Palang Pintu, yang berasal dari kata 'palang' yang berarti mengahalangi dan 'pintu' yang berarti tempat masuk, adalah kesenian khas Betawi yang biasa dilaksanakan sebelum akad nikah dimulai. Palang Pintu dilaksanakan dengan tujuan untuk saling mengenal antar keluarga dua calon mempelai. Kesenian ini juga menjadi syarat diterimanya calon mempelai pria, dimana sebelumnya ia harus melewati palang pintu yang dijaga oleh jawara Betawi dari pihak calon mempelai wanita. Palang Pintu memadukan seni sastra pantun jenaka dengan seni bela diri. Seni pantun ini digunakan untuk berkomunikasi antar pihak pengantin, yang biasanya berisikan tanya jawab seputar maksud dan tujuan pihak pria mendatangi pihak wanita. Setelah berbalas pantun, adu silat pun dimulai. Prosesi silat ini sebagai simbol upaya keras sang calon mempelai laki-laki untuk dapat meluluhkan hati calon mempelai wanita. Tidak hanya berbalas pantun dan beradu silat, calon mempelai pria juga akan diuji kefasihann...
Apakah kalian sudah pernah mendengar kata ondel-ondel? Ya, Maskot Ibukota Indonesia yakni DKI Jakarta, yang sering kita jumpai di sepanjang jalan daerah Jakarta. Ondel-ondel merupakan boneka raksasa yang terbuat dari anyaman bambu. Terdiri dari boneka lelaki yang biasanya dicat warna merah dan boneka perempuan yang biasanya dicat warna putih. Lantas apa yang membuat mereka spesial? Mereka diperkirakan sudah ada sejak sebelum berdirinya negara Islam, yang berarti sebelum kita dijajah pula, sebenarnya ondel-ondel sudah dikenal masyarakat. Namun, pertunjukan ondel-ondel tidak hanya menarik dari segi fisik / yang terlihat saja, namun lagu pengiringnya juga sangat menarik dan mudah diafal. Lagu ini dinyanyikan atau diperdengarkan terutama saat ulang tahun Jakarta, tetapi lagu ini juga dapat dinyanyikan saat acara penting lainnya seperti pernikahan adat Betawi, khitanan, pertunjukan seni, ataupun pada tempat-tempat wisata di Jakarta. Alat musik pengiring lagu ini dapat berupa gendang,...
Pernikahan adalah kegiatan yang diadakan oleh sekelompok orang untuk mempersatukan sepasang manusia dalam ikatan perkawinan. Tiap-tiap daerah di Indonesia memiliki adat istiadat tersendiri dalam melaksanakan pernikahan. Salah satunya adalah tradisi Palang Pintu. Palang Pintu adalah salah satu kegiatan yang dilakukan dalam upacara pernikahan adat betawi. Dalam pernikahan adat betawi, rombongan calon mempelai laki-laki mendatangi kediaman calon mempelai wanita untuk melakukan prosesi lamaran. Namun calon mempelai laki-laki harus melewati 'palang pintu '. Secara materi, palang pintu adalah bagian dari sebuah rumah adat betawi yang membatasi antara bagian dalam dan bagian luar rumah. Sehingga tradisi Palang Pintu dapat diartikan sebagai pembatas yang harus dilewati calon mempelai laki-laki agar dapat diterima kedalam keluarga calon mempelai wanita. " Palang Pintu ntu, ujian buat calon laki supaya bisa ngelamar calon bininye. Biasanye ujiannye ntu tes ngaji dan tes kemampuan...
A. Danau Setu Babakan Danau Setu babakan adalah sebuah danau buatan yang dijadikan tempat wisata oleh warga setempat. Sebenarnya fungsi utama dari danau ini bukanlah untuk destinasi wisata. Pada awal pembangunanya, danau ini berfungsi sebagai penampung air resapan, tetapi seiring berjalannya waktu, danau ini kemudian berfungsi sebagai pusat pelestarian warisan budaya Jakarta yang umum disebut dengan perkampungan Budaya Betawi dan juga tempat wisata. Perkampungan Budaya Betawi ini pertama kali diresmikan oleh Bapak Sutiyoso yang pada saat itu menjabat sebagai Gubernur, yaitu pada tanggal 18 Agustus 2000. (lihat gambar 1) Di sekeliling danau dapat dijumpai berbagai macam tanaman dan tumbuhan buah buahan. Tanaman dan buah yang ditanam disekeliling danau ini sangat beragam, antara lain Rambutan, Mangga, Pandan, Palem, Melinjo, Kecapi, Jambu, Nangka, Jengkol, dan lain-lain. Ada...
