Produk Arsitektur
Produk Arsitektur
Bangunan DKI Jakarta Jakarta Utara
Museum Bank Indonesia

 

Kalau kalian berkunjung ke Jakarta, belum afdol rasanya kalau belum berkunjung ke kawasan kota tua. Dan kalau kalian ke kota tua, kalian pasti akan menemukan gedung Museum Bank Indonesia di Jalan Pintu Besar Utara No.3. Tampak bangunannya yang kentara akan gaya bangunan Eropa dan bercat putih berpadu dengan bangunan-bangunan bersejarah lainnya di kawasan kota tua. 

Museum ini dulunya merupakan sebuah rumah sakit bernama Binnen Hospitaal, sebelum akhirnya digunakan pemerintah kolonial Belanda sebagai bank sentral De Javasche Bank. Gedung ini dibangun dengan lima tahap pembangunan yang dirancang oleh biro arsitek Architecten & Ingenieursbureau Fermont-Cuypers dan mulai digunakan pada 8 April 1828. Setelah kemerdekaan Indonesia, De Javasche Bank dinasionalisasikan menjadi Bank Indonesia.

Penggunaan gedung ini sebagai Bank Indonesia tidak berlangsung lama karena kapasitas sudah tidak cukup, hingga pada akhirnya Bank Indonesia pindah ke gedung yang kini kita tahu pada tahun 1962. Tingginya nilai sejarah gedung ini adalah alasan kuat kenapa gedung ini harus dimanfaatkan dan dilestarikan. Oleh karena itu, pemerintah akhirnya menetapkan gedung bekas BI sebagai cagar budaya. 

Mengingat nilai historis dan keinginan unruk memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang perkembangan Bank dalam sejarah Indonesia, Dewan Gubernur BI memutuskan untuk membangun Museum Bank Indonesia di gedung tersebut. Museum ini diresmikan pada 21 Juli 2009 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan dibuatkan prasasti peresmiannya,

Museum ini menyajikan infomasi peran Bank Indonesia dalam perjalanan sejarah bangsa yang dimulai sejak sebelum kedatangan bangsa barat di Nusantara hingga terbentuknya Bank Indonesia pada tahun 1953 dan kebijakan-kebijakan yang pernah dikeluarkan beserta dampaknya. Penyajian informasi ini disampaikan dengan memanfaatkan teknologi modern dan multimedia yang menjadikan museum ini sebagai cyber museum. Selain informasi mengenai sejarah BI, museum ini juga menampilkan koleksi-koleksi mata uang dari zaman kerajaaan.

 

 

#OSKMITB2018

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
KrediOne
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

cara hapus akun/data (#KrediOne) secara permanen kamu bisa hubungi pelanggan layanan resmi via WA di (+62.821-7553-746 atau 0898.4440.241). Jelaskan alasan permintaan penghapusan data atau akunnya lalu siapkan identitas diri seperti (KTP) untuk proses verifikasi dan ikuti instruksi petugas customer service untuk menyelesaikan laporan Anda.

avatar
Admin2026
Gambar Entri
Berikut Cara Mengembalikan Dana PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
Cara Mengembalikan Dana Masuk PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
HUTING-HUTING
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...

avatar
Hokker