makanan
11.268 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Lom Plai
Ritual Ritual
Kalimantan Timur

Upacara ini dilaksanakan oleh masyarakat Dayak Wehea setelah mereka selesai panen padi.Upacara ini dilakukan untuk memperingati pengorbanan dari Long Diang Yung yang rela mengorbankan dirinya untuk masyarakat yang sedang dilanda bencana kelapparan dan kekeringan. Setelah pengorbanannya masyarakat dapat hidup makmur dan mendapat panen yang berlimpah.Maksud diadakannya upacara ini adalah sebagai pengungkapan rasa syukur atas panen yang telah mereka dapatkan. Upacara ini terdiri dari beberapa rangkaian yang masing-masing rangkaian tersebut saling berkaitan dan upacara ini berlangsung selama 1 bulan. Pelaksanaan upacara ini di mulai dengan pemukulan gong yang dilaksanakan di rumah adat (eweang) dan diakhiri dengan upacara embos epaq plai (membuang hampa padi) yang bermakna untuk mengusir dan membuang segala yang jahat bersama terbenamnya matahari serta mendoakan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat, ternak dan makanan.

avatar
Widra
Gambar Entri
Cerita Rakyar Gasing Pencari Jejak
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Timur

Di sebuah dusun hiduplah sebuah keluarga petani kecil, dengan dua orang anak, yaitu seorang anak perempuan dan seorang anak laki-laki. Anak perempuan bernama Rambu Kahi dan anak laki-laki bernama Umbu Delu. Mata pencaharian mereka hanyalah berkebun. Ketika Umbu Delu berumur 1 tahun, ibu Umbu Delu pergi untuk selamanya mendahului mereka. Tinggalah ayah bersama kedua anaknya Rambu Kahi dan Umbu Delu. Tetapi, tiga bulan kemudian ayah mereka mengikuti jejak almarhumah, meninggalkan mereka. Rambu Kahi berumur tiga tahun dan adiknya Umbu Delu berumur satu tahun. Hari demi hari dilalui tanpa ada orang yang menghiraukannya apalagi menjenguknya. Makanan yang ditinggalkan oleh ayah dan ibu mereka hanyalah sebakul nasi yang ditumbuk oleh Rambu Kahi. Lama kelamaan padi itupun habis, Rambu Kahi bingung untuk minta pertolongan kepada siapa? Setiap malam jika sudah selesai makan malam Rambu Kahi mendengar piring yang dicuci, ia berdiri berdiri tepat di tempat pencucian piring, ia mengangakan mulu...

avatar
Widra
Gambar Entri
Mohile didi
Ritual Ritual
Gorontalo

Upacara ini ada hubungannya dengan pertanian pada masyarakat Gorontalo. Dengan adanya musim kemarau panjang semua tanaman mati, kegiatan bertani terhenti, maka mereka mengadakan upacara mohile didi. Sebelum agama Islam masuk di daratan Gorontalo, mereka menggangap bahwa hujan ditahan oleh setan-setan, dengan demikian tanah menjadi kering dan tak subur lagi. Untuk itu, setan-setan tersebut harus dibujuk dengan cara memberi santapan makanan yang lezat, diberi hiburan dengan mengadakan bunyi-bunyian gendang (towohu), kecapi, gambus sehingga mereka gembira dan membuka kembali pintu hujan bagi kesuburan tanah. Upacara minta hujan dilakukan apabila penduduk mengalami musim kemarau yang berkepanjangan sehingga tanah menjadi kering dan tandus. Pelaksanaan upacara adalah palenga, panggaba, wombuwu, pantongo dan tuwango lipu (penduduk desa) terutama para petani. Tempat pelaksanaan upacara yakni di pertemuan dua aliran sungai yang berlawanan arah (topanga lo hutaiyo). Bahan yang disiapkan an...

avatar
Widra
Gambar Entri
Mopo'a Huta
Ritual Ritual
Gorontalo

Mopo'a huta artinya memberi makan kepada tanah sebagai tempat tanaman bertumbuh. Penduduk percaya bahwa kegagalan panen disebabkan oleh murkanya si penjaga tanah dalam hal ini adalah setan. Itulah sebabya upacara ini disebut juga dengan mopo'a lati (memberi makan kepada setan). Penduduk percaya dengan memberi perhatian kepada penjaga tanah (setan), maka panen mereka akan berhasil dengan produksi yang meningkat. Upacara mopo'a huta atau memberi makan kepada si penjaga tanah (setan) dilakukan agar tanah pertanian menjadi subur sehingga mendatangkan hasil yang banyak. Waktu pelaksanaan upacara yakni malam jumat setelah sholat maghrib ketika bulan terang (tanggal 11,13,15,17,19) menurut peredaran bulan di langit. Masyarakat percaya bahwa pada saat-saat tersebut setan penjaga tanah mulai keluar dari tempatnya dan gentayangan melakukan pengrusakan tanaman bahkan mengganggu manusia. Saat itulah disajikan makanan untuk mereka. Bahan yang disiapkan selain makanan juga sirih, pinang, tembak...

avatar
Widra
Gambar Entri
Oheo
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Tenggara

Oheo merupakan seorang petani yang sedang pergi membuka ladang tebu. Pada suatu waktu Oheo mendengar suara perempuan dan mengintip di semak-semak dan ternyata tujuh orang bidadari yang sedang mandi di sungai. Oheo mengambil salah satu pakaian/selendang dari seorang bidadari yang bernama Anawai Ngguluri dan menjadikannya istri. Namun, Anawaingguluri memberikan syarat kepda Oheo bahwa kelak jika mereka mempunyai anak, maka yang akan membersihkan kotororan anknya adalah Oheo. Setelah mereka mempunyai anak lelaki, di bulan-bulan pertama ia masih mengikuti syarat tersebut. Namun, pada akhirnya Oheo janji tersebut. Oleh karena itu, Anawai Ngguluri kembali ke kayangan. Menderitalah Oheo memikirkan nasib anaknya dan Istrinya. Tanpa berputus asa Oheo berusaha mencari Istrinya dengan bantuan Ue Wai. Namun, sebelum ia bertemu dengan Istrinya Baginda kayangan memberikan ujian dan bila dapat dilaluinnya, maka ia dapat membawa kembali Istrinya di bumi. Ujian-ujian tersebut adalah menebang batu besa...

avatar
Widra
Gambar Entri
Pengobatan Penyakit Batu Karang
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Aceh

Penyakit batu karang atau yang dikenal juga dengan sebutan kencing batu adalah mereka yang sulit untuk membuang air kecil dan tidak jarang disertai dengan rasa sakit atau nyeri di bagian pinggang atau buah pinggul. Tidak jarang juga ada yang sampai berdarah jika sedang buang air kecil. Bahan, alat dan cara pembuatan: Daun Alpokat, direbus dan airnya diminum. Buah mengkudu mengkal, diperam sampai masak kemudian ditumbuk bersama dengan gula batu, airnya diminum satu gelas setiap pagi sebelum makan makanan apapun lainnya. Daun tempuyung lima lembar direbus dan airnya diminum. Bayam duri (daun, Batang dan akar-akarnya) direbus dengan diberi sedikit garam lalu airnya diminum. Pucuk Nipah dan tutup bumi direbus airnya diminum. Daun kaji beling, daun kumis kucing, akar ilalang semuanya direbus hingga air yang digunakan untuk rebusannya tuang ke dalam gelas lalu air ini di minum pagi dan malam. Tepung daun kancing baju, tepung dau alpokat, tepung kumis kucing. Semuanya...

avatar
Widra
Gambar Entri
Cerita Rakyat Sang Piatu
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Bengkulu

Sang Piatu merupakan cerita rakyat dari Bengkulu yang menceritakan seorang anak laki-laki polos dan lugu bernama Sang Piatu yang tinggal di hutan dan jauh dari keramaian kota. Dia tidak mempunyai orang tua lagi sehingga ia tinggal bersama neneknya yang sudah sangat tua. Pada suatu hari neneknya berkata "Hai Sang Piatu nampaknya kau ini sudah besar, maka sudah layak untuk mencari istri. Hanya saja dalam mencari istri, jangan kau cari istri yang banyak bicara, cari ia istri yang pendiam supaya tidak banyak pekerjaan" Mendengar perkataan itu, Sang Piatu menuruti apa kata neneknya dan berkata "kalau demikian, besok pagi-pagi nenek bangun, memasak nasi, memanaskan air, serta masakan sayur sebab aku mau makan pagi" "Baiklah!" jawab neneknya. Keesokan harinya, setelah Piatu makan, segera ia pergi. Dan setelah lama berjalan bertemulah dengan rumah Raja. Di rumah itu banyak orang-orang ramai, Piatu bingung melihat keramaian tersebut dan menanyakan hal itu kepada...

avatar
Widra
Gambar Entri
Cerita Rakyat Si Malanca
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Barat

Diceritakan ada seorang anak muda bernama si Malanca. Ia dari keluarga miskin dan tidak mempunyai pekerjaan dan kepandaian. Pada suatu hari si Malanca merantau dan ia berhasil mendapatkan pekerjaan yang tidak memerlukan kepandaian, yaitu menjadi tukang cuci piring di sebuah lepau nasi. Ia rajin memperhatikan orang-orang bekerja, terutama cara orang memasak. Oleh karena keyakinan dan kesungguhannya maka ia pandai memasak segala macam jenis masakan. Selama bekerja, si Malanca berkenalan dengan seorang gadis yang pada akhirnya menjadi istrinya. Karena diperantauan tidak ada perubahan dan peningkatan nasib, maka si Malanca dan istrinya pulang kampung. Tersebarlah di kampung itu bahwa si Malanca telah pulang dari rantau dan mereka mempunyai pandangan bahwa pulang merantau pasti beroleh rejeki banyak, karena si Malanca pulang membawa seorang istri. Padahal dalam kehidupan sehari-harinya ia hidup sangat payah. Setiap harinya ia memikirkan untuk kebutuhan sehari-hari, terutama untuk beli bera...

avatar
Widra
Gambar Entri
Soto Kokot, khas Jawa Timur
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Timur

Makanan ini dibuat dari kokot (kikil sapi) yang direbus dengan bumbu-bumbu dan ditambah dengan jeroan. Disajikan bersama lontong, tauge kecil yang sudah digoreng, sambal kacang, dan gorengan daun bawang. Biasanya soto ini disajikan pada saat Hari Raya Idul Fitri, pesta perkawinan, dan sunatan. Namun, saat ini dapat dijumpai di restoran dan warung-warung makan.

avatar
Widra