3.359 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Turun Mandi
Ritual Ritual
Sumatera Barat

Upacara Turun Mandi di Minangkabau dilaksanakan untuk mensyukuri nikmat berupa kelahiran bayi. Tujuan dari tradisi ini adalah untuk memperkenalkan bayi yang baru lahir tersebut kepada masyarakat. Sedangkan bagi sang ibu, upacara Turun Mandi merupakan kesempatan keluar rumah untuk pertama kalinya setelah menjalani pemulihan pasca melahirkan. https://www.orami.co.id/magazine/6-tradisi-merayakan-kelahiran-bayi-yang-hanya-ada-di-indonesia/

avatar
azizman
Gambar Entri
Brokohan
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Jawa memang dikenal memiliki sederet upacara yang berhubungan dengan bayi baru lahir, salah satunya adalah Brokohan. Tradisi Jawa yang satu ini dilangsungkan sehari setelah bayi dilahirkan, tujuannya untuk menyambut kelahiran bayi. Brokohan sendiri berasal dari kata barokah-an yang berarti memohon berkah serta keselamatan atas kelahiran bayi. Saat Brokohan, biasanya sanak saudara dan tetangga dekat berdatangan berkumpul sebagai tanda turut bahagia merayakan proses kelahiran bayi yang sudah berjalan lancar. Selain itu, para tetangga yang datang juga tidak jarang membawa berbagai macam oleh-oleh berupa perlengkapan bayi maupun makanan untuk keluarga yang melahirkan. https://www.orami.co.id/magazine/6-tradisi-merayakan-kelahiran-bayi-yang-hanya-ada-di-indonesia/

avatar
azizman
Gambar Entri
BARABUN – Tradisi mengusir hama / roh jahat
Ritual Ritual
Kalimantan Selatan

BARABUN adalah sebuah prosesi dalam mengusir hama atau binatang atau serangga pengganggu/perusak tanaman tanpa saling mangsa dan bunuh biasanya dilakukan pada waktu sore hingga menjelang matahari tenggelam dengan membuat api kecil sehingga menimbulkan asap pada sudut-sudut atau beberapa titik di sepanjang batas huma sembari BAMAMANG (melantunkan mantera bagi penganut kepercayaan Balian) atau akan melantunkan ayat suci Al Qur’an,  salawat dan do’a jika muslim. Barabun juga digunaka oleh orang Dayak untuk mengusir gangngguan makhluk halus, misalnya dengan membakar kayu nunang untuk mengusir HANTUEN / KUYANG makluk jejadian Kalimantan sejenis vampire (nanti kita akan bahas dalam tulisan yang lain). Penulis sendiri pernah mengalami gangguang dari HANTUEN ini ketika masih bayi dan seisi rumah mengalami gangguang mirip paranormal activity , maka untuk mengusirnya dilakukan BARABUN ini dengan membakar kayu atau daun rabun. Konon para makhluk halus ini tidak akan t...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Badewa
Ritual Ritual
Kalimantan Tengah

BADEWA, upacara ritual khas Suku Bakumpai yang merupakan sub suku Dayak Ngaju. Upacara ini bertujuan untuk menyembuhkan orang sakit, yang dalam bahasa Banjar disebut Batatamba. Upacara Badewa tumbuh dan berkembang sebelum Islam merasuki Kabupaten Barito Kuala. Berawal dari sebuah keluarga yang masih tergolong Suku Bakumpai, mereka mempercayai serta meyakini kekuatan roh-roh Gaib. Dengan kesederhanaan hidup dan pengetahuan tentang kesehatan yang masih rendah, suatu ketika salah satu di antara keluarga terserang sakit. Sang orang tua berupaya mencari ramuan tumbuh-tumbuhan yang akan digunakan sebagai obat. Hal ini sudah menjadi kelaziman yang dilakukan para leluhur mereka sebelumnya. Kendatipun ramuan tumbuh-tumbuhan tersebut telah digunakan, namun keluarga yang terserang sakit tak kunjung sembuh. Akhirnya mereka pasrah kepada Yang Maha Kuasa, yang ketika itu disebut para Dewa. Dengan berbagai mantera, sang ayah memanggil roh-roh nenek moyang mereka yang dianggap mempunyai k...

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Tarian Olang-olang
Ritual Ritual
Kepulauan Riau

Tarian dengan lenturan tubuh yang meliuk-liuk, menarik dengan nilai unsur seni yang lumayan seperti burung elang yang terbang meliuk-liuk. Syair yang dilafazkannya melahirkan nuansa magis dan dilantunkan dengan nada sederhana namun cukup membuat bulu roma berdiri. Syair itu berbunyi; Anak itik teuwai-uwai Anak la kumbang telato-lato Dai la kocik punenen buwai Olang godang pun main mato Olang ku sayang Salak kutai di tonga padang Pisang seondah cundung ke awan Menengok olang la menai-nai Tinggilah ondah munyisik awan olang Badontum bunyi kaki olang Olang badontum bunyi kaki Kaki mumakan obo muontang Badontum bunyi kaki Olang balik bualun pulang Pulang ruh pulanglah insan pulanglah badan soto nyawo Pulang katokan dalam kalimat la ilahaillah Lirik dari syair atau mantera ini dilafazkan berulang-ulang seiring dengan gerakan seperti burung terbang.  Dalam ritual ini ada tarian yang dikhususkan untuk pengobatan. Menariknya,  Taria...

