Hari Pendidikan Nasional
185 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Puteri Tujuh
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Riau

Cerita Rakyat Riau Putri Tujuh : Asal Muasal Kota Dumai Dahulu, di Dumai ada sebuah kerajaan yang dipimpin oleh seorang ratu bernama Cik Sima. Kerajaan tersebut bernama Kerajaan Seri Bunga Tanjung. Cik Sima mempunyai tujuh orang putri yang cantik-cantik. Di antara ketujuh putrinya, putri bungsulah yang paling cantik. la bernama Mayang Sari. Suatu hari, ketujuh putri ini sedang mandi di Lubuk Sarong Umai. Mereka tidak menyadari bahwa ada orang yang sedang memerhatikan mereka. Pangeran Empang Kuala yang secara tidak sengaja sedang melewati daerah itu terkagum-kagum dengan kecantikan ketujuh putri itu. Namun, matanya terpaku pada Putri Mayang Sari. "Hmm, cantik sekali gadis itu. Gadis cantik di Lubuk Umai. Dumai... Dumai," bisiknya pada diri sendiri. Sekembalinya ke kerajaan, Pangeran Empang Kuala memerintahkan utusannya untuk pergi ke Kerajaan Seri Bunga Tanjung untuk meminang Putri Mayang Sari. Secara adat, Cik Sima menolak dengan halus pinangan kepada putri bungsunya...

avatar
OSKM18_16618044_Albert Stanley
Gambar Entri
Permainan Tradisional Melayu - Lu Lu CIna Buta
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Riau

Menurut keterangan orang-orang tua bahwa permainan ini sudah ditemui, tumbuh serta berkembang dalam masyarakat lama sekali. Kapan lahirnya permainan itu, tak seorangpun dapat menjelaskan. Ada yang menjelaskan bahwa sejak peristiwa Kratakau meletus, permainan tersebut sudah ada. Ada dua penafsiran orang-orang Melayu tentang perkataan ”Cina Buta” tersebut yaitu : Cina Buta dalam arti sebenarnya adalah seorang orang Cina yang buta matanya, dan adapula Cina Buta dalam arti kiasan bagi seorang yang menjadi penebus “kawin” sementara bagi orang yang telah bercerai “talak tiga” yang ingin rujuk kembali; konon, tersebutlah kisah seorang Cina yang buta matanya masuk Melayu (Islam) yang lazim disebut “Muallaf”. Kemudian ia dijadikan “Nuja” (pesuruh) mesjid. Saat itu pula ada sepasang suami istri yang bercerai dengan talak tiga. Tetapi kemudiannya ingin rujuk kembali. Menurut hukum Islam, orang yang...

avatar
Oskm2018_16018064_leonardo
Gambar Entri
Perang Air "Cian Cui" di Selatpanjang
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Riau

Festival Perang Air ( Cian Cui ), merupakan tradisi yang sangat unik dalam rangka memeriahkan Imlek di kota Selatpanjang, Kepulauan Meranti, Provinsi Riau. Perang Air ( Cian Cui ) dilaksanakan selama 6 hari berturut-turut. Masyarakat berkumpul dipinggiran jalan dan sebagian mengelilingi kota Selatpanjang dengan menggunakan becak untuk saling menyiram air dengan menggunakan pistol air atau melempar kantong plastik atau balon yang berisi air. Awalnya tradisi ini dikenal dengan Perang Air, tetapi mulai tahun 2016 lalu dilakukanlah pergantian nama menjadi Cian Cui . Kabupaten Kepulauan Meranti memang sudah dikenal sebagai pemilik tradisi perang air. Helat tahunan ini dipandang unik dan di dunia hanya dilaksanakan di dua negara, yakni di Thailand dengan sebutan Songkran , dan di Indonesia persisnya di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, yang belakangan perang air. Mereka yang terlibat Perang Air di Selatpanjang tak mengenal usia, dan tidak mengenal etnis, hanya saj...

