budaya
4.809 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tari Gending Sriwijaya
Tarian Tarian
Sumatera Selatan

Gending Sriwijaya merupakan salah satu tarian tradisional khas Palembang, Sumatera Selatan. Sebenarnya ini tidak hanya sekedar tarian tetapi juga merupakan sebuah lagu. Melodi lagu Gending Sriwijaya digunakan sebagai pengiring untuk mengiringi tarian Gending Sriwijaya. Sesuai dengan namanya, tarian dan lagu ini menggambarkan kejayaan, keagungan, dan keluhuran kerajaan Sriwijaya yang pernah mengalami kejayaan selama bertahun-tahun dan berhasil mempersatukan wilayah Barat Nusantara Tarian ini biasanya ditampilkan secara khusus sebagai tarian untuk menyambut tamu-tamu kehormatan seperti Duta Besar, Presiden, dan tamu-tamu agung yang lain. Sekilas, tarian ini mirip dengan Tari Tanggai. Bedanya terletak pada perlengkapan busana penari dan jumlah penarinya. Dalam sebuah pementasan, penari Gending Sriwijaya total berjumlah 13 orang. Dari 13 orang tersebut terdapat satu orang sebagai penari utama. Penari ini membawa tepak, kapur, dan sirih. Sisanya 6 orang sebagai penari pendamping, dua or...

avatar
Bagusf
Gambar Entri
Cabai Puyang / Cabai Jawa / Cabai Jamu
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Jawa Tengah

Cabai ini tidak sepedas cabai rawit atau cabai merah keriting. Cabai ini malah terasa agak manis tapi hangat di tubuh seperti lada. Cabai apakah itu? Yak! namanya cabai puyang atau dikenal juga cabai jawa atau cabai jamu. Di beberapa daerah lain dikenal juga sebagai cabai solak (Madura) dan cabia (Sulawesi). Tumbuhan bernama latin piper retrofractum ini adalah tumbuhan asli Indonesia. Cabai ini banyak ditemukan di Pulau Jawa. Oleh karena itu, pada keterangan provinsi dan asal daerah pada elemen budaya ini tidak tertera jelas dimana provinsi dan asal daerah dari cabai puyang karena tanaman ini tersebar luas di Pulau Jawa dan juga menjadi alasan mengapa cabai puyang dikenal juga dengan nama cabai jawa. Sebelum cabai pedas dikenal di tanah air kita, orang-orang hanya mengenal cabai puyang  sebagai bumbu masak atau rempah pemedas, sampai akhirnya pada abad ke-15, cabai rawit masuk ke Indonesia dibawa oleh bangsa Portugis saat datang ke Indonesia mencari rempah-rempah. Cabai...

avatar
Arifkhakn
Gambar Entri
TENUN iKAT lAMONGAN
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Jawa Timur

TENUN IKAT PARENGAN LAMONGAN Kabupaten Lamongan banyak memiliki budaya yang menarik. Dalam bidang makanan Lamongan dikenal dengan Soto, Wingko Babat, Tahu Campur, Tahu Tek, Nasi Boranan. Sedangkan dalam bidang tekstil di Lamongan terdapat Batik Sendang dan Tenun Ikat Parengan. Tenun ikat perkembang di Desa Parengan, Kecamatan Maduran, Kab. Lamongan. Sejarah tenun ikat dimulai dari zaman penjajahan Belanda. Pada zaman penjajahan Belanda orang Lamongan sudah mulai membuat tenun ikat sebagai kerajinan yang ada di kota Lamongan. Sampai saat ini kerajinan tenun ikat masih tumbuh lestari di Desa Parengan. Di desa ini terdapat industri rumah tangga  tenun ikat yang dikelola oleh masyarakat Desa Parengan. Produsen tenun ikat yang terkenal di Desa Parengan, yaitu “Bintang Mas”, “Paradilla”, dan “Al-Maidah”.  Selain ketiga produsen tersebut masih banyak produsen lain yang skalanya lebih kecil. Bagi masyarakat Parengan yang tidak bisa m...

avatar
Rasmian
Gambar Entri
Batik Sasambo
Motif Kain Motif Kain
Nusa Tenggara Barat

Batik telah menjadi warisan budaya nusantara. Bahkan dunia pun telah mengakui bahwa batik ini milik Indonesia. Ini tidak lepas dari setiap daerah yang mempunyai batik sebagai kerajinan tradisional yang telah melekat. Tidak hanya di Jawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) pun mempunyai batik sebagai kerajinan tangan yang indah. Batik khas Nusa Tenggara Barat ini bernama sasambo. Sasambo merupakan gabungan dari tiga etnis yang mendiami bumi Nusa Tenggara Barat (NTB), yaitu Sasak di Kabupaten Lombok, Samawa di Kabupaten Sumbawa, dan Mbojo Kabupaten di Bima. Ketiga Suku ini bersatu didalam hal kerajinan tangan tradisonal dan dibuatlah batik sasambo ini sebagai medianya. Untuk motif, batik sasambo mempunyai motif sasambo, motif kakando, motif made sahe (mata sapi), dan motif uma lengge (rumah tradional dengan kubah yang menyerupai kerucut). Batik dari masing-masing daerah ini pun dapat dibedakan dari corak dan juga warna yang dihasilkan. Kain yang halus dan motif artistik dapat menja...

