Angklung merupakan salah satu alat musik tradisional yang berasal dari Provinsi Jawa Barat. Alat musik yang berkembang di Tatar Pasundan ini dibunyikan dengan cara digoyangkan untuk menghasilkan berbagai nada. Bahan baku utama untuk membuat angklung adalah bambu sehingga proses pembuatan angklung memerlukan waktu yang cukup banyak. Berikut adalah langkah - langkah pembuatan angklung : 1. Pemilihan Bambu Untuk membuat angklung tidak sembarang bambu bisa dipakai, hal tersebut akan berefek pada nada yang akan dihasilkan angklung nantinya. Bambu yang dipakai haruslah berumur minimal 4 tahun hingga 6 tahun. Dipotong dari 2 -3 jengkal dari permukaan tanah ketika musim kemarau agar bambu tidak memiliki kandungan air yang banyak. Lalu, disimpan kembali selama 1 minggu agar tidak memiliki kandungan air dalam bambu tersebut. Setelah seminggu, bambu dipotong dengan berbagai ukuran yang diperlukan. Kemudian, bambu disimpan selama 1 tahun untuk mencegah bambu dari hama. Proses ini bisa d...
Bermain merupakan hal yang biasanya dilakukan anak anak. Sebelum ada permainan pada beragam perangkat modern seperti sekarang, anak anak biasanya bermain dengan teman sebaya,membuat alat bermain dari barang bekas ataupun dari bahan yang tersedia di alam, dan bisa juga didukung dengan lagu. Lagu ini biasanya berisi lirik yang berhubungan dengan permainan,diulang ulang, lalu dinyanyikan saat permainan berlangsung sehingga membuat suasana menjadi riang. Salah satu permainan tradisional sunda yang menggunakan lagu adalah Meuncit Reungit. Anak anak biasanya bernyanyi sambil menghangatkan badan di depan kumpulan sampah yang dibakar, atau kebetulan ada orang yang sedang membakar sisa2 sampah plastik pada waktu malam hari menjelang maghrib atau isya sebelum mereka berangkat mengaji atau sholat ke masjid. Lagu sebagai berikut Di dieu meuncit r eungit Di dinya meuncit domba Di dieu beuki leungit Di dinya beuki loba Ka ditu meuncit domba Ka dieu meuncit...
Wajit Kacang Hijau Wajit merupakan salah satu dari berbagai macam makanan tradisional khas Indonesia khususnya daerah Jawa Barat Kabupaten Sumedang. Wajit memiliki tekstur yang lembut dan kenyal hampir sama seperti dodol, yaitu makanan tradisional khas Garut yang sangat terkenal. Namun, yang membedakan antara wajit dengan dodol adalah bentuknya. Dodol umumnya memiliki bentuk yang panjang, sedangkan wajit biasa dibentuk seperti kerucut. Wajit memiliki rasa manis yang mendominasi. Ada banyak jenis wajit di Sumedang, setiap kecamatan memiliki ciri tersendiri, yang membedakan antara wajit satu dengan yang lain biasanya dari bahan pokoknya. Umumnya wajit berbahan dasar dari beras, ketan, santan, gula, dan diberi pewarna makanan untuk mempercantik tampilannya. Berbeda dengan wajit pada umumya, di daerah Tanjungsari Kab.Sumedang, penduduk disana membuat wajit berbahan dasar kacang hijau. Sehingga wajit ini disebut Wajit Kacang Hijau. Wajit kacang hijau adalah oleh-oleh khas...
Selamat datang, diartikel pertama saya. Sebelumnya sudah tahu kan peyeum bandung yang terkenal itu? Nah karena artikel-artikel lain seputar peyeum bandung baru sampai sejarahnya saja, kali ini saya akan menuliskan tentang tata cara membuat peyeum/tape singkong yang pernah saya pelajari semasa SMA, semoga artikel ini dapat membantu kalian-kalian yang penasaran tentang bagaimana sih cara membuat peyeum bandung itu. Baiklah kalau begitu mari kita simak baik-baik. Alat dan bahan* : 1. Pisau. 2. Wadah/Panci ukuran bebas. 3. Daun pisang. 4. Singkong. 5. Ragi. * Bahan-bahan dapat anda sesuaikan dengan jumlah tape yang ingin anda buat Tahap-tahap : 1. Peratama-tama kupas singkong(Singkong dapat dibelah jika ingin ukuran yang lebih kecil), lalu cuci bersih. 2. Rebus singkong hingga matang*. 3. Persiapkan ragi(Haluskan jika anda menyiapkan ragi berbentuk tablet). 4. Setelah matang, tiriskan air lalu angkat singkong dan tunggu hing...