avatar
OSKM18_16018258_Ravina Laurence
Gambar Entri
Lulu Cina Buta (TERLENGKAP)
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Riau

Permainan sangat erat di tengah masyarakat. Tidak ada yang bisa mengelak jika diperhadapkan dengan permainan. Menurut keterangan orang-orang tua bahwa permainan ini sudah ditemui, tumbuh serta berkembang dalam masyarakat lama sekali. Kapan lahirnya permainan itu, tak seorangpun dapat menjelaskan. Ada yang menjelaskan bahwa sejak peristiwa Kratakau meletus, permainan tersebut sudah ada. Ada dua penafsiran orang-orang Melayu tentang perkataan "Cina Buta" tersebut yaitu : Cina Buta dalam arti sebenarnya adalah seorang orang Cina yang buta matanya, dan adapula Cina Buta dalam arti kiasan bagi seorang yang menjadi penebus "kawin" sementara bagi orang yang telah bercerai "talak tiga" yang ingin rujuk kembali; konon, tersebutlah kisah seorang Cina yang buta matanya masuk Melayu (Islam) yang lazim disebut "Muallaf". Kemudian ia dijadikan "Nuja" (pesuruh) mesjid. Saat itu pula ada sepasang suami istri yang bercerai dengan talak tiga. Tetapi kemudiannya ingin rujuk kembali. Menurut hukum...

avatar
Oskm2018_16018064_leonardo
Gambar Entri
Tradisi "Guek Lai" Setelah Melahirkan
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Riau

Tradisi chinese mengenai postpatrum confinement atau yang dikenal dengan istilah "Guek Lai" sudah dimulai sejak  2000 tahun yang lalu. Dalam tradisi chinese, ibu yang baru saja melahirkan harus istirahat total atau di"karantina" selama 30-40 hari. Hal ini bertujuan untuk memulihkan kesehatan sang ibu pasca melahirkan. Selama 30-40 hari, sang ibu harus menjalankan serangkaian aturan rumit. Makanan merupakan suatu komponen yang sangat diperhatikan dalam menjalankan " Guek Lai ".  Biasanya dalam menjalankan " Guek Lai " sang ibu dibantu oleh ibunya maupun mertuanya. Namun, pada era ini, tak jarang orang menggunakan jasa "pengasuh" atau yang dikenal dengan confinement lady . Tugas dari confinement lady adalah menyediakan makanan untuk sang ibu, segala keperluan sang ibu selama menjalankan masa "karantina"nya, serta membantu sang ibu menjaga anaknya. Kebanyakan yang menjadi  confinement lady adalah tante-tante setengah baya yang sudah berpengalaman dalam menjaga ana...

avatar
OSKM_16718098_ Ayu Sarica
Gambar Entri
Es Mentimun Sungai Hijau
Makanan Minuman Makanan Minuman
Riau

Es mentimun sungai hijau merupakan salah satu minuman khas daerah Riau yang sangat nikmat untuk disantap pada saat panas hari. Nama dari minuman ini diambil dari kekhasan sebuah sungai di kabupaten Kampar yang bernama Sungai Hijau. Sungai Hijau sendiri dinamakan demikian bukan karena warna airnya yang hijau, melainkan karena beningnya air sungai ini yang menyebabkan lumut dan ganggang di bawah permukaan airnya terlihat jelas. Sungai Hijau ini juga dikelilingi pepohonan yang hijau dan asri yang menambah makna hijau dari sungai ini. Sungai Hijau sendiri sekarang banyak dimanfaatkan untuk kegiatan rekreasi bagi masyarakat sekitar kampar maupun diluar kampar. Oleh karena keunikan Sungai Hijau di Kampar inilah nama es tersebut tercipta. Es mentimun Sungai Hijau ini sendiri disajikan dengan sirup melon yang berwarna hijau yang melambangkan Sungai Hijau. Sirup melon ini terlihat seperti aliran air dalam segelas es mentimun Sungai Hijau tampak seperti kenyataan. Selanjutnya, untuk mewak...