avatar
Novan
Gambar Entri
Soto Seger Solo
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Soto seger merupakan makanan khas dari kota Solo, Jawa Tengah. Bumbu dari kuliner ini sama seperti bumbu dari soto pada umumnya, hanya saja kuah dari soto ini tidak pekat dan agak bening serta diberikan taburan kentang goreng diatasnya. Penasaran? Berikut bahan-bahan yang kalian perlukan untuk membuat kuliner ini beserta langkah pembuatannya : Bahan-bahan : Bahan utama : 1/2 kg ayam 1/4 kg Tauge 3 buah kentang ukuran sedang Daun bawang Seledri Bawang goreng 3 lembar daun salam 2 batang sereh 3 lembar daun jeruk (bisa diskip) Bahan bumbu ayam : 3 siung Bawang putih Garam   Bumbu kuah soto ( haluskan) : 5 siung bawang merah 5 siung bawang putih Secukupnya Gula Secukupnya Garam Secukupnya Lada 1 cm Kunyit 2 butir kemiri sangrai Langkah pembuatannya : Haluskan bumbu ayam ( bawang putih dan g...

avatar
Indahmnrt
Gambar Entri
Candi Tingkip
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sumatera Selatan

Situs Tingkip berada di Desa Sungai Jauh, Kecamatan  Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan. Untuk mencapai lokasi Situs Candi Tingkip dapat dicapai dengan kendaraan bermotor melalui jalan lintas Sumatera yang menghubungkan Lubuk Linggau-Sarolangun (Kabupaten Bangko, Provinsi Jambi). Sebelum mencapai Sarolangun, di Simpang Singkut pada kilometer 135 dari Lubuk Linggau membelok ke arah timur. Melalui jalan tanah yang sudah diratakan, yang menghubungkan Simpang Singkut pada kilometer 135 dari Lubuk Linggau membelok ke arah timur. Melalui jalan yang sudah diratakan yang menghubungkan Simpang Singkut-Bingkin Teluk, kendaraan dapat terus sampai pada kilometer 12. Dari tempat itu perjalanan masih dilanjutkan dengan berjalan kaki sejauh 200 meter menuju arah kebun karet rakyat. Lokasi runtuhan bangunan candi yang dibuat dari bata terletak di kebun karet pada dataran perbukitan yang merupakan sambungan dari rangkaian perbukitan Situs Candi Lesungbatu. Menuju ke...

avatar
Novan
Gambar Entri
Tradisi Kenduri Laut
Ritual Ritual
Sumatera Utara

Tradisi Kenduri Laut adalah salah satu tradisi tahunan yang sering dilakukan masyarakat pesisir di Pulau Sumatera, salah satunya di daerah Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Tradisi ini dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat atas hasil laut yang mereka dapatkan. Selain sabagai upacara adat, Tradisi Kenduri Laut ini juga menjadi salah satu daya tarik bagi para wisatawan yang datang kesana. Karena selain dilakukan acara ritual yang bersifat sakral, tradisi ini kemudian juga dimeriahkan dengan berbagai acara seperti perlombaan, pertunjukan dan acara hiburan lainnya.   Asal Usul Tradisi Kenduri Laut Tradisi Kenduri Laut ini merupakan salah satu tradisi warisan budaya masyarakat pesisir di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Tradisi sejenis juga banyak dilakukan oleh masyarakat pesisir pantai sumatera lainnya, namun masyarakat Tapanuli Tengah memiliki caranya sendiri untuk melaksanakan kenduri laut ini. Dilihat dari letak geografisnya, Tapanuli Tengah sendiri...

avatar
Novan
Gambar Entri
Tari Sepen
Tarian Tarian
Kepulauan Bangka Belitung

Tari Sepen adalah tarian tradisional masyarakat kepulauan Belitung yang di dalamnya terdapat unsur gerakan pencak silat. Tarian ini merupakan tari tradisional dari daerah Bangka Belitung yang sangat kental akan budaya melayu, baik dari segi kostum, pengiring dan beberapa gerakan di dalamnya. Tari Sepen ini biasanya ditampilkan sebagai tarian selamat datang pada acara penyambutan tamu besar yang datang kesana.   Gerakan Tari Sepen Gerakan pada Tari Sepen ini lebih mengutamakan kelincahan pada gerakan tangan dan kaki. Setiap gerakan pada tarian ini tentu mempunyai makna tersendiri di dalamnya. Tarian ini didominasi oleh gerakan tepuk tangan yang diselaraskan oleh alunan musik pengiring. Selain itu formasi penari yang sering berpindah-pindah namun tetap terlihat rapi sehingga menghasilkan gerakan yang indah.   Pertunjukan Tari Sepen Dalam pertunjukan Tari Sepen biasanya dimainkan oleh beberapa penari wanita secara berpasang-pasang. Namun ada juga y...

avatar
Novan
Gambar Entri
Tari Wura Bongi Monca
Tarian Tarian
Nusa Tenggara Barat

Tari Wura Bongi Monca adalah salah satu tarian selamat datang atau penyambutan tamu dari Bima, NTB. Tarian ini dilakukan oleh penari perempuan secara berkelompok dengan gerakan yang lemah lembut sambil menaburkan beras kuning sebagai simbol penghormatan dan harapan. Tari Wura Bongi Monca ini merupakan salah satu tarian tradisional yang cukup terkenal dan masih sering dipentaskan di berbagai acara di daerah Bima, NTB.   Sejarah Tari Wura Bongi Monca Menurut beberapa sumber yang ada, Tari Wura Bongi Monca ini merupakan salah satu tarian tradisional yang sudah ada dan berkembang pada masa Kesultanan Abdul Kahir Sirajuddin tahun 1640-1682. Tarian ini ditampilkan untuk menyambut kedatangan tamu istana yang sedang berkunjung. Dengan paras cantik dan gerak yang gemulai, para penari menyambut kedatangan tamu sambil menaburkan beras kuning sebagai simbol penghormatan dan harapan. Nama Tari Wura Bongi Monca sendiri diambil dari bahasa Bima yang berarti menabur beras kuning....

avatar
Novan