk bambu tersebut panjangnya dapat mencapai 40 cm namun adonan sempol hanya terdapat pada 10 cm terakhir...
Kota Malang adalah salah satu kota di Jawa Timur yang menjadi salah satu destinasi wisata di Indonesia. Kota Malang pernah mendapat julukan Swiss van Java karena dinginnya udara di Malang mirip dengan Swiss di Eropa. Secara geografis, Malang terletak di 506 meter diatas permukaan laut. Hal ini menyebabkan Malang mempunyai udara dingin dan sejuk. Namun, masyarakat Malang punya cara jitu untuk melawan dinginnya udara Malang di malam hari, yaitu dengan minum STMJ. STMJ atau Susu Telor Madu Jahe adalah minuman khas Malang yang dibuat dari susu murni, telor kuning ayam, madu, dan juga irisan atau serbuk jahe. STMJ mempunyai khasiat yang banyak, dari sekedar menghangatkan tubuh di kala dingin sampai dengan menambah stamina para kaum pria. STMJ sangat digemari oleh masyarakat malang. Mulai dari remaja SMA, pekerja kantoran, hingga pensiunan pun gemar nongkrong di warung STMJ...
Mlaku Mbungkuk, budaya yang mulai hilang dari kebiasaan Mlaku Mbungkuk adalah salah satu kebiasaan orang Jawa yang bertujuan untuk menghormati orang yang lebih tua. Kebiasaan ini maksudnya adalah membungkuk/merendahkan tubuh saat berjalan di hadapan orang yang lebih tua. Kebiasaan ini sudah ada sejak zaman dulu dan terus berlanjut dari generasi ke generasi. Mlaku Mbungkuk biasanya disertai dengan meluruskan tangan ke bawah agak depan, serta tangan satunya di belakang. Untuk lebih sopannya, orang yang mlaku mbungkuk biasanya disertai dengan ucapan, "Permisi, Pak/Bu" atau dalam bahasa jawa, " nyuwun sewu, Pak, Bu". Perlu diingat bahwa saat membungkuk, harus berjalan pelan-pelan, bukan malah berlari. Kebiasaan orang Jawa ini memang terlihat sepele, hanya membungkukkan badan, lalu mengucapkan "Permisi". Namun hal itu menunjukkan etika kita terhadap orang yang lebih tua, sopan santun, menghormati, dan menghargai 'posisi' orang tersebut. Mirisnya, se...
Halo, di sini aku mau cerita pengalaman aku ketika tour di PTPN XI. PT. Perkebunan Nusantara XI atau yang sering disebut sebagai PTN XI merupakan salah satu peninggalan Belanda yang vintage dan berada di Surabaya tepatnya di Jalan Merak, Jawa TImur, Indonesia. Saat ini, bangunan ini dikelola oleh BUMN yang memiliki spesialisasi di bidang perkebunan karet. Saat liburan sekolah SMA, saya dan teman saya sebenarnya tidak memiliki rencana untuk mengujungi gedung PTPN XI ini. Waktu itu kami sedang berada di House of Sampoerna yang juga terletak di Surabaya. Di House of Sampoerna ini, ada banyak spot yang estetik dan juga museum tentang asal-usul rokok Sampoerna. Ketika kami sedang asik melihat-lihat di museum, tiba-tiba ada seorang pegawai yang menawari kami untuk ikut "Tour House of Sampoerna". Tour ini disediakan gratis oleh HoS dan meliputi berkeliling ke monumen-monumen peninggalan bersejarah yang ada di Surabaya. Monumen-monumen yang dikunjungi di tour ini antara lain...
Kerupuk upil adalah cemilan khas Jawa Timur. Kerupuk ini berbahan dasar tepung tapioka. Kerupuk ini digoreng menggunakan pasir panas, karena itu kerupuk ini dinilai lebih sehat daripada kerupuk lainnya yang digoreng menggunakan minyak. Karna tidak digoreng kerupuk ini mengandung sangat sedikit lemak dan kolesterol. Kerupuk ini bisa menjadi solusi untuk Anda yang tidak bisa makan tanpa kerupuk. Dengan kandungan lemak dan kalori yang rendah Anda juga bisa mengurangi kalori harian Anda. Karena jika sudah mulai melempem kerupuk ini bisa kembali renyah hanya dengan dijemur di bawah sinar matahari. Kenapa kebanyakan orang Jawa Timur menyebut kerupuk ini kerupuk upil adalah pada saat dimakan kerupuk ini meninggalan rasa lengket didalam mulut. kadang kerupuk ini berwarna putih dan merah muda dan disajikan dengan sambak rujak atau sambal petis. Di daerah Jawa Timur kerupuk ini banyak dijumpai di daerah Kediri dan Jombang di jalur selatan yang biasanya dilewati pem...