avatar
OSKM_16918029_Wahyu
Gambar Entri
Makam Syech Umar dan Batu Beranak
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Riau

(Lokasi Makam Syech Umar dan Batu Beranak) Makam dan situs bersejarah yang ada di kota Dumai jarang sekali diperhatikan pemerintah Kota Dumai khusus nya Dinas Pariwisata, seperti pengembangan Sejarah Syech Umar. (Makam Syech Umar) Banyak yang bisa diambil dari kisah sejarah Syech Umar kalau saja pemerintah Dumai mau mengangkat cerita tentang Syech Umar dan situs Batu Beranak yang berada di Jalan Syech Umar, Dumai. Dari keterangan cucu Syech Umar, Aminah di rumah pribadinya tepat di belakang Makam Syech Umar menceritakan bahwasanya Syech Umar lahir tahun 1869 dan wafat tahun 1960, beliau adalah Tuan Guru pengajiaan Sulup diwaktu zaman itu banyak yang belajar agama kepadanya . Mengenai cerita situs batu beranak, saat Syech Umar berangkat ke Langkat Sumatra Utara menjumpai Tuan Gurunya, Syech Umar diarahkan untuk ziarah ke makam tuan guru yang terdahulu, setelah pulang syech umar mendapatkan sebuah batu warna kecoklatan, kemudian Syech Umar mencerita...

avatar
OSKM18_16618399_Piter Wongso
Gambar Entri
Manfaat Pacu Jalur Kuantan Singingi
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Riau

Pacu Jalur merupakan sebuah perlombaan mendayung di sungai dengan menggunakan sebuah perahu panjang yang terbuat dari kayu pohon. Panjang perahu ini bisa mencapai 25 hingga 40 meter dan lebar bagian tengah kir-kira 1,3 m s/d 1,5 m, dalam bahasa penduduk setempat, kata Jalur berarti Perahu. Setiap tahunnya, sekitar tanggal 23-26 Agustus, diadakan Festival Pacu Jalur sebagai sebuah acara budaya masyarakat tradisional Kabupaten Kuantan Singingi , Riau bersamaan dengan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia . Pacu jalur biasanya dilakukan di Sungai Batang Kuantan . Hal ini tak lepas dari catatan panjang sejarah, Sungai Batang Kuantan yang terletak antara Kecamatan Hulu Kuantan di bagian hulu dan Kecamatan Cerenti di hilir, telah digunakan sebagai jalur pelayaran jalur sejak awal abad ke-17. Dan, di sungai ini pulalah perlombaan pacu jalur pertama kali dilakukan. Sedangkan, arena lomba pacu jalur bentuknya mengikuti aliran Sungai Batang Kuantan , dengan panjang lint...

avatar
OSKM_16618305_wisnu wardana
Gambar Entri
Lampu Colok Bengkalis
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Riau

Lampu colok Bengkalis merupakan tradisi tahunan berupa infrastruktur yang diadakan setiap tahunnya secara turun menurun. Lampu colok berupa infrastruktur yang memiliki motif-motif tertentu yang dirangkai melalui penyusunan lampu-lampu yang terbuat dari botol/kaleng bekas yang diisi dengan bensin ataupun solar. Tidak hanya itu, lampu colok ini juga diiringi dengan pemasangan obor yang terbuat dari bambu yang dipasang di setiap pinggir jalan. Lampu colok ini biasanya diadakan serentak tiap tahunnya pada tanggal 27 Ramadhan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Tradisi ini diadakan pada tanggal 27 Ramadhan karena pada hari itu merupakan waktu untuk menyerahkan zakat fitrah ke masyarakat. Oleh karena itu, lampu colok memiliki makna tersendiri bagi masyarakat Bengkalis. Lampu colok ini berguna sebagai sarana penerang jalan bagi warga yang ingin membayar zakat fitrah ke rumah-rumah masyarakat. Hal ini bertujuan agar warga terhindar dari bahaya-bahaya ketika menyusuri gelapnya malam gulita.&...

avatar
OSKM_16618141_Fitra Hartanto