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Tiba Raki
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Barat

Tiba Raki berasal dari dua suku kata, Tiba dan Raki. Tiba berarti membuang dan Raki berarti sesajen. Dalam konteks ini Tiba Raki dimaknai sebagai ritual pemberian sesajen dengan mengharapkan kesembuhan terhadap penyakit yang dilandasi dengan keyakinan kepada Allah SWT bahwa hanya karena Allah SWT penyakit tersebut dapat disembuhkan. Ketua Adat Desa Pulau Bungin, Marsono, mengemukakan, bahwa selama prosesi Tiba Raki berlangsung, Sandro menggunakan mantra atau doa yang selalu diawali dengan kalimat Basmalah (Bismillahirrahmanirrahim) yang menandakan bahwa semua rangkaian ritual Tiba Raki tidak menggunakan kata-kata atau mantra di luar ketentuan ajaran agama Islam. Para tokoh agama dalam hal ini Imam Masjid di Pulau Bungin selalu menjadi figur untuk berkonsultasi terkait ritual adat suku Bajo di Pulau Bungin. Jika ritual adat bertentangan di ajaran Islam, maka para tokoh agama akan menentang dan melarang praktiknya. Adapun Raki dalam prosesi ini merupakan sebuah penghormatan bagi ala...

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Tiwah
Ritual Ritual
Kalimantan Tengah

Ritual Tiwah adalah upacara keagamaan suku dayak untuk oengantaran tulang orang yang sudah meninggal ke Sandung yang sudah dibuat. Sandung adalah tempat semacam rumah kecil yang memang dibuat khusus untuk mereka yang sudah meninggal dunia. Ritual Tiwah ini sangatlah sakral bagi suku dayak. Pada acara ini sebelum tulang-tulang orang yang sudah meninggal tersebut diantar dan diletakkan ke tempatnya, mereka melakukan banyak sekali ritual, tarian, suara gong dan masih banyak hiburan lainnya sampai akhirnya tulang-tulang tersebut di letakkan di tempatnya. Ritual Tiwah memiliki tujuan yaitu untuk meluruskan perjalanan roh atau arwah yang bersangkutan menutu “Lewu Tatau” (Surga) sehingga bisa hidup tentram dan damai bersama Yang Kuasa. Bagi Suku Dayak, sebuah proses kematian perlu dilanjutkan dengan ritual lanjutan atau penyempurna agar tidak mengganggu kenyamanan dan ketentraman orang yang masih hidup. Tiwah ini sendiri juga memiliki tujuan untuk melepas ikatan status janda...

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Ma'Nene
Ritual Ritual
Sulawesi Selatan

Percaya atau tidak percaya, ini adalah tradisi atau ritual mayat berjalan di Tana Toraja, Sulawesi yang dilakukan setiap tiga tahun sekali. Masyarakat disana percaya bahwa leluhur mereka yang telah meninggal sekalipun harus tetap dirawat. Mayat akan digali dan diangkat dari kuburnya, lalu didoakan, dibersihkan, dipakaikan baju, diarak keliling kampung dan kemudian dikembalikan lagi ke dalam peti. Kabarnya, mayat dapat berdiri tegak dan berjalan sendiri. Sumber: http://www.tentik.com/10-ritual-menyeramkan-yang-pernah-dipraktekan-di-indonesia/

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Bis
Ritual Ritual
Papua

Upacara bis merupakan salah satu kejadian penting di dalam kehidupan suku Asmat sebab berhubungan dengan pengukiran patung leluhur (bis) apabila ada permintaan dalam suatu keluarga. Dulu, upacara bis ini diadakan untuk memperingati anggota keluarga yang telah mati terbunuh, dan kematian itu harus segera dibalas dengan membunuh anggota keluarga dari pihak yang membunuh. Untuk membuat patung leleuhur atau saudara yang telah meninggal diperlukan kurang lebih 6-8 minggu. Pengukiran patung dikerjakan di dalam rumah panjang (bujang) dan selama pembuatan patung berlangsung, kaum wanita tidak diperbolehkan memasuki rumah tersebut. Dalam masa-masa pembuatan patung bis, biasanya terjadi tukar-menukar istri yang disebut dengan papis. Tindakan ini bermaksud untuk mempererat hubungan persahabatan yang sangat diperlukan pada saat tertentu, seperti peperangan. Pemilihan pasangan terjadi pada waktu upacara perang-perangan antara wanita dan pria yang diadakan tiap sore. Upacara perang-perangan i...

avatar
Hamzahmutaqinf