Sambut Sukacita Kelahiran Bayi dengan Manyue Semua orang pasti sangat menantikan kelahiran seorang bayi dalam keluarganya, bayi yang imut nan kecil terlahir dengan disertai doa dan harapan untuk keluarganya. Bayi yang lahir pula menjadi suatu tanda bertambahnya anggota keluarga sehingga setiap keluarga ingin memperkenalkan anggota keluarga barunya kepada para saudara, tetangga, dan kerabat. Untuk itulah orang Tionghua mengadakan tradisi Manyue. Arti Manyue itu sendiri adalah sebulan penuh, Man artinya penuh dan Yue artinya bulan. Dikatakan sebulan penuh karena tepat pada hari ke 30 atau ke 40 setelah bayi dilahirkan keluarga akan mengadakan perayaan dan memberikan keranjang berisi makanan kepada tamu yang hadir. Pada zaman dahulu angka kelahiran bayi selamat sangat sedikit karena keterbatasan obat dan teknik kelahiran yang...
Upacara Cukuran / Marhaban suku Sunda Dalam budaya Sunda, terdapat banyak sekali upacara-upacara yang dilaksanakan untuk memperingati setiap kejadian penting di hidup ini, salah satunya adalah ketika seorang bayi sudah dilahirkan. Untuk kali ini, artikel akan membahas upacara Cukuran, sebuah tradisi turun-temurun yang dapat ditemukan mengakar dalam kebudayaan Sunda sejak zaman dahulu kala. Asal Muasal tradisi ini berawal dari perdagangan bangsa Arab dengan masyarakat Aceh. Perdagangan ini pun tidak hanya menimbulkan pertukaran barang dagang dan jasa, namun juga tradisi, agama, dan kebudayaan. Kemudian, tradisi ini dibawa oleh para ahli agama hingga ke Bogor dan sekitarnya untuk dipraktekkan hingga hari ini. Upacara Cukuran, atau yang bisa juga disebut dengan upacara Marhabaan, adalah sebuah tradisi yang dilakukan ketika bayi sudah berumur 40 hari dan dirayakan dengan tamu undangan berupa sanak keluarga, tetangga, serta ahli agama...
Menurut kepercayaan orang sunda dahulu, jika ada seorang bayi atau orok ​(dalam bahasa sunda) baru lahir, baunya akan harum sehingga memancing mahkluk halus untuk mendatangi bayi yang baru lahir tersebut. Sehingga untuk menjaga bayi agar terhindar dari gangguan makhluk halus tersebut, terdapat sebuah ritual untuk menjaga bayi tersebut. Ritual tersebut dilakukan dengan cara menancapkan semacam sate di setiap pintu-pintu rumah. Sate tersebut terdiri dari bawang putih, bawang merah dan cabai. Hal tersebut dipercaya dapat mencegah mahkluk halus masuk ke rumah yang ditempati bayi sehingga bayi tersebut terhindar dari gangguan mahkluk halus. Sate tersebut ditancapkan di pintu-pintu rumah sampai bayi tersebut tumbuh cukup besar. Namun terkadang karena cukup lama, orang-orang lupa mencabut sate tersebut sampai bawang putih, bawang merah, dan cabainya sangat mengkerut. Seiring perkembangan zaman dan perkembangan pemikiran orang-orang, ritual tersebut s...
surabi adalah makanan khas bandung yang sudah banyak dimakan oleh masyarakat,surabi di bandung sudah ada di segala tempat dan sudah menjadi makanan sehari-hari bagi warga sekitar.Surabi adalah makanan manis yang berbentuk bundar yang biasa di masak di atas keramik. Inilah bahan-bahan yang digunakan untuk memasak surabi -250 gram tepung beras -30 gram tepung kanji -20 gram tepung terigu -1/2 sendok makan fermipan -1 sendok makan gula -1 genggam kelapa parut -garam secukupnya -meses untuk toping inilah tatacara membuat surabi 1.buat biang,campur 50gram air santan,gula dan fermipan,diamkan kurang lebih 10 menit 2.siapkan tepung beras,kanji,terigu,garam,kelapa parut,tuang air biang,aduk rata 3.masukan santan,aduk hingga tercampur,diamkan kurang lebih 1 jam 4.cetak dengan api kecil sehingga permukaan matang,angkat.taburi meses lalu digulung 5.surabi siap di sajikan itulah cara membuat surabi agar...
On com di jero bro atau yang biasa dikenal dengan sebutan combro merupakan makanan khas Jawa Barat. Singkong dan oncom adalah bahan dasar pembuatan combro. Singkong diparut sebagai adonan utama, lalu diisi dengan oncom yang sudah dimasak dan diberi bumbu (biasanya dimasak dengan cabai rawit) setelah itu dibentuk menjadi bentuk lonjong, dan yang terakhir baru digoreng. Combro bisa kalian temukan di para pedagang gorengan di pinggir jalan di jawa barat. Karena combro termasuk kategori gorengan, maka combro biasa dibandrol dengan kisaran harga Rp.1.000 - Rp.2.500,- tergantung besarnya ukuran combro tersebut. #OSKMITB2018