Kalau kalian berkunjung ke Jakarta, belum afdol rasanya kalau belum berkunjung ke kawasan kota tua. Dan kalau kalian ke kota tua, kalian pasti akan menemukan gedung Museum Bank Indonesia di Jalan Pintu Besar Utara No.3. Tampak bangunannya yang kentara akan gaya bangunan Eropa dan bercat putih berpadu dengan bangunan-bangunan bersejarah lainnya di kawasan kota tua. Museum ini dulunya merupakan sebuah rumah sakit bernama Binnen Hospitaal , sebelum akhirnya digunakan pemerintah kolonial Belanda sebagai bank sentral De Javasche Bank. Gedung ini dibangun dengan lima tahap pembangunan yang dirancang oleh biro arsitek Architecten & Ingenieursbureau Fermont-Cuypers dan mulai digunakan pada 8 April 1828. Setelah kemerdekaan Indonesia, De Javasche Bank dinasionalisasikan menjadi Bank Indonesia. Penggunaan gedung ini sebagai Bank Indonesia tidak berlangsung lama karena kapasitas sudah tidak cukup, hingga pada akhirnya Bank Indonesia pinda...
Kue Cucur yang biasa kita temui di pasar tradisional merupakan salah satu makanan tradisional Indonesia. Kue cucur berasal dari daerah D.K.I Jakarta (Betawi), disana makanan ini termasuk makanan adat artinya pada setiap kegiatan upacara adat budaya Betawi, cucur wajib dihidangkan. Rasanya manis, gurih, dan memiliki tekstur yang empuk di tengah dan renyah di bagian pinggirnya. Cara membuat kue ini cukup mudah dan dapat dilakukan di rumah. Berikut resep membuat kue cucur yang mudah dan ringkas. Resep Kue Cucur Bahan: 150 gram tepung beras 1/2 sendok teh garam halus 3 lembar daun pandan 250 ml air, untuk merebus 50 gram tepung tengu 150 gram gula merah atau gula jawa Cara Membuat: Rebus air, daun pandan, dan gula merah hingga larut kemudian saring dan dinginkan. Campur tepung tengu, garam, dan tepung beras Ialu tuang larutan gula kemu...
Setiap daerah pasti memiliki tradisi dalam menyambut kepulangan jamaah haji ke kampung halamannya, termasuk di Betawi. Orang Betawi mengucapkan kata "haji" dengan "aji". Sampai saat ini, tradisi ini masih ada dan dijalankan di beberapa tempat di daerah DKI Jakarta yang masih kental adat dan budayanya. Menurut beberapa sumber yang saya kutip, seminggu setelah Lebaran Aji, suasana kampung akan ramai. Keluarga yang anggotanya menunaikan ibadah haji, akan sibuk mempersiapkan rumah mereka dalam rangka menyambut kepulangan jemaah haji tersebut. Warga kampung pun tak terkecuali ikut dalam hingar-bingar kepulangan jamaah haji tersebut. Di ruang tengah, ruang tamu, sudah digelar tikar atau karpet dan disiapkan kasur di atasnya. Disiapkan juga masakan khas Betawi, terutama sayur asem, pecak ikan gurami, dan sebagainya. Saat rumah dibersihkan dan disiapkan, sebagian keluarga yang lain akan pergi menjemput keluarganya yang tiba dari Tanah Suci. Kemudian, begitu jamaah haji sampa...
Jakarta masa kini merupakan sebuah kota metropolitan, pusat pergerakan ekonomi, politik, sosial, serta sebuah pondasi dasar bagi bangsa Indonesia. Sebagai kota raksaksa, Jakarta memiliki beribu-ribu kisah di balik kemegahan serta kemodernannya, salah satunya adalah kisah bagaimana nama dari ibukota tercinta ini berakhir menjadi seperti sekarang. Kota Jakarta pertama kali muncul dalam catatan sejarah bangsa Portugis yang datang ke Nusantara pada abad ke-16. Pada waktu itu, nama Jakarta belum diberikan kepada kota tersebut. Orang-orang Eropa pada masa itu mengenal Jakarta dengan sebutan Sunda Kelapa, sebuah kota pelabuhan yang berada di Pulau Jawa. Sunda Kelapa merupakan bagian dari Kerajaan Sunda (Padjajaran) yang pada masa itu berada di bawah pemerintahan Prabu Siliwangi. Pada tahun 1522, Portugis berhasil membuat kesepakatan untuk membangun pos di daerah sekitar Banten-Sunda Kelapa sebagai bagian dari aliansinya dengan Kerajaan Banten yang menolak Islamisasi dari Kera...
Tiap dari kita sudah tidak asing lagi dengan sate. Cara membuatnya sederhana—hanya potongan daging yang dibuat dalam bentuk tusukan, dibaluti bumbu seperlunya, dan dibakar. Akan tetapi, justru hal inilah yang membuat para penjual sate nusantara bisa mengembangkan beragam varian orisinilnya. Dua terpopuler mungkin adalah sate Madura yang manis dengan bumbu kacang yang khas dan sate Padang dengan saus kuning kental yang pedas. Tak hanya itu, belakangan ada satu jenis sate yang tiba-tiba terkenal di mana-mana terutama Jakarta. Ya, itu adalah sate taichan. Sate taichan memiliki sejarah yang cukup menarik. Pertama, sate baru mulai terkenal dan menjamur di mana-mana mungkin hanya sekitar tiga tahun lalu—berbeda dengan sate Madura dan Padang yang konon bahkan telah ada sejak abad ke-19. Kedua, mungkin kita harus berterimakasih kepada selera orang-orang Asia Timur untuk sate yang enak ini. Mengapa begitu? Bukankah sate ini merupakan kreasi para penjual sate di Senayan,...