Candi Kalicilik adalah sebuah candi Hindu yang terletak di Desa Candirejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Bangunan candi ini terbuat dari bata merah dan memiliki denah bujur sangkar dengan ukuran 6,8 m x 6,8 m, serta tingginya 8,3 cm. Candi ini terdiri atas tiga bagian yaitu candi, tubuh candi dan atap candi. Pintu candi menghadap ke arah barat dan di atasnya terdapat hiasan berupa kala. Pada sisi utara, timur dan selatan terdapat relung-relung yang juga berhiaskan kala pada bagian atasnya. Bilik candi kosong dan pada dindingnya terdapat relief Dewa Surya yang dikelilingi oleh sinar matahari. Relief ini merupakan relief Surya Majapahit, yakni simbol dari masa Kerajaan Majapahit. Bagian puncak candi telah hilang, sedangkan bagian kaki candinya telah direnovasi pada tahun 1993.
Tuban adalah sebuah kabupaten yang terletak pesisir utara Jawa Timur. Selain terkenal dengan sebutan Kota Seribu Gua, Tuban juga memiliki sebutan lain yaitu Kota Toak. Hal ini disebabkan karena banyaknya masyarakat Tuban yang gemar minum legen dan toak, sehingga minuman ini dapat dengan mudah ditemukan dan dibeli di pasar atau pinggir jalan. Selain itu, tekstur tanah Kota Tuban yang kering dan berkapur juga memudahkan pohon lontar atau siwalan -bahan dasar pembuatan legen dan toak- untuk tumbuh subur di Tuban. Legen adalah minuman hasil olahan dari sadapan dari bunga pohon lontar atau siwalan. Bunga pohon lontar yang berbentuk sulur dipotong sedikit demi sedikit dan ditampung hasil sadapannya. Proses penyadapan ini membutuhkan waktu semalaman. Cairan inilah yang kemudian diolah menjadi legen. Secara fisik, legen memiliki warna putih keruh. Asal-usul nama legen pun diyakini berasal dari Bahasa Jawa, yaitu kata 'legi', yang berarti manis. Sesuai dengan namanya, legen...
Tempat peribadatan umat Hindu, yakni pura kurang dapat di temui dibandingkan dengan tempat peribadahan agama-agama lain. Di Surabaya sendiri sebagai ibu kota Jawa Timur memang sulit kita temui tempat peribadatan umat Hindu karena letaknya yang tidak berada di pusat kota. Entah karena alasan filosofis atau memang menjadi sebuah kepatenan, bahwa letak pura selalu berada di dekat aliran air atau di sekitar pegunungan. Pura Segara yang letaknya tidak jauh dari pantai Kenjeran, merupakan salah satu bukti filosofis pemilihan tempat. Pura Segara ini merupakan salah satu pura yang banyak dikunjungi oleh umat Hindu di Surabaya. Walaupun letaknya berada di dalam komplek perumahan angktan laut, tak jarang pada saat hari libur pura ini menjadi penuh sesak oleh umat Hindu yang ingin bersembahyang. Pura Segara adalah salah satu Pura tempat ibadah umat Hindu di Surabaya. Lokasi Pura Segara sendiri ada di kompleks perumahan TNI AL bersebelahan dengan komplek perumahan Pantai Mentari. Dibangun d...
Sumber gambar: http://kulinersby.co.id/2016/04/11/buburspensix/ Buat kalian yang ke Surabaya wajib banget nih mampir sarapan pagi bubur ayam yang letaknya di ujung Jl. Jawa. Untuk posisi tepatnya kalau dari Jl. Ngagel, lurus aja ke Jl. Raya Gubeng, nah itu di kanan jalan setelah SMP/SMA Giki 2 nanti baru terlihat gerobak kecil yang dikerumuni banyak orang. Iya, bubur ini hanyalah gerobak berjalan yang kalau di atas jam 9 bisa-bisa sudah kehabisan. Bubur ini juga dikenal sebagai Bubur Spensix karena selain dekat dengan SMPN 6 Surabaya, yang julukannya adalah Spensix, juga karena siswa/i SMP 6 akan mengerumuni gerobak ini setelah jam pelajaran olahraga. Bubur ayam ini tidaklah jauh berbeda dengan bubur ayam pada umumnya, dengan isi: bubur, cakwe, suwiran ayam, kacang kedelai, daun bawang, dan bawang goreng. Bubur ini tidak berkuah, orang-orang biasa menyebutnya bubur kering. Untuk harga terbilang cukup murah, hanya berkis...