Oheo merupakan seorang petani yang sedang pergi membuka ladang tebu. Pada suatu waktu Oheo mendengar suara perempuan dan mengintip di semak-semak dan ternyata tujuh orang bidadari yang sedang mandi di sungai. Oheo mengambil salah satu pakaian/selendang dari seorang bidadari yang bernama Anawai Ngguluri dan menjadikannya istri. Namun, Anawaingguluri memberikan syarat kepda Oheo bahwa kelak jika mereka mempunyai anak, maka yang akan membersihkan kotororan anknya adalah Oheo. Setelah mereka mempunyai anak lelaki, di bulan-bulan pertama ia masih mengikuti syarat tersebut. Namun, pada akhirnya Oheo janji tersebut. Oleh karena itu, Anawai Ngguluri kembali ke kayangan. Menderitalah Oheo memikirkan nasib anaknya dan Istrinya. Tanpa berputus asa Oheo berusaha mencari Istrinya dengan bantuan Ue Wai. Namun, sebelum ia bertemu dengan Istrinya Baginda kayangan memberikan ujian dan bila dapat dilaluinnya, maka ia dapat membawa kembali Istrinya di bumi. Ujian-ujian tersebut adalah menebang batu besar, melempari gunung sampai tembus dengan tunas tumbuhan sejenis lengkuas, memungut padi sebakul yang dihamparkan di tengah rumput, memungut jagung yang dituangkan di padang, rumput, memungut sebakul biji sawi di padang rumput, memilih tujuh buah talang yang salah satunya berisi sirih, memilih tujuh buah talang yang salah satunya berisi makanan, memilih letak kelambu istrinya. Akhirnya kesemua ujian dapat dilaluinya dengan bantuan binatang seperti babi, tikus burung tekukur, lalat, kucing, dan kunang-kunang. Dan esok harinya ia bersama istrinya kembali ke bumi dengan menggunakan keranjang.
Untuk membuka blokIr (BRImo) yang terblokIr. Anda bisa menghubungi Layanan CS BRI di Nomor WhatsApp+: (+62817. 7641 4017.))) atau 1500017 atau Anda Bisa lakukan lupa username atau password" pada halaman login aplikasi {BRImo}.
Untuk membuka blokIr (BRImo) yang terblokIr. Anda bisa menghubungi Layanan CS BRI di Nomor WhatsApp+: (+62817. 7641 4017.))) atau 1500017 atau Anda Bisa lakukan lupa username atau password" pada halaman login aplikasi {BRImo}.
Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.
1. Rendang (Minangkabau) Rendang adalah hidangan daging (umumnya sapi) yang dimasak perlahan dalam santan dan bumbu rempah-rempah yang kaya selama berjam-jam (4–8 jam). Proses memasak yang sangat lama ini membuat santan mengering dan bumbu terserap sempurna ke dalam daging. Hasilnya adalah daging yang sangat empuk, padat, dan dilapisi bumbu hitam kecokelatan yang berminyak. Cita rasanya sangat kompleks: gurih, pedas, dan beraroma kuat. Rendang kering memiliki daya simpan yang panjang. Rendang adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang paling terkenal dan diakui dunia. Berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, masakan ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan proses memasak yang unik. 1. Asal dan Filosofi Asal: Rendang berasal dari tradisi memasak suku Minangkabau. Secara historis, masakan ini berfungsi sebagai bekal perjalanan jauh karena kemampuannya yang tahan lama berkat proses memasak yang menghilangkan air. Filosofi: Proses memasak rendang yang memakan waktu lama mela...
Ayam goreng adalah salah satu menu favorit keluarga yang tidak pernah membosankan. Namun, jika kamu ingin mencoba variasi yang lebih gurih dan harum, ayam goreng bawang putih renyah adalah pilihan yang tepat. Ciri khasnya terletak pada aroma bawang putih yang kuat serta kriukannya yang renyah saat digigit. Resep ini juga sangat mudah dibuat, cocok untuk menu harian maupun Bahan-Bahan Bahan Ayam Ungkep ½ kg ayam (boleh potong kecil agar lebih cepat matang) 5 siung bawang putih 4 siung bawang merah 1 sdt ketumbar bubuk 1 ruas kunyit (opsional untuk warna) Garam secukupnya Kaldu bubuk secukupnya Air ± 400 ml Bahan Kriuk Bawang 5–6 siung bawang putih, cincang halus 3 sdm tepung maizena ¼ sdt garam ¼ sdt lada Minyak banyak untuk menggoreng Cara Membuat Ungkep ayam terlebih dahulu Haluskan bawang putih, bawang merah, kunyit, dan ketumbar. Tumis sebentar hingga harum. Masukkan ayam, aduk rata, lalu tuang air. Tambahkan garam dan kaldu bubuk